Anda di halaman 1dari 3

Menurut Simamora (1997) dan Rivai (2002), Seleksi adalah proses yang

dengannya perusahaan dapat memilih dari sekelompok pelamar yang paling


memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada
saat ini. Prosesnya dimulai ketika pelamar melamar kerja dan diakhiri dengan
keputusan penerimaan.
Tujuan utama seleksi adalah untuk mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi
syarat dan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, maka dasar
kebijakan dalam seleksi adalah pemenuhan persyaratan kualifikasi yang menjadi
dasar dalam proses seleksi, yang mencakup keahlian, pengalaman, jenis kelamin,
pendidikan (formal dan nonformal), keadaan fisik/kesehatan, penampilan, bakat,
temperamen, karakter. Selain itu tujuan Seleksi adalah menjamin perusahaan
memiliki karyawan yang tepat untuk suatu jabatan/ pekerjaan; memastikan
keuntungan investasi SDM perusahaan; mengevaluasi dalam mempekerjakan dan
penempatan pelamar sesuai minat; memperlakukan pelamar secara adil dan
meminimalkan deskriminasi; memperkecil munculnya tindakan buruk karyawan yang
seharusnya tidak diterima.
Beberapa faktor yang mempengaruhi seleksi yaitu kondisi penawaran tenaga
kerja, faktor eksternal organisasi (faktor etika, ketersediaan dana dan fasilitas, faktor
kesamaan kesempatan), perangkat organisasi (analisis jabatan, perencanaan sdm,
pengadaan tenaga kerja (rekrutmen). sedangkan faktor-faktor yang dipengaruhi
seleksi orientasi, diklat, pengembangan, perencanaan karier, penilaian prestasi kerja,
kompensasi, perjanjian kerja, pengawasan personalia.
Proses seleksi tenaga kerja di rumah sakit baladhika husada jember tidak
menentu pada setiap periode, perekrutan tenaga kerja dilakukan apabila dibutuhkan
ketenagaan baik tenaga kesehatan maupun non kesehatan diinformasikan melalui
kerabat dekat pegawai yang telah bekerja. Sehingga proses seleksi juga menyesuaikan
dengan kebutuhan tenaga kerja di rumah sakit tersebut. Persyaratan pengajuan
lamaran pekerjaan di rumah sakit baladhika husada telah di tempel pada bagian
informasi (TUUD). Melalui informasi lisan calon pegawai kemudian mengajukan

lamaran dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Setelah itu rumah sakit
mengadakan proses seleksi kepegawaian yang meliputi tes tulis kemampuan dasar,
psikotes, tes fisik dan kesehatan dan wawancara. Alur seleksi tenaga kerja adalah
sebagai berikut:

Rumah sakit Baladhika Husada


membutuhkan tenaga kerja baru

Pegawai RS baladhika Husada


memberikan informasi secara
lisan kepada anggota keluarga
atau kerabat dekat

Calon pegawai mengajukan


lamaran pekerjaan sesuai dengan
peryaratan yang di tentukan oleh
pihak rumah sakit

1)
2)
3)
4)

RS baladhika husada
mengadakan seleksi:
Tes kemampuan dasar
Tes psikologi (psikotes)
Tes fisik dan kesehatan
Wawancara

Gambar 1. Alur Seleksi Ketenagaan


Proses seleksi yang dilakukan di RS baladhika husada sudah sesuai dengan
standard seleksi tenaga kerja baru. Akan tetapi, proses rekrutmen masih
menggunakan cara kekeluargaan dan hal ini membentur faktor etika dalam proses
seleksi dimana dalam proses seleksi, masalah etika seringkali menjadi tantangan yang

berat. Keputusan seleksi seringkali dipengaruhi oleh etika pemegang keputusan


dalam hal ini adalah pihak RS sebagai juri seleksi. Bila pertimbangan penerimaan
lebih condong karena hubungan keluarga, teman, pemberian komisi/suap dari pada
pertimbangan keahlian/professional, maka kemungkinan besar karyawan baru yang
dipilih jauh dari harapan organisasi. Maka sebagai solusi, sebaiknya rekrutmen tenaga
kerja selain melalui kekeluargaan juga dengan membuka situs lowongan pekerjaan
secara online melalui internet, sehingga semakin banyak tenaga kerja yang mendaftar
maka semakin tinggi kemungkinan RS untuk mendapatkan pegawai baru yang
memenuhi kriteria sesuai kualifikasi yang ditetapkan oleh pihak RS.