Anda di halaman 1dari 16

ILMU LINGKUNGAN

TM KE-9:
PENCEMARAN TANAH

Jaka Purwanta, S.T., M.Si.


Email: jakapurwanta_tlupn@yahoo.co.id

Pengertian
Pencemaran tanah: masuknya atau dimasukkannya zat,
energi, dan atau komponen lain ke dalam tanah oleh
kegiatan manusia shg mutu tanah turun sampai tingkat
tertentu yg kmdn mengakibatkan tanah tdk dapat berfungsi
sebagaimana fungsinya.
Tanah mrpk hasil pelapukan batuan yg berada di lapisan
paling atas, gembur, dan subur.
Kesuburan tanah disebabkan oleh adanya deposit mineral
dan sumber organik.
Komposisi tanah tergantung pd:
Suhu, air, iklim, dan proses pembentukan.

Kesuburan tanah dpt hilang krn:


Menipisnya nutrisi tanah.
Erosi.
Ketidakseimbangan komposisi nutrisi tanah.
Pencemaran tanah terjadi secara:
Langsung, contoh: krn penggunaan pupuk.
Tdk langsung, contoh:pencemaran tanah krn
tercemarnya air dan udara yg berada di sekitarnya.

JENIS POLUTAN
PENCEMARAN TANAH
1. Pestisida
Pestisida adalah bahan yg digunakan untuk
memberantas pengganggu/perusak tanaman.
Terdiri dari:
a. Insektisida: bhn pemberantas serangga.
Contoh: DDT, Aldrin.
b. Herbisida: bhn pemberantas gulma.
Contoh: Natrium Borak

c. Fungisida: bhn pemberantas jamur.


Contoh: Larutan Bordeaux
d. Nematisida: bhn pemberantas cacing.
Contoh: Bassamid
e. Rodentisida: bhn pemberantas hewan pengerat.
Contoh: Racumin
f. Disinfektan: bhn pemberantas mikroorganisme.
Contoh: Larutan Triklorofenol

Bentuk pestisida:

Emulsi
Butiran
Tepung
Cairan.

Syarat pemakaian pestisda:

Keserasian penggunaan pestisida dg pengendali hayati.


Meninggalkan residu dlm waktu yg tdk terlalu lama.
Mudah terurai.
Memenuhi keamanan dlm pengepakan, pengiriman, dan
label petunjuk pemakaian.
Ada penawarnya.
Aman bg lingkungan dan petani.

Dampak (-) Pestisida:


Dalam mencemari lingkungan, pestisida bersifat
akumulatif melalui proses penguapan, penyaringan, dan
rantai makanan.
Resistensi/kekebalan pd serangga/hama terhadap jenis
insektisida yg digunakan.
Matinya serangga predator shg pengendalian secara
biologi akan terganggu.

Penanggulangannya:
Pemakaian pestisida secara bijak.
Menggunakan predator alami.

2. Pupuk
Untuk memenuhi unsur2 yg diperlukan oleh tumbuhan.
Penanaman yg berulangkali mengakibatkan
unsur/nutrisi yg diperlukan tumbuhan menjadi menipis
dan tanah menjadi kurang subur.
Pupuk mencemari tanah dg cara penambahan nutrien
pd tanah/air shg komposisi tanah berubah dan berakibat
terjadinya eutrofikasi pd air.
Berdasarkan asal pembentukannya, ada 2 macam
pupuk:
Pupuk organik
Pupuk buatan

Pupuk buatan terdiri dari:


Pupuk tunggal: pupuk yg hanya memenuhi unsur yg
dibutuhkan saja.
Contoh: - Pupuk Nitrogen (urea, ZA)
- Pupuk fosfor: TSP (Tripel Super Pospat)
- Pupuk Kalium: KCl.
Pupuk majemuk: pupuk yg mengandung 2/lebih nutrien
yg dibutuhkan tumbuhan.
Contoh: Amophos (NH4H2PO4).
Lingkungan kerja yg berpotensi terpapar polutan adalah
pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
Penanggulangan: dg pemakaian pupuk organik.

3. Detergen
Detergen terbuat dari:
ABS (Alkyl Benzena Sulfonat)
SLS (Sodium Lauryl Sulfat).

Detergen juga mengandung senyawa pospor sbg


penyebab pertumbuhan ganggang.
Lingkungan kerja yg mungkin terpapar polutan ini:
Rumah tangga
Pencucian mobil
Jasa laundry.
Penanggulangan: penggunaan detergen yg ramah
lingkungan.

4. Pengemas Modern
Pengemas modern terbuat dari:
kertas
Plastik
Stirofoam (busa)
Kertas ada yg mengandung Pb, terutama kertas daur
ulang.
Plastik dan stirofoam merupakan bhn yg mengandung
zat karsinogenik (penyebab kanker).
Lingkungan kerja yg berpotensi terpapar polutan ini yaitu
rumah tangga, kantor administrasi, sekolah, dan pasar.

Kelebihan pengemas modern:


Perlindungan sempurna terhadap produk.
Dapat ditulisi segala informasi tentang produk.
Mudah pengangkutan dan penyimpanannya.
Kekurangan pengemas modern:
Bahan bakunya anorganik shg tdk dpt diuraikan oleh
mikroorganisme.
Mahal sebab perlu biaya pembuatan.
Ada yg mengandung racun dan logam berat.
Penanggulangannya: menggunakan pengemas
tradisional dan pengemas yg dapat digunakan kembali.

5. Sampah Nuklir
Sampah nuklir biasanya hanya ditimbun dlm wadah
khusus dan menunggu sampai unsur tersebut tdk lagi
bersifat radioaktif hingga ribuan tahun.
Bila tempat penimbunan bocor maka sinar radioaktifnya
akan mencemari tanah dan air.
Lingkungan kerja yg berpotensi terpapar polutan ini
adalah PLTN, BATAN, rumah sakit, dan laboratorium.
Penanggulangannya:
menggunakan pakaian anti radiasi
menimbun sisa nuklir dg aman.

Penanggulangan
Pencemaran Tanah
Reboisasi agar tdk terjadi erosi.
Kreasi daur ulang.
Gaya hidup sederhana.
Penggunaan produk slm mungkin agar sampah
bekas alat tdk menumpuk.
Penggunaan pupuk dan pestisida secara
bijaksana.
Penggunaan pupuk organik.
Pengaturan jenis tanaman dan waktu tanam.

Memilih varietas tanaman yg tahan hama.


Menggunakan musuh alami untuk mengusir
hama.
Produsen produk hrs bertanggung jawab dg
sampah yg dihasilkan.
Mencuci sayur dan buah dg air yg mengalir agar
sisa pestisida terlarut atau tidak termakan.