Anda di halaman 1dari 3

Adalah antipiretik zat-zat yang dapat mengurangi suhu tubuh,antiinflamasi adalah obat atau

zat-zat yang dapat mengobati pembengkakan. Obat analgesik,antipiretik serta antiinflamasi


non steroid ( OAINS) merupakan suatu kelompok obat yang heterogen bahkan beberapa obat
sanagt berbeda secara kimia. Walaupun demikian,obat-obat ternyata banyak memiliki
persamaan dalam efek terapi maupun efek samping. Prototipo obat golongan ini adalah
aspirin,karena itu golongan dalam obat ini sering disebut obat mirip aspirin. Klasifikasi
kimiawi OAINS sebenarnya tidak banyak manfaat kimiawinya karena OAINS dan
subgolongan yang sama memiliki sifat yang serupa atau sama. (Mary J. Mycek,2002)
Pengobatan anipiretik sekarang secara rutin diresepkan untuk demam. Antipiretik yang paling
umum digunakan adalah NSAID menghambat siklooksigenase ( COX ) sehingga konversi
asam arachidonat prostaglandin E2 menjadi terganggu. Penurunan prostaglandin E2 diyakini
untuk menurukan set point hipothalamus. ( Rahul,2013 )
Antipiretik adalah zat-zat yang dapat mengurangi suhu tubuh.Suhu badan diatur oleh
keseimbangan antara produksi dan hilangnya panas. Alat pengatur suhu tubuh berada di
Hipothalamus.Pada keadaan demam keseimbangan ini terganggu tetapi dapat dikembalikan
ke normal oleh obat mirip aspirin.Ada bukti bahwa peningkatan suhu tubuh pada keadaan
patologik diawali pelepasan suhu zat pirogen endogen atau sitoksin,misalnya (L-1) yang
memacu pelepasasan prostaglandin yang berlebih dari daerah preoptik hipotalamus. Selain
itu,PEG 2 terbukti menimbulkan demam setelah diinfuskan ke ventrikel serebral atas
disuntikkan ke daerah hipotalamus. Obat mirip aspirin menekan efek zat pirogen endogen
dengan menghambat sintesis PG. ( Gunawan,2007 )
Pada umumnya demam adalah suatu gejala dan bukan merupakan penyakit. Para ahli
sependapat bahwa demam adalah suatu reaksi tangkis yang berguna dari tubuh terhadap
infeksi. Pada suhu diatas 37
melampaui 40-41

limfosit dan makrofag menjadi lebih aktif. Bila suhu

,barulah terjadi situasi kritis yang biasa menjadi fatal karena tidak

terkendalikan oleh tubuh. ( Tjay T.H,2002 )


Demam yang berarti suhu tubuh diatas batas normal biasa dapat disebabkan oleh kelainan
dalam otak sendiri atau oleh zat toksik yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu,penyakitpenyakit bakteri,tumor otak atau dehidrasi. Banyak protein,pemecahan protein,dan zat-zat
tertentu lain,seperti toksin lipopolisakarida yang disekresi oleh bakteri dapt menyebabkan

titik setel termostat hipothalamus meningkat. Zat-zat yang menyebabkan efek ini dinamakan
pirogen. Terdapat pirogen yang disekresikan oleh bakteri tiksik atau pirogen yang
dikeluarkan dari degenerasi jaringan tubuh ynag menyebabkan demam selama sakit. Bila titik
setel termostat hipothalamus meningkat lebih tinggi dari normal,semua mekanisme untuk
meningkatkan suhu tubuh bekerja,termasuk konservasi panas dan peningkatan pembentukan
panas. ( Ganong,2003 )
Hipothalamus bagian depan befungsi mengeluarkan panas lebih banyak ketika cuaca panas.
Caranya denngan lebih banyak mengeluarkan keringat yang menyebabkan suhu tubuh
kembali ke tingkat normal yaitu 37

. Proses ini hanya berjalan melalui mekanisme

umpan balik yang rumit,yang diperntarai oleh saraf-saraf di kulit sebagai penerima sinyal
suhu dan juga oleh aliaran darah di dalam tuubuh. ( Sherwood,2001)
Panas secara terus-menerus dihasilkan dalam tubuh sebagai hasil metabolisme,dan panas
tubuh juga secara terus-menerus di buang ke lingkungan sekitar. Bila kecepatan pembentukan
panas tepat sama seperti kecepatan kehilangan panas ,orang dikatakan berada dalam
keseimbangan panas. Tetapi bila keduanya berada di luar keseimbangan,panas tubuh dan
suhu tubuh jelas akan meningkat atau menurun. ( Guyton,C.Arthur,1995 )
Macam-macam obat antipiretik yaitu sebagai berikut :
1. Benerylate
Benerylate adalah kombinasi dari paracetamol dan ester aspirin. Obat ini digunakan
sebagai obat antiinflamasi dan antipiretik. Untuk pengobatan pada anak obat ini
bekerja lebih baik daripada paracetamol dan aspirin dalam penggunaan terpisah.
Karena obat ini derivat dari aspirin ,maka obat ini tidak boleh digunakan untuk anak
yang mengidap sindrome rexe.
2. Fentanyl
Fentanyl termasuk golongan analgetik narkotika. Analgetik narkotika digunakan
sebagai penghilang nyeri. Dalam bentuk sediaan IM ( intra muscular ) Fentamyal
digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang diakibatkan oleh kanker.
3. Piralozam
Di pasaran,piralozam terdapat dalam antalgin,neuralgin, dan novalgin. Obat ini sangat
manjur sebagai penurun panas dan penghilang rasa nyeri. Namun pirazolam diketahui
menimbulkan efek berbahaya yakni granulasitosis (berkurangnya sel darah
putih),karena itu penggunaan analgetik dan antipiretik yang mengandung pirazolam
harus disertai resep dokter. (Tjay,2007)