Anda di halaman 1dari 2

Gnome Shell, Antar Muka Dari Gnome 3

Kenapa judulnya tidak Lingkungan Desktop Gnome 3? Alasannya mudah, karena Gnome 3 adalah
kumpulan aplikasi yang sangat banyak, mulai dari game sampai aplikasi perkantoran. Untuk
menjelaskannya satu-persatu akan membuat pembaca bosan.

Gambar 1, Tampilan default Gnome Shell


Gnome Shell adalah antarmuka pengguna dari Gnome 3. Dengan mengusung tema minimalis,
Gnome Shell secara default memiliki tampilan sangan minim. Bagian muka hanya terdiri dari panel,
lingkungan kerja (workspace), dan bagian notifikasi.
Pada panel, terdapat tiga buah bagian, yaitu Activities, Date and Time, dan System Tray. Di panel
memang tidak terdapat taskbar seperti lingkungan desktop yang lain, sebagai gantinya di sediakan
dash. Jika pengguna menjalankan sebuah aplikasi, di panel akan muncul titlebar sekaligus menu
aplikasi yang aktif. Konsepnya mirip dengan Unity dari Ubuntu, tetapi tidak seperti Global menu.
Jika aplikassi tersebut tidak di desain untuk Gnome Shell, maka menu dari titlebar di panel hanya
quit.
Secara default, Gnome Shell tidak mendukung pintasan desktop. Sihingga lingkungan kerja terlihat
lebih bersih dan mendukung konsep minimalis. Notifikasi Gnome Shell berada di bawah
lingkungan kerja. Untuk memunculkannya, penunjuk (pointer) harus di arahkan ke dasar
lingkungan kerja dan sedikit ditekan.
Fitur menarik yang ditawarkan oleh Gnome Shell adalah Extensions. Extensions adalah fitur
tambahan yang dapat membuat Gnome Shell menjadi lebih baik. Dengan extensions, pengguna bisa
mengubah tampilan dari Gnome Shell, menambahkan fungsi baru, dan mematikan beberapa fitur
bawaan seperti hot corner.