Anda di halaman 1dari 30

Pencegahan

Kecelakaan Serius
dan Fatal
Panduan Lapangan

Penerapan Alat Identifikasi


Bahaya

[di dalam cover halaman depan akan ada kantung / saku


kartu]

Tujuan
Panduan Lapangan ini adalah sebuah referensi
untuk membantu personel yang terlibat dalam
aktivitas dengan resiko tinggi1 agar dapat
mengidentifikasi dan mengendalikan potensi
bahaya khusus dan signifikan dalam setiap
aktivitas dan pekerjaan.
Panduan lapangan ini merupakan pelengkap tetapi tidak
menggantikan prosedur perijinan yang ada dan praktikpraktik kerja selamat. Agar lebih ringkas, tidak semua
potensi bahaya di jabarkan. Gunakan prosedur penilaian
bahaya lokal yang tepat, bersama dengan panduan ini, untuk
mengevaluasi setiap pekerjaan secara komprehensif.
Penerapan Panduan Lapangan

Sebelum memulai aktivitas beresiko tinggi, periksa potensi


bahaya yang signifikan dan pencegahan yang berkaitan
dengannya.
Mengaculah pada panduan lapangan ini dalam setiap
tahapan penilaian bahaya: selama tahap perencanaan,
perijinan, pelaksanaan dan penutupan.
Integrasikan alat ini ke dalam upaya lokal pada
pencegahan kecelakaan fatal dan cedera serius.
Membangun kesadaran di antara para pekerja, supervisor,
dan pemimpin dalam rapat, kunjungan lapangan,
pergantian jadwal kerja dan kesempatan lainnya.
Meningkatkan penerapan lapangan Managing Safe Work
(MSW) dan kegiatan Contractor Health, Environment and
Safety Management (CHESM).
Digunakan saat investigasi kecelakaan dan near-miss.
Digunakan sebagai alat audit Operational Excellence (OE)
atau untuk anda gunakan sendiri dalam mengobservasi
bahaya beresiko tinggi.

Pencegahan kecelakan serius dan fatal memerlukan


operational discipline (disiplin operasi). Ini berarti melakukan
setiap tugas dengan cara yang baik dan benar setiap waktu,
dari penilaian bahaya awal melalui masing-masing tahapan
dari pekerjaan, termasuk aktivitas peninjauan ulang pasca
pekerjaan.
1

Aktivitas, tugas, dan eksposur yang paling sering dikaitkan dengan cedera
serius dan fatal di Chevron dan industri.

Definisi Alat Identifikasi Bahaya

Beberapa Singkatan dan Nama Bahan Kimia

CHESM

Contractor Health, Environment and Safety


Management

CO

carbon monoxide

CO2

carbon dioxide

CPR

cardio pulmonary resuscitation

GFCI

ground fault circuit interrupter

H2S

hydrogen sulfide

JHA

Job Hazard Analysis

JLA

Job Loss Analysis

JSA

Job Safety Analysis

LPSA

Loss Prevention Self Assessment

MOC

Management of Change

MSW

Managing Safe Work

N2

nitrogen gas

OE

Operational Excellence

OEMS

OE Management System

PFD

personal flotation device

PPE

personal protective equipment

PSP

Personal Safety Plan

PSV

pressure safety valve

RCD

residual current device

SWP

Safe Work Practices

TIF

Think Incident Free

Analisis Bahaya, Keharusan untuk Semua


Pekerjaan Berisiko Tinggi
Kita menghilangkan atau mengurangi risiko-risiko dengan
mengidentifikasi bahaya, mengambil tindakan untuk
menguranginya dan berbagi apa yang kita ketahui. Analisis
bahaya harus dilakukan oleh orang yang qualified (orang
yang memiliki kualifikasi) untuk tipe pekerjaan dan bahaya
potensialnya. Analisis termasuk:
1.

2.

3.

Analisis Tahapan Perencanaan seperti Job Hazard


Analysis (JHA), Rencana Keselamatan, Petunjuk
Keselamatan, Prosedur Operasi (dengan sebuah
penilaian yang sama pada Perencanaan Analisis
Bahaya - Planning Hazard Analysis), petunjuk
pengolahan, review rencana keselamatan, operator
checklists atau sejenisnya.
Job Safety Analysis (JSA), Job Loss Analysis (JLA),
dan JHA atau yang setara termasuk pemeriksaan
lapangan.
Alat penilaian bahaya personal, termasuk Think
Incident Free (TIF), Personal Safety Plan dan Loss
Prevention Self Assessment (LPSA) atau sejenisnya.

Identifikasi Bahaya dan Ambil Tindakan

Safeguard pertama adalah Anda. Untuk mengurangi


kemungkinan terjadinya kesalahan manusia (human
error), Anda harus menangani semua faktor yang
dapat mengganggu kesiapan Anda untuk bekerja
dengan baik dan untuk bereaksi secara efektif pada
kejadian-kejadian atau perubahan yang tak terduga.

Periksa dan ikuti prosedur untuk melakukan tugas.

Tanyakan apa yang akan Anda lakukan dalam


keadaan darurat dan masukkan informasi tersebut ke
dalam dokumen JSA.

Diskusikan JSA bersama rekan kerja Anda untuk


memastikan bahaya yang berhubungan dengan
pekerjaan, sehingga Anda mengerti apa yang akan
Anda lakukan serta bagaimana melakukan pekerjaan
tersebut dengan selamat.

Jika pekerjaan berubah : Berhenti, evaluasi dan revisi


kembali JSA seperti yang dibutuhkan. Jangan
membuat keputusan tergesa-gesa.

