Anda di halaman 1dari 39

HUKUM ISLAM

TIM PENGAJAR
HUKUM ISLAM

ALASAN HUKUM ISLAM


DIMASUKKAN DALAM KURIKULUM
FAKULTAS HUKUM

ALASAN
ALASAN
ALASAN
ALASAN
ALASAN

SEJARAH
PENDUDUK
YURIDIS
KONSTITUSIONAL
ILMIAH

ALASAN SEJARAH
SEMUA SEKOLAH TINGGI HUKUM
YANG DIDIRIKAN PEM. BELANDA
DIAJARKAN HUKUM ISLAM
(MOHAMMEDAANSCH RECH)
ISTILAH MOHAMMEDAANSCH RECH
TIDAK TEPAT KARENA HUKUM ISLAM
YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI
AGAMA ISLAM ADALAH HUKUM
ALLAH, TIDAK DISANDARKAN PADA
PRIBADI PENYEBARNYA TETAPI PADA
ALLAH SENDIRI

ALASAN PENDUDUK
PENDUDUK INDONESIA MAYORITAS
BERAGAMA ISLAM
SEJAK DAHULU PARA PEGAWAI,
PEJABAT PEMERINTAH, DAN PARA
PEMIMPIN YANG AKAN BEKERJA DI
INDONESIA DIBERI PENGETAHUAN
KEISLAMAN, BAIK MENGENAI
LEMBAGANYA ATAUPUN HUKUMNYA
YANG TUMBUH DAN BERKEMBANG
DALAM MASYARAKAT

ALASAN YURIDIS
HUKUM ISLAM YANG BERLAKU DI INDONESIA:
SECARA NORMATIF: BAGIAN HUKUM ISLAM
YANG MEMPUNYAI SANKSI
KEMASYARAKATAN APABILA NORMANORMANYA DILANGGAR, SEPERTI SHALAT,
ZAKAT, PUASA, DAN HAJI
SECARA YURIDIS FORMAL: BAGIAN HUKUM
ISLAM YANG MENGATUR HUBUNGAN
MANUSIA DENGAN MANUSIA LAIN DALAM
MASYARAKAT SERTA BENDA, DAPAT MENJADI
HUKUM POSITIF KARENA DITUNJUK OLEH
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN,
SEPERTI HUKUM PERKAWINAN, HUKUM
KEWARISAN, HUKUM WAKAF, DAN LAIN-LAIN.

UNTUK MENEGAKKAN HUKUM ISLAM YANG TELAH


MENJADI HUKUM POSITIF, PADA TAHUN 1882
DIDIRIKAN PENGADILAN AGAMA DI JAWA DAN
MADURA

PERADILAN AGAMA SEMAKIN KOKOH


SETELAH ADA:
UNDANG-UNDANG NO. 14 TAHUN 1970
UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974
UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 1999
UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2006
UNDANG-UNDANG NOMOR 38 TAHUN 1999
UNDANG-UNDANG NOMOR 41 TAHUN 2004

ALASAN KONSTITUSIONAL

PASAL 29 AYAT (1): NEGARA BERDASARKAN ATAS


KETUHANAN YANG MAHA ESA
TAFSIRAN HAZAIRIN:
DALAM NEGARA RI TIDAK BOLEH TERJADI ATAU
BERLAKU SESUATU YANG BERTENTANGAN DENGAN
KAIDAH ISLAM BAGI UMAT ISLAM, KAIDAH NASRANI
BAGI UMAT NASRANI, KAIDAH HINDU BAGI UMAT
HINDU
NEGARA RI WAJIB MENJALANKAN SYARIAT ISLAM
BAGI ORANG ISLAM, SYARIAT NASRANI, SYARIAT
HINDU BAGI ORANG HINDU, SEKEDAR MENJALANKAN
SYARIAT TERSEBUT MEMERLUKAN BANTUAN
NEGARA
SYARIAT YANG TIDAK MEMERLUKAN BANTUAN
NEGARA UNTUK MELAKSANAKANNYA DAPAT
DILAKUKAN SENDIRI OLEH PEMELUKNYA.

