Anda di halaman 1dari 3

2.2.

1 Keterdapatan mangan
a.Keterdapatan di Dunia
Kebanyakan senyawa mangan saat ini ditemukan di Rusia, Brazil, Australia,
Afrika Selatan, Gabon, dan India. Irolusi dan rhodokhrosit adalah mineral mangan
yang paling banyak dijumpai. Logam ,mangan diperoleh dengan mereduksi oksida
mangan

dengan

natrium,magnesium,aluminum.

b.Keterdapatan di Indonesia
Potensi cadangan bijih mangan di Indonesia cukup besar dan terdapat di
berbagai lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Potensi tersebut terdapat di
Pulau Sumatera, Kepulauan Riau, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi,
Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
2.2.2 Keterdapatan Bijih Besi
Di Indonesia biji besi tersebar di Cilegon, Banten,Gunung Tegak, Lampung
Lengabana,

Longkana,

Pengunungan

Verbeek,

Sulawesi

Tengah

Pulau Demawan, Pulau Sebuku, dan Pulau Suwung, Kalimantan Selatan.


Bijih besih juga terdapat di Provinsi Bengkulu, Sulawesi Utara, dan Sulawesi
Selatan. Pengolahan bijih besi juga dilakukan oleh PT Krakatau Steel di Cilegon,
Banten.
2.2.3 Keterdapatan Nikel
Potensi

nikel

terdapat

diPulau

Sulawesi,Kalimantan

bagian

tenggara,Maluku,dan Papua. Selain itu terdapat juga di daerah Pulau Obi,


Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) Ternate.Sumber
daya nikel dunia terdiri dari 70% nikel laterit dan 30% nikel sulfida, sedangkan
produksi dunia 60% berasal dari nikel sulfida dan 40% dari nikel laterit. Endapan
nikel laterit di Indonesia mengikuti sebaran batuan basa dan ultrabasa, terdapat di
Pegunungan Meratus dan Pulau Laut Kalimantan, lengan timur Pulau Sulawesi.
Di Maluku Utara terdapat di Pulau Obi, Pulau Gebe dan Halmahera, serta diPapua

Terdapat di Pulau Gag, Pulau Waige, Pegunungan Cyclops dan Pegunungan


Tengah Papua. Total sumber daya bijih nikel laterit di Indonesia berdasarkan data
Neraca Sumber Daya Mineral dari Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi,
tahun 2012 adalah 3.398.269.997 ton, dan total cadangan sebesar 18.723.558
ton.Rata-rata cut off grade bijih nikel yang ditambang adalah 0,8%. Kadar
tertinggi nikel bisa mencapai di atas 10%.Di Pulau Sulawesi, yaitu di Provinsi
Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara memiliki potensi bijih
nikel terbesar di Indonesia, dengan total sumber daya sebesar 27.421.301 ton dan
total cadangan 11.674.940 ton. Kawasan Halmahera memiliki total sumber daya
sebesar

11.890.645

ton

dan

total

cadangan

7.048.618

ton.Di Papua endapan nikel laterit tersebar di Kepulauan Waigeo dan daerah
Pegunungan Cyclops dengan total sumber daya 10.313.056 ton, sementara di
Kalimantan data sumber daya bijih nikel baru didapatkan di daerah Gunung Nuih
sebesar 608.400 ton.

Gambar II.4
Sebaran Nikel di Indo nesia
2.2.4 Keterdapatan Emas
Emas banyak terdpt di hmpir seluruh wilayah indonesia seperti di
jawa,sumatra,kepulauan riau,sulawesi,nusa tenggara,maluku,dan papua

2.2.5 Keterdapatan Alumunium


Terdapt di daerah riau dan kalimantan