Anda di halaman 1dari 10

UJIAN AKHIR SEMESTER

JURUSAN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

Mata Kuliah
Hari/Tanggal
Jam
Ruang

:
:
:
:

HIDROLOGI TERAPAN
Jumat, 9 Januari 2015
08.00 09.40 WIB

Waktu
Sifat Ujian
Dosen Penguji

A.101, B.202, B.204, B.205, B.301, B.304, C.201,


C. 202, C.203, C.204, C.303 dan C.304.

Jumlah Lembar

:
:
:
:
:

100 menit
TUTUP BUKU / CLOSED BOOK
Ir. Sri Eko Wahyuni, MS. Ir. Sugiyanto, M.Eng.,
Dr. Ir. Suseno D., MSc., Ir. Hari Nugroho, MT.
2 lembar

Soal:
1. Posisi stasiun hujan di DAS ditunjukkan dalam gambar di bawah ini, dimana besarnya hujan serta luas poligon
Thiessen yang diwakili masing-masing stasiun disajikan dalam Tabel di bawah ini (20%) :
Sta
Hujan
A
B
C
D
E
F

Kedalaman
Hujan (mm)
65
55
48
42
52
38

Luas sub
DAS (km2)
240
180
300
90
210
200

E
F
Gambarkan :
1. Poligon Thiessennya
2. Hitung hujan rerata DAS dengan Poligon Thiessen.

JAWABAN :

1. Gambar Poligon Thiessen


2. Hujan rerata DAS dengan poligon Thiessen = 50,98 mm

2. Gambarkan lengkung massa ganda (double mass curve) dari stasiun curah hujan di Stasiun Dau, jika di
sekitarnya terdapat 3 buah stasiun curah hujan dengan data sbb. :

Sta.
Tahun
1989
1990
1991
1992
1993
1994
1995
1996

Dau
(mm)
2.391
1.812
1.536
1.189
2.263
1.533
2.350
1.334

Kayutangan
(mm)
2.421
1.728
1.964
2.060
1.675
1.914
1.749
1.749

Lowokwaru
(mm)
1.657
1.232
1.988
1.068
1.216
1.285
2.505
1.854

Bagaimana pendapat saudara mengenai data curah hujan Stasiun Dau tersebut !.

Wagir
(mm)
2.189
1.864
1.836
1.502
1.525
1.778
2.342
1.862

JAWABAN :

Karena membentuk garis Lurus maka data KONSISTEN


3. Suatu DAS sebuah sungai mempunyai luas = 8B km 2, panjang sungai Ls = 3A km. Elevasi titik terjauh = +7B
m dan elevasi titik terendah (outlet) +2A m, dengan koefisien pengaliran C = 0,8A. Curah hujan rencana R 24 =
17B mm. Dengan metode Rational, hitung debit banjir sungai akibat hujan tersebut di atas?. (25%)
JAWABAN :
Contoh A=1; B=2
Data-data :
Luas DAS = 8B km2 = 82 km2
Panjang sungai = 3A km = 31 km = 31.000 m
Elevasi titik terjauh = +7B m = +72 m
Elevasi titik terendah (outlet) +2A m = +21 m
Koefisien pengaliran C = 0,8A = 0,81
Curah hujan rencana R24 = 17B mm = 172 mm

Rumus Rational :

Q=0,278. C . I . A

El terjau hEl outlet 7221


51
=
=
=0,001645
L
31000 31000

S=

t c=

I=

m3/det.

0,87 x L2
1000 x S

0,385

) (
=

0,87 x 312
1000 x 0,001645

0,385

=11,011 jam

R 24 24 23 172
24 23
=
=12,04 mm/jam
24 t
24 11,011

( )

Q=0,278. C . I . A

= 0,278 x 0,81 x 12,04. x 82 = 222,32 m3/det.

4. Unit hidrograf DAS akibat hujan efektif 1 mm/jam jatuh merata di DAS sebagai berikut : (30%)
t (jam)
0
1
2
3
4
5
6
7
8
Q (m3/det)
0
2,B 5
4
3
2
1,4 0,7
0
Bila aliran dasarnya = 20 m 3/det, Intensitas hujan I 1 = 1A mm/jam, I2 = B mm/jam, I3 = 2B mm/jam dan
Losses = 11 mm/jam.
Hitung dan gambarkan hidrograf banjirnya dan berapa debit puncaknya ?
JAWABAN :

Perhitungan Hujan efektif Jam ke;


Jam
Re =hujan effektif
(mm/jam)

11

Unit Hidrograph (UH) (m3/det) jam ke;


Jam
3

UH m /det

2,2

1,4

0,7

Hidrograp limpasan hujan jam ke (m3/det)


Waktu (jam)

Q akibat Re ke - I

24,2

55

44

33

22

15,4

7,7

Q akibat Re ke - II
Q akibat Re ke - III

10

Base Flow

20

20

20

20

20

20

20

20

20

20

20

Hidrograf Banjir

20

20

20

44,2

75

64

53

42

35,4

27,7

20

Gambar hidrograf banjir dan debit puncak banjir sebesar = 75 m3/det.