ALASAN ILMIAH

SEBAGAI BIDANG ILMU, HUKUM ISLAM SUDAH DIPELAJARI BAIK OLEH


ORANG ISLAM MAUPUN ORIENTALIST
BERBAGAI SEMINAR SUDAH DILAKUKAN: DI BELANDA (1932, 1937, 1948)
PARIS 1952 PADA ACARA THE WEEK OF ISLAMIC LAW: ASAS-ASAS HKM
ISLAM MEMPUNYAI NILAI YANG TIDAK DAPAT DIPERTIKAIKAN; DALAM
BERBAGAI MAZHAB TERKANDUNG KEKAYAAN PEMIKIRAN YANG
MEMUNGKINKAN UNTUK BERKEMBANG DALAM MEMENUHI
KEBUTUHAN DAN PENYESUAIKAN YANG DITUNTUT OLEH KEHIDUPAN
MODEREN
UNTUK MEMPELAJARI ISLAM HARUS MEMAHAMI HUKUM ISLAM
CHARLES J. ADAMS: HUKUM ISLAM MERUPAKAN SUBYEK YANG
TERPENTING DALAM KAJIAN ISLAM
H.A.R. GIBB: HUKUM ISLAM MEMEGANG PERANAN PENTING DALAM
MEMBENTUK DAN MEMBINA KETERTIBAN UMAT ISLAM DAN
MEMPENGARUHI SEGALA KEHIDUPANNYA
SEBAGAI DISIPLIN ILMU YANG BERDIRI SENDIRI, NAMANYA DAPAT
DIJUMPAI DALAM DAFTAR KODE BIDANG ATAU DISIPLIN ILMU DAN
TEKNOLOGI UNESCO (LIPI, 1973) DI BAWAH JUDUL ISLAMIC LAW
DENGAN NOMOR KODE: 5606.01.

PERANAN C. SNOUCK HURGRONJE


DALAM MENENTUKAN KEDUDUKAN HUKUM
ISLAM DALAM TATA HUKUM DI INDONESIA

C.S. HURGRONJE DI INDONESIA MARET


1891-1936
PENYEMAI BENIH TEORI RECEPTIE
(DIKEMBANGKAN OLEH VAN
VOLLENHOVEN DAN B. TER HAAR)
DAN PERUMUS ISLAM POLICY YANG
DIJALANKAN OLEH PEMERINTAH
HINDIA BELANDA DI INDONESIA
C.S. HURGRONJE: KODIFIKASI HUKUM
ISLAM ADALAH BIDAH

POKOK-POKOK POLITIK ISLAM YANG


DISUSUN OLEH SNOUCK HURGRONJE

MENGENAI URUSAN UBUDIYAH


DIBERI KEBEBASAN DAN
KEMERDEKAAN YANG SELUASLUASNYA
URUSAN MUAMALAH, DIHORMATI
SAMBIL MEMBUKA KESEMPATAN
KEPADA ORANG-ORANG ISLAM
UNTUK BERJALAN BERANGSURANGSUR KE ARAH BELANDA
URUSAN YANG BERHUBUNGAN
DENGAN POLITIK HARUS DITOLAK.

KOMENTAR H.M. RASYIDI


TERHADAP PEMIKIRAN C.S.
HURGRONJE

C.S. HURGRONJE KELIRU DALAM MEMAHAMI


HUKUM ISLAM
BIDAH YANG KEMUKAKAN SNOUCK HANYA
UNTUK MENGHAMBAT HUKUM ISLAM DI
INDONESIA, KARENA TIDAK SEMUA
PEMBAHARUAN ADALAH BIDAH. MENURUT
RASYIDI YANG DIMAKSUD BIDAH ADALAH
PEMBAHARUAN DALAM IBADAH
SNOUCK HURGRONJE KELIRU KARENA TIDAK
MEMAHAMI BUKU-BUKU YANG YANG ADA PADA
MASA KEBANGKITAN ISLAM, YANG DIPELOPORI
OLEH IBNU TAIMIYYAH, IBNU QAYYIM ALJAUZIYYAH, MOHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB
KHALLAF, JAMALUDDIN AL-AFGHANI, DIA
MEMBACA BUKU-BUKU YANG DITULIS PADA MASA
KEMUNDURAN ISLAM

ISLAM

ISLAM-MUSLIM
DASARNYA-TAUHID
SEKULER-SEKULARISME-SEKULARISASI
SEKULARISME (JINAK-GANAS)
SAECULUM-SECULARISM-1851
SEKULARISME-NAMA SUATU SISTEM
ETIKA DAN FILSAFAT YANG BERTUJUAN
MEMBERI INTERPRETASI ATAU
PENGATURAN TERHADAP KEHIDUPAN
MANUSIA (TANPA KEYAKINAN KEPADA
TUHAN, KITAB SUCI DAN HARI AKHIR.

