Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO KIE

Kasus Kelompok II :
Bapak JA 78 tahun obese, didiagnosa serangan gout. Riwayat penyakit hipertensi dan gagal
jantung, riwayat pengobatan : enalapril 5 mg OD, atenolol 100 mg OD, HCT 5 mg OD, aspirin
80 mg OD. Dokter meresepkan:
R/ kolkisin 500 ug 2x1 untuk 7 hari
Apoteker

: Selamat pagi pak.. perkenalkan saya Sohra, apoteker di sini. Ada yang bisa saya
bantu?

Pasien

: pagi buiya ini saya mau menebus resep

Apoteker

: baik, boleh saya lihat resepnya pak?


Ini resep buat bapak?

Pasien

: iya buat saya

Apoteker

: baik pak, boleh minta waktunya sebentar? Saya mau memberikan informasi
mengenai obat yang bapak mau beli.

Pasien

: iya boleh

Apoteker

: iya, silahkan duduk pak


Ini benar dengan bapak JA 78 tahun?

Pasien

: iya benar bu

Apoteker

: disini diresepkan kolkisin ya pak, sebelumya dokter telah menjelaskan apa saja
mengenai obat ini pak?

Pasien

: dokter hanya menjelaskan ini obat gout, diminum 2 x 1 selama 7 hari.

Apoteker

: sebelumnya ibu sudah mengetahui atau pernah mendengar apa itu gout?

Pasien

: iya saya sudah pernah dengar, tapi tidak tau pasti gejala2 seperti apa

Apoteker

: jadi, gout itu merupakan kadar asam urat yang tinggi yang sudah lama dan tidak
diobati. Jadi timbul penyakit gout, biasanya sakit dipersendian didaerah ibu jari kaki
dan ada bengkak disertai nyeri, biasanya disebabkan karena makanan yang dapat
meningkatkan kadar asam urat seperti kacang2n dan jeroan. Kalau saya boleh tau
sehari-hari bapak makan apa saja?

Pasien

: saya itu suka makan kacang2n, jeroan dan juga istri saya suka makan ikan asin
jadi saya juga ikut makan ikan asin.

Apoteker

: oh, begitu ya pak. Sebelumya bapak sedang mengkomsumsi obat apa saja?

Pasien

: oh. Iya bu, saya sedang mengkomsumsi obat enalapril, atenolol, HCT dan aspirin
karena dari dulu saya punya penyakit darah tinggi.

Apoteker

: oh begitu, sebentar ya pak saya ambilkan obatnya dulu.


Jadi obat ini kolkisin ya pak, digunakan untuk mengobati gout atau asam urat
diminum 2x 1 tablet selama 7 hari. Karena ada beberapa obat yang tidak bisa
digunakan secara bersamaan. (jadi saya akan membuatkan jadwal minum obatnya
pak)
Jam 06.00 enalapril, HCT dan kolkisin, diminum 1 tablet sebelum sarapan
Jam 12.00 atenolol dan kolkisin, diminum 1 tablet sebelum makan siang.
Jam 19.00 aspirin, diminum 1 tablet 30 menit setelah makan malam. Semua obatnya
diminum dengan air putih ya pak. Bagaimana pak, sudah mengerti?

Pasien

: iya bu. Saya sudah mengerti.

Apoteker

: Baiklah kalo bapak sudah mengerti...bisa bapak menjelaskan kembali informasi


yang baru saja saya sampaikan.. untuk memastikan tidak ada informasi yang terlewat

Pasien

: Iya baik bu. Jadi Jam 06.00 enalapril, HCT dan kolkisin, diminum 1 tablet sebelum
sarapan, Jam 12.00 atenolol dan kolkisin, diminum 1 tablet sebelum makan siang.
Jam 19.00 aspirin, diminum 1 tablet 30 menit setelah makan malam. Semua obatnya
diminum dengan air putih

Apoteker

: Iya benar pak, selain itu bapak juga harus minum obatnya sesuai aturan ya pak, tadi
bapak suka komsumsi kacang2n, jeroan dan ikan asin ya pak, kalau bisa kurangi
atau selama pengobatan bapak jangan mengkomsumsi dulu kacang2n, jeroan dan
ikan asin, karena kacang2n dan jeroan itu dapat meningkatkan kadar asam urat
bapak sehingga dapat bertambah parah, kemudian ikan asin dapat meningkatkan
tekanan darah bapak, termasuk makanan yang bergaram ya pak.

Pasien

: oh begitu ya bu

Apoteker

: iya pak, selain menghindari makanan2 tersebut, bapak juga harus berolahraga tapi
olahraganya jangan terlalu berat, yang ringan2 saja seperti jalan2 pagi atau sore
ditemani istri atau anak bapak, kurang lebih 15 menit.

Pasien

: oh iya, baik bu.

Apoteker

: bapak dirumah tinggal sama siapa saja?

Pasien

: saya dengan istri dan kedua anak saya yang sedang kuliah dan SMA

Apoteker

: kalo bisa pada saat penggunaan obat ini bapak ditemani dan diingatkan
penggunaannya, supaya tidak terlewat jadwal minum obatnya, kemudian selain
menghindari makanan seperti kacang2n, jeroan dan ikan asin, bapak juga harus
berolahraga kurang lebih 15 menit. Jangan sampai lupa ya pak.

Pasien

: baik bu.

Apoteker

: ada yang belum bapak mengerti atau yang ingin bapak tanyakan?

Pasien

: tidak bu, sudah cukup.

Apoteker

: baik kalo begitu ini kartu nama saya, jika ada apa2 bapak bisa menghubungi saya,
dan jika dalam waktu seminggu tidak membaik gejalanya, saya sarankan bapak
kembali ke dokter.

Pasien

: iya bu, jadi ini berapa?

Apoteker

: dihitung di kasir ya pak

Pasien

: oh iya terima kasih bu

Apoteker

: iya sama2 pak, semoga lekas sembuh ya pak.