Anda di halaman 1dari 4

Bila dibandingkan dengan vertebrata rendah mamalia memiliki musculus

segmen pada vertebrae dan costae lebih sedikit dan sehubungan dengan
pekerjaan yang lebih banyak pada kepala, leher dan ekstremitas
berkembang baik.
Diantara musculus yang penting bila kulit dibuka antara lain ialah :
1. Musculus Masetter : kanan kiri yang melekat pada rahang atas dan rahang
bawah; musculi ini kuat berguna untuk mengunyah.
2. Musculi sterno cephalica : kanan kiri leher memanjang, menggandeng
kepala dan sternum.
3. Musculus pectoralis : berbentuk lebar melekat pada sternum dan humerus
terdiri atas 2 bagian.
4. Musculus rectus abdominalis : di tengah-tengah perut, menghubungkan
pelvicus dan sternum. Menutup ruang perut pada pada ventral (bawah).
5. Musculus obliqus abdominalis : terdiri atas 2 bagian yaitu musculus
obliqus externa dan musqulus obliqus interna; Musculus tersebut menutup
perut bagian samping.
6. Musculus transversus abdominalis : terletak di bagian bawah musculus
obliqus interna.
7. Musculus intercostalis : terdiri atas 2 bagian yaitu musculus intercostalis
interna dan musculus externa terdapat di antara costae.
8. Musculus latissimus dorsi : terdapat di atas punggung, membujur dari
leher hingga tulang pelvicus.
9. Musculus-musculus yang terdapat pada tiap-tiap extremitas anterior dan
posterior berfungsi menggerakkan kaki dan bagian-bagiannya.
Salah satu ciri mamalia yaitu rongga tubuh terbagi atas 2 bagian oleh
otot daging melintang diagraphma yang diliputi oleh peritonium. Coelom
(rongga tubuh) yang terbagi itu adalah cavum thoracalis (bagian anterior)
yang berisi cor dan pulmo dan cavum abdominalis (bagian posterior) yang
berisi vicera lainnya.
Tulang kuadrat dari tengkorak mempunyai 2 permukaan artikular dorsal.
Semua tulang pelvis bersatu. Ada sebuah pigostil. Sternum mempunyai 4
buah tekik (celah) posterior. Otot pektoralis mayor dimulai pada lunas tulang
sternum, dan menarik tulang humerus kebawah (berarti menarik sayap ke
bawah). Sebaliknya, otot pektoralis minor menarik sayap ke atas (Sonic,
2008). Bila dibandingkan dengan vertebrata rendah mamalia memiliki
musculus segmen pada vertebrae dan costae lebih sedikit dan sehubungan
dengan pekerjaan yang lebih banyak pada kepala, leher, dan ektremitas
berkembang baik.

Pada mamalia terdapat otot musculi axiales di daerah ventral leher dan
mengalami pergeseran kebelakang membentuk diafragma,yaitu struktur
muscular melengkung yang memisah kan rongga dada dari rongga perut
yang berperan dalam aksi repiratorik.pada mamalia terdapat otot kulit m
latisimus dorsi dan m pectoralis otot ini berupa lembaran yang luas yang
hampir menutupi sebagian toraks dan abdomen dan disebut paniculus
carnosus otot ini berperan dalam geletar kulit yang berfungsi mengusir
serangga.

Gam bar otot ponicillus kornosus

Pada mamalia terdapat otot musculi axiales di daerah ventral leher dan
mengalami pergeseran kebelakang membentuk diafragma.

otot mamal terpusat pada wajah, leher dan punggung. Otot-otot pada mamal
yang sangat berkembang meliputi otot ekpresi wajah, otot kelopak mata,
otot hidung dan otot bibir. Otot-otot tersebut mampu bergerak atau
menggerakkan kulit dan menegakkan rambut. (Sukiya, 2003)

PERBEDAAN OTOT MERAH DAN OTOT PUTIH

1. Otot merah tidak cepat lelah karena system pembuluh darah dan kapiler
yang lebih luas untuk menyediakan sejumlah oksigen ekstra yang mana
oksigen ini digunakan dalam metabolisme oksidatif sebagai sumber energi
otot yang berarti mengkombinasikan oksigen dengan berbagai bahan
makanan seluler untuk membebaskan ATP, separuh dari energi ini dapat
datang dari glikogen dan juga pada otot merah terjadi peningkatan hebat
pada jumlah mitokondria yang akan membantu dalam metabolisme oksidatif
tingkat tinggi sehingga dalam hal ini oksigen selalu ada dalam proses
metabolisme oksidatif sehingga otot tidak cepat lelah.
Otot putih cepat lelah karena kebalikan dari otot merah yang tidak
menggunakan oksigen dalam melepaskan ATP sehingga hasil
metabolismenya berupa asam laktat dalam jumlah lebih besar yang
menghalangi fungsi otot sehingga otot cepat lelah

2. Otot merah lambat berkontraksi karena memiliki dominasi serat-serat kecil


lambat, juga karena otot lambat bekerja (kontraksinya jauh lebih lama)
sehingga dalam pemulihan energi pada waktu kontraksi, otot harus melewati
beberapa mekanisme pemulihan energi diantaranya metabolisme oksidatif
yang berlangsung kontinyu.

Otot putih cepat berkontraksi karena memiliki banyak serat cepat yang
berupa serat-serat besar untuk kekuatan kontraksi yang besar, juga karena
adanya reticulum serkoplasma yang luas sehingga dapat dengan mudah
melepas ion-ion Ca yang memulai kontraksi otot

3. Otot merah mampu beroksidasi karena terdapat sejumlah besar


mitokondria, pembuluh kapiler dan mioglobin.
Otot putih tidak mampu beroksidasi karena otot putih digunakan untuk
mengeluarkan energi dengan cepat dan kuat sehingga tidak memiliki
kemampuan untuk beroksidasi.

4. Kontraksi isotonic
tegangan otot tetap konstan dan panjang otot berubah

penting untuk gerakan tubuh dan kerja memindahkan beban


system isotonic, otot memendek melawan beban yang ada

Kontraksi isometric
tegangan otot meningkat dan panjang otot tetap
penting untuk memelihara postur tubuh dan menahan beban pada posisi
tetap
system isometric, merekam secara tepat perubahan pada kekuatan kontraksi
otot itu sendiri

contohnya pada saat lengan kita membawa beban berat maka tegangan
otot bisep meningkat namun panjangnya tidak berubah (kontraksi isometric),
bila beban berat tadi kita angkat dengan menekuk lengan maka otot bisep
akan lebih pendek namun tegangannya tetap (kontraksi isotonic)