Anda di halaman 1dari 3

Mengukur Tahanan

The Healthy Eating Trends Of 2015 (The


Daily Western)
Posted by Tri Usman Haryanto Posted on Thursday, October 23, 2014 with No comments
Ada beberapa prosedure dalam melakukan pengukuran tahanan terutama pada
resistor. Sebenarnya resistor memiliki kode warna pada fisiknya namun jika resistor
tersebut dalam kondisi rusak maka resistansinya bisa berubah atau bahkan short
(resistansi hilang). Oleh karena itu untuk memastikan kondisi resistor kita biasanya
menggunakan multitester. Sebelum mengukur resistor pada rangkaian, pastikan
rangkaian dalam keadaan tidak aktif, karena jika terdapat tegangan, nilai tahanan
yang
terukur
akan
salah.
Banyak hal yang menyebabkan mengapa kita tidak dapat mengukur komponen yang
berada dalam rangkaian. Ini dikarenakan alat ukur juga akan mendeteksi tegangan
yang melalui komponen dan mendeteksi hal itu sebagai tahanan. Tegangan mengalir
dari baterai yang ada di dalam alat ukur. Jika ada tegangan lain, pembacaan alat
ukur
akan
salah.
Jika kita mengukur komponen yang masih berada dalam rangkaian (rangkaian tanpa
power) pembacaan alat ukur akan lebih rendah dibandingkan dengan pengukuran di
luar rangkaian. Jadi pengukuran resistor lebih baik dilakukan di luar rangkaian agar
pembacaan alat ukur benar-benar presisi.

Mengukur tahanan

Mengukur tahanan heater (kabel heater)

Mengukur tahanan kabel (high resistance wire)

Mengukur tahanan resistor

JANGAN MENGUKUR TAHANAN BATERAI DENGAN MULTITESTER


1. Jangan pernah mengukur "tahanan dari baterai". Tahanan dari baterai tidak
diukur dengan cara seperti gambar di atas. Pengukuran tahanan dari baterai
harus dilakukan dengan cara mengukur arus dan tegangannya. Jika anda
mengukur tahanan baterai dengan cara seperti gambar di atas, maka alat
ukur berpotensi rusak.
2. Jangan pernah mengukur resistansi pada semua sumber yang bertegangan.