ISLAM: PERCAYA DAN TAKWA


KEPADA TUHAN YANG MAHA
ESA

PERCAYA KEPADA TUHAN YANG


MENGATUR ALAM SEMESTA TERMASUK
MANUSIA DI DALAMNYA
PENGATURAN MELALUI HUKUM-HULKUM
TUHAN YANG ADA DALAM AL-QURAN
DAN ALAM SEMESTA
TAKWA: TIDAK HANYA TAKUT KEPADA
ALLAH TETAPI JUGA MEMBINA
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN,
MANUSIA DGN DIRINYA, DGN SESAMA
MANUSIA, DAN LINGKUNGAN HIDUPNYA

KERANGKA DASAR AGAMA


DAN AJARAN ISLAM
KERANGKA DASAR AGAMA ISLAM
TERDIRI DARI: AQIDAH, SYARIAH
DAN AKHLAK
AKIDAH ADALAH KEYAKINAN
SYARIAH ADALAH SEPERANGKAT
NORMA ILAHI YANG MENGATUR
HUB. MANUSIA DGN TUHAN, DIRI
SENDIRI, MANUSIA DALAM
MASYARAKAT, DAN ALAM SEMESTA
SYARIAH ADA DUA BAGIAN:
IBADAH DAN MUAMALAH

SYARIAH
IBADAH: HUBUNGAN MANUSIA DENGAN
TUHAN (SYAHADAT, SHALAT, ZAKAT, PUASA,
DAN HAJJI), TERTUTUP, ASAL KAIDAH
(HARAM: SEMUA PERBUATAN IBADAH
HARAM DILAKUKAN KECUALI YANG JELASJELAS DIPERINTAHKAN)
MUAMALAH: HUBUNGAN MANUSIA DENGAN
MANUSIA DENGAN BENDA DAN
LINGKUNGANNYA (SISTEM HUKUM,
EKONOMI, POLITIK, DLL), TERBUKA, KAIDAH:
KEBOLEHAN (SEMUA PERBUATAN
MUAMALAH BOLEH DILAKUKAN KECUALI
YANG JELAS-JELAS DILARANG

KAIDAH MUAMALAH DAPAT


DIBAGI DUA
KAIDAH YANG MENGATUR HUBUNGAN
PERDATA: MUNAKAHAT (HUKUM
PERKAWINAN); WIRASAH (HUKUM
KEWARISAN); MUAMALAH KHUSUS
(JUAL-BELI, HUTANG-PIUTANG), DLL
KAIDAH YANG MENGATUR HUKUM
PUBLIK: JINAYAT (HUKUM PIDANA);
KHILAFAH (HUKUM
KETATANEGARAAN); SIYAR (HUKUM
INERNASIONAL); MUKHASSAMAT
(HUKUM ACARA), DLL

HUKUM ISLAM ADALAH BAGIAN


DARI AGAMA ISLAM
ISTILAH-ISTILAH YANG TERKAIT DENGAN HUKUM ISLAM:
HUKUM, HUKM, AHKAM, SYARIAH DAN FIKIH
PERBEDAAN ANTARA SYARIAH DENGAN FIKIH
SYARIAH ADA DALAM AL-QURAN, FIRMAN ALLAH DAN
SUNNAH NABI MUHAMMAD, FIKIH ADA DALAM KITAB-KITAB
FIKIH, PEMAHAMAN ORANG YANG MEMENUHI SYARAT
BERIJTIHAD
SYARIAH BERSIFAT FUNDAMENTAL, RUANG LINGKUPNYA
LEBIH LUAS, FIKIH BERSIFAT INSTRUMENTAL,
RUANGLINGKUPNYA TERBATAS PADA HUKUM YANG
MENGATUR PERBUATAN MANUSIA
SYARIAH KETETAP[AN ALLAH DAN RASUL-NYA, BERSIFAT
ABADI, FIKIH ADALAH KARYA MANUSIA, TIDAK ABADI,
DAPAT BERUBAH DARI MASA-KE MASA
SYARIAH HANYA SATU, SEDANGKAN FIKIH LEBIH DARI
SATU
SYARIAH MENUNJUKKAN KESATUAN, SEDANGKAN FIKIH
MENUNJUKKAN KERAGAMAN

