Anda di halaman 1dari 2

TAHAPAN PENGOLAHAN BIJIH NIKEL

TEKNOLOGI PENGOLAHAN BIJIH NIKEL


Secara umum teknologi pengolahan bijih bikel untuk menjadi bahan olahan nikel dapat dibagi
menjadi dua macam yang terdiri dari Pirometalurgi dan Hidrometalurgi, yang dijelaskan sebagai
berikut :
1. Pirometalurgi
Proses pengolahan bijih nikel dengan menggunakan teknologi pengolahan pirometalurgi yaitu
proses ekstraksi bijih nikel dengan menggunakan suhu tinggi. Biasanya teknologi ini digunakan
untuk kriteria bijih dengan kadar nikel yang tinggi (kadar Ni > 1,5 %). Hasil akhir pengolahan
dengan menggunkan teknologi ini berupa ferronikel dalam bentuk ingot danatau granular nikel
matte.
2. Hidrometalurgi
Proses pengolahan bijih nikel dengan penggunkan teknologi hidrometalurgi adalah proses
ekstraksi bijih nikel dengan menggunakan proses pelindian (leaching) dengan menggunakan
reagent-reagent tertentu. Teknologi ini biasanya digunakan untuk pengelohan bijih nikel dengan
kadar rendah. Hasil akhir pengolahan ini berupa nikel (Ni).
DIAGRAM ALIR PENGOLAHAN BIJIH NIKEL
Diagram alir pengolahan bijih nikel dengan metode pirometalurgi dapat dilihat pada skema
sebagai berikut ini :

source image : bahan presentasi kuliah program studi t. metalurgi itb

Sedangkan pengolahan bijih nikel dengan menggunakan metode hidrometalurgi dapat dilihaat
pada skema berikut :

source image : bahan presentasi kuliah program studi t. metalurgi itb


PRODUK OLAHAN NIKEL
Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa teknologi pengolahan bijih nikel dapat dibagi
menjadi dua macam teknologi yang mempunyai produk akhir yang berbeda-beda. Produk olahan
dari bijih nikel yang umumnya dihasilkan diindonesia adalah sebagai berikut.
1. Ferronikel (menggunakan teknologi pirometalurgi)
2. Nikel Matte (menggunakan teknologi pirometalurgi)
3. Nikel (menggunakan teknologi hidrometalurgi)