Anda di halaman 1dari 66

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN

PENYETELAN CELAH KATUP, MOTOR SEBARIS 4/6 SILINDER


Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Menentukan katup isap/buang
Menentukan katup yang dapat distel
Menyetel celah katup menurut spesifikasi
Alat
Kontak alat

Bahan
Motor/mesin hidup (paking

Waktu
Latihan : 1 jam

tutup kepala silinder)

Kunci sok 3/8

Lap

Keselamatan kerja
Bersihkan langsung tumpahan oli di lantai
Langkah kerja :
Cari besar celah katup di dalam buku data.
Besarnya celah katup pada mesin panas/dingin biasanya tidak sama.
Keluarkan tutup kepala silinder.
Putaran motor searah dengan putarannya sampai tanda TMA.
Tanda TMA terletak pada puli motor (gambar) atau pada roda gaya.

Praktikum Motor Bensin

Hal
1

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tentukan apakah silinder pertama atau terakhir yang berada pada posisi saat akhir langkah
kompresi. Pada saat akhir langkah kompresi, kedua katup mempunyai celah.

Stel katup. Setengah jumlah katup dapat distel. Penyetelan pertama : silinder yang berada
pada posisi saat akhir kompresi kedua katup dapat distel. Pada silinder berikutnya, katup
masuk dapat distel. Pada silinder berikutnya, katup buang dapat distel dan pada silinder
yang berikutnya lagi, dan seterusnya. Katup-katup pada silinder terakhir tidak dapat distel
karena pada posisi akhir langkah buang. Lihat gambar berikut:
Contoh:
Motor 4 silinder pertama pada saat akhir langkah kompresi.
M. Katup masuk
N. Katup buang
X. Katup yang dapat distel

Motor 6 silinder, silinder keenam pada saat akhir langkah kompresi

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyetelan katup:


Praktikum Motor Bensin

Hal
2

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Fuler harus dapat


didorong dengan
sedikit ada hambatan
Fuler yang berombak
harus diganti baru

Jangan mengencangkan murmur penyetel katup terlalu


keras.
Gunakan kunci ring rata dan
obeng yang cocok

Putar motor satu putaran lagi sampai tanda TMA


Stel celah catup-katup yang lain (setengan jumlah katup)
Pasang tutup kepala silinder
Hidupkan motor dan kontrol dudukan/kebocoran paking tutup kepala silinder serta
sambungan-sambungan ventilasi karter.
Petunjuk
Mesin dengan celah katup yang terlalu longgar akan berisik. Apabila celah katup terlalu rapat,
mesin akan hidup goyang pada saat putaran idle, dan kemungkinan daun katup akan terbakar.
Dengan celah katup yang rapat, daya mesin tidak akan lebih besar:

Praktikum Motor Bensin

Hal
3

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Celah terlalu besar

Celah terlalu kecil

Pada motor Peugeot, Citroen dan beberapa jenis mesin Renault, penyetelan celah katup
tidak dapat dilakukan seperti yang telah diterangkan.

INFORMASI TAMBAHAN: PENYETELAN KATUP


Praktikum Motor Bensin

Hal
4

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Penyetelan celah katup pada mobil buatan perancis (Peugeot, Renault, Citroen)
Langkah Kerja:

Putaran motor sehingga katup buang sebuah silinder (dalam kolom I) pada posisi terbuka
penuh. Posisi katup terbuka penuh dapat dilihat dari penekanan maksimum tuas katup pada
katup.

EX

IN

EX

1
3
4
2

3
4
2
1

4
2
1
3

Stel celah katup menurut tabel diatas. Kolom I menyatakan katup buang yang terbuka penuh,
kolom II menyatakan katup buang masuk yang dapat distel, kolom III menyatakan katup
buang yang dapat distel.

Perhatikan : Penyetelan dengan cara biasa mengakibatkan celah katup yang terlalu besar.

PERHATIKAN TEMPAT PENGUKURAN CELAH KATUP PADA KONSTRUKSI DI


BAWAH:
Pengukuran celah pada penggerak katup yang mengunakan tuas ayun harus antara tuas dengan
kam, bukan antara ujung tuas dengan ujung batang katup.

Praktikum Motor Bensin

Hal
5

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Penyetelan celah katup dengan plat penyetel


Pada sistem ini, penyetelan dilaksanakan melalui plat penyetelan dengan bermacam-macam
ketebalan. Untuk menyetel celah katup, diperlukan satu set plat penyetel, mikrometer dan alat
khusus untuk menekan mangkok penumbuk katup.

