Anda di halaman 1dari 1

TEORI NATIVIST CHOMSKY

(1) Teori Nativist oleh Chomsky, mengutarakan bahwa bahasa sudah ada di dalam diri
anak. Pada saat seorang anak lahir, dia telah memiliki seperangkan kemampuan
berbahasa yang disebut ‘Tata Bahasa Umum” atau ‘Universal Grammar’. Meskipun
pengetahuan yang ada di dalam diri anak tidak mendapatkan banyak rangsangan, anak
akan tetap dapat mempelajarinya. Anak tidak sekedar meniru bahasa yang dia
dengarkan, tapi ia juga mampu menarik kesimpulan dari pola yang ada, hal ini karena
anak memiliki sistem bahasa yang disebut Perangkat Penguasaan Bahasa (Language
Acquisition Devise/LAD). Teori ini berpengaruh pada pembelajaran bahasa dimana
anak perlu mendapatkan model pembelajaran bahasa sejak dini. Anak akan belajar
bahasa dengan cepat sebelum usia 10 tahun apalagi menyangkut bahasa kedua
(second language). Lebih dari usia 10 tahun, anak akan kesulitan dalam mempelajari
bahasa.

(Source: www.bpplsp-reg-1.go.id/buletin/read. retrieved: 9 March 2010 1.07am)

(2) The nativist theory deals with the biological belief that language is an innate feature
of the infant. Researcher Noam Chomsky is a firm advocate for this theory. He came
up with the idea of a language organ, which is known as the Language Acquisition
Device (LAD). Other researchers have discredited Chomsky’s theories.
Limitations
Language does not develop as quickly as Nativist theorists predict. It is a more gradual
process. This theory also does not put into account the many different languages
spoken throughout the world.

(Source: http://language11.tripod.com/id9.html. retrieved: 9 March 2010, 1.03am)

(3) Mind Map

http://www2.vobs.at/ludescher/Ludescher/LAcquisition/Nativist/mindmap2.htm