TUJUAN HUKUM ISLAM


MENURUT ABU ISHAQ ALSHATIBI: MENJAGA AGAMA, JIWA,
AKAL, KETURUNAN DAN HARTA
HUKUM ISLAM DAPAT TUJUAN
DILIHAT DARI DUA SEGI:
PEMBUAT HUKUM (ALLAH DAN
RASULNYA) DAN PELAKU HUKUM
(MANUSIA)

TUJUAN HUKUM ISLAM DILIHAT DARI


PEMBUAT HUKUM (TUHAN /ALLAH)

MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA


YANG BERSIFAT PRIMER,
SEKUNDER DAN TERSIER
(DLARURIYYAH, HAJJIAH, DAN
TAHSINIYYAH)
UNTUK DITAATI DAN
DILAKSANAKAN OLEH MANUSIA
SUPAYA DITAATI, MAKA MANUSIA
HARUS MEMAHAMINYA DENGAN
MEMPELAJARI USHUL FIKIH

DARI PELAKU HUKUM


UNTUK MENCAPAI KEHIDUPAN
YANG BAHAGIA DAN SEJAHTERA
DENGAN MENGAMBIL YANG
MANFAAT DAN MENOLAK
MADLARAT
MENCAPAI KERIDLAAN ALLAH
DALAM KEHIDUPAN MANUSIA DI
DUNIA DAN DI AKHIRAT KELAK

FAKTOR YANG MENYEBABKAN ORANG


SALAH FAHAM TERHADAP ISLAM

SALAH DALAM MEMAHAMI


RUANG LINGKUP AJARAN ISLAM
SALAH DALAM MEMAHAMI
SEGMEN KERANGKA DASAR
AJARAN ISLAM
SALAH DALAM MEMPERGUNAKAN
METODE MEMPELAJARI ISLAM

HAL YANG HARUS DILAKUKAN SUPAYA


TIDAK SALAH PAHAM TERHADAP
HUKUM ISLAM
HARUS DIPELAJARI DALAM KERANGKA DASAR
AJARAN ISLAM, HUKUM ADALAH SALAH SATU
BAGIAN DARI AJARAN ISLAM
HARUS DIHUBUNGKAN DENGAN IMAN DAN
AKHLAK
TIDAK DAPAT DIKAJI DAN DIPAHAMI DENGAN
ILMU BARAT YANG SIFATNYA SEKULER
HARUS DIKAITKAN DENGAN BEBERAPA
ISTILAH KUNCI: SYARIAH DAN FIKIH
MENGATUR SELURUH TATA HUBUNGAN
DIKAJI DAN DIPELAJARI DENGAN
MEMPERGUNAKAN METODOLOGI HUKUM
ISLAM (USHUL FIQH)

CIRI-CIRI HUKUM ISLAM

BAGIAN DAN BERSUMBER DARI AGAMA ISLAM


MEMPUNYAI HUBUNGAN DENGAN AKIDAH DAN AKHLAK
MEMPUNYAI ISTILAH KUNCI: SYARIAH DAN FIKIH
TERDIRI DARI DUA BIDANG UTAMA: IBADAH DAN
MUAMALAH
STRUKTURNYA BERLAPIS: NAS AL-QURAN, SUNNAH,
HASIL IJTIHAD, PELAKSANAAN DALAM PRAKTIK, BERUPA
PUTUSAN HAKIM, AMALAN UMAT ISLAM DALAM
MASYARAKAT, MENDAHULUKAN KEWAJIBAN DARIPADA
HAK, AMAL DARI PAHALA
DIBAGI MENJADI HUKUM TAKLIFI DAN WADLI
BERWATAK UNIVERSAL
MENGHORMATI MARTABAT MANUSIA SERTA MEMELIHARA
KEMULYAAN MANUSIA DAN KEMANUSIAAN
KESELURUHAN
PELAKSANAANNYA DALAM PRAKTIK DIGERKKAN OLEH
IMAN DAN AKHLAK

