Anda di halaman 1dari 10

Mata Kuliah

Pembimbing

Dosen

Bahasa Indonesia

Arini AR,

S.pd

Karangan Ilmiah

Disusun oleh:
Bayu Pratama
Fiqri Mulianda Putra
Riski Rahmat Putra
Syerli Rahmatul Husna
Tricia Ulfadhyani

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM


RIAU
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami haturkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan izin dan
kekuatan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul Karangan
Ilmiah. Meskipun banyak hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaannya, tapi kami
berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.
Tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada dosen pembimbing yang telah membantu
dan membimbing kami dalam mengerjakan makalah ini. Kami juga mengucapkan terimakasih
kepada teman-teman mahasiswa yang juga sudah memberi kontribusi baik langsung maupun
tidak langsung dalam pembuatan makalah ini.
Tentunya ada hal-hal yang ingin kami berikan kepada masyarakat dari hasil makalah ini.
Karena itu kami berharap semoga makalah ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi kita
bersama.
Penulis menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan,
untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna
sempurnanya makalah ini. Penulis berharap semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi penulis
khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Pekanbaru, 20 Oktober 2013

Penyusun

KATA PENGANTAR...

DAFTAR ISI.....

ii

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang...

1.2 Rumusan Masalah......

1.3 Tujuan Penulisan

BAB II. PEMBAHASAN


2.1 Pengertian.

2.2 Jenis Jenis ......

2.3 Syarat Syarat..

2.4 Ciri Ciri .

BAB III. PENUTUP


Kesimpulan.... ..

Saran..

DAFTAR PUSTAKA..

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada umumnya karangan dipandang sebagai suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif
antara penulis dan pembaca berdasarkan teks yang telah dihasilkan.
Karangan adalah suatu karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan
gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Karangan
dibedakan menjadi 3 jenis yaitu karya tulis non-ilmiah (karya non ilmiah), semi ilmiah dan
ilmiah. Dalam makalah ini akan dipaparkan lebih jelas mengenai karangan ilmiah.
Karangan Ilmiah adalah karangan yang dibuat berdasarkan cara yang sistematis dan
memiliki ciri-ciri tertentu. Didalam makalah ini akan dijelaskan tentang pengertian karangan
ilmiah, mengetahui jenis-jenis karangan ilmiah, syarat-syarat khusus dalam penulisan karangan
ilmiah serta ciri-ciri khusus karangan ilmiah.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang disampaikan pada paparan di atas, ada beberapa
permasaahan yang bisa diangkat
1. Apa pengertian karangan ilmiah?
2. Apakah ciri-ciri khusus dari karangan ilmiah?
3. Jenis-jenis karangan apa saja yang termasuk kategori karangan ilmiah?
4. Apa saja syarat-syarat khusus karangan ilmiah?
1.3 Tujuan Penulisan
Sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yang disampaikan di atas, ada beberapa
tujuan yang ingin dicapai.
1.
2.
3.
4.

Pengerian dari karangan ilmiah.


Mengetahui ciri-ciri karangan ilmiah.
Mengetahui jenis-jenis karangan yang termasuk kategori karangan ilmiah.
Mengetahui syarat-syarat khusus karangan ilmiah.
1

BAB II

2.1 Pengertian

Istilah karya ilmiah disini yaitu mengacu kepada karya tulis yang menyusun dan
penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Dilihat dari panjang
pendeknya atau kedalaman uraian, karya tulis ilmiah dibedakan atas makalah dan laporan
penelitian. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian
ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karya semacam itu didahului oleh studi
pustaka dan lapangan. (Azyumardi, 2008: 111)
Dalam buku yang di tulis Drs.Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi disebutkan
bahwa karya ilmiah merupakan serangkaian kegiatan penulisan berdasarkan hasil penelitian,
yang sistematis berdasar pada metode ilmiah, untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah
terhadap permasalahan yang muncul sebelumnya.
Menurut Brotowidjoyo, karya ilmiah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta
dan ditulis menurut Metodologi penulisan yang baik dan benar.
Menurut Hery Firman, karya ilmiah adalah laporan tertulis dan ai publikasikan
dipaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seorang atau sebuah tim
dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat
keilmuan.
Suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan
didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut
metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmiahannya (Eko Susilo, M. 1995:11).
Karya ilmiah merupakan hasil kerja menulis yang membahas masalah-masalah tertentu
ditinjau dari segi keilmuan (ilmiah) istilah ini sebenarnya berlaku secara umum untuk semua
karangan yang disusun secara ilmiah (Agus Harianta, Alex Suryanto 2006: 132)
2

2.2 Jenis jenis

Jenis-jenis Karangan Ilmiah Karangan ilmiah di perguruan tinggi, menurut Arifin (2003),
dibedakan menjadi:
1. Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya
berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah menyajikan masalah
dengan melalui proses berpikir deduktif atau induktif.
2. Kertas kerja seperti halnya makalah, adalah juga karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu
berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih
mendalam daripada analisis dalam makalah.
3. Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat
orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik
bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau percobaan di laboratorium), juga
diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum
tertentu tentang salah satu aspek atau lebih di bidang spesialisasinya.
4. Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis
mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
5. Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh
penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini
berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat
dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar
doktor (S3).

