Anda di halaman 1dari 7

Laporan Praktikum Uji

Makanan

Oleh :
1.
2.
3.
4.

Arif Dyno Trinandatama /


Erlinda Febrianingsih
/
Jelita Virliana Sandra
/
Rifanty Meydiana
/ 28

Kelas XI IPA 3
SMA Negeri 5 Malang

Uji Makanan
Rumusan Masalah : Bagaimanakah manfaat dari kandungan dari masing-masing
bahan?

Tujuan

: Untuk mengetahui kandungan di masing-masing bahan

Alat

1. Pipet

6. Korek Api

2. Palete Tetes

7. Gelas Beaker

3. Kertas

8. Tabung Reaksi

4. Penjepit

9. Rak Tabung Reaksi

5. Spirtus

10. Pengaduk

Bahan

1. Nasi

7. Sari Apel

2. Tempe

8. Tepung Kanji

3. Putih telur

9. Lugol

4. Susu

10. Biuret

5. Air Gula

11. Fehling A

6. Kuning Telur

12. Fehling B

Cara Kerja

o Uji Glukosa
1. Siapkan Bahan dan Alat
2.Haluskan semua bahan dengan cara di tumbuk dengan penumbuk
3. Tambahkan air pada masing-masing bahan lalu letakkan di tabung reaksi
4. Tetesi masing-masing bahan dengan fehling A dan fehling B masing-masing
3 tetes.
5. Nyalakan spirtus
6. Panaskan tabung beserta bahan-bahan
7. Tunggu hingga berubah warna
8. Amati dan catat hasilnya pada tabel pengamatan
o Uji Amilum
1. Siapkan alat dan bahan
2. Haluskan semua bahan dengan cara di tumbuk dengan penumbuk
3. Letakkan masing-masing bahan pada palete tetes
4. Lalu teteskan cairan lugol masing-masing 3 tetes
5. Amati hingga berubah warna
6. Catat hasilnya pada tabel pengamatan
o Uji Protein
1. Siapkan alat dan bahan
2. Haluskan semua bahan dengan cara di tumbuk dengan penumbuk
3. Letakkan masing-masing bahan pada palete tetes
4. Lalu teteskan cairan biuret masing-masing 3 tetes
5. Amati hingga berubah warna
6. Catat hasilnya pada tabel pengamatan
o Uji Lemak
1. Siapkan alat dan bahan
2. Oleskan semua bahan pada kertas
3. Panaskan kertas yang telah di olesi bahan-bahan
4. Amati dan catat hasilnya pada tabel pengamatan

Data Pengamatan
Kandungan Bahan Makanan
No Nama Bahan
Glukosa
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nasi
Tempe
Putih Telur
Susu
Air Gula
Kuning

7.
8.

Telur
Sari Apel
Tepung

Amilum

Protein

Lemak

Kanji

Analisis Data
Setelah dilakukan berbagai macam uji makanan, didapatkan berbagai macam
hasil. Nasi mengandung amilum, ditunjukkan ketika nasi ditetesi lugol dan
kemudian dipanaskan, maka berubah warna menjadi biru kehitaman. Tempe juga
mengandung amilum, karena setelah ditetesi lugol dan dipanaskan berubah warna
menjadi biru kehitaman. Tempe juga mengandung protein, karena setelah ditetesi
biuret dan dipanaskan berubah warna menjadi ungu. Putih telur mengandung
protein, karena setelah ditetesi biuret dan dipanaskan berubah warna menjadi ungu.
Susu mengandung glukosa, protein, dan lemak, karena berubah warna menjadi
merah ketika ditetesi fehling A fehling B dan dipanaskan, berubah warna menjadi
ungu setelah ditetesi biuret dan di panaskan, dan juga menyebabkan kertas menjadi
transparan setelah diolesi susu dan dipanaskan.
Air gula mengandung lemak, karena menyebabkan kertas menjadi transparan
setelah diolesi air gula dan kemudian dipanaskan. Kuning telur mengandung
protein dan lemak, karena berubah warna menjadi ungu setelah ditetesi biuret dan
kemudian dipanaskan, dan juga menyebabkan kertas menjadi transparan setelah
diolesi oleh kunng telur dan dipanaskan. Sari apel mengandung glukosa dan
amilum, karena berubah warna menjadi merah setelah ditetesi fehling A fehling B
dan kemudian dipanaskan, dan juga berubah warna menjadi biru kehitaman setelah
ditetesi lugol dan kemudian dipanaskan. Terakhir yaitu tepung kanji mengandung

amilum, karena berubah warna menjadi biru kehitaman setelah ditetesi lugol dan
kemudian dipanaskan.

Kesimpulan Data
1. Bahan makan yang mengandung Glukosa adalah susu dan sari apel. Karena saat di
tetesi dengan Fehling A dan Fehling B bahan makanan berubah menjadi warna orange
2. Bahan makanan yang mengandung Amilum adalah nasi, tempe, sari apel, dan kanji.
Karena saat di tetesi dengan Lugol bahan makanan berubah menjadi warna hitam
3. Bahan makanan yang mengandung protein adalah tempe, putih telur, kuning telur,
susu, dan kuning telur. Karena apabila di tetesi dengan Biuret akan berubag menjadi
warna ungu
4. Bahan makan yang mengandung lemak adalah susu, air gula dan apel. Karena
apabila di oleska pada kertas lalu di panaskan, bahan makanan tersebut masih
teransparan.

Diskusi
Pertanyaan:
1. Bagaimanakah cara kita untuk mengetahui makanan tersebut mengandung
Glukosa?
2. Bagaimanakah cara kita untuk mengetahui makanan tersebut mengandung
Amilum?
3. Bagaimanakah cara kita untuk mengetahui makanan tersebut mengandung Protein?
4. Bagaimanakah cara kita untuk mengetahui makanan tersebut mengandung Lemak?
Jawaban :
1. Dengan cara di tetesi dengan Fehling A dan Fehling B masing-masing 3 tetes. Dan
apabila di panaskan akan berubah warna menjadi orange atau merah bata.
2. Dengan cara di tetesi dengan cairan Lugol masing-masing 3 tetes. Dan apabila
berubah warna menjadi warna hitam maka bahan makanan tersebut mengandung
Amilum
3. Dengan cara di tetesi dengan cairan Biuret masing-masing 3 tetes. Dan apabila
berubah warna menjadi warna hitam maka bahan makanan tersebut mengandung
Protein.
4. Dengan cara di oleskan pada kertas lalu di panaskan. Apabila bahan makanan tetap
transparan maka bahan makanan tersebut mengandung Lemak.

Elaborasi
Makanan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia adalah makanan yang mengandung
gizi, dimana makanan merupakan faktor yang menentukan kesehatan individu.Makanan yang

mengandung gizi yaitu makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan
mineral.Selain itu tubuh memerlukan air sehingga kebutuhan tubuh terhadap air harus
terpenuhi.
a. Karbohidrat
Karbohidrat tersusun oleh atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O) dengan
kompleksitas yang berbeda.Contoh sumber karbohidrat adalah gula dan zat tepung.zat tepung
dapat diperoleh dari nasi, kentang, ubi, ketela, gandum dan sagu. Fungsi karbohidrat adalah
sebagai sumber energi, dimana energi tersebut diantaranya dibutuhkan untuk tumbuh,
bergerak, mempertahankan suhu tubuh dan berkembangbiak. Energi yang dibutuhkan setiap
orang berbeda-beda tergantung dari jenis kelamin, kegiatan, berat badan dan usia.
Karbohidrat yang berlebih akan disimpan dalam bentuk lemak di daerah perut, di sekeliling
ginjal, jantung dan di bawah kulit sehingga tubuh menjadi gemuk.
Untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada makanan, dapat dilakukan praktikum uji
kandungan karbohidrat pada makanan. Makanan yang mengandung karbohidrat akan berubah
warna menjadi biru sampai kehitaman setelah ditetesi larutan lugol/betadine.
b. Protein
Protein merupakan rantai panjang (polimer) asam amino. Asam amino terdiri dari atom
karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N) dan kadang-kadang belerang
(S).berdasarkan asanya protein dibedakan menjadi protein nabati (diperoleh dari tumbuhan)
dan protein hewani (diperoleh dari hewan). Contoh makanan yang mengandung protein
nabati misalnya tahu, tempe, kecap dan kacang-kacangan. Makanan yang mengandung
protein hewani misalnya ikan, udang, keju, cumi-cumi, udang dan telur. Fungsi protein dalam
tubuh diantaranya yaitu mengganti sel-sel yang telah rusak, membentuk enzim dan hormon,
mengatur proses di dalam tubuh dan sebagai sumber energi. Kekurangan protein
menyebabkan pertumbuhan terhambat, sedangkan kelebihan protein akan diubah menjadi
senyawa nitrogen yang dibuang melalui ginjal.
c. Lemak
Sumber makanan yang mengandung lemak diantaranya yaitu kelapa, kacang, minyak
kedelai, dan mentega.Lemak dibedakan menjadi dua yaitu lemak nabati dan lemak
hewani.Lemak hewan banyak mengandung kolesterol yang digunakan tubuh untuk untuk
menyusun membran sel dan hormon.Fungsi lemak dalam tubuh yaitu sebagai pelarut vitamin
A,D,E dan K, sumber energy, pelindung tubuh dari gesekan dan benturan serta suhu yang
ekstrim, sebagai cadangan makanan, dan lainnya. Kelebihan kolesterol akan menyebabkan
endapan di dinding pembuluh darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi.
Untuk mengetahui kandungan lemak pada makanan, dapat dilakukan praktikum uji
kandungan lemak pada makanan. Makanan yang mengandung lemak akan menjadikan kertas
menjadi transparan setelah bahan yang di uji dioleskan pada kertas.
d. Vitamin
Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibagi menjadi dua kelompok, yaitu vitamin yang
larut dalam air yaitu vitamin B1,B2,B6,B12, dan C serta vitamin yang tidak larut dalam air
yaitu vitamin A, D, E, dan K. setiap jenis vitamin memiliki fungsi dan terkandung dalam
makanan yang berbeda. Secara umum, vitamin diperlukan dalam proses metabolisme dalam
tubuh.
e. Mineral

Mineral diperlukan oleh tubuh agar organ tubuh berfungsi dengan baik.berdasarkan
jumlah yang dibutuhkan dalam tubuh, mineral dikelompokkan menjadi makloelemen dan
mikroelemen. Makroelemen merupakan unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah
yang banyak, misalnya natrium,kalium, kalsium, fosforus, magnesium, klorin, belerang,
flourin, dan iodin. Mikroelemen merupakan unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah
sedikit, misalnya mangan, kromium, kobalt, molibdenum, zink dan tembaga. Mineral
berfungsi sebagai zat penyusun tubuh, mempercepat reaksi dan menjaga proses fisiologi
tubuh.
f. Air
Air tidak temasuk zat gizi dalam makanan, namun air merupakan bahan yang sangat
penting dalam tubuh. Fungsi air dalam tubuh antara lain sebagai pelarut bahan organik dalam
tubuh, pembawa zat-zat yang dibutuhkan dan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh,
mendukung terjadinya reaksi kimia dalam tubuh, mempertahankan keseimbangan suhu
tubuh, bagian terbesar dari lendir yang dikeluarkan tubuh, membentuk cairan tubuh dan
lainnya.

Kesimpulan
Percobaan 1 ; (Menguji kandungan glukosa)
Perubahan warna larutan menjadi merah bata menunjukkan bahwa larutan tersebut
mengandung glukosa. Kadar warna merah pada hasil eksperimen menunjukkan
kualitas kandungan glukosa dalam larutan
Percobaan 2 ; (Menguji kandungan Amilum)
Perubahan warna larutan tepung menjadi biru kehitaman menunjukkan larutan yang
diuji mengandung amilum. Kadar warnah biru kehitaman pada hasil eksperimen
menunjukkan kualitas kandungan amilum dalam larutan
Percobaan 3 ; (Menguji kandungan Protein)
Perubahan warna larutan menjadi ungu menunjukkan bahwa larutan tersebut
mengandung glukosa. Kadar warna ungu pada hasil eksperimen menunjukkan kualitas
kandungan pprotein dalam larutan.
Percobaan 4 ; (Menguji kandungan Lemak)
Timbulnya transparan pada kertas menunjukkan adanya kandungan lemak dalam
minyak

Refleksi Diri
1. Jika kita akan memanaskan tabung reaksi menggunakan api, sebaiknya tabung
reaksi di jepit menggunakan penjepit dan harus di goyangkan agar bagian bawah
tabung reaksi tidak gosong.
2. Pada saat sebelum dan sesudah percobaan hendaknya mendokumentasikan data
yang di amati
3. Cuci alat, jika selesai menggunakan
4. Jangan menggunakan pipet yang sama untuk mengambil bahan yang berbeda.