Anda di halaman 1dari 6

G.

Struktur Organisasi Hotel ( Umum )


General Manager
Secreatary

Accounting
Manager

Front
Office

Personal
Manager

Assistant

Assistant

Assistant

Book
Keeper

I/A

Chasier

Collector

Credit
Spv.

G/C

A/R

Cost
Control

Purchasing

A/P

Buyer

Reservation Spv.

Reservation

Head
Reception

Tarining
Officer

Marketing
Manager

Sales
Manager
Ass.
Sales
Sales
Executive

Staff/
Clerk

Security

Sales
Representative

PR
Officer

F&B
Manager

Chef

Bar & Rest


Manager

Saus
Chef

Assi
stant

Cook
Helper

Assistant

Assistant

Engineer
Of Duty

B/R
Spv.

Houseman

Laundry
Spv.

Roomboy
Spv.

Laundry

Roomboy

Pool
Attendant

Mechanic
Spv.

Electric
Spv.

Bartander

Operator
Steward
Bellboy

Chief
Engineer

Housem
an Spv.

Chef de
Party

Cook

Executive
Housekeeper

Electric
9

Gardener
Waiter/
Waitress

Mechanic

Carpenter

1. Food & Beverage department, merupakan penghasil pertama atau kedua


sebagian besar hotel yang mengantungkan penjualan dari makanan dan
minuman. yang mana dalam department ini memiliki tugas dan tanggung
jawab membuat, menyiapkan, dan menyajikan makanan dan minuman yang
ada didalam hotel kepada tamu.
2. Housekeeping, adalah department yang memiliki tugas dan tanggung jawab
menyiapkan kamar bagi para tamu yang akan menginap di dalam hotel serta
membersihkannya selama tamu menginap di hotel tersebut.
3.

Enginerring, memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan perbaikanperbaikan jika ada suatu kerusakan serta perawatan baik itu interior maupun
eksterior. Seperti contohnya, mengecat, memperbaiki kerusakan listrik dan
lain-lain.

4. Front Office, adalah tempat yang paling depan yang ada di dalam suatu hotel
yang bertugas mengurusi regristrasi tamu sebelum menginap di dalam hotel,
memesan kamar dan juga check out.
5. Marketing, adalah department yang bertugas memasarkan hotel tersebut agar
dikenal banyak orang sehingga akan banyak tamu yang akan menginap di
hotel tersebut, dan diharapkan dengan dilakukannya pemasaran adalah agar
tamu mau datang kembali ke hotel tersebut.
6. Accounting, adalah department yang bertanggung jawab mengendalikan
segala operasional keuangan yang ada di dalam hotel. Tanggung jawab itu
meliputi, pembayaran seluruh tagihan rekening, pembayaran gaji karyawan,

mengumpulkan laporan pendapatan bulanan dan juga menerima pembayaran


lewat rekening.
7.

Personalia, adalah department yang memiliki tugas dan tanggung jawab


melakukan perencanaan, pengawasan, dan berperan serta dalam perekrutan
karyawan , serta membantu dalam pengarahan program pelatihan bagi
karyawan dalam suatu hotel.

Demikianlah department-departemen yang ada dalam hotel untuk menunjang


pengoperasionalan hotel. Baik buruknya kinerja suatu department tersebut tergantung
dari management tiap-tiap department tersebut, bagaimana tiap-tiap department tersebut
memenej para anggotanya agar department tesebut bisa bekerja secara baik dan
professional sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga
dengan demikian akan menjadikan department tersebut menjadi solid dan memberikan
kontribusi yang penting untuk kemajuan dan perkembangan hotel tersebut. Sebagai
contohnya disini penulis akan menerangkan secara jelas sesuai dengan pengetahuan yang
dimiliki tentang Pentingnya Management yang Baik Didalam Kitchen Suatu Hotel.
Pada umumnya, Food & Beverage Service didalam hotel dibagi menjadi dua
section, Food & Beverage Service dan Food Product yang mana setiap section tersebut
memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Food & Beverage Service memiliki
tanggung jawab menghidangkan makanan atau minuman yang telah dibuat oleh Kitchen,
Sedangkan Food & Beverage Product mempunyai tugas membuat makanan untuk
dihidangkan kepada tamu.

KESIMPULAN
Kitchen merupakan salah satu sarana akomodasi hotel yang menduduki peranan
penting dalam kegiatan hotel operasional sesuai dengan fungsinya dan peranannya
diharapkan kitchen mampu memberikan kepuasan terhadap tamu atau pengunjung
pemakai product kitchen, terutama melalui makanan product kitchen. .Hal ini
dimaksutkan untuk menimbulkan perasaan senang, terutama di kalangan costemernya.
Dengan demikian kitchen telah dapat membantu meningkatkan pendapatan hotel
sehingga kepercayaan diri akan terus tertanam dan berusaha untuk lebih memacu atau
mempertahankan

prestasinya

dalam

memelihara

kelancaran

operasional

hotel.

Terjaminya kelancaran operasional dapur harus didukung pula dengan hubungan


kejasama yang baik antar department.
Kepuasan para costemer sangat ditunjang oleh keahlian seorang cook dalam
proses pengolahan makanan. Dan kelancaran operasional kitchen ditentukan dan
ditunjang oleh tersedianya peralatan dan perlengkapan kitchen.
Kesemuanya

akan

menentukan

kriteria

makanan

yang

baik

dengan

memperhatikan, kesempurnaan, kebersihan , mutu dan efisiensi dalam pengolahan


makanan.
Untuk mencapai itu, kitchen harus ditunjang dengan personal hygiene, kitchen
sanitation dan food hygiene. Dengan demikian beraneka macam makanan yang diolah di
kitchen untuk disajikan kepada tamu benar-benar terhidar dari bakteri.

DAFTAR PUSTAKA
Bartono PH, & Ruffino E.M, 2005, Food Product Management di Hotel & Restoran, C.V
Andi Offset, Yogyakarta.
Soetjipto, P.H. 1989, Resep masakan continental, coordinator B.K.S, Yogyakarta.
Surachman Dimyanti, Aan, 1989, Pengetahuan Dasar Perhotelan.