Anda di halaman 1dari 5

DIAN ANGELINA

1306449284
ASSIGNMENT-01
1. Choose a commercial chemical. Find its price as technical grade and pure, and give analysis to
the price gap.
2. Explain production process of the chemical in question no.1 and find the separation process
used and explain the reason to use that kind of separation process.
Jawab:
1. Choose a commercial chemical.
Bahan kimia komersial yang saya pilih adalah methanol
Find its price as technical grade and pure.
Methanol teknis
: Rp. 26.000,-/liter
Methanol analis (pure 99,85%)
: Rp. 455.000,-/liter
(Sumber: www.phyedumedia.com)
And give analysis to the price gap
Dari data yang diperoleh diatas, terlihat adanya perbedaan harga yang cukup
signifikan yakni sebesar Rp.429.000,- per liternya. Methanol dengan kemurnian 99,85%
sering digunakan dalam industri kimia. Methanol memiliki beberapa manfaat yaitu,
sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut dalam berbagai cat dan pernis, bahan
pembuatan bahan kimia lainnya misalnya formalin, bahan aditif bagi etanol, dan yang
terbaru adalah methanol dapat digunakan sebagai bahan bakar terbarukan yaitu, biodiesel.
Perbedaan harga yang cukup signifikan antara methanol murni dan methanol teknis
pastinya memiliki alasan. Alasan utama penyebab perbedaan harga ini adalah pada proses
pembuatan methanol murni tersebut (pemurnian). Untuk mendapatkan methanol yang
memiliki tingkat kemurnian tinggi digunakan suatu proses yang bernama distilasi.
Distilasi adalah suatu teknik pemisahan (separation) yang menggunakan perbedaan titik
didih atau titik cair dari masing-masing zat penyusun dari campuran homogen.

Dari informasi yang diperoleh proses separasi dan pemurnian merupakan salah
satu penyebab meningkatnya biaya produksi. Distilasi merupakan metode purifikasi yang
paling banyak digunakan di banyak industri. Karena pemurnian methanol dengan kadar
tinggi sangat sulit dan tidak bisa menggunakan teknik distilasi sederhana maka digunakan
metode distilasi jenis distilasi fraksional yang mana membutuhkan alat berupa kolom
distilasi yang menyebabkan meningkatnya biaya.
2. Explain production process of the chemical in question no.1 and find the separation
process used and explain the reason to use that kind of separation process.
Produksi methanol murni ini saya mengambil contoh dari PT. Kaltim Methanol
Industri atau dikenal dengan PT. KMI. Methanol yang dihasilkan oleh PT.KMI memiliki
kualitas grade AA artinya memiliki kemurnian yang tinggi. Perusahaan ini menghasilkan
produksi yang besar yaitu 2000 metrik ton/hari. Berikut adalah spesifikasi methanol
grade AA.

Methanol terbuat dari gas sintesis yaitu, CO, CO 2, dan H2 yang berasal dari gas
alam. Pembuatan methanol terdiri dari empat tahapan yaitu, desulphurizing, reforming,
methanol synthesis dan distillation. Berikut tahapan-tahapan pembuatannya.
1. Desulphurizing

Merupakan proses pengurangan kandungan sulfur dalam methanol. Temperatu dalam


proses ini adalah 300C-400C dengan suhu optimum sebesar 385C. Katalis yang
digunakan dalam tahap ini adalah CoMo dan ZnO.
2. Reforming
Merupakan tahap untuk pembentukan uap. Reaksi yang terjadi adalah
CH4 + H2O CO + 3 H2
Reaksi diatas menggunakan katalis nikel.

3. Methanol syntesys
CO dan H2 yang diperoleh dari reaksi diatas akan digunakan untuk membentuk
methanol. Selanjutnya, terjadi ketiga reaksi berikut di dalam reactor konversi
methanol:
CO + 2 H2 CH3OH
CO2 + 3 H2 CH3OH + H2O
CO + H2O CO2 + H2
Ketiga reaksi diatas bersifat eksotermis. Methanol yang diperoleh diatas adalah raw
methanol yang disebut methanol teknis yaitu yang kemurniannya rendah. Dengan
tingkat kemurnian tersebut berarti masih banyak zat pengotor, oleh karena itu, lanjut
ke tahap selanjutnya yaitu, distillation.
4. Distillation
Seperti telah dijelaskan diatas sebelumnya agar mendapatkan methanol dengan
kemurnian tinggi menggunakan metode distilasi fraksional untuk memisahkan
metanol dari zat-zat pengotornya seperti ethanol, acetone, trimetilamine, asam
asetat, air, dan pengotor lainnya. Distilasi fraksional adalah proses pemisahan
berdasarkan perbedaan titik didih dua atau lebih komponen zat yang tidak jauh
berbeda atau kurang dari 20C dan bekerja pada tekanan atmosfer atau pada tekanan
rendah. Perbedaan distilasi fraksional dan distilasi sederhana adalah adanya kolom
fraksional. Di kolom ini terjadi pemanasan secara bertahap dengan suhu yang
berbeda-beda pada setiap platnya. Pemanasan yang berbeda-beda ini bertujuan untuk
pemurnian distilat yang lebih dari plat-plat di bawahnya.

Pemisahan methanol dengan pengotornya yang menggunakan teknik distilasi


didasari oleh beberapa alasan. Distilasi merupakan proses purifikasi yang paling banyak
digunakan karena operasionalnya mudah, kapasitas besar, dan kemurnian yang
dihasilkan juga tinggi sangat sesuai dengan kebutuhan pabrik yang ingin memproduksi
methanol dalam jumlah besar dan tingkat kemurniannya tinggi. Fase dari methanol dan
pengotornya adalah cair maka lebih efisien jika dipisahkan dengan prinsip titik didih.
Karena untuk memisahkan methanol dengan pengotornya harus menggunakan distilasi
fraksional (bertingkat). Distilasi fraksional digunakan karena perbedaan titik didih antara
kedua komponen tidaklah terlalu jauh.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim.

2015.

Harga

Bahan

Kimia.

http://www.phyedumedia.com/2015/02/katalog-harga-jual-bahan-kimia.html.
Jumat, 4 September 2015 pukul 13.22

[ONLINE].
Diakses

pada

Anonim.

2015.

Contoh

Manfaat

Penggunaan

Methanol

[ONLINE].

http://www.erfolgkimia.com/2014/03/contoh-manfaat-penggunaan-metanol.html. Diakses pada


Jumat, 4 September 2015 pukul 13.45
Anonim.

2015.

Harga

Bahan

Kimia.

[ONLINE].

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/45520/5/Chapter%20I.pdf. Diakses pada Jumat,


4 September 201 pukul 13.50