Anda di halaman 1dari 29

TANATOLOGI

FORENSIK RSCM
FK UKRIDA
28 SEPTEMBER- 17 OKTOBER 2015

ARIAN
CHATRINE SUTANDI
ALETHEA

PENGERTIAN
Dilihat dari asal katanya terdiri dari kata Thanatos &

Logos.
Thanatos
artinya
berhubungan
dengan
kematian,Logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi artinya
ilmu pengetahuan tentang kematian. Atau
Cabang ilmu kedokteran forensik yang mempelajari
perubahan-perubahan yg terjadi setelah kematian &
faktor 2 yg mempengaruhi perubahan tersebut.

MATI
SOMATIS

MATI SURI
MATI
MATI OTAK

MATI BATANG
OTAK

MATI SOMATIS/KLINIS
Berhentinya ketiga sistem penunjang kehidupan yaitu sistem respirasi,
kardiovaskuler, & sistem saraf pusat secara permanen/irreversibel.

MATI SURI/APPARENT DEATH


Berhentinya
ketiga
permanen/reversibel.

sistem

penunjang

kehidupan

Contohnya : Tenggelam,kesetrum,keracunan barbiturat.

yang

tidak

MATI SELULER/MOLEKULER
Kematian sel2 organ dan jaringan tubuh yg timbul beberapa saat setelah
kematian somatis.
Daya tahan hidup masing-masing organ/jaringan berbeda-beda.
Penting dalam transplantasi organ.
Contoh : kornea bisa di transplantasi 6 jam postmortem.

MATI OTAK & BATANG OTAK


Mati otak adalah kerusakan kedua hemisfer otak yg irreversibel, kecuali
batang otak & serebelum. Kedua sistem yg lain masih berfungsi dgn bantuan
alat.
Mati Batang Otak (MBO) adalah kerusakan seluruh isi intrakranial yg
irreversibel. Orang dikatakan tidak dapat hidup lagi,alat bantu bisa dilepas.

PERUBAHAN PADA MAYAT


Terjadi sesuai dengan perjalanan waktu sehingga dapat
digunakan untuk memperkirakan saat mati
- Perubahan dini
- perubahan lanjut

Perubahan Dini
Tonus otot hilang dan relaksasi (fase relaksasi primer)
Nafas Berhenti
Sirkulasi darah berhenti
Kulit pucat
Segmentasi pembuluh darah retina
Kornea mengering

PERUBAHAN LANJUT
Penurunan Suhu (Dingin Mayat)
Lebam Mayat
Kaku Mayat
Pembusukan
Lilin Mayat
Mumifikasi

LEBAM MAYAT/LIVOR MORTIS


Bercak warna merah ungu (livide) pada bagian terendah tubuh dan yg bebas
tekanan.
Mekanismenya : Orang setelah meninggal sistem kardiovaskulernya berhenti,
terjadi stasis aliran darah, pengaruh gaya gravitasi darah menuju bagian
tubuh yg terendah tapi masih dalam pembuluh darah.
Darah tetap cair karena masih ada aktivitas fibrinolisin yg berasal dari
endotel pembuluh darah.

Perubahan Lanjut
( Tanda Pasti Kematian)

LEBAM MAYAT (LIVOR MORTIS)


Terjadi akibat proses gravitasi setelah
sirkulasi berhenti
20 - 30 menit PM

: mulai tampak

- (8-12) jam PM : hilang pada


penekanan
>(8-12 jam) PM

: menetap

Lebam mayat :

LEBAM
MAYAT

LEBAM

BEBAS LEBAM AKIBAT PENEKANAN

Lebam mayat dapat digunakan untuk :


1. Tanda pasti kematian
2. Memperkirakan sebab kematian
3. Mengetahui perubahan posisi mayat,setelah lebam mayat
menetap
4. Memperkirakan saat kematian

KAKU MAYAT (RIGOR MORTIS)


Kekakuan otot baik otot volunter maupun non volunter yang terjadi setelah
meninggal,dan didahului oleh relaksasi primer.
Mekanismenya:
Setelah meninggal,lama-lama kadar ATP habis sehingga protein otot (aktin &
miosin) menggumpal & otot kaku.

