Anda di halaman 1dari 12

Penerapan Konsep Ecocracy Dalam

Upaya Pemanfaatan Sumber Daya


Alam Yang Berkelanjutan Dan
Berwawasan Lingkungan.
Sub- Tema: Manajemen Sumber
Daya Alam Menuju Lingkungan
yang lestari

Latar Belakang
Indonesia adalah negara yang diberikan
anugerah dengan sumber daya alam yang
melimpah dengan aneka flora dan fauna
yang ada di dalamnya, sebuah surga hijau
sebagai paru-paru dunia
Pengolahan SDA yang sampai sekarang
cenderung tidak pro terhadap lingkungan,
terlebih dengan regulasi dan kebijakan
terhadap pertambangan dan migas lebih
menekankanpada tata cara perizinan,
pamong, eksplorasi dan eksploitasi
pertambangan mineral maupun minyak dan
gas.

Green Constitution
Pengertian green constitution pada intinya memiliki makna
bahwa suatu negara harus memiliki kebijakan dan hukum yang
lebih pro terhadap lingkungan hidup. Mengingat, kesadaran akan
pentingnya daya dukung lingkungan terhadap kelangsungan
hidup manusia sangat penting.
green constitution melakukan konstitusionalisasi norma hukum
lingkungan ke dalam konstitusi melalui menaikkan derajat norma
perlindungan lingkungan hidup ke tingkat konstitusi. Dengan
demikian, pentingnya prinsip pembangunan berkelanjutan yang
berwawasan lingkungan dan perlindungan terhadap lingkungan
hidup menjadi memiliki pijakan yang kuat dalam peraturan
perundang-undangan. Atas dasar itu, green constitution
kemudian mengintrodusir terminologi dan konsep yang disebut
dengan ekokrasi (ecocracy) yang menekankan pentingnya
kedaulatan lingkungan.

Kedaulatan Lingkungan (Ecocracy)


1.Kedaulatan

rakyat terkait
dengan prinsip demokrasi.
2.Kedaulatan kerajaan terkait
dengan monarki.
3.Kedaulatan tuhan terkait
dengan teokrasi.
4.Kedaulatan hukum terkait
dengan prinsip nomokrasi

ECOCRACY?

Prof. Jimly Asshiddiqie,

hak-hak dasar dibidang


lingkungan, KONSTITUSI
dari berbagai negara
Pasal 28H

Pembangunan Berkelanjutan
dan Berwawasan Lingkungan
Sustainable development is development that meets the
needs of the present without compromising the ability of
future generations to meet their own needs. (Bcuntland
Report , 1962)
konsep kebutuhan generasai masa kini dan akan datang
untuk hidup sejahtera berwawasan lingkungan atauproenvironment.

Penerapan konsep ecocracy


dalam upaya pemanfaatan
sumber daya alam yang
berkelanjutan dan
berwawasan lingkungan.

Pasal 28H ayat 1


setiap orang berhak untuk
hidup sejahtera lahir dan
batin, bertempat tinggal dan
mendapatkan lingkungan
hidup yang baik dan sehat
dan berhak memperoleh
layanan kesehatan

Konstitusi

kita sudah secara tegas


mengakui hak-hak dasar untuk
lingkungan yang sehat. Artinya
negara sudah mesti melindungi
warga negaranya dari lingkungan
yang tidak sehat
Namun pelanggaran masih ada,
seperti misalnya pertambangan PT
Freeport, Lumpur Lapindo, dsb.

Budaya

hukum yang cenderung apatis,


dan undang-undang di bidang
lingkungan hidup ini masih jauh dari
harapan.
UU lingkungan hidup sebagai manifestasi
dari konsep ecocray sudah selayaknya
menjadi payung hukum(umbrella act)
terhadap UU sektoral lingkungan hidup.
Dengan demikian, Pemerintah sebagai
pemegang kewenangan melaksanakan
dan menyelenggarakan pengelolaan
lingkungan hidup diharapkan mampu
menjaga dan mengelola lingkungan
hidup dan SDA ini dengan baik.

Kesimpulan

Walaupun secara konstitusi konsep ecocracy


hanya dipandang pada wilayah hak asasi
manusia untuk menikmati lingkungan hidup
yang baik dan sehatpasal 28H UUD NRI 1945,
namun perlu diketahui juga bahwa dalam pasal
33 ayat 4 UUD NRI 1945 secara eksplisit
menyatakan bahwa perekonomian selain
diselenggarakan berdasarkan atas ekonomi
pancasila, namun juga tetap berwawasan
lingkungan. Ini berarti bahwa konsitusi kita
telah mendukung eksistensi ecocray itu sendiri
dan dengan mengamanahkan pemerintah yang
dalam fungsinya sebagai pengatur, harus tetap
memperhatikan lingkungan dalam mengelola
sumber daya alam yang ada di Negara kita.