Potensi Bahaya Signifikan


Potensi bahaya signifikan merupakan sebuah kondisi, aksi
atau objek yang mempunyai potensi untuk menimbulkan
pelepasan energi yang tidak direncanakan, atau kontak
yang tidak dikehendaki dengan sumber energi yang dapat
menyebabkan kecelakaan serius atau fatal.

Hierarki Pengendalian Sumber Energi


Ikuti pendekatan hierarki pengendalian untuk mengurangi
risiko dari kecelakaan serius atau fatal. Jika
memungkinkan, eliminasi merupakan cara terbaik untuk
menghilangkan bahaya, kemudian terapkan level
pengendalian yang lebih rendah sesuai yang dibutuhkan.
Berdasarkan sumber energi, hierarki pengendalian bahaya
adalah :
1.
2.
3.
4.

Hilangkan sumber energi


Cegah terjadinya pelepasan energi.
Lindungi dari pelepasan
Gunakan Stop-Work Authority.

Stop-Work Authority
Semua karyawan dan kontraktor mempunyai wewenang dan
tanggung jawab untuk menghentikan pekerjaan yang tidak
mematuhi Tenet Operasi2 atau yang menimbulkan bahaya
langsung tanpa menimbulkan bahaya lainnya. Lakukan
tahapan ini sesuai urutan jika anda merasa pekerjaan Anda
atau pekerjaan yang lainnya tidak aman :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Putuskan untuk melakukan intervensi (mengambil


ownership).
Hentikan pekerjaan yang tidak aman.
Beritahu supervisor secepatnya.
Tuntaskan masalah yang terjadi.
Mulailah bekerja (atau tetap menghentikan pekerjaan
sampai risiko telah dimitigasi).
Bagikanlah apa yang telah Anda pelajari.

Lakukan pekerjaan dengan selamat atau tidak sama sekali.


Selalu ada waktu untuk melakukan pekerjaan dengan benar.

Tenet Operasi dicetak pada sampul belakang.

Kinerja Manusia
Human error telah terbukti menjadi faktor dalam
hampir setiap kecelakaan serius dan fatal. Fokus
Anda pada peningkatan kinerja manusia sangat
penting untuk mencapai operasi bebas kecelakaan.

Gangguan Dapat Terjadi Pada Siapa Saja


Berdasarkan fakta, semakin terbiasa kita akan suatu tugas,
semakin mudah pula kita kehilangan fokus. Kehilangan
fokus dapat membawa kita pada kesalahan. Bahkan
dengan kualifikasi yang tinggi dan alat terbaik serta
pengalaman , kita tetap harus siap untuk melakukan
pekerjaan pada kapasitas tertinggi.
Risiko kekeliruan dan cedera meningkat pada semua level
pengalaman ketika faktor individu atau organisasi, tuntutan
pekerjaan, atau lingkungan kerja mengganggu
kemampuan kita untuk fokus pada pekerjaan.

Menilai Situasi dan Ambil Tindakan


Jika Anda menjawab "ya" untuk salah satu pertanyaan
penilaian pada halaman berikutnya, hal itu dapat
mempengaruhi kinerja kerja bebas kecelakaan. Tindakan
pencegahan yang Anda atau supervisor Anda dapat
lakukan untuk mengurangi risiko supaya dapat bekerja
dengan selamat adalah:

Dapatkan Bantuan

Dapatkan Penjelasan/Klarifikasi

Tetap Fokus

Tunda pekerjaan.

Kinerja Manusia
Pertanyaan Penilaian
Faktor Individu
1.

Apakah Anda merasa stress, terganggu atau


cemas karena pekerjaan atau masalah
pribadi?

2.

Apakah Anda sangat lelah atau ada hal yang


mengalihkan perhatian Anda dari pekerjaan
yang Anda tangani?

Tuntutan Tugas
1.

Apakah prosedur dan instruksi tugas tidak


jelas?

2.

Apakah tugas memerlukan konsenterasi


tinggi atau multitasking?

3.

Apakah tugas memerlukan lebih banyak


waktu dari yang diperbolehkan?

4.

Apakah Anda mampu melakukan pekerjaan


tersebut tetapi merasa bahwa Anda
membutuhkan lebih banyak petunjuk?

Faktor Organisasi
1.

Apakah Anda merasa kurang yakin dengan


kemampuan Anda melakukan Stop-Work
Authority?

2.

Apakah Anda merasa tidak jelas tentang


peran dan tanggung jawab Anda?

3.

Apakah Anda merasa tidak nyaman


berkomunikasi dengan rekan-rekan dan
supervisor Anda ?

4.

Apakah Anda merasa dipaksa untuk


mengambil jalan pintas/cara lain?

Lingkungan Kerja
1.

Apakah lingkungan (suhu, ventilasi, ruang


gerak, jalan untuk keluar, pencahayaan, atau
tingkat kebisingan) berbeda dari apa yang
diperkirakan atau yang direncanakan?

2.

Apakah Anda berada pada lingkungan yang


rentan terhadap gangguan yang tak terduga?

3.

Apakah Anda bekerja pada kondisi yang


tidak teduga atau terus berubah?

4.

Apakah label, tanda-tanda atau tampilan


tidak memadai?