RUANG LINGKUP HUKUM


ISLAM
RUANG LINGKUP HUKUM ISLAM:
HUKUM ISLAM TIDAK MEMBEDAKAN ANTARA HUKUM
PERDATA DENGAN HUKUM PUBLIK, KARENA DALAM
HUKUM ISLAM PADA HUKUM PERDATA TERDAPAT SEGISEGI PUPLIK DAN HUKUM PUBLIK ADA SEGI-SEGI
PERDATANY A. YANG DISEBUTKAN HANYALAH BAGIANBAGIANNYA
JIKA BAGIAN-BAGIAN HUKUM ISLAM DISUSUN
MENURUT SISTEMATIKA HUKUM BARAT YANG
MEMBEDAKAN ANTARA HUKUM PERDATA DGN PUBLIK,
MAKAN SUSUNAN HUKUM MUAMALAH ADALAH SEBAGAI
BERIKUT:
PERDATA: MUNAKAHAT; WIRASAH; MUAMALAH DALAM
ARTI KHUSUS: MASALAH KEBENDAAN DAN HAK-HAK
ATAS BENDA; JUAL-BELI, SEWA-MENYEWA, PINJAMMEMINJAM, DLL
PUBLIK: JINAYAT; AL-AHKAM AL-SULTHANIYYAH, SIYAR;
DAN MUKHASAMAT

SUMBER HUKUM ISLAM


(AL-QURAN, AS-SUNNAH,
AR-RAYU)

DASAR HUKUM: SURAT AN-NISA AYAT 59 DAN


HADITS MUAZ BIN JABBAL
KESIMPULAN:
AL-QURAN BUKAN KITAB YANG MERMUAT
KAIDAH HUKUM SECARA LENGKAP, GARIS
BESARNYA SAJA
SUNNAH NABI DALAM BIDANG MUAMALAH JUGA
GARIS BESAR SAJA
HUKUM ISLAM DALAM AL-QURAN DAN ASSUNNAH PERLU DIKAJI, DIRINCI LEBIH LANJUT
HAKIM/PENGUASA TIDAK BOLEH MENOLAK
PERGARA DENGAN ALASAN TIDAK ADA
HUKUMNYA. IA WAJIB MENYELESAIKAN ATAU
MEMECAHKAN MASALAH DENGAN MELALUI
IJTIHAD

AL-QURAN
S.H. NASHR: SEBAGAI PEDOMAN ABADI ALQURAN MEMPUNYAI TIGA JENIS PETUNJUK:
AJARAN YANG MEMBERI PENGETAHUAN
TENTANG STRUKTUR KENYATAAN ALAM
DAN POSISI MAKHLUK TERMASUK
MANUSIA DIDALAMNHYA
AL-QURAN BERISI PETUNJUK YANG
MENYERUPAI SEJARAH
AL-QURAN BERISI SESUATU YANG SULIT
DIJELASKAN DENGAN BAHASA BIASA

ISI AL-QURAN

AKIDAH
SYARIAH: IBADAH DAN MUAMALAH
AKHLAK
KISAH UMAT MANUSIA PADA LAMPAU
BERITA TENTANG ZAMAN YANG AKAN
DATANG
BENIH-BENIH ATAU PRINSIP ILMU
PENGETAHUAN

HUKUM-HUKUM YANG ADA


DALAM AL-QURAN
HUKUM ITIQADIYAH
HUKUM AKHLAK
HUKUM AMALIYYAH: HUKUM IBADAH
DAN HUKUM MUAMALAH
MENURUT ABDUL WAHHAB KHALLAF,
JUMLAH AYAT-AYAT HUKUM AMALIYYAH:
PERBUATAN, PERJANJIAN DAN
HUBUNGAN KERJA ANTARA SESAMA
MANUSIA DAN MANUSIA DENGAN
ALLAH TIDAK BANYAK: 368 AYAT
AYAT-AYAT IBADAH: 140 AYAT
AYAT-AYAT MUAMALAH: 228 AYAT

KELOMPOK HUKUM
MUAMALAH

HUKUM PERDATA: 70 AYAT


PIDANA: 30 AYAT
TATA NEGARA 10 AYAT
INTERNASIONAL: 25 AYAT
EKONOMI KEUANGAN: 10 AYAT
HUKUM ACARA: 10 AYAT

AYAT-AYAT AL-QURAN ADA


YANG MUHKAM DAN
MUTASYABIH

AYAT-AYAT MUHKAM ADALAH AYAT YANG


MEMUAT KETENTUAN POKOK YANG YANG
JELAS ARTINYA, DAPAT DIPAHAMI DENGAN
MUDAH OLEH SEMUA ORANG YANG
MEMPELAJARINYA
MUTASYABIH ADALAH AYAT PERUMPAMAAN
YANG MENGANDUNG KIASAN. IA HANYA
DAPAT DIPAHAMI OLEH ORANG YANG YANG
MEMPUNYAI YANG LUAS DAN MENDALAM
TENTANG AL-QURAN

