Anda di halaman 1dari 11

Usaha Pengembangan Produk DOLBI WU (Dodol

Belimbing Wuluh) dari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa


bilimbi Linn.) yang Kaya Antioksidan dan dapat
Menurunkan Hipertensi
PKM Kewirausahaan

Diusulkan oleh:
Ketua
:Fifin Ariesta Setiani (201310410311063)
Anggota : Irda Rizky Wiharti (201310410311005)
Nur Wazilah (201310410311259)

Belimbing wuluh atau Belimbing sayur (Averrhoa bilimbi


Linn.)
Tanaman ini dapat menghasilkan buah sepanjang tahun dan
tidak sebanding dengan pemanfaatannya, sehingga banyak
buah segar yang terbuang sia-sia (Tohir, 1981).
Tanaman belimbing wuluh yang tumbuh baik dapat
menghasilkan 100-300 buah/pohon dan memiliki daya simpan
yang relative singkat sehingga seringkali mengalami
kebusukan sebelum dimanfaatkan.
Kombinasi pengolahan buah belimbing wuluh pada
masyarakat Indonesia masih rendah seperti sebagai bumbu
dapur, bahan pengawet makanan dan obat batuk tradisional
karena buah belimbing wuluh mempunyai rasa yang sangat
masam, sehingga orang enggan memakan langsung atau
diperas airnya (Ashari 1995).

Kandungan Belimbing wuluh : (senyawa flavonoid, pektin dan


vitamin C yang dapat menurunkan tekanan darah (Masruhen,
2010).
Vitamin C 25 miligram dalam 100 gram buah segar (Lingga,
1990). Kandungan vitamin C ini mendekati kandungan vitamin
C jeruk nipis sebesar 27 miligram dalam 100 gram buah segar.
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi tersebut dapat
dijadikan acuan dalam pemanfaatan buah belimbing wuluh
sebagai bahan baku cemilan kesehatan seperti dodol.
Dodol adalah penganan manis dari Indonesia juga Malaysia.
Proses pembuatan dodol bermutu tinggi memerlukan waktu
yang lama. Bahan tambahan pada dodol menentukan rasa pada
produk yang dihasilkan.

Rumusan masalah : bagaimana mengolah belimbing wuluh menjadi


DOLBI WU yang bernilai jual dan bergizi tinggi serta bagaimana cara
memperkenalkan DOLBI WU yang belum begitu populer kepada
masyarakat khususnya Kota Malang?
Tujuan : mengoptimalkan manfaat dari belimbing wuluh yang belum
begitu bervariasi dalam penyajiannya dengan menghasilkankudapan
baru berupa dodol belimbing wuluh yang bernilai jual dan bergizi
tinggi. Dan Membuka peluang usaha baru di bidang kuliner untuk
meningkatkan nilai jual belimbing wuluh sehingga masyarakat tertarik
untuk mengembangkan pembudidayaan dan pemanfaatan buah ini serta
dapat memperpanjang masa penyimpanan buah belimbing wuluh
setelah dipanen.
Luaran yang diharapkan : menghasilkan cemilan baru berupa dodol
belimbing wuluh yang sebelumnya kurang diketahui sehingga mampu
menjadi alternatif cemilan baru dikalangan masyarakat dan sebagai
produk makanan yang akan menginspirasi para produsen makanan
untuk menciptakan produk baru yang sebelumnya kurang begitu
dikenal.

Alur Pelaksanaan

Pembuatan produk

Resep pembuatan
dodol DOLBIWU (untuk 1
kg belimbing wuluh):
1kg Belimbing wuluh
430 gram belimbing buah
1 buah kelapa
570 gram gula aren
13 gram gula stevia
280 gram tepung ketan
1 sdm garam

Anggaran Biaya

Jadwal Kegiatan

Rencana Usaha :
1.

2.
a.

b.

c.