Confined space (Ruang


Terbatas)

Potensi Bahaya Signifikan


Keadaan darurat - terkait jalan masuk dapat
berbahaya tanpa perencanaan, pelatihan, dan
peralatan yang tepat.
Kekurangan Oksigen disebabkan oleh N2, CO2 atau
sumber lainnya dapat melumpuhkan pekerja di dalam
confined space/ruang terbatas.
Uap mudah terbakar dapat muncul atau terakumulasi
saat bekerja dan menciptakan atmosphere yang
mudah meledak.
Pyrophoric material (terbakar saat terpapar oksigen)
kemungkinan berada pada vessel atau pipa
Gas Beracun seperti CO or H2S dapat
membahayakan dalam konsenterasi tinggi.
Material dalam ruangan dapat tergeser dan menjebak
pekerja.
Dinding dan lantai yang miring dapat menyebabkan
jatuh ke peralatan yang ada di bawahnya.
Peralatan listrik yang terbuka atau tanpa penutup di
dalam confined space menyebabkan risiko tersengat
listrik.
Metode Masuk/Keluar yang tidak memadai (tangga,
penyangga dan scaffolding) dapat menyebabkan jatuh
dan menghambat evakuasi.
Temperatur Ekstrim pada sebuah area tanpa
ventilasi dapat menyebabkan heat stress, heat stroke,
dan bahaya lainnya.
10

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan: Apakah ada cara yang lebih aman untuk


menyelesaikan tugas tanpa masuk ke dalam confined
space?

Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan


lapangan ini tidak setara dengannya.

Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas


lapangan (supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu
sebelum permit disetujui dan lakukan juga secara berkala
ketika pekerjaan berlangsung.

Tetapkan sebuah rescue plan (rencana penyelamatan)


yang spesifik untuk pekerjaan, termasuk rescue
personnel dan peralatan rescue, sebelum memasuki
confined space.

Tugaskan pengawas masuk (Entry Watch) yang sudah


terlatih dan tersertifikasi CPR di tempat yang
ditetapkan selama pekerjaan confined space
berlangsung dan saat ada keadaan darurat.

Catat pekerja yang keluar-masuk pada entry log, setiap


waktu

Pastikan pekerja yang memasuki confined space sehat


untuk bekerja dan memenuhi kualifikasi untuk bekerja
pada confined space.

Lengkapi dan verifikasi checklist isolasi- berdasarkan


prosedur isolasi yang disetujui sebelum memulai
pekerjaan.

Periksa dan singkirkan material pyrophoric terlebih


dahulu sewaktu membuka peralatan kerja (gunakan
alat pemantauan temperatur dan sampel udara untuk
memastikan hilangnya material yang mengering).

Gunakan ventilasi yang memadai, dan ikuti semua


pengujian gas dan persyaratan monitoring dan
prosedur yang ada.

Sediakan alat komunikasi dua arah (radio, bukan


ponsel) untuk grup operasi dan tim penolong.

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

11

Electrical (Listrik)

Potensi Bahaya Signifikan


Berkurangnya konsentrasi sewaktu bekerja pada
sistem listrik yang aktif dapat menimbulkan bahaya
sengatan listrik
Peralatan bermuatan listrik dan sistem listrik yang
aktif dapat menyebabkan paparan sengatan listrik pada
pekerja atau luka bakar listrik
Power line yang melintasi kepala dapat
menyebabkan bahaya sengatan, khususnya di area
anjungan pengeboran (rig), tangga, pengangkatan dan
semua peralatan yang ada pada ketinggian.
Kabel listrik bawah tanah dapat menghasilkan bahaya
selama ada kegiatan penggalian, besar atau kecil.
Uap atau materi mudah terbakar dapat terbakar dari
percikan yang dihasilkan selama pekerjaan listrik
berlangsung.
Listrik Statis dapat memicu kebakaran selama operasi
transfer berlangsung.
Petir adalah sebuah potensi bahaya pada setiap
orang yang bekerja diluar, khususnya saat bekerja di
ketinggian atau area terbuka.
Peralatan bertenaga listrik (alat-alat listrik portabel,
kabel ekstensi, dll) menghadirkan bahaya sengatan
jika dipasang tidak semestinya atau jika terjadi
hubungan arus pendek.

12

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Batasi pekerjaan pada sistem listrik yang aktif. Pilihan


pertama adalah menghilangkan energi (de-energize).
Penuhi persyaratan perijinan dan standar untuk Electrical
Safe Work Practices3 (SWP). Penggunaan panduan lapangan
ini tidak setara dengannya.
Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas lapangan
(supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu sebelum permit
disetujui dan lakukan juga secara berkala ketika pekerjaan
berlangsung.
Syaratkan bahwa hanya pekerja elektrik yang memenuhi
kualifikasi yang bisa bekerja pada sistem 50 Volt dan
diatasnya.
Tugaskan seorang pekerja elektrik yang memenuhi kualifikasi
sebagai standby person dan gunakan PPE untuk arc-flash
dan shock oleh setiap orang yang terlibat interaksi dengan
komponen yang terbuka (exposed energized parts).
De-energize/Isolasi, kunci dan beri tanda, uji, dan ground
(pembumian) (jika memungkinkan) peralatan listrik. Tangani
semua titik isolasi yang tercantum pada checklist isolasi.
Selalu asumsikan bahwa peralatan tersebut beraliran listrik Test
Before Touch (lakukan pengujian sebelum mengerjakan) setiap
waktu!
Pastikan ada ruang yang cukup saat bekerja di dekat jalur listrik
Overhead. (Pertimbangkan radius maksimal perpanjangan crane).
Gunakan bendera Look up and Live, rambu peringatan, dan
tempatkan seorang spotter untuk bekerja di area power line
yang melintasi kepala.
Hubungi penyedia utilitas/pekerjaan umum untuk menentukan
jalur listrik bawah tanah.
Inspeksi peralatan dan kabel power sebelum semuanya
digunakan. Gunakan ground fault circuit interrupter (GFCI)
atau residual current device (RCD) outlet untuk pekerjaan
outdoor dengan alat listrik portable dan lighting.
Lakukan grounding, bonding dan perhatikan laju transfer
untuk mencegah akumulasi statis dan pelepasan listrik statis
selama operasi transfer material yang mudah terbakar.
Tunda pekerjaan dan cari perlindungan yang aman saat
terjadi kilat.
3

Lihat Standar Syarat Korporat Chevron untuk Praktik Kerja Kelistrikan


yang Aman di http://techstds.chevron.com/oe-corporate.asp

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

13

Excavation (Penggalian)

Potensi Bahaya Signifikan


Kurangnya kesadaran akan situasi saat bekerja di
dalam penggalian dapat menyebabkan pekerja terpapar
bahaya signifikan.
Kabel listrik bawah tanah dapat menghasilkan bahaya
selama pekerjaan penggalian, besar atau kecil.
Pipa bawah tanah mungkin memuat tekanan, bahan
mudah terbakar atau bahan beracun, yang akan
menghasilkan bahaya jika terlepas selama
penggalian.
Cave-ins dapat runtuh menimpa pekerja atau
menyebabkan pekerja lemas kekurangan udara jika
langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan.
Kekurangan oksigen dapat melemahkan para pekerja.
Gas yang mudah terbakar dapat timbul atau bertambah
banyak selama bekerja dan menciptakan kondisi udara
yang berpotensi untuk terjadinya ledakan.
Gas Beracun, seperti H2S, merupakan senyawa yang
lebih berat dari udara dan dapat terkumpul di tempat
yang rendah, menghasilkan konsenterasi tinggi yang
berbahaya.
Tenggelam juga memungkinkan bila ada kebocoran
atau hujan lebat memenuhi penggalian.
Peralatan Penggalian dapat menjadi bahaya saat
bergerak atau jika terbalik saat pekerjaan penggalian
dilakukan.

14

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan: Apakah ada cara yang lebih aman untuk


menyelesaikan tugas tanpa bekerja di dalam penggalian atau
dekat dengan alat berat?
Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan
lapangan ini tidak setara dengannya.
Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas lapangan
(supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu sebelum permit
disetujui dan lakukan juga secara berkala ketika pekerjaan
berlangsung.
Sediakan orang yang kompeten untuk mengevaluasi kondisi
tanah, rencana dan perijinan, memeriksa penggalian dan
untuk mempekerjakan teknisi yang profesional sesuai
kebutuhan.
Gunakan hanya orang yang memenuhi kualifikasi dan
memiliki wewenang untuk mengoperasikan peralatan
penggalian.
Hubungi penyedia kebutuhan umum (utilitas/pekerjaan
umum) untuk mengidentifikasi, menunjukkan dan mengetahui
alur dari utilitas bawah tanah.
Siapkan sebuah rescue plan yang spesifik untuk pekerjaan,
termasuk rescue personal dan rescue equipment, sebelum
memasuki penggalian.
Pilih dan gunakan metode shoring atau bracing yang sesuai
seperti yang telah ditentukan pada petunjuk manual Safety in
Designs.
Sediakan sarana lajur yang sesuai untuk masuk dan keluar
penggalian, seperti lerengan (ramp), tangga dan lainnya.
Simpan tanah hasil penggalian setidaknya 2 ft/0.6 m dari
bagian tepi untuk menghindari cave-ins atau tanah runtuh
menimpa pekerja.
Amankan dan barikade tempat kerja untuk mencegah akses
yang tidak sah oleh kendaraan dan personil.
Tidak diperbolehkan berdiri dan bekerja di bawah muatan.
Ikuti semua persyaratan dan prosedur pengujian gas dan
monitoring, khususnya di dekat mesin yang sedang berjalan.
Periksa lokasi pekerjaan di awal shift dan sesudah adanya
perubahan atau kejadian (seperti hujan, ada alat baru atau
gempa bumi).
Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

15

Hot Work (Kerja Panas)

Potensi Bahaya Signifikan


Surveillance yang tidak memadai dari kondisi tempat
kerja (misalnya, tidak memantau gas yang mudah
terbakar) dapat menempatkan personel pada risiko.
Gas yang mudah terbakar dapat timbul atau bertambah
banyak saat sedang bekerja sehingga menciptakan kondisi
udara yang berpotensi untuk menimbulkan ledakan.
Material yang mudah terbakar dan meledak pada area
bekerja dapat terbakar akibat transfer panas percikan, atau
slag
Memasuki area kerja terlarang tanpa control baik motor
atau kendaraan lainnya (seperti generator dan mesin las)
dapat memicu kebakaran atau ledakan.
Ledakan kantung gas dapat timbul saat melakukan
pekerjaan las atau pemotongan bawah air.
Tabung gas bertekanan dapat meledak jika selang
terbakar, atau mungkin menjadi proyektil jika tekanan
tiba-tiba lepas.

16

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan: Apakah ada cara yang lebih aman untuk


menyelesaikan pekerjaan dengan cold work?

Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan


lapangan ini tidak setara dengannya

Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas


lapangan (supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu
sebelum permit disetujui dan lakukan juga secara berkala
ketika pekerjaan berlangsung.

Lengkapi dan verifikasi checklist isolasi dan ikuti


prosedur isolasi yang disetujui sebelum memulai
pekerjaan.

Pastikan bahan mudah terbakar tidak terbentuk atau


ada selama operasi hot work. Segel lubang buangan,
saluran ventilasi tangki, dan keluaran (discharges)
pressure safety valve (PSV).

Bersihkan area hot work dari material yang mudah


terbakar dan meledak.

Jika diperlukan potong ventilasi di peralatan bawah air


untuk memungkinkan gas yang mudah terbakar keluar.

Patuhi persyaratan pengujian gas. Uji secara benar


untuk memastikan bahwa tidak ada kantung-kantung
uap yang mudah terbakar.

