Anda di halaman 1dari 8

BAB II

KEGIATAN AKADEMIK
A. PROSES PEMBEKALAN DAN PEMBIMBINGAN
Persiapan Pelaksanaan Program
1) Dalam kegiatan Program Pengelolaan Pembelajaran (PPP) selama satu bulan
mahasiswa dibimbing dan diberi pembekalan oleh Guru pamong sesuai dengan
program keahlian. Proses pembekalan mahasiswa PPP dilaksanakan pada tanggal
23 Juli 2015 di Gedung P3G Universitas Negeri Surabaya kampus Lidah Wetan.
2) Penyerahan mahasiswa PPP dilakukan pada tanggal 27 Juli 2015 yang didampingi
langsung oleh Dosen Pembimbing Moch. Arif IrfaI, M.Pd. yang kemudian
diterima oleh pihak SMK Yosonegoro Magetan. Selesai acara penyerahan,
bersama Kepala Sekolah dan Guru Pamong mahasiswa melakukan sosialisasi
dengan dewan Guru dan siswa.
3) Proses bimbingan dan kegiatan mahasiswa selama satu bulan tepatnya dimulai
tanggal 27 Juli 2015 29 Agustus 2015, merupakan kegiatan PPP mahasiswa
dalam satu bulan di SMK Yosonegoro Magetan.
4) Pembimbingan dilaksanakan di SMK Yosonegoro pada tanggal 8 September 2012
diikuti oleh 22 mahasiswa PPP terdiri dari 4 mahasiswa PPKn, 4 mahasiswa B.
Inggris, 8 mahasiswa Teknik Elektro, dan 6 mahasiswa Teknik Mesin yang
dibimbing oleh guru pamong mata pelajaran:
1. PPKn
: Drs. Banowo Mujianto
Tugini, S.Pd
2. B. Inggris
: Heri Sukoco, S.Pd
Reny Nurlaili Septiana, S.Pd.
3. Teknik Elektro
: Budi Wahjono, S.Pd.
Tukiran, S.Pd.
Hadi Supraptono, ST
Sulistyo, S.Pd
4. Teknik Mesin
: Pornawarman, SST
Didik Jakarianto, S.Pd.
Sumarno, S.Pd

B. PROSES PENGAMATAN KULTUR SEKOLAH


Proses pengamatan kultur sekolah dilaksanakan secara bertahap melalui
wawancara dan pengamatan secara lansgung. Adapun tujuan dari observasi ini adalah
untuk mengetahui kondisi dan keadaan sekolah di SMK Yosonegoro Magetan, untuk
mengetahui bagaimana perkembangan atau reformasi yang terjadi di SMK Yosonegoro
Magetan.
1) Kepala Sekolah
12

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Sekolah bertanggung jawab, datang


tepat waktu, selalu memberikan bimbingan atau didikan kepada siswa.
2) Guru
Berdasarkan pengamatan kami, Guru yang piket biasanya datang sebelum
pukul 07.00. Guru yang piket mengkordinir siswa yang tidak memakai seragam
lengkap dan datang terlambat serta pemberian tugas pada siswa yang jika Guru
mata pelajaran tidak dapat mengajar. Guru kelas juga ikut mengkordinir anak
walinya serta ikut melaksanakan ketertiban sekolah. Saat upacara bendera ada
semua Guru berpakaian rapi dan memakai topi khas SMK Yosonegoro.
3) Karyawan
Karyawan bertugas datang lebih awal seperti cleaning service dan satpam.
Mereka langsung melaksanakan tugasnya masing-masing.
4) Siswa
Siswa yang biasanya datang sebelum pukul 07.00 Tetapi ada juga beberapa
siswa yang terlambat. Siswa berpakaian dengan rapi lengkap dengan atribut
sekolah, namun terkadang ada beberapa siswa yang tidak memakai seragam
atribut lengkap sehingga mereka sering mendapat hukuman. Terdapat beberapa
siswa yang bolos namun keesokan harinya ditindak tegas oleh Guru BK.
Kultur sekolah ini berdasarkan visi dan misi SMK Yosonegoro yaitu:

Visi SMK Yosonegoro adalah mewujudkan lembaga pendidikan kejuruan

dengan lulusan siap kerja yang berwawasan lingkungan dan kewirausahaan.


Misi SMK Yosonegoro:
a) Menerapkan manajemen pengelolaan dan pelayanan yang berbasis ISO
9001:2008.
b) Mengembangkan sistem pembelajaran yangg berwawasan industri dan
kewirausahaan.
c) Mengembangkan iklim pembelajaran atas nama budi pekerti.
d) Meningkatkan mutu pembelajaran dan optimalisasi sumber daya.
Dalam menjalankan kebijakan mutu pendidikan di SMK Yosonegoro, segenap

unsur dan stake holder di sekolah menganut prinsip sebagaimana yang menjadi tujuan
pendidikan di SMK Yosonegoro yaitu menghasilkan tamatan yang ManTAB, yang
mempunyai filosofi :
Man : Mandiri (tidak tergantung orang lain, minimal mampu menghidupi diri sendiri)
T : Terampil, Tangguh, Tanggap dan Tanggon (memiliki kompetensi, mampu
bersaing, dapat membaca peluang dan mampu beradaptasi)
13

A : Amanah (berlaku jujur dan dapat dipercaya)


B :Berbudi Pekerti (selalu menjunjung tinggi norma, etika, berakhlak mulia,
bermanfaat bagi lingkungannya dan dapat menjadi benteng moral dimasyarakat)
C. HASIL PENELAAHAN KURIKULUM DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
Kurikulum merupakan seperangkat/sistem rencana dan pengaturan mengenai isi
dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman untuk menggunakan
aktivitas belajar. SMK Yosonegoro merupakan satuan pendidikan yang menggunakan
Kurikulum 2013. Pada dasarnya kurikulum ini berfungsi sebagai pedoman atau acuan.
Bagi pendidik, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan proses
pembelajaran. Bagi lembaga atau pengawas, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam
melaksanakan supervisi atau pengawasan.
Kurikulum pembelajaran di SMK Yosonegoro Magetan menjadi tanggung jawab
bidang kurikulum yang terdiri dari :
1. Penanggung Jawab bidang STANDAR ISI DAN STANDAR KOMPETENSI
LULUSAN yang bertugas :
Membuat program kegiatan
Membuat Kurikulum Dokumen 1 dan 2 tahun berjalan
Merumuskan Tujuan Kurikulum
Menentukan Struktur dan Isi Kurikulum
Mengkordinasikan kelengkapan pembelajaran guru
Mengaitkan Kurikulum dengan waktu yang tersedia, fasilitas yang dimiliki dan
sumber daya manusia yang ada
Menyediakan bahan dan sumber serta peralatan untuk pembelajaran
Melakukan supervisi pembelajaran
Membuat laporan setiap bulan/semester/tahun
2. Penanggung Jawab bidang STANDAR PROSES DAN PENILAIAN bertugas :
Membuat program kegiatan
Menyusun pembagian tugas guru
Menyusun jadwal pelajaran
Mengatur, mengawasi kegiatan pembelajaran
Mengelola kelancaran Ulangan : harian, semester, dan Ujian
Menyusun Kegiatan Intra dan Ekstra Kurikuler
Mengatur kegiatan MGMP /MGMPS
Mengatur pelaksanaan remidi/perbaikan dan pengayaan
Menyusun laporan setiap bulan/semester/tahun
14

3. Penanggung Jawab bidang Kegiatan PENGAYAAN bertugas :


Membuat program kegiatan
Menyusun jadwal pengayaan seluruh mata pelajaran
Membuat RAPB kegiatan pengayaan
Menyosialisasikan kegiatan pengayaan kepada siswa/orang tua siswa
Menyusun strategi pelaksanaan pengayaan
Membuat kelengkapan administrasi kegiatan pengayaan
Melaksanakan kegiatan pengayaan sesuai jadwal
Memonitor/mengawasi pelaksanaan pengayaan
Melakukan Uji Coba berkelanjutan
Membuat laporan setiap bulan/semester/tahun ( kegiatan dan keuangan )
4. Penanggung Jawab Rumpun Mata Pelajaran ( Pendidikan Agama, PKn, Bahasa
Indonesia, Matematika, IPS, IPA, Bahasa Inggris, Seni dan

Budaya, Penjaskes,

Bahasa Daerah, Teknik Mesin, Sepeda motor, Elektro, Audio Visual dan Komputer
Jaringan ) bertugas :
Membuat program kegiatan
Menyusun jadwal MGMPS
Memfasilitasi kegiatan MGMPS
Mengkoordinir kegiatan MGMPS
Mengkoordinir penyusunan perangkat PBM ( silabus, Pemetaan, RPP, Remedial,
Penilaian )
Mengkoordinir jadwal dan pelaksanaan ulangan harian/blok, tengah, akhir
semester
Mengkoordinir penetapan KKM mata pelajaran
Mengkoordinir penyusunan/pengumpulan soal-soal/bank soal
Format hasil telaah kurikulum dan perangkat pembelajaran SMK Yosonegoro
sebagai berikut:
FORMAT TELAAH RPP
1. Berilah tanda cek ( ) pada kolom skor ( 1,2,3 ) sesuai dengan criteria yang tertera pada
kolom tersebut. Berikan catatan atau saran untuk perbaikan RPP sesuai penilaian Anda.
2. Isilah identitas RPP yang telah ditelaah.
Nama Guru
: Hadi Supraptono, ST
Mata Pelajaran
: Produktif
Topik/Sub Topik
: Komponen Dasar Elektronika
No.
A

Komponen Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran
Identitas Mata Pelajaran

1. Terdapat : Satuan pendidikan,


kelas, Semester,program/program
keahlian, mata pelajaran/subtema,

Hasil Penelaahan Skor


1
2
3
Tidak Kurang
Sudah
Ada
Lengkap
Lengkap

15

Catatan

jumlah pertemuan
Perumusan Indikator

1. Kesesuaian dengan Kompetensi


Dasar
2. Kesesuaian penggunaan kata kerja
operasional dengan kompetensi
yang diukur
3. Kesesuaian rumusan dengan aspek
pengetahuan
4. Kesesuaian rumusan dengan aspek
keterampilan
C
Perumusan Tujuan
Pembelajaran
1. Kesesuaian dengan Indikator
2. Kesesuaian perumusan dengan
aspek Audience, Behaviour,
Condition, dan Degree
D
Pemilihan Materi ajar

Tidak
sesuai

Pemilihan Sumber Belajar

1. Kesesuaian dengan Tujuan


Pembelajaran
2. Keseuaian dengan materi
pembelajaran
3. Kesesuaian dengan pedekatan
Scientific
4. Kesesuaian dengan karakteristik
peserta didik
F
Pemilihan Media Belajar
1. Kesesuaian dengan tujuan
pembelajaran
2. Kesesuaian dengan materi
pembelajaran
3. Keseuaian dengan pendekatan
Scientific
4. Keseuaian denan karakteristik
peserta didik
G
Metode Pembelajaran

Sesuai
Seluruhnya

Tidak
Sesuai

Sesuai
Sebagian

Sesuai
Seluruhnya

Tidak
sesuai

Sesuai
Sebagian

Sesuai
Seluruhnya

1. Kesesuaian dengan tujuan


pembelajaran
2. Kesesuaian dengan karakteristik
peserta didik
3. Keruntutan uraian materi ajar
E

Sesuai
Sebagian

Tidak
Sesuai

Sesuai
Sebagian

Sesuai
Seluruhnya

Tidak
Sesuai

Sesuai
Sebagian

Sesuai
Seluruhnya

Tidak
Sesuai

1. Kesesuaian dengan tujuan


pembelajaran
2. Kesesuaian dengan pendekatan

Sesuai
Sebagian

16

Sesuai
Seluruhnya

Scentific
3. Kesesuaian dengan karakteristik
peserta didik
H
Skenario Pembelajaran
1. Menampilkan kegiatan
pendahuluan, inti, dan penutup
dengan jelas
2. Kesesuaian kegiatan dengan
pendekatan Scientific (mengamati,
menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasikan
informasi, mengkomunikasikan)
3. Kesesuaian dengan metode
pembelajaran
4. Kesesuaian kegiatan dengan
sistematika/keruntutan materi
5. Kesesuaian alokasi waktu kegiatan
pendauluan, kegiatan inti dan
kegiatan penutup dengan cakupan
materi
I
Rancangan Penilaian Authentic

Tidak
Sesuai

Sesuai
Sebagian

Sesuai
seluruhnya

Tidak
Sesuai

1. Kesesuaian bentuk, teknik dan


instrument dengan indikator
pencapaian kompetensi
2. Kesesuaian antara bentuk, tehnik
dan instrumen Penilaian Sikap
3. Kesesuaian antara bentuk, teknik
dan instrumen Penilaian
Pengetahuan
4. Kesesuaian antara bentuk, teknik
dan instrumen Penilaian
Keterampilan
Jumlah Skor

