Anda di halaman 1dari 12

CASE REPORT

HIPOSPADIA
Aviya Ekutami
PEMBIMBING: Dr. Yeppy Arief Nurzaman, Sp.B, FInaCS, MM

Anatomi
Penis manusia tersusun dari dua bagian utama, yaitu
pangkal/akar (radix) dan tubuh (corpus). Pangkal penis
terletak di dalam badan, terdiri dari gelembung penis
(bulbus penis) dan sepasang crus penis di kedua
sisinya. Tubuh penis memiliki dua sisi permukaan:
dorsal dan ventral atau uretral (mengarah ke
dalam/testis)

Anatomi normal penis terdiri dari sepasang


korpora kavernosa yang dibungkus oleh tunika
albugenia yang tebal dan fibrous dengan
septum di bagian tengahnya.
Fascia spermatika atau tunika dartos, adalah
suatu lapisan longgar penis yang terletak
pada fascia tersebut. Di bawah tunika dartos
terdapat facia Bucks yang mengelilingi korpora
kavernosa dan kemudian memisah untuk
menutupi korpus spongiosum secara terpisah.
Berkas neurovaskuler dorsal terletak dalam
fascia Bucks pada diantara kedua korpora
kavernosa.

HIPOSPADIA
DEFINISI
Hipospadia adalah suatu kelainan bawaab dimana meatus
uretra eksternus terletak di permukaan ventral penis dan
lebih ke proksimal dari tempatnya yang normal pada
ujung glans penis. Meatus uretra dapat terletak pada
glandural hingga perineal. Semakin ke proksimal defek
uretra maka penis akan semakin mengalami pemendekan
dan membentuk kurvatur yang disebut chordee

ETIOLOGI
Faktor

genetik
Faktor etnik dan geografis
Faktor hormonal
Faktor pencemaran limbah industri
Kegagalan tunas sel sel ektoderm
Kegagalan bersatunya lipatan genital

KLASIFIKASI
Hipospadia

anterior(60-70%)
Hipospadia medius(10-15%)
Hipospadia posterior(20%)

DIAGNOSIS
Hipospadia dapat di diagnosis dengan melihat tanda dan
gejala yang khas :
Glans

penis bentuknya lebih datar dan ada lekukan yang dangkal di


bagian ventral menyerupai meatus uretra ekternus.
Preputium tidak ada di bagian ventral, menumpuk di bagian dorsal.
Adanya chordee, yaitu jaringan fibrosa yasng mengelilingi meatus
dan membentang ke distal sampai basis glans penis, teraba lebih
keras dari jaringan sekitar.
Kulit penis di bagian ventral, distal dari meatus sangat tipis.
Tunika dartos, fasia buch dan korpus spongiosum tidak ada.
Dapat timbul tanpa chordee, bila letak meatus pada basis dan glans
penis.

PENATALAKSANAAN
2 hal pokok dalam repair hipospodia:
Chordectomi
Urethroplasty
4 hal yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan
repair hipospadia agar tujuan operasi bisa tercapai yaitu
usia, tipe hipospadia dan besarnya penis dan ada
tidaknya chorde.
Usia ideal untuk repair hipospadia yaitu usia 6 bulan
sampai usia belum sekolah

KOMPLIKASI
Komplikasi yang timbul paska repair hipospadia sangat
dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor usia
pasien, tipe hipospadia, tahapan operasi, ketelitian teknik
operasi, serta perawatan paska repair hipospadia.
Macam maca komplikasinya :
Perdarahan
Infeksi
Fistel urethrokutan
Striktur urethra, stenosis urethra
Divertikel urethra.

PROGNOSIS
Quo

ad vitam
Quo ad functionam
Quo ad sanationam

: ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam

TERIMA KASIH