Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

HASIL PENELITIAN
D
I
S
U
S
U
N
Oleh: Alvin Chandra
Kelas: XII IS. Methodist
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur sya panjatkan kepada Tuhan
Yang Maha Esa. Karena atas berkatnya saya
dapat menyelesai kan tugas makalah ini yang
berjudul “Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan
Remaja Sekolah”
Adapun isi dari makalah ini yaitu membahas
pengaruh-pengaruh rokok, tujuan saya
membuat makalah ini agar orang tahu
pengaruh rokok bagi kesehatan.
Saya juga berterima kasih kepada pihak
yang membantu saya menyelesaikan makalah
ini, saya berharap kiranya makalah ini dapat
bermamfaat bagi kita semua. Atas perhatian
nya saya ucapkan terima kasih.

Rantauprapat 16 maret 2010


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Banyaknya anak-anak remaja yang merokok
saat ini telah menjadi kekhawatiran orang tua.
Pengaruh rokok sangat banyak terhadap
kesehatan remaja. Padahal hal ini sangat tidak
baik bagi mereka. Di sinilah saya ingin
memberikan pengaruh-pengaruh buruk dari
perokok.
Anak remaja pasti sudah tahu dampak
buruk dari rokok. Tetapi tetap saja mereka
merokok. Bahkan di dalam bungkus rokok
terdapat tulisan “merokok dapat menyebabkan
kanker”. Tetapi tidak di hiraukan oleh perokok
tersebut.
Hal inilah yang melatar belakangi
pembuatan makalah ini.

1.2 Permasalahan
Rokok dapat merusak tubuh kita. Padahal
kita tahu bahwa itu tidak baik. Tetapi tetap saja
di lakukan.
1.3 Perumusan Masalah
a. Apakah remaja tahu dampak / pengaruh
rokok?
b. Bagaimana pengaruh rokok bagi
kesehatan remaja?
1.4 Tujuan Masalah
a. Untuk mengetahui apakah para remaja
tahu dampak rokok
b. Untuk mengetahui pengaruh rokok.
BAB II
ISI
2.1 Rokok dan dampak negatifnya
Kita semua tentunya sudah mengenal
rokok. Rokok mudah di dapatkan di mana-
mana. Rokok di jual di took, pasar, dan warung
di pinggir jalan. Bahkan kemanapun kita pergi,
pasti menemukan rokok. Rokok di hisap oleh
orang ketika berada di jalan, pasar, rumah,
terminal, kantor, mobil, dan dimanapun.
Rokok menimbulkan asap yang tidak sedap.
Asap rokok dapat mengakibatkan sesak napas.
Bahkan tidak jarang asap rokok membuat orang
terbatuk-batuk. Mengapa bias demikian?
Rokok mengandung banyak bahan kimia
berbahaya. Lebih kurang 1.000 jenis senyawa
kimia terkandung dalam rokok. Itulah sebabnya
rokok sering di juluki pabrik kimia mini. Rokok
tidak hanya berbahaya bagi si perokok,
melainkan juga berbahaya bagi orang-orang
disekitarnya. Mereka tidak merokok, tetapi ikut
menghirup asap rokok. Orang seperti ini
disebut perokok pasif. Asap rokok juga ikut
menyumbang terjadinya pencemaran udara.
Merokok dapat membahayakan kesehatan,
karena di dalam rokok terdapat racun, seperti
tar, nikotin, belerang dioksida, dan karbon
monoksida. Bahkan di dalam rokok terdapat
arsen dan plutonium, meskipun sedikit.
Apakah bahaya bahan-bahan kimia
tersebut bagi kesehatan? Di bawah ini di
berikan tiga racun utama yang di hasilkan oleh
rokok dan dampak yang di timbulkannya.
- Tar dapat menimbulkan kanker paru-paru.
Selain itu tar juga menjadi penyebab iritasi
pada paru-paru sehingga menimbulkan
batuk.
- Nikotin menyebabkan si perokok menjadi
ketagihan. Nikotin bersifat racun dan dapat
menaikan tekanan darah serta detak
jantung.
- Karbon monoksida mengurangi suplai
oksigen. Pada keadaan normal, hemoglobin
di dalam sel darah merah akan mengikat
oksigen. Oksigen di butuhkan untuk
membakar sari-sari makanan sehingga
diperoleh energy (tenaga). Namun, karbon
monoksida yang di hasilkan asap rokok
dapat mengurangi jumlah oksigen.
Mengapa? Karena hemoglobin lebih mudah
mengikat karbon monoksida dibandingkan
oksigen.
2.2 Hasil Wawancara
Berdasarkan hasil wawancara dengan
seorang siswa. Ketika saya mewawancarai ia
mengaku bahwa ia pernah merokok. Ia
merokok sejak duduk di bangku sekolah SMP
pertama yang mengajak ia merokok adalah
teman sekolah. Biasanya ia merokok di
tempat-tempat tertentu seperti, di warung
atau kios, tempat trongkongan dll. Ia
mengakui bahwa pendorong ia merokok
karena frustasi, stress, kadang juga atas
kemauan sendiri. Dalam sehari ia bisa
merokok 3-4 kali lebih kurang 1bungkus
rokok. Uang saku digunakan untuk membeli
rokok. Orang tuanya tidak tahu bahwa ia
adalah perokok, padahal orang tuanya sudah
melarang untuk tidak merokok. Padahal ia
tahu dampak dari rokok tersebut.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
a. Rokok berbahaya bagi kesehatan, karean di
dalam nya terdapat zat psikotropika.
b. Rokok juga di jadikan sebagai tempat
perlampiasan karena factor hal-hal tertentu.
c. Orang tua juga tetap melarang anaknya
merokok. Tapi anak tidak mau mendengarnya.

3.2 Saran
a. Sebaiknya orang tua lebih memperhatikan
anaknya jangan hanya dirumah, tetapi
dimanapun juga.
b. Sebaiknya sekolah juga diadakan seminar
tentang bahaya rokok agar setiap siswa dapat
mengetahui dampak rokok.
c. kesehatan lebih penting dari segalanya, jadi
jagalah kesehatan anda dari mulai sekarang.
DAFTAR PUSTAKA
Lufti. 2004. KIMIA SMP. Jakarta : PT.ESIS
DAFTAR ISI
Kata Pengantar. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Daftar isi. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB I. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Permasalahan
1.3 Perumusan masalah
1.4 Tujuan masalah
BAB II. ISI
2.1 Isi
2.2 Hasil Wawancara
BAB III. Penutup
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA