Anda di halaman 1dari 10

Otitis Eksterna

oleh :
Millah
Melly
Nurfazlina
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ANDALAS
2015

Anatomi Telinga Luar


A.Daun Telinga (Auricula)
Mempunyai bentuk yang khas dan
berfungsi mengumpulkan getaran
udara. Terdiri atas lempeng tulang
rawan elastis tipis yang ditutupi
kulit dan disarafi oleh N. Facialis

B. Liang Telinga Luar (Meatus acusticus


externus)
Tabung berkelok yang menghubungkan
auricula dengan membran tympani.
Panjang kira-kira 2,5cm dan bagian
paling sempit kira-kira 5mm dari
membran tympani.
Rangka 1/3 bagian luar adalah cartilago
elastis dan 2/3 bagian dalam adalah
tulang.
Meatus dilapisi kulit dan 1/3 bagian
luarnya mempunyai rambut, kelenjar
sebacea dan glandula ceruminosa.

Perdarahan
Arteri-arteri dari daun telinga dan liang
telinga luar berasal dari cabang temporal
superfisial dan aurikular posterior dari
arteri karotis eksternal.
Vena telinga bagian anterior, posterior dan
bagian dalam umumnya bermuara ke vena
jugularis eksterna dan vena mastoid. Akan
tetapi, beberapa vena telinga mengalir
kedalam vena temporalis superficial dan
vena aurikularis posterior.

Persarafan
Cabang aurikular temporalis dari bagian ketiga saraf
trigeminus (N.V) mensarafi permukaan anterolateral
permukaan telinga, dinding anterior dan superior
liang telinga dan segmen depan membrana timpani.
Permukaan posteromedial daun telinga dan lobulus
dipersarafin oleh fleksus servikal saraf aurikularis
mayor.
Cabang aurikularis dari saraf fasialis (N.VII),
glosfaringeus (N.IX) dan vagus (N.X) menyebar
kedaerah konka dan cabang-cabang saraf ini
menyarafi dinding posterior dan inferior liang telinga
dan segmen posterior dan inferior membrana timpani.

Epidemiologi
Setiap tahun, otitis eksterna terjadi
pada 4 dari setiap 1000 orang di
Amerika Serikat. Kejadian lebih tinggi
selama musim panas. Secara umum
di dunia frekuensi otitis eksterna
tidak diketahui, namun insidennya
meningkat di Negara tropis seperti
Indonesia.

DEFINISI

Peradangan dari liang telinga bisa akut


maupun kronis