5. Hitunglah hidrograf limpasan dari suatu Daerah Aliran Sungai jika diketahui intensitas hujan DAS
hasil perhitungan Thiesen adalah 50, 70 dan 40 mm/jam. Hasil pengukuran menunjukan kapasitas
infiltrasi awal dari tanah adalah f0 = 40mm/jam; Kapasitas infiltrasi konstan fc = 10 mm/jam dan
koefisien k=0,25.
kt
Gunakan rumus Horton ( f t=f c + ( f of c ) e
untuk menghitung besarnya infiltrasi.

Inte
ft=fc+
nsit
(f0-fc)eas
70mm/jam
kt
50mm/jam
Huj
Laju
f =40mm/jam
f =40mm/jam
Dimana
an infil
; tras
f =10mm/jam
k=0.25
i
0

5m3/det

He 1 mm/jam
Hidrogra
f Satuan

3m3/det
2m3/det
0

1
2
Waktu (jam)

fo=
fc=
k=

f(t)= (mm/jam)

40 mm/jam
10 mm/jam
0.25

Perhitungan Infiltrasi Jam Ke:


0
1
2
40
33.36
28.20

f(t)= (mm/jam)

Perhitungan Infiltrasi Rata-rata Jam Ke:


1
2
3
36.68
30.78
26.18

h(t)= (mm/jam)

Data intensitas Hujan Jam ke;


1
2
50
70

he(t)= (mm/jam)

Unit Hidrograf
m3/det

3
40

Perhitungan Hujan efektif Jam ke;


1
2
3
13.32
39.22
13.82
Unit Hidrograph (m3/det) jam ke;
0
1
2
0

3
24.17

Waktu
Jam I
Jam II
Jam III
Hidrograph Banjir

Hidrograp limpasan hujan jam ke


(m3/det)
0
1
2
0.00
39.95
66.59
0.00
117.66
0.00
0.00

39.95

184.25

3
26.64
196.10
41.45

4
0.00
78.44
69.08

0.00
27.63

264.19

147.52

27.63

0.00

300
264.19

250
200

184.25

150

Debit (m3/det

147.52

100

Hidrograph Limpasan

50

39.95

27.63

0.00 0
0

0.00
1

Jam

6. Data hujan harian maksimum suatu Stasiun Maritim ditunjukkan dalam Tabel berikut :
Tahun
1991
1992
1993
1994
1995
1996
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010

Rmaks
(mm)
188,6
82,6
170,2
120,2
144,0
108,4
146,0
96,0
106,0
150,0
96,0
68,0
99,4
78,1
64,8
156,5
78,4
96,1
104,5
168,6

Ranking
m
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Rmaks (urut)
(mm)
64,8
68,0
78,1
78,4
82,6
96,0
96,0
96,1
99,4
104,5
106,0
108,4
120,2
144,0
146,0
150,0
156,5
168,6
170,2
188,6

Parameter

Nilai

Xrt

116,0

(m/(n+1)*100)
(%)
4,76
9,52
14,29
19,05
23,81
28,57
33,33
38,10
42,86
47,62
52,38
57,14
61,90
66,67
71,43
76,19
80,95
85,71
90,48
95,24

S
Cv
Cs

37,0
0,319
0,303

Pertanyaan : (25%)
1. Tentukan besarnya curah hujan dengan periode ulang PU = 100 tahun? (langsung Plotting di Kertas
Probabilitas)
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kurva CDF dan kurva PDF? Jelaskan ?.
JAWABAN :
1.

P=

1
1
x 100 =
x 100 =1
Tr
100

(probabilitas terlampaui) atau (100-1) = 99 % (probabilitas tidak

terlampaui), sehingga plotting pada kertas probabilitas diperoleh besarnya curah hujan periode ulang PU =
100 tahun = 203 mm

Probabilitas terlampaui (exceedent prob)

203

Probabilitas tidak terlampaui (non exceedent prob)

1. Kurva CDF atau cumulative distribution function adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara
nilai varian dengan jumlah dari seluruh nilai fungsi probabilitas untuk nilai X sama atau kurang dari x
secara kumulatif

2. Kurva PDF atau Probability Density Function adalah kurva fungsi yang dapat diintegrasikan untuk
memperoleh probabilitas dari variabel acak dengan mengambil nilai dalam interval tertentu.