Cara menyetel
Untuk mencegah bercampurnya plat, penyetelan, stel katup satu persatu, seperti berikut:
Ukurlah besar celah katup yang ada dan cacat
Catatlah kesalahan celah/perbedaan ukuran celah dari besar celah yang ditentukan.
Tekan mangkok penumbuk dengan alat khusus
Keluarkan plat penyetelan dengan tang khusus atau obeng
Praktikum Motor Bensin

Hal
6

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Ukurlah tebal plat dengan mikrometer, kemudian masukkan ke kotak set yang sesuai
dengan ketebalannya.

Cari plat penyetelan yang tebalnya sesuai untuk menghasilkan celah katup yang benar
Kontrol ketebalan plat baru dengan mikrometer
Pasang plat penyetel yang baru pada mangkok
Kontrol celah katup kembali.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PENYETELAN KONTAK PEMUTUS DENGAN PENGETES DWEL
Sub KOMPETENSI
Praktikum Motor Bensin

Hal
7

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:


Menyetel celah kontak pemutus dengan pengetes dwel
Alat

Bahan

Waktu

Kontak alat

Intruksi : 1 jam

Pengetes dwel

Latihan : 3 jam

Mobil/mesin hidup

Langkah Kerja
Lepas tutup distributor, rotor dan piring tutup.
Periksa celah kontak secara visual. Untuk mobil biasanya 0,4-0,5mm. Jika celah kontak
lebih besar atau lebih kecil, stel menurut metode yang sudah dijelaskan pada penyetelan
dengan fuler.
Pasang pengetes dwel.

Stel jumlah silinder

merah
baterai +

hitam
massa
ke koil -

Hubungkan kabel sekunder koil ke massa, untuk menghindarkan kerusakan koil dan
bagian-bagian elektronik.
Start motor dan periksa sudut dwel. Jika salah stel celah kontak sampai mendapatkan
hasil yang baik dan keraskan sekrup-sekrup pada kontak tetap.

Praktikum Motor Bensin

Hal
8

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pasang kembali, kontrol sudut dwel sekali lagi selama motor hidup (putaran idle)

Petunjuk
Besar sudut dwel untuk motor 4 silinder biasanya 50-600, untuk
motor 6 silinder 38-420
Kadang-kadang ada perubahan pada sudut dwel, yang tergantung pada jumlah putaran
motor. Itu di akibatkan oleh kebebasan plat dudukan kontak dan kebebasan poros
governor. Kalau jumlah perubahan lebih dari 5 derajat, distributor harus diovehaul. Kecuali:
distributor buatan Delco (GM) dan Ducellier (Renault). Distributor tersebut mengalami
perubahan sudut dwel pada saat advans vakum bekerja. Perubahan itu di karenakan oleh
konstruksinya.

Perhatikan: Jangan menstarter mesin terlalu lama. Starter menjadi sangat panas, dan baterai
akhirnya kosong serta dapat merusak kumutator pada motor starter

Praktikum Motor Bensin

Hal
9

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Perhatikan: Jangan lupa mematikan kunci kontak (OFF). Pada saat motor mati biasanya
kontak pemutus tertutup. Jika kunci kontak pada posisi ON maka arus listrik akan selalu
mengalir melalui koil. Akibatnya koil menjadi sangat panas, kemungkinan koil bisa meledak.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PENYETELAN SAAT PENGAPIAN
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Menyetel saat pengapian dengan lampu kontrol
Menyetel saat pengapian dengan lampu timing.

Praktikum Motor Bensin

Hal
10

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Alat

Bahan

Waktu

Kotak alat

Intruksi : 1 Jam

Lampu timing

Latihan : 1 Jam

Mobil/motor hidup

Hanya montir yang masih hijau menyetel saat pengapian seperti terlihat pada gambar diatas.
Dengan cara tersebut biasanya saat pengapian menjadi terlalu awal. Akibatnya, lihat halaman
berikut.

Praktikum Motor Bensin

Hal
11

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Saat pengapian yang


terlalu awal,
mengakibatkan knoking
(detonasi)

Knoking pada saat beban


tinggi mengakibatkan
kerusakan pada torak,
batang torak dan
bentalannya
Cara menyetel dengan lampu timing
Pasang lampu timing dan takhometer

Praktikum Motor Bensin

Hal
12

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Kontrol/stel putaran idle


Lihat saat pengapian pada putaran idle. Tanda pengapian terletak pada puli atau roda gaya.
Jika tanda kotor, bersih terlebih dahulu.

