Anda di halaman 1dari 5

Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor serta

Cara Menghitung Nilainya


Here Are Eight Popular Diet Myths That
Are Totally Busted (The Daily Western)
Posted on 15/01/2015 by Dickson Kho in Teori Elektronika // 1 Comment
Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor serta Cara Menghitung Nilainya Kapasitor
(Kondensator) adalah Komponen Elektronika yang berfungsi untuk menyimpan Muatan
Listrik dalam waktu yang relatif dengan satuannya adalah Farad. Variasi Nilai Farad yang
sangat besar mulai dari beberapa piko Farad (pF) sampai dengan ribuan Micro Farad
(F) sehingga produsen komponen Kapasitor tidak mungkin dapat menyediakan semua
variasi nilai Kapasitor yang diinginkan oleh perancang Rangkaian Elektronika.
Pada kondisi tertentu, Engineer Produksi ataupun penghobi Elektronika mungkin juga akan
mengalami permasalahan tidak menemukan Nilai Kapasitor yang dikehendakinya di Pasaran.
Oleh karena itu, diperlukan Rangkaian Seri ataupun Rangkaian Paralel Kapasitor untuk
mendapatkan nilai Kapasitansi Kapasitor yang paling cocok untuk Rangkaian
Elektronikanya. Yang dimaksud dengan Kapasitansi dalam Elektronika adalah ukuran
kemampuan suatu komponen atau dalam hal ini adalah Kapasitor dalam menyimpan muatan
listrik.
Berikut ini adalah nilai Kapasitansi Standar untuk Kapasitor Tetap yang umum dan dapat
ditemukan di Pasaran :

Menurut Tabel diatas, hanya sekitar 133 nilai Standar Kapasitor Tetap yang umum dan dapat
ditemukan di Pasaran. Jadi bagaimana kalau nilai kapasitansi yang paling cocok untuk
rangkaian Elektronika kita tidak ditemukan di Pasaran atau bukan nilai Standar Kapasitor
Tetap? Jawabannya adalah dengan menggunakan Rangkaian Seri ataupun Rangkaian Paralel
Kapasitor.

Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator)


Rangkaian Paralel Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Kapasitor
yang disusun secara berderet atau berbentuk Paralel. Dengan menggunakan Rangkaian
Paralel Kapasitor ini, kita dapat menemukan nilai Kapasitansi pengganti yang diinginkan.
Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :
Ctotal = C1 + C2 + C3 + C4 + . + Cn
Dimana :
Ctotal = Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C1 = Kapasitor ke-1
C2 = Kapasitor ke-2
C3 = Kapasitor ke-3
C4 = Kapasitor ke-4
Cn = Kapasitor ke-n
Berikut ini adalah gambar bentuk Rangkaian Paralel Kapasitor

Contoh Kasus untuk menghitung Rangkaian Paralel Kapasitor

Seorang Perancang Rangkaian Elektronika ingin merancang sebuah Peralatan Elektronika,


salah satu nilai Kapasitansi yang diperlukannya adalah 2500pF, tetapi nilai tersebut tidak
dapat ditemukannya di Pasaran Komponen Elektronika. Oleh karena itu, Perancang
Elektronika tersebut menggunakan Rangkaian Paralel untuk mendapatkan nilai kapasitansi
yang diinginkannya.
Penyelesaian :
Beberapa kombinasi yang dapat dipergunakannya antara lain :
1 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF
1 buah Kapasitor dengan nilai 1500pF
Ctotal = C1 + C2
Ctotal = 1000pF + 1500pF
Ctotal = 2500pF
Atau
1 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF
2 buah Kapasitor dengan nilai 750pF
Ctotal = C1 + C2 + C3
Ctotal = 1000pF + 750pF + 750pF
Ctotal = 2500pF

Rangkaian Seri Kapasitor (Kondensator)


Rangkaian Seri Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah dan lebih Kapasitor yang
disusun sejajar atau berbentuk Seri. Seperti halnya dengan Rangkaian Paralel, Rangkaian Seri
Kapasitor ini juga dapat digunakan untuk mendapat nilai Kapasitansi Kapasitor pengganti
yang diinginkan. Hanya saja, perhitungan Rangkaian Seri untuk Kapasitor ini lebih rumit dan
sulit dibandingkan dengan Rangkaian Paralel Kapasitor.
Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :
1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + . + 1/Cn
Dimana :
Ctotal = Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C1 = Kapasitor ke-1
C2 = Kapasitor ke-2
C3 = Kapasitor ke-3
C4 = Kapasitor ke-4
Cn = Kapasitor ke-n

Berikut ini adalah gambar bentuk Rangkaian Seri Kapasitor

Contoh Kasus untuk menghitung Rangkaian Seri Kapasitor


Seorang Engineer ingin membuat Jig Tester dengan salah satu nilai Kapasitansi Kapasitor
yang paling cocok untuk rangkaiannya adalah 500pF, tetapi nilai 500pF tidak terdapat di
Pasaran. Maka Engineer tersebut menggunakan 2 buah Kapasitor yang bernilai 1000pF yang
kemudian dirangkainya menjadi sebuah Rangkaian Seri Kapasitor untuk mendapatkan nilai
yang diinginkannya.
Penyelesaian :
2 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF
1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2
1/Ctotal = 1/1000 + 1/1000
1/Ctotal = 2/1000
2 x Ctotal = 1 x 1000
Ctotal = 1000/2
Ctotal = 500pF

Catatan :

Nilai Kapasitansi Kapasitor akan bertambah dengan menggunakan Rangkaian Paralel


Kapasitor, sedangkan nilai Kapasitansinya akan berkurang jika menggunakan
Rangkaian Seri Kapasitor. Hal ini sangat berbeda dengan Rangkaian Seri dan Paralel

untuk Resitor (Hambatan). Baca : Rangkaian Seri dan Paralel Resistor serta cara
menghitung nilainya.
Pada kondisi tertentu, Rangkaian Gabungan antara Paralel dan Seri dapat digunakan
untuk menemukan nilai Kapasitansi yang diperlukan.
Kita juga dapat menggunakan Multimeter untuk mengukur dan memastikan Nilai
Kapasitansi dari Rangkaian Seri ataupun Paralel Kapasitor sesuai dengan Nilai
Kapasitansi yang kita inginkan. Baca juga : Cara Mengukur Nilai Kapasitor dengan
Multimeter