Mempunyai pengawas kebakaran (fire watch) yang


sudah dipersiapkan di area selama bekerja dan
setidaknya 30 menit setelah hot work selesai.

Periksa semua peralatan dan ikuti prosedur


penanganan yang aman untuk penggunaan tabung
gas bertekanan dan selang penyemprot.

Amankan dan beri penghalang pada area kerja untuk


mencegah akses masuk dari personel atau kendaraan
bermotor yang tidak berkepentingan

Berlakukan izin untuk operasi kendaraan bermotor di


daerah yang diklasifikasikan sebagai daerah
berbahaya.

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

17

Lifting and Rigging

Potensi Bahaya Signifikan


Komunikasi yang tidak jelas di antara operator crane dan
personal lainnya termasuk berdirinya operator di luar
jalur yang terlihat dapat meningkatkan risiko terjadinya
kecelakaan.
Pengangkatan yang kompleks (dinamis, tidak kelihatan
atau di atas permukaan laut yang tidak stabil)
meningkatkan potensi untuk semua bahaya pengangkatan.
Pipa yang tidak diikat dapat membuat terjatuhnya objek.
Pengikatan yang tidak sesuai, kesalahan
mengidentifikasi beban atau gagalnya peralatan dapat
menyebabkan jatuhnya muatan.
Muatan, outrigger, atau swinging counterweight yang
menimpa personal, kendaraan atau peralatan lainnya
dapat mengakibatkan kerugian serius.
Kelebihan muatan, terlalu panjang atau terbalik dapat
diakibatkan karena gangguan fungsi alat crane, outrigger
setup, angin kencang, atau muatan melebihi kapasitas
karena penggunaan yang berlebihan atau kekeliruan
dalam perhitungan.
Pergeseran beban dapat menyebabkan muatan yang
berlebih atau jatuhnya objek.
Power Line bertegangan tinggi dalam area pekerjaan
crane dapat menimbulkan potensi bahaya sengatan
listrik.
Area pekerjaan yang penuh sesak dapat membatasi
ruang gerak rigger.

18

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan: Apakah ada cara yang lebih aman untuk bekerja


tanpa lifting dan rigging?
Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan
lapangan ini tidak setara dengannya.
Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas lapangan
(supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu sebelum permit
disetujui dan lakukan juga secara berkala ketika pekerjaan
berlangsung.
Gunakan operator Crane riggers dan signalmen yang sudah
tersertifikasi atau terkualifikasi, yang memenuhi persyaratan
pengalaman kerja untuk pekerjaan pengangkatan.
Evaluasi setiap potensi bahaya yang dapat menghantam
peralatan proses ataupun menjatuhkan muatan di atasnya.
Hindari pengangkatan yang tak terlihat. Bila hal ini diperlukan
ambil tindakan ekstra hati-hati.
Singkirkan peralatan mengangkat yang tidak tersertifikasi
(home made devices).
Gunakan peralatan binding dan chocking yang diijinkan untuk
muatan dan rak pipa.
Jaga agar signalmen dapat terlihat oleh operator crane dan
pastikan mereka melakukan Look up and Live untuk
memantau letak lintasan listrik dan dengan aman memandu
operator.
Gunakan tag-lines (non-conductive) untuk memandu muatan.
Buat zona eksklusi yang ditandai dengan jelas dan mungkin
gunakan signalman atau spotter ketika menjalankan outrigger
atau menggunakan counterweight.
Pastikan ada ruang yang cukup saat bekerja di dekat jalur
listrik overhead. Sediakan seorang spotter dan warning cone
untuk menandai jalur listrik. Sediakan radius crane dengan
ekstensi maksimum pada ruang tersebut.
Pasang tanda dan blokade area pengangkatan, peletakan
dan operasi crane di semua level dek, dan berikan akses
keluar darurat untuk riggers.
Pastikan untuk memiliki jarak yang cukup, kondisi tanah yang
memadai, dan pemancangan outrigger yang memadai untuk
operasi mobile crane.
Tidak diperbolehkan untuk naik atau berjalan di bawah
muatan.
Hentikan operasi selama helicopter offshore take off dan
landing.
Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

19

Marine Work (Kerja perairan)

Potensi Bahaya Signifikan


Memasuki Zona Keselamatan Instalasi Lepas
Pantai/Offshore tanpa izin dan pemberitahuan dapat
menimbulkan bahaya.
Penggunaan Personal Flotation Devices (PFDs) yang
tidak sesuai atau kegagalan dalam penggunaan
meningkatkan risiko tenggelam saat terjun ke dalam air.

Peralatan yang tidak disetujui atau perawatan yang


buruk (seperti peralatan untuk lifting & rigging, atau transfer
personal) meningkatkan risiko kecelakaan.
Kegiatan Menyelam memiliki bahaya tersendiri sesuai
sifat bawaannya.
Transfer Personal menggunakan crane pengangkat, swing
rope, jembatan/anjungan transfer, dan peralatan lainnya
dapat membahayakan.
Kondisi Lingkungan seperti kabut, kondisi gelap, angin
dan badai dapat meningkatkan risiko saat melakukan
kegiatan rutin pengangkatan, transfer personal, dan
menggunakan perahu atau operasi helikopter.
Akumulasi Statis dapat memicu kebakaran saat
melakukan operasi transfer.
Penjangkaran dekat alur pipa meningkatkan risiko bahaya
pada peralatan dan pekerja.
Tali pengikat deck yang kencang, tambang, dan rantai
mengandung potensi energi yang dapat melepaskan daya
yang kuat bila putus.
Satwa Liar seperti ubur-ubur, hiu, ular laut dan buaya dapat
membahayakan pekerja pada saat bekerja di air.