Sesuai
Sebagian

Sesuai
Seluruhnya

73

Secara keseluruhan RPP Teknik Audio Video kelas X yang telah dibuat oleh guru pengajar
Hadi Supraptono, ST. Sudah cukup sesuai dengan tuntutan kriteria kurikulum 2013 yang
telah diterapkan diseluruh instansi pendidikan dalam hal ini SMK Yosonegoro Magetan.
C. Perangkat Pembelajaran yang Dikembangkan

D. PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG DIKEMBANGKAN

17

Adapun perangkat pembelajaran yang dikembangkan di SMK Yosonegoro antara


lain :
1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu panduan langkah-langkah yang akan
dilakukan oleh pendidik dalam kegiatan pembelajaran yang disusun dalam skenario
kegiatan. Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun untuk setiap pertemuan yang
terdiri dari tiga rencana pembelajaran, yang masing-masing dirancang untuk
pertemuan selama 45 menit (1 jam pelajaran).
Adapun komponen rencana pembelajaran adalah: (1) Kompetensi Inti dan
kompetensi dasar, dalam hal ini harus memilih dari kurikulum; (2) pokok bahasan; (3)
indikator; (4) model pembelajaran, dipilih sesuai penekanan kompetensi dan materi;
(5) skenario pembelajaran, berisi urutan aktivitas pembelajaran peserta didik dan
mencerminkan pilihan model Pembelajaran, yang meliputi kegiatan awal, kegiatan
inti, dan kegiatan akhir; (6) media pembelajaran, dipilih dan di urutkan sesuai skenario
pembelajaran; (7) sumber pembelajaran; dan (8) penilaian hasil belajar.
2. Modul untuk peserta didik
Buku modul merupakan buku panduan bagi peseta didik dalam kegiatan
pembelajaran yang memuat materi pelajaran, kegiatan penyelidikan berdasarkan
konsep, dan contoh-contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
Kriteria yang harus dipenuhi untuk pengembangan modul peserta didik antara
lain:
1) Materi
1. Kebenaran konten (fakta, konsep, prinsip, hukum, teori dan proses ilmiah);
2. Memperhatikan keterkaitan teknologi dan masyarakat;
3. Sistematis, sesuai struktur kurikulum.
2) Kebahasaan
1. Keterbacaan bahasa atau bahasa yang digunakan sesuai dengan usia siswa;
2. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
3. Istilah yang digunakan tepat dan dapat dipahami;
3) Penyajian
1. Membangkitkan motivasi/ minat/ rasa ingin tahu;
2. Format buku (ukuran, kualitas seni grafik dan gambar, dll);
3. Mendorong siswa terlibat aktif;
4. Sistematika isi buku (tata letak);
5. Memperhatikan peserta didik dengan kemampuan/gaya belajar yang berbeda;
6. Sesuai dengan taraf berpikir dan kemampuan membaca peserta didik.
18

3. Kalender pendidikan
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran
peserta didik selama satu tahun pelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan
tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.
Pengaturan waktu ini sangat diperlukan agar pencapaian target kurikulum (delapan
standar pendidikan) dapat tercapai sesuai dengan rentang waktu yang disediakan.
Dalam penyusunan kalender pendidikan sesuai dengan Dinas Pendidikan dan sesuai
dengan kurikulum yang dikembangkan.
4. Tes Hasil Belajar/evaluasi (Learning Achievement Test)
Perangkat pembelajaran juga dilengkapi dengan alat evaluasi berupa tes hasil
belajar yang dapat digunakan untuk mengukur ketuntasan belajar peserta didik. Tes
hasil belajar yang baik, mencakup:
1) pertanyaan yang disajikan sesuai dengan tujuan tes;
2) pertanyaan yang disajikan sesuai dengan pokok bahasan;
3) batasan pertanyaan dirumuskan dengan jelas;
4) materi pembelajaran representatif;
5) petunjuk mengerjakan soal dinyatakan dengan jelas;
6) kalimat pernyataan tidak menimbulkan penafsiran ganda;
7) rumusan pertanyaan menggunakan kalimat tanya/perintah yang jelas;
8) gambar, grafik, tabel, atau diagram terbaca dengan jelas;
9) penggunaan bahasa sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar;
10) penggunaan bahasa, sederhana dan mudah dimengerti;
11) penggunaan istilah yang dikenal peserta didik; dan
12) waktu yang digunakan sesuai.

19