Anda di halaman 1dari 20

PERBANDINGAN UJI DIAGNOSTIK SITOLOGI CAIRAN

PLEURA DENGAN FNAB DALAM MENDIAGNOSIS


KARSINOMA PARU DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN
2011-2013

PERISKHA BUNDA SYAFIIE

I1A011014

April, 2014

Latar Belakang
Keganasan paru akibat pertumbuhan abnormal sel epitel
bronkus

WHO, 2002: >1,1 juta kematian

Indonesia, 2004: 800-1000 kasus


baru 90% untuk mendapat terapi medis
tahap akhir

SMF Paru RSUD Ulin, 2006-2011:


242 kasus

Keluhan tidak
pasti

Anamnesis

Tanda tidak
pasti

Pemeriksaan
fisik

Pemeriksaan
penunjang

Gold
standard

Pemeriksaan
penunjang
Pemeriksaan
laboratorium
Sitologi cairan
pleura

Tes pencitraan

Pengambilan
jaringan
FNAB

Rumusan Masalah
Bagaimana
perbandingan
uji
diagnostik
pemeriksaan sitologi cairan pleura dengan FNAB
dalam
mendiagnosis
karsinoma
paru
di
laboratorium Patologi Anatomi RSUD Ulin
Banjarmasin?

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Kerangka konsep
Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Curiga karsinoma
paru
Sitologi cairan pleura

Fine Needle Aspiration


Biopsy (FNAB)

ditemukan sel tumor


bentuk pleiomorfik, inti
vesikuler, kromatin
kasar, ada mitosis

Diagnosis Karsinoma
Paru

Hipotesis

Sitologi cairan pleura memiliki hasil uji


diagnostik yang sama baik dengan FNAB
dalam mendiagnosis karsinoma paru

Metode Penelitian

Populasi dan Sampel

Alat dan Bahan Penelitian

Variabel Penelitian

Definisi Operasional

Prosedur Penelitian

Perizinan

Penentuan
populasi

Pengambil
an data

Analisis
data

Teknik Pengumpulan dan


Pengolahan Data

Analisis Data

Waktu dan Tempat Penelitian

Mei-Juni 2014 di bagian


Patologi Anatomi RSUD Ulin
Banjarmasin

Terimakasih