Anda di halaman 1dari 1

BAB III

PENUTUP
3.1. Kesimpulan
1. Anestesi regional adalah hambatan impuls nyeri suatu bagian tubuh sementara
pada impuls saraf sensorik, sehingga impuls nyeri dari satu bagian tubuh
diblokir untuk sementara (reversibel). Fungsi motorik dapat terpengaruh
sebagian atau seluruhnya tetapi pasien tetap sadar
2. Klasifikasi anestesia regional terbagi menjadi dua bagian yaitu blok sentral dan
blok perifer. Blok sentral meliputi anestesi spinal, anestesi epidural dan anestesi
caudal.
3. Risiko komplikasi akibat anestesi regional dapat diminimalisir dengan
pemahaman yang baik mengenai anatomi yang terlibat, farmakologi dari agen
anestesi yang digunakan, penggunaan teknik yang baik dan mampu
mengantisipasi penyulit fisiologis yang mungkin terjadi.
4. Manajemen post anestesi regional terbagi menjadi fase I dan fase II. Fase I
bertujuan untuk mengatasi kegawatdaruratan yang dialami pasien sesaat pasca
operasi sedangkan fase II bertujuan menyiapkan pasien untuk pulang ke rumah .

77