KAKU MAYAT (RIGOR


Terjadi sesuai dengan teori ATP
MORTIS)
2 jam PM

: mulai dapat ditemukan

2 - (8-12) jam PM

: mudah dilawan

(8-12) - 24 jam PM

: lengkap sukar dilawan

>24 jam PM

: mulai menghilang (fase


relaksasi sekunder)

Faktor yang berpengaruh


- suhu keliling, kelembaban
- bentuk tubuh, aktivitas fisik sebelum mati,
penyakit
, dll

PEMBUSUKAN
(DECOMPOSITION/PUTREFAC
TION)
Proses kerusakan atau degradasi jaringan yg terjadi akibat
autolisis dan kerja bakteri.
Autolisis karena faktor enzim.
Terjadi 24 jam postmortem. Ada warna kehijauan pada perut
kanan bawah (daerah sekum).
Pembusukan lebih cepat bila :
suhu lingkungan optimal (26,5oc sampai suhu tubuh normal),

Kelembaban udara yang cukup,


Banyak bakteri pembusuk
Tubuh gemuk
Menderita penyakit infeksi/sepsis

PEMBUSUKAN

VESIKEL

BULLA

PEMBUSUKAN

LARVA
LALAT

ADIPOSERA (MAYAT LILIN)


ADIPOSERA adalah terbentuknya bahan yg berwarna
keputihan, lunak atau berminyak, berbau tengik yg terjadi di
dalam jaringan lunak tubuh post mortem.
Terdiri dari asam-asam lemak tak jenuh yg terbentuk oleh
hidrolisis lemak & mengalami hidrogenisasi shg terbentuk
asam lemak jenuh post mortem yg tercampur dgn sisa2 otot,
jaringan ikat,jaringan saraf yg termumifikasi (Mant &
Furbank,1957).

Adiposera membuat gambaran permukaan luar tubuh bertahan


hingga bertahun-tahun,shg identifikasi mayat & perkiraan
sebab kematian masih dimungkinkan.
Faktor yg mempermudah terbentuknya :
Kelembaban & lemak tubuh yg cukup
Suhu hangat
Invasi bakteri endogen ke jaringan

Faktor yg menghambat :
Air yg mengalir
Udara dingin
Pembusukan terhambat karena
dehidrasi jaringan bertambah.

derajat

Jelas terlihat setelah 3 bulan (12 minggu).

keasaman

dan

MUMMIFIKASI
Proses penguapan cairan atau dehidrasi jaringan yg cukup
cepat shg terjadi pengeringan jaringan yg selanjutnya dpt
menghentikan pembusukan.
Jaringan menjadi keras, kering, gelap & berkeriput.
Terjadi bila : suhu hangat,kelembaban rendah, aliran udara yg
baik, tubuh yg dehidrasi & waktu yg lama (12-14 minggu).

Perubahan perubahan lain


Perubahan pada Mata
Kekeruhan kornea yang menetap
6 jam PM
10 - 12 jam PM

: mulai terjadi
: keruh

* Kadar Kalium dalam Vitreous humor


Peningkatan kadar sesuai dengan perja- lanan
waktu
* Perubahan pada LCS dan Darah
Hasilnya tidak konsisten

Perubahan lain untuk perkiraan


saat kematian
* Pengosongan Lambung
Waktu pengosongan lambung sangat bervariasi
* Pertumbuhan Rambut
Kecepatan tumbuh rata-rata 0,4 mm/hari
* Pertumbuhan Kuku
Kecepatan tumbuh rata-rata 0,1 mm/hari
* Pemeriksaan Larva Lalat (Entomologi Forensik)
Masing-masing spesies lalat mempunyai waktu
siklus telur-larva-kepompong-lalat tertentu

KESIMPULAN
Tanatologi mempelajari tentang perubahan yg terjadi setelah kematian.
Perubahan setelah kematian dapat dianalisis untuk memperkirakan saat
kematian.
Saat kematian sangat berguna dalam membantu menegakkan hukum &
peradilan.

THANK YOU