20

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan


lapangan ini tidak setara dengannya
Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas lapangan
(supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu sebelum permit
disetujui dan lakukan juga secara berkala ketika pekerjaan
berlangsung.
Siapkan rencana penyelaman yang rinci termasuk rencana
penyelamatan, Ijin Kerja (PTW) dan rencana SimOps
(Simultaneous Operations Plans) sebagaimana mestinya..
Lengkapi dan verifikasi checklist isolasi dan ikuti prosedur
yang disetujui sebelum memulai pekerjaan, sebagai contoh,
pastikan pompa air di-LOTO sebelum penyelam memasuki
air.
Gunakan peralatan pengangkatan, pengikatan, menyelam
dan transfer personal yang tersertifikasi dan telah diinspeksi.
Bangun komunikasi yang jelas dan dapatkan izin sebelum
memasuki setiap 500 meter Zona Aman.
Labuhkan jangkar pada area yang jauh dari garis pipa atau
penghalang.
Tetap waspada terhadap tali pengencang dan berdirilah diluar
jalur bahaya dari lintasan gelandang (deck), tali temali, dan
rantai.
Hindari kontak dengan satwa liar di laut dengan
meminimalkan pekerjaan di air, lakukan pekerjaan saat satwa
liar tidak terlalu aktif beraktifitas, gunakan penyekat
(kurungan, bell penyelam, pengawal/penjaga hiu) dan
gunakan spotter, alarm, dan prosedur atau APD/PPE (baju
selam, sarung tangan jaring)
Lakukan grounding, bonding dan perhatikan laju transfer
untuk mencegah akumulasi statis dan pelepasan listrik statis
selama operasi transfer material yang mudah terbakar.
Gunakan pelampung (PFDs) setiap saat ketika diperlukan.
Taati penampatan aturan duduk pada perahu kerja.
Taati alur perencanaaan transfer untuk on- dan off-boarding.
Gunakan Stop-Work Authority jika Anda merasa lingkungan
kerja membuat risiko yang semakin tinggi jika terus bekerja.

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

21

Motor Vehicle
dan peralatan bermotor

Potensi Bahaya Signifikan


Gangguan mengemudi karena meraih sesuatu, makan, atau
penggunaan telepon/radio/komputer dapat membahayakan.
Kecerobohan (mengebut, rute yang tidak terencana, tidak
menggunakan sabuk, mengabaikan kondisi) meningkatkan
risiko tabrakan.
Halangan saat mengemudi (kelelahan, obat-obatan, ugalugalan) memperlambat waktu reaksi dan menghambat
pengambilan keputusan.
Kurangnya Jarak Pandang akibat cuaca atau kurangnya
pencahayaan, kaca atau pandangan yang terhalang (jendela
yang kotor, struktur kendaraan atau muatan) meningkatkan risiko
saat mengemudi.
Kondisi Jalan (genangan, berlubang, berkerikil, dan bahu
jalan yang lunak) dapat menyebabkan terbalik atau hilangnya
kontrol pengemudi.
Lalulintas yang datang dan kecepatan melebihi 25 mph (40
kph) meningkatkan kerasnya hantaman saat tabrakan.
Muatan yang tidak aman dapat menimpa pekerja dan
menyebabkan hilangnya kontrol dari pengemudi.
Muatan besar di area kerja yang penuh sesak dapat menimpa
peralatan dan pekerja.
Keluarmasuknya kendaraan yang tidak dikontrol dapat
menyebabkan kebakaran di daerah yang diklasifikasikan
sebagai daerah berbahaya. dan meningkatkan risiko cedera
akibat benturan.
Alur pejalan kaki dan lintasan hewan dapat tidak terduga dan
menghadirkan bahaya besar.
Kegagalan Peralatan (rem, ban, lampu) dapat menyebabkan
kecelakaan.
22

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan keperluan setiap perjalanan dan setiap


perpindahan peralatan di area konstruksi yang padat dan di
area kerja.
Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan
lapangan ini tidak setara dengannya
Siapkan dan ikuti Manajemen Rencana Perjalanan (Journey
Management Plan). Identifikasi area kerja yang penuh sesak,
lalu lintas yang padat, mengemudi malam hari dan cuaca
serta kondisi jalan.
Laksanakan pemeriksaan keliling pada kendaraan Anda
sebelum digunakan. Lakukan perawatan yang
direkomendasikan.
Amankan semua muatan yang ada di dalam dan semua
muatan yang akan diangkut.
Gunakan sabuk pengaman Anda, dan pastikan sabuk
pengaman penumpang telah dipasang sebelum meyalakan
mobil.
Jadikan mengemudi menjadi tugas utama saat
mengoperasikan kendaraan: Jangan gunakan telepon selular,
dan hindari gangguan lainnya.
Berkendara tanpa terpengaruh alkohol dan obat-obatan.
Keluarlah dari jalan dan berhenti di tempat aman saat lelah.
Beristirahatlah sebelum melanjutkan perjalanan, atau biarkan
rekan lainnya yang mengemudi.
Gunakan Smith System (atau sejenisnya) sebagai prinsipprinsip mengemudi defensive.
Jaga kecepatan dan ikuti jarak iring yang direkomendasikan.
Sesuaikan kondisi lalu lintas, jalan dan cuaca.
Perhatikan kondisi jalan, alur pejalan kaki, binatang dan
kendaraan lainnya.
Gunakan lampu peringatan, rambu lalu lintas, barikade atau
bendera untuk mengontrol lalu lintas kendaraan di area kerja.
Gunakan flagger atau spotter terlatih, dan terapkan
komunikasi dua arah dengan operator peralatan, khususnya
saat aktivitas mundur kendaraan alat berat.
Lakukan kontak mata dengan operator peralatan saat Anda
berdiri/berjalan untuk memastikan operator melihat Anda.