Product (Produk)
Produk ini diberi nama DOLBI WU yang merupakan pengembangan dari
pengolahan buah belimbing wuluh sebagai inovasi jajanan nusantara. Dodol
yang pada umumnya memiliki rasa sangatmanis sehingga dapat membuat
masyarakat mudah bosan kini dodol hadir dengan rasa belimbing yang
menjadi daya tarik tersendiri dan dapat menjadi inovasi buat masyarakat untuk
mencoba.
Promotion (Promosi)
Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok DOLBI WU
dengan cara promosi dari mulut ke mulut.
Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk
kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan pamflet dan penempelan poster
produk DOLBI WU akan menggambarkan keunggulan produk kami dalam
media promosi tersebut yang secara otomatis juga akan menyertakan nomor
telepon untuk memudahkan konsumen yang akan meminta pesanan.
Melalui sarana teknologi dan informasi
Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan
instagram.Selain itu promosi juga dapat dilakukan melalui blog.

3. Place (Tempat/Lokasi Produksi)


Tempat produksi DOLBI WU ini di jalan Bendungan Sutami gang I no. 65,
Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dengan pertimbangan bahwa lokasi
tersebut strategis dan dekat dengan pasar tradisional, sehingga mempermudah
dalam mengakses bahan baku.
4. Price (Harga)
DOLBI WU ini dijual dengan harga Rp. 15,000 per kotak dengan isi 10 biji
dodol dan berat 300 gram. Penentuan harga Rp. 15,000 per kotak dengan
pertimbangan bahwa sasaran utama produk DOLBI WU adalah penderita
hipertensi dan masyarakat kalangan menengah ke bawah, sehingga harga jual
yang tidak terlalu tinggi akan membantu memperlancar proses penjualan

Pustaka

Windyastari,

Carina, Wignyanto dan Putri, Widelia Ika. 2012. PENGEMBANGAN BELIMBING WULUH
(Averrhoa bilimbi) SEBAGAI MANISAN KERING DENGAN KAJIAN KOSENTRASI PERENDAMAN AIR KAPUR
(CA(OH)2) DAN LAMA WAKTU PENGERINGAN.
http://industria.lecture.ub.ac.id/files/2012/02/JURNAL-Carina. 15 Februari 2012.

Anonim.Dodol.https://id.wikipedia.org/wiki/Dodol.

Hamid,

Mustofa Abi. PKMK Dodol Talas Kaya Rasa.https://id.scribd.com/doc/191639483/Contoh-PKMKewiausahaan.

Oktaviana,

Y.R., 2012. http://e-journal.uajy.ac.id/977/2/1BL01041.pdf

Lestari,

D.W., Widati, A.S. dan Widyastuti, Eny Sri. PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA TERHADAP
TEKSTUR DAN NILAI ORGANOLEPTIK DODOL SUSU.
http://fapet.ub.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/Pengaruh-Substitusi-Tepung-Tapioka-Terhadap-Tekstur-danNilai-Organoleptik-Dodol-Susu.pdf

N.,

Azmi. 2013. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/39044/4/Chapter%20II.pdf

Kajian

Keamanan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan,diperoleh dari


http://www.pom.go.id/nonpublic/makanan/standard/news1.html,pada tanggal 10 Oktober 2011

Gardana,

C., Simonetti, P., Canzi, E., Zanchi, R. & Pieta, P. (2003) Metabolism od stevioside and
rebaudioside A from Stevia rebaudiana extracts by human microflora. J. Agri. Food Chem., 51, 66186622.

Lempang,

M., 2000.Rendemen produksi gula aren (Arenga pinnata Merr.).Buletin Penelitian Kehutanan
Vol.6 No.1 Tahun 2000 hal.17-28. Balai Penelitian Kehutanan, Ujung Pandang.

Lempang,

M., 2006.Rendemen dan Kandungan Nutrisi Nata Pinnata Yang Diolah dari Nira Aren.Jurnal
Penelitian Hasil Hutan Vol.24 No.2 Tahun 2006, hal.133-144.Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil
Hutan, Bogor.

TERIMA KASIH