Anda di halaman 1dari 14

Manifestasi Diabetes

Mellitus pada Rongga


Mulut
Oleh
Feny Damayanti
Pembimbing
Drg.Ernani, Sp.Ort

Definisi Diabetes Mellitus


Diabetes Mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme
tubuh dimana hormon insulin tidak bekerja sebagai mana
mestinya.

Klasifikasi Diabetes Mellitus


DM tipe 1, insulin dependent diabetes mellitus (IDDM)
DM tipe 2, non-insulin dependent diabetes mellitus
(NIDDM)
DM tipe lain
Diabetes Mellitus Gestasional

Manifestasi Klinis Diabetes


Mellitus
Keluhan Klasik : poliuri, polidipsi, polifagi
Keluhan Lain : penurunan BB, gg.saraf tepi,
gg.penglihatan, gatal/bisul, gg.ereksi, keputihan

Hubungan DM dengan Status


Kesehatan Gigi & Mulut
Pada Diabetes Melitus dengan kondisi kebersihan mulut
yang jelek dan adanya angiopati diabetik menyebabkan
suplai oksigen berkurang sehingga bakteri anaerob
mudah berkembang.
Pasien dengan Diabetes Mellitus lama yang
tidak
terkontrol akan berpengaruh pada karies gigi, karena
bertambahnya karbohidrat yang dapat difermentasikan di
dalam saliva penderita dan merupakan medium yang
sesuai untuk pembentukan asam sehingga memudahkan
terjadinya karies

Manifestasi Diabetes Mellitus pada


Rongga Mulut
Gingivitis dan periodontitis
Gingivitis merupakan inflamasi pada gusi yang mudah
untuk disembuhkan, dimana pada jaringan ginggiva
terlihat kemerah-merahan disertai pembengkakan dan
bila disikat dengan sikat gigi akan berdarah.
Periodontitis merupakan penyakit pada jaringan
periodontal yang bersifat khronis dapat menyebabkan
kerusakan pada serabut periodontal.

Cont..

Cont..
Xerostomia dan disfungsi kelenjar saliva
Ludah penderita DM seringkali menjadi lebih kental,
sehingga mulutnya terasa kering, disebut xerostomia
diabetic. Pada penderita diabetes berkurangnya ludah
(saliva) dipengaruhi faktor angiopati dan neuropati
diabetik, perubahan pada kelenjar parotis dan karena
poliuria yang berat.

Cont..
Infeksi kandidiasis
Kandidiasis oral merupakan infeksi bakteri oportunistik yang terjadi
dalam keadaan hiperglikemia karena keadaan tersebut dapat
menyebabkan terjadinya disfungsi aliran saliva karena adanya
kehilangan cairan dari tubuh dalam jumlah yang banyak, sehingga
aliran saliva juga berkurang.
Kandidiasis dapat ditemukan pada penderita diabetes mellitus bila
didukung berbagai faktor yang ada pada penderita diabetes mellitus,
seperti terjadinya defisiensi imun, berkurangnya aliran saliva, keadaan
malnutrisi dan pemakaian gigi tiruan dengan oral hygiene yang buruk

Syndroma mulut terbakar


Adanya kelainan pada saraf akan mendukung terjadinya gejala-gejala
paraesthesias dan tingling, rasa sakit / terbakar yang disebabkan
adanya perubahan patologis pada saraf-saraf dalam rongga mulut.
Karies dentis
pasien dengan diabetes peka terhadap gangguan sensori mulut,
jaringan periodontal, dan produksi air ludah, yang bisa meningkatkan
resiko pembentukan baru atau muncul kembali karies pada gigi

Penatalaksanaan penyakit diabetes mellitus


yang bermanisfestasi di rongga mulut
Farmakologi
Pemicu sekresi insulin : sulfonil urea, glinid
Peningkatan sensitivitas insulin : Tiazolidindion
Penghambat glukoneogenesis : metformin
Penghambat absorbsi glukosa : alfa-glukosidase
DPP-IV inhibitor

Cont..
Nonfarmakologi
Terapi gizi medis
Edukasi
Lat.jasmani
Klinik oral medicine
periodonsia

Kesimpulan
Pada manifestasi dalam rongga mulut yaitu ginggivits dan
periodontitis, disfungsi kelenjar saliva dan xerostomia,
infeksi kandidiasis, sindroma mulut terbakar serta karies
dentis. Penatalaksanaan penyakit diabetes mellitus yang
bermanisfestasi di rongga mulut dengan memberikan
terapi farmakologi (Pemicu sekresi insulin, Meningkatan
sensitivitas
terhadap
insulin,
Penghambat
glukoneogenesis, Penghambat absorbs glukosa, DPPIVinhibitor dan terapi nonfarmakologi

Terima Kasih