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

23

Work at Heights (Bekerja di


ketinggian)

Potensi Bahaya Signifikan


Peralatan yang tidak cukup, penggunaan yang tidak
sesuai atau tidak digunakannya alat pelindung jatuh (fall
protection), barikade, tangga, dan scaffolding/perancah
meningkatkan risiko terjadinya kerugian serius.
Jatuh ke tingkat yang lebih rendah tanpa pelindung dapat
menyebabkan kematian atau kecelakan.
Objek Jatuh (alat-alat, peralatan kerja, lainnya ) dapat
menciptakan bahaya serius.
Kondisi Lingkungan (angin, hujan, dan lainnya) dapat
menjadi sebuah bahaya saat bekerja di ketinggian.
Saluran Listrik Bertegangan dapat menjadi bahaya
sengatan pada pekerja saat bekerja di ketinggian atau
ketika memasang/menempatkan tangga.
Permukaan/landasan penyangga yang tidak sesuai
seperti bangunan atau atap tangki, langit-langit interior,
geladak/pelataran, dan grating dapat menyebabkan
jatuhnya pekerja.
Petir merupakan sebuah potensial bahaya saat bekerja
diketinggian pada area terbuka.
Trauma akibat tergantung merupakan bahaya bagi
beberapa pekerja yang menggantung terlalu lama saat
menggunakan alat pelindung jatuh (harness).

24

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

Pencegahan Berarti Selalu:

Tanyakan: Apakah ada cara yang lebih aman untuk


menyelesaikan pekerjaan tanpa bekerja di ketinggian?
Penuhi persyaratan perizinan. Penggunaan panduan lapangan ini
tidak setara dengannya
Sediakan peninjauan (walkthrough) oleh pengawas lapangan
(supervisor) di area pekerjaan terlebih dahulu sebelum permit
disetujui dan lakukan juga secara berkala ketika pekerjaan
berlangsung.
Pekerjakan seseorang yang sudah dilatih dan berkualifikasi untuk
bekerja di ketinggian.
Inspeksi semua alat pelindung jatuh (harness, tali temali, titik
jangkar/pengait, sistem penahan) untuk memeriksa adanya
bagian yang rusak/aus sebelum digunakan.
Lengkapi perancah dan platform di ketinggian dengan pagar
pengaman, toe-boards, dan kawat/jaring yang sesuai, dan
tugaskan seseorang yang memenuhi syarat untuk melakukan
inspeksi tiap harinya.
Barikade/beri penghalang, tutup atau lindungi permukaan yang
terbuka. Pita police line bukanlah pengganti untuk sebuah
barikade. Atur supaya zona di bawah area kerja tidak digunakan.
Atur tangga di atas dasar yang kuat, penempatan yang tepat, dan
terikat. Hindari jalur listrik overhead - Look up and Live - saat
memindahkan tangga dan perancah.
Hindari meletakkan alat di tempat yang tinggi saat tidak
digunakan.Jika menggunakan penyimpanan di ketinggian, ikat alat
untk mencegah jatuhnya alat.
Gunakan alat bantu mekanik seperti tali temali dan katrol/pulley
untuk memindahkan alat dengan aman dari dasar ke tingkat area
kerja.
Gunakan alat pelindung full-body harness dengan 100% tie off
(selalu terpasang). Jangan hanya bergantung pada ikat pinggang
pelindung jatuh.
Gunakan titik jangkar/pengait yang cukup kuat dan cukup tinggi
sehingga saat jatuh tidak ada yang menghalangi.
Miliki rencana penyelamatan yang tanggap untuk menolong orang
jatuh atau tergantung di ketinggian.
Waspada terhadap jalur listrik dan kondisi cuaca, gunakan StopWork Authority jika perlu.

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

25

Keselamatan Proses

Kita selalu memastikan safeguard ada pada


tempatnya dan berfungsi.
Kita memproses, menangani dan memindahkan materialmaterial berbahaya setiap hari. Untuk melakukannya
dengan selamat, kita harus selalu menjaga containment
dan mengontrol material-material ini. Mengatur penyekat,
sistem dan safeguard yang efektif merupakan sesuatu
yang kritikal untuk mencegah kerugian dari proses
penyimpanan.

Kejadian Loss of Containment


keluarnya material dari penyimpanan)
Yang Signifikan

Kebakaran dan ledakan dapat bersifat fatal bagi pekerja yang


ada di dekat lingkungan atau ada di sekeliling area.

Pelepasan bahan berbahaya dan beracun dalam jumlah yang


cukup dapat bersifat fatal pada orang yang terpapar.

Pelepasan energi atau materi berbahaya dapat menyebabkan


kerusakan besar pada peralatan dan membahayakan pekerja
yang ada di dekatnya.

Aktivitas Pencegahan Utama

Jaga operasi dalam batas-batas selamat/aman.

Ikuti prosedur operasi.

Ikuti prosedur Manajemen Perubahan (Management of


Change).

Ikuti prosedur isolasi.

Lakukan inspeksi dan perawatan pencegahan.

Ikuti prosedur perawatan/pemeliharaan.

