Anda di halaman 1dari 1

Uswatun Hasanah // 376085

LI // Reg Agk. 65
Ide atau inovasi bisa didapat kapan dan dimasa saja, terbukti dari ide yang di dapat oleh
Arie dari kebiasaaannya mengkonsumsi kopi selama ini, tetapi memerlukan usaha yang lebih
untuk bisa menikmati kopi, dan tidak praktis. Oleh sebab itu Arie menemukan ide untuk
membuat penyajian kopi tersebut menjadi lebih praktis. Produk kopi celup yang di produksi oleh
Arie berasal dari berbagai macam kopi yang ada dipenjuru Nusantara.
Dari bisnis kopi celup ini Arie bisa membuka lapangan kerja baru untuk orang-orang
sekitar dan berkesempatan untuk lebih memperkenalkan berbagai macam varian kopi yang ada di
seluruh Indonesia kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak hanya bisa menikmati kopi
dengan varian itu-itu saja, tetapi bisa menikmati lebih banyak varian yang disajikan dengan
packaging yang lebih praktis. Selain itu, dari Bisnis ini Arie juga membantu petani-petani kopi
lokal dalam menjual produknya, tentunya secara tidak langsung Arie telah membantu
mensejahterakan kehidupan petani kopi lokal tersebut.
Dengan membidik target pasar seperti eksekutif muda yang disibukkan dengan berbagai
pekerjaan mereka dan memerlukan suatu kepraktisan dalam berbagai hal, Arie juga membidik
target pasar yang lain yaitu Ibu-ibu rumah tangga. Harga yang yang ditetapkan pun relatif murah,
karena Arie membagi produknya ke dua kelas yaitu premium dan klasik.
Inovasi merupakan gabungan dari kemampuan, leadership (kepemimpinan), semangat
enterprenuer/kewirausahaan dan komitmen. Oleh karena itu, setiap langkah yang dilakukan harus
berdasar pada inovasi. Inovasi tidak hanya berurusan dengan pengetahuan baru dan cara-cara
baru, tetapi juga dengan nilai-nilai, karena harus bisa membawa hasil yang lebih baik bagi diri
pemimpin itu sendiri, maupun bagi orang-orang disekitarnya. Nilai-nilai ini berhubungan dengan
cara pandang atau prespektif yang dimiliki oleh manusia atau kelompok sosial di masyarakat.
Jadi selain melibatkan iptek baru, inovasi juga melibatkan cara pandang dan perubahan sosial.
Tentunya inovasi yang tercipta tersebut juga didorong oleh beberapa faktor seperti, adanya
keinginan untuk merubah diri, dari tidak bisa menjadi bisa dan dari tidak tahu menjadi tahu,
adanya kebebasan untuk berekspresi, adanya pembimbing yang berwawasan luas dan kreaktif,
tersedianya sarana dan prasarana.
Menjadi seorang pemimpin yang inovatif harus bisa menginspirasi orang-orang agar
bersemangat dalam membuat suatu perubahan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,
walaupun dimulai dari hal-hal yang kecil. Pemimpin juga harus memberi inspirasi kepada setiap
orang dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki. Dari sifat keingintahuan, para
pemimpin membuka ruang-ruang bagi terciptanya hal-hal baru. Ditambah lagi dengan adanya
persaingan akan membuat kita makin kreatif dan inovatif. Tak ada istilah puas setelah mencapai
titik tertentu, harus bisa belajar dan menemukan ide-ide baru dan memunculkan potesnsi terbaik
yang dimiliki untuk bisa bertahan dalam sesuatu bisnis yang kita jalani.