AYAT-AYAT YANG MUHKAM ADA


YANG QATHI DAN DZANNY
QATHI ADALAH KATA ATAU AYAT YANG
MENGANDUNG PENGERTIAN YANG JELAS, SEHINGGA
TIDAK MUNGKIN DITAFSIRKAN LAIN DARI YANG
DISEBUTKAN DALAM TEKS TERSEBUT, CONTOH:
SURAT AN-NISA: 12 DAN BAGIMU (SUAMI) ADALAH
SEPERDUA DARI HARTA PENINGGALAN ISTERIMU,
JIKA ISTERIMU TIDAK PUNYA ANAK
DZANNY ADALAH KATA ATAU KALIMAT YANG
MENUNJUKKAN ARTI ATAU PENGERTIAN LEBIH DARI
SATU, MASIH UNGKIN DITAFSIRKAN OLEH ORANG
YANG BERBEDA DENGAN MAKNA YANG BERBEDA
PULA
CONTOH SURAT AL-BAQARAH: 228 PEREMPUAN
YANG DITALAK SUAMINYA HARUS MENUNGGU TIGA
QURU

Al-QURAN MERUPAKAN
SUMBER NILAI UMAT ISLAM
TERBAGI:
30 JUZ
114 SURAT
6666 AYAT ADA YANG BERPENDAPAT 6236
AYAT
74.499 KATA
325.345 HURUF
DITURUNKAN SELAMA 22 TAHUN 2BULAN
22 HARI

AS-SUNNAH
AS-SUNNAH ADALAH PERKATAAN,
PERBUATAN DAN SIKAP DIAM NABI
MUHAMMAD TANDA SETUJU
HADITS QUDSI ADALAH HADITS SUCI,
ISINYA DARI ALLAH, DISAMPAIKAN DENGAN
KATA-KATA NABI SENDIRI
HADITS QUDSI BERPERAN DALAM
KEHIDUPAN SPIRITUAL UMAT ISLAM
BERSAMA BEBERAPA SURAT TERTENTU
DALAM AL-QURAN
HADITS QUDSI BIASANYA MEMUAT
HUBUNGAN MANISIA DENGAN TUHAN

SUNNAH DALAM BERBAGAI


MAKNA
SUNNATULLAH
SUNNAH AR-RASUL/SUNNATUR
RASUL
SUNNAH DALAM HUBUNGANNYA
DENGAN AL-AHKAM AL-KHAMSAH
AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

KODIFIKASI SUNNAH
KOMPILASI SUNNAH BARU DILAKUKAN PADA
TAHUN 718 M
PEMERINTAHAN BANI UMAYYAH: UMAR BIN
ABDUL AZIZ MEMERINTAHKAN AZ-ZUHRI--BELUM SISTEMATIS
DISEMPURNAKAN SECARA SISTEMATIS PADA
MASA BANI ABBASIYYAH: AL-MANSUR
SATU SETENGAH ABAD NABI WAFAT BARU
TERSUSUN BEBERAPA KITAB HADITS:
A-FIQHI (ABU HANIFAH); AL-MUWATHTHA (MALIK
BIN ANAS); AS-SUNAN (M. IDRIS ASY-SYAFII;
MUSNAD (AHMAD BIN HANBAL)

PEMBUKUAN HADITS
DILAKUKAN 3 ABAD SETELAH
RASUL WAFAT
AL-KUTUB AS-SITTAH:
BUKHARI (870 M)
MUSLIM (875)
IBNU MAJAH (886)
ABU DAUD (888)
TURMUDZI (892)
NASAI (815)

PEMBAGIAN SUNNAH
DILIHAT DARI JUMLAH ORANG YANG
MERIWAYATKAN HADITS:
MUTAWATIR
MASYHUR
AHAD

PEMBAGIAN SUNNAH
DILIHAT DARI KUALITAS ORANG YANG
MERIWAYATKAN HADITS
SAHIH
HASAN
DLAIF

KATEGORI ORANG YANG


MERIWAYATKAN HADITS
KEKUATAN INGATAN DAN KETELITIAN
PERAWINYA
INTEGRITAS PRIBADI ORANG YANG
MERIWAYATKAN HADITS
TIDAK TERPUTUS MATA RANTAI
PENGHUBUNGNYA DARI SATU GENERASI
KE GENERASI
TIDAK TERDAPAT CACAT MENNGENAI
ISINYA
TIDAK JANGGAL DILIHAT DARI BAHASANYA