2.3 Syarat syarat


Suatu karangan dari hasil penelitian, pengamatan, ataupun peninjauan dikatakan ilmiah jika
memenuhi syarat sebagai berikut :
1.

penulisannya berdasarkan hasil penelitian


3

2.

pembahasan masalahnya objektif sesuai dengan fakta;

3.

karangan itu mengandung masalah yang sedang dicari pemecahannya;

4.

baik dalam penyajian maupun dalam pemecahan masalah digunakan metode tertentu;

5.

bahasa yang digunakan hendaklah benar, jelas, ringkas, dan tepat sehingga tidak terbuka
kemungkinan bagi pembaca untuk salah tafsir (dihindarkan dari penggunaan bahasa yang
maknanya bersifat konotasi/ambigu).

6.

Mengemukakan segala uraian secara kejujuran

7.

Disusun secara sistematis

8.

Cenderung bersifat induktif.

9.

Bertolak dari hipotesis tertentu.

10.

Menghindari tindakan yang manifilatif .

11.

Bersifat ekspositiris maupun argumentative

12.
13.
14.

Memotivasi dan disiplin yang tinggi


Kemampuan mengolah data
Kemampuan berpikir logika dan terpadu

2.4 Ciri ciri


Ciri Karangan Ilmiah Tidak semua karya yang ditulis secara sistematis dan berdasarkan fakta di
lapangan adalah sebuah karya ilmiah sebab karya ilmiah mempunyai ciri-ciri seperti berikut ini:
1. Objektif. Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan
kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang
disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.
2. Netral. Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingankepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataanpernyataan yang bersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan.

4
3. Sistematis.Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola
pengembangan tertentu. Dengan cara demikian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah
alur uraiannya

4. Logis. Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau
deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif;
sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.
5. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan). Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam
karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh karena itu, pernyataan atau ungkapan
yang emosional hendaknya dihindarkan. Sifat Karangan Ilmiah
6. Lengkap, segi-segi masalah yang diungkapkan itu dikupas selengkap-lengkapnya.
7. Lugas, pembicaraan langsung kepada hal pokok.
8. Saksama, berusaha menghindarkan diri dari segala kesalahan betapapun kecilnya.
9. Jelas, segala keterangan yang dikemukakan dapat mengungkapkan maksud secara jernih.
10. Terbuka, konsep atau pandangan keilmuan dapat berubah seandainya muncul pendapat baru.
11. Berlaku umum, semua simpulan-simpulannya berlaku bagi semua populasinya.
12. Penyajian menggunakan ragam bahasa ilmiah dan bahasa tulis yang lazim.
13. Tuntas, segi masalah dikupas secara mendalm dan selengkap-lengkapnya.

5
BAB III
PENUTUP

3.1

Kesimpulan

Dengan demikian, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pengertian dari karya ilmiah
yaitu merupakan serangkaian kegiatan penulisan berdasarkan hasil penelitian, yang sistematis
berdasar pada metode ilmiah, untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan
yang muncul sebelumnya dan juga Suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan
sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang
tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa
dan isinya dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya atau keilmiahannya.

3.2

Saran

Sebaiknya dengan pembatan makalah diperhatikan kalimat penulisannya. Dalam


pembuatan makalah di perlukan sumber yang akurat, actual dan berdasarkan fakta.

DAFTAR PUSTAKA
Dr.Alex & Dr.H.Achmad H.P.2010. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta:
Kencana.
Suyantu, Alex & Haryanto, Agus.2006. Panduan Belajar Bahasa dan Sasatra Indonesia. Jakarta:
PT Gelora Aksara Pratama
Dwiloka, Bambang & Riana,Rati.2001. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: Rineka Cipta
Sumber:http://www.fkip.untagbanyuwangi.ac.id/index.php?
option=com_content&view=article&id=27:pengertian-karya-tulisilmiah&catid=5:artikel&Itemid=43 http://www.fali.unsri.ac.id/index.php/menu/42
Jam 22.15
http://iyor.wordpress.com/2011/04/10/bahasa-indonesia-2-karangan-ilmiah/
jam 13.32

Anda mungkin juga menyukai