Jaga informasi keselamatan proses (Process Safety


Information)
Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

26

Safeguard4

Bekerja sesuai dengan prosedur, dan pertahankan lapisan utama


proteksi.
Identifikasi parameter proses yang kritikal, dan tetaplah berada
pada batasan-batasan pengoperasian yang aman/selamat (safe
operating limit)
Pertahankan integritas dari protective system seperti detector,
alarm, shut ins, interlock, over-speed trips, relief device dan
sistem pencegahan kebakaran.
Pastikan isolasi yang benar ketika membuka peralatan process
atau perpipaan.
Ikuti prosedur perawatan/pemeliharaan.
Sediakan pengawasan lapangan, termasuk melakukan
walkthrough sebelum memulai pekerjaan dan selama aktivitas
pekerjaan berlangsung.
Beritahukan secara efektif ketika mengeluarkan atau menerima
sebuah permit/izin kerja sehingga setiap orang mengetahui
bahaya proses dan mengerti bagaimana tetap selamat saat
melakukan transfer pengawasan peralatan.
Tangani perubahan kondisi yang dapat memberikan dampak pada
proses operasi dan peralatan.
Kenali perubahan proses dan ikuti prosedur MOC yang
semestinya.
Lakukan pre-start up review sebelum menempatkan material atau
energi yang memiliki potensi bahaya untuk meyakinkan bahwa
peralatan aman untuk dihidupkan.
Identifikasi kondisi yang tidak normal dan laporkan pada
supervisor atau pengawas.
Pastikan bahwa prosedur keadaan darurat sangat dipahami dan
pelatihan pertolongan pada keadaan darurat dipandu secara
teratur.
Laporkan semua kejadian Loss of Containment; lakukan
penyelidikan untuk menententukan akar penyebab dan mencegah
masalah timbul kembali.
4

Contoh Keju Swiss menjelaskan bagaimana sebuah kecelakaan terjadi. Ini menunjukkan bahwa
kecelakaan merupakan hasil dari kegalalan-kegagalan atau kecacatan pada safeguard yang ada
(prosedur, pelatihan, inspeksi, alarm, dan lainnya). Irisan-irisan keju Swiss menggambarkan
safeguard, dan lubang-lubangnya merupakan gagalnya atau cacatnya tiap-tiap safeguard. Memiliki
safeguard yang berlapis merupakan analogi dari tumpukan irisan keju Swiss yang berbeda. Ketika
lapisannya berlubang secara seri dan menyebabkan kegagalan berurutan yang tidak terdeteksi,
terjadilah insiden serius.

James Reason (1990-10-26) Human Error. Cambridge University Press. ISBN 0521314194

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

27

Catatan
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________
_______________________________________________

Human Performance Tool, Hazard Identification Tool dan segala yang berhubungan
dengan kegiatan pertolongan pertama dan materi (Secara kolektif , disebut Sarana)
merupakan Hak Cipta. Hak Cipta ini tidak menghalangi untuk berbagi Sarana dengan
pegawai Chevron; Chevron- operated joint ventures (JVs), non-operated JV partners dan
komunitas kontraktor kita. Pihak ketiga dapat menggunakan Sarana ini hanya dengan
izin dari Chevron. Agar sarana menjadi efektif dan tidak membingungkan, mutlak
perlunya untuk dipresentasikan secara konsisten. Dengan menggunakan Hak Cipta,
kami mengindikasikan bahwa grafik, text, bentuk, aspek jarak, warna, dan lainnya, telah
dipertahankan sebagai sebuah unit. Tidak boleh ada penggunaan komersil, modifikasi,
perubahan atau pengambilan dari Sarana tanpa persetujuan tertulis langsung dari
Chevron. Silahkan hubungi wakil dari chevron atau Hazard Identification Tool Content
Contact di HES department dari Chevron Energy Technology Company dengan
permintaan perizinan.

Sarana dapat dibagikan kepada kontraktor kita dalam bentuk materi hard-copy dan
data elektronik sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan mereka di proyek
Chevron dengan selamat. Bagaimanapun, kontraktor tidak boleh mengirim Sarana ke
dalam website mereka atau memodifikasi materi dalam bentuk apapun tanpa
persetujuan tertulis langsung dari Chevron.

Kontraktor dapat menggunakan Sarana untuk melatih karyawan mereka yang bekerja
pada proyek Chevron dan segala aktifitasnya.

Hubungi Hazard Identification Tool Content Contact di HES department of Chevron


Energy Technology Company dengan permohonan perizinan sebelum membagikan
Sarana kepada pihak ketiga, bukan kontraktor

28

Evaluasi semua bahaya spesifik pada pekerjaan Anda

[di dalam cover halaman belakang akan ada kantung /


saku kartu]

Pencegahan Kecelakaan
Serius dan Fatal
Panduan Lapangan
Tenet Operasi
Lakukan pekerjaan dengan selamat atau tidak sama
sekali.
Selalu ada waktu untuk melakukan pekerjaan dengan
benar.
1. Selalu beroperasi di dalam batas-batas desain dan
lingkungan.
2. Selalu beroperasi dalam keadaan yang aman dan
terkendali.
3. Selalu memastikan alat-alat pengaman terpasang dan
berfungsi.
4. Selalu mengikuti praktik dan prosedur kerja yang
selamat.
5. Selalu memenuhi atau melebihi kebutuhan pelanggan.
6. Selalu menjaga keutuhan sistem sesuai peruntukannya.
7. Selalu menaati semua peraturan yang berlaku.
8. Selalu menangani semua keadaan yang tidak normal.
9. Selalu mengikuti prosedur yang tertulis untuk pekerjaan
yang berisiko tinggi atau tidak biasa.
10. Selalu melibatkan orang-orang yang tepat dalam
pengambilan keputusan yang mempengaruhi prosedur
dan peralatan.

http://go.chevron.com/fatalityprevention
2012 Chevron U.S.A. Inc. Semua hak dilindungi UU.
0313-090747

GO-1965-H (3-13)