Anda di halaman 1dari 5

SEISMIC SHOCK TEST

Berdasarkan spesifikasi teknis dan lingkup aplikasi pengujian Seismic


Shock Test, maka pelaksanaan pengujian bertujuan :
A.

Tujuan Primer : adalah untuk mengetahui secara indikatif daya


dukung bore pile. Karena sifat pengujiannya, indikasi daya dukung
bore pile dapat diturunkan dari hubungan beban dan penurunan pile
(settlement) yang dihasilkan dari pengujian.
Tujuan Sekunder : adalah untuk menguji panjang pile.
Tujuan Pelengkap : adalah untuk mengetahui kondisi integritas pile.
Dalam hal ini akan terekam rambatan gelombang seismic shock test.
Namun perlu dimengerti bahwa cara pengujian yang relatif
sederhana telah membatasi ketepatan hasil pengujian dengan tingkat
keakurasian mencapai 90 % sehingga digunakan sebagai indikasi
saja, terkecuali dapat dikorelasikan dengan loading test dengan
perhitungan teoritis.

B.

Proses Pengujian
Pengujian dilakukan dengan memberikan pukulan (impact) pada
kepala atau badan bagian atas pile sedemikian rupa sehingga timbul
getaran

yang

akan

geophone/transducer

menjalar
vertical

menyalurkan ke komputer .

kebagian
akan

ujung

menangkap

dasar

pile,

dan

akan

Selanjutnya komputer akan merekam data getaran dan merubah


dalam bentuk data digital dengan bantuan transducer yang telah
terhubung dengan komputer.
Kemudian dengan bantuan software khusus komputer akan
menginterpretasikan

dan

pengolahan

data

yang

didukung

transformasi fast fourier sehingga hasil kurva getaran dan fungsifungsi puncaknya diinterpretasikan pada range integritas (Emax,
Emin) dan panjang tiang.

C.

Pengambilan Data
Data diambil pada pile yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa
atau kepala pile terbuka dengan baik. Pada bagian inilah gelombang
pada penampang pile (beton atau baja) akan merambat di bidang
yang tegak lurus dengan sumbu memanjang pile. Di kepala pile
ditempatkan sebuah transducer vertical

kemudian pile dipukul

dengan menggunakan palu ringan.


Respons analog yang terukur oleh transducer kemudian dirubah
menjadi data digital dan disimpan di dalam komputer.
Selanjutnya pada layar monitor dapat terlihat respon yang telah
diperkuat oleh amplifier dan getaran berulang dapat dijadikan
sebagai indikasi penilaian awal mengenai keberhasilan pengujian.

Data berupa gaya yang telah diperkuat dan kurva-kurva respon


dapat didokumentasikan dalam bentuk foto atau dicetak pada printer
sebagai data pendukung terhadap data digital yang bisa pula dalam
bentuk data analog frekuensi termodulasi pada sebuah tape recorder.

D. Pengolahan Data
Pendekatan interaktif digunakan dalam pekerjaan pengolahan data.
Pada layar monitor akan tersaji hasil-hasil kurva admittance uji kejut,
dengan

fungsi-fungsi

menunjukkan

pendeteksian

kenaikan

frekuensi

puncak
yang

gelombang

yang

berkesinambungan,

perhitungan kekakuan secara otomatis, dan pengukuran dari fase


relative yang memungkinkan diadakannya perhitungan resonansi awal
pada ujung dasar tiang, Emax, Emin panjang tiang akan dapat
dihitung dari indikasi puncak dan lembah gelombang yang dipilih dari
menu driven markers
E. Dasar Teori Analisis
Seismic Shock Test (SST) merupakan suatu cara analisis pengujian
integritas pile. Pengujian SST ini merupakan penggambungan dari
analisis pile dan uji getaran dalam suatu pelaksanaan pengujian. Cara
ini memanfaatkan kesederhanaan dari pelaksanaan pengujian seismic,
tetapi aplikasi teknik penyaringan digital suatu hubungan variable
mechanical admittance dan frekuensi dapat diperoleh untuk kemudian
diinterpretasikan dalam cara yang sama dengan data keluaran dari
metode steady state vibration untuk pengujian pile.
Prinsip dari metode ini adalah untuk mendapatkan cara sederhana
catatan getaran umum dari osilasi kepala tiang yang terjadi akibat
adanya pukulan (impact).
Catatan tersebut terbaca dalam bentuk data digital. Dengan
diferensiasi ataupun integrasi dari data digital tersebut dapat diperoleh
fungsi gaya dalam waktu dan fungsi kecepatan penjalaran getaran
dalam profil waktu. Transformasi Fourier terhadap fungsi-fungsi ini

menghasilkan suatu fungsi transfer atau kurva hubungan variable


mechanical admittance dan frekuensi sejenis dengan yang diperoleh
jika menggunakan metode steady state vibration
Gaya reaksi dari suatu tiang yang dipukul (dikenai impact) dapat
dirumuskan sebagai :
F (t) =

V(t).A.Ec/Vc

Dimana :
F(t) =

gaya dalam fungsi waktu

V(t) =

kecepatan getaran kepala tiang sebagai fungsi


waktu.

luas potongan melintang tiang

Ec

nilai modulus Young dari material tiang

Vc

kecepatan gelombang kejut (shock wave) pada


tiang

Dengan memisahkan F(t) dan V(t) serta mengkonversikan ke spectrum


frekuensi yang berkaitan dengan transformasi fourier, maka akan
diperoleh mechanical admittance dalam bentuk fungsi transformasi
kompleks, yaitu :

I (f)

V(f) / F (f)

V (f)

spectrum kecepatan kompleks

F (f)

spectrum gaya kompleks

Dimana :

Dalam hal ini, baik V (f) maupun F (f) mengandung bilangan riil
Modulus mechanical admittance dapat diperoleh selanjutnya dari
persamaan harga mutlak :
I (f)

V (f)

F (f)

Kurva dari persamaan diatas dapat selanjutnya diinterpretasikan


dalam bentuk grafik hubungan admittance dan frekuensi.