Apabila saat pengapian tidak tepat, kendorkan sekrup pengikat distributor sampai
distributor dapat digerakkan.
Putar distributor sampai didapatkan saat pengapian yang tepat, kemudian keraskan sekrup
kembali.
Kontrol saat pengapian kembali. Kontrol juga dengan melepas slang vakum dari distributor.
Jika ada perbedaan antara saat pengapian dengan/tanpa slang vakum, penyetelan karburator
salah, atau slang vakum pada karburator di sambung salah.
Petunjuk
Perhatikan: Jika lampu timing dilengkapi dengan penyetelan sudut, penyetelan tersebut harus
ditetapkan pada posisi Off atau 00
Saat pengapian dalam idle biasanya 5 - 100 sebelum TMA.
Penyetelan saat pengapian biasanya harus pada putaran idle. Bila putaran idle terlalu tinggi,
saat pengapian dimajukan oleh sistem advans di dalam distributor. Akibatnya, penyetelan
menjadi salah.
Putaran idle untuk motor 4 silinder biasanya 750-850rpm, untuk motor 6 silinder 600-750rpm.
Praktikum Motor Bensin

Hal
13

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pada mobil-mobil buatan Jerman, Italia, kadang-kadang penyetelan saat pengapian tidak pada
putaran idle. Lihat cara penyetelan dalam buku manual.
Saat pengapian perlu dikontrol setiap 10000km.
Pada distributor yang dilengkapi dengan oktan selektor (Toyota), penyetelan saat pengapian
dapat dilakukan melalu oktan selektor, dengan memutar baut penyetel. Hal tersebut bisa
dilaksanakan jika kesalahan saat pengapian hanya sedikit (sebagai koreksi)

A = Awal
R = Lambat

Baut Penyetel

Di mana letak sil. Pertama (untuk menghubungkan lampu timing)


Motor sebaris:
Silinder 1 adalah silinder yang paling dekat dengan penggerak poros kam
Motor bentuk V:
Biasanya silinder-silindernya diberi nomor pada sambungan masuk. Biasanya silinder 1
adalah juga silinder yang paling dekat dengan penggerak poros kam.
Motor Boxer
Biasanya silinder-silindernya diberi nomor.

Tanda pengapian ada bermacam-macam: pada puli atau pada roda gaya dan dengan memakai
angka atau hanya tanda.

Satu tanda (pada roda gaya atau puli)

Praktikum Motor Bensin

Hal
14

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Kalau ada hanya satu tanda (pada roda gaya atau puli), itu menunjukkan tanda saat pengapian

Praktikum Motor Bensin

Hal
15

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Dua tanda (pada roda gaya atau puli)

Untuk menentukan tanda saat pengapian, lihat arah putaran motor. Tanda yang paling depan
(dalam arah putaran motor) adalah tanda saat pengapian, tanda berikutnya adalah tanda TMA

Tiga tanda (pada roda gaya atau puli)


Tanda pertama (dalam arah putaran motor) adalah tanda untuk mengontrol advans sentrifugal
maksimum. Tanda berikutnya tanda saat pengapian, berikutnya lagi tanda TMA.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PEMERIKSAAN BAGIAN-BAGIAN PENGAPIAN TEGANGAN TINGGI
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Memeriksa kondisi isolator pada koil, tutup distributor, rotor, kabel-kabel tegangan tinggi
dan steker busi
Memeriksa tahanan penghantar tegangan tinggi
Alat

Bahan

Waktu

Kotak alat

Bensin cuci

Instruksi: 1jam

Ohmmeter

Lap

Latihan : jam

Praktikum Motor Bensin

Hal
16

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Bak cuci

Kuas

Pistol Udara

Mobil/motor hidup

Langkah Kerja
Keluarkan tutup distributor, rotor dan kabel-kabel tegangan tinggi. Untuk melepaskan, jangan
menarik steker busi pada kabelnya karena tersebut berinti arang sehingga mudah rusak.

Pemeriksaan tahanan setiap penghantar, dari elektroda di dalam tutup distributor sampai steker
busi. Tahanan penghantar tidak boleh melebihi 20k. Kalau tahanan pada satu penghantar
terlalu besar, lepas bagian-bagian penghantar tersebut dan periksa satu per satu, untuk mencari
bagian yang rusak.

Praktikum Motor Bensin

Hal
17

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pengahantar tegangan tinggi dengan tahanan yang terlalu besar mengakibatkan mesin sukar
dihidupkan.

Lepas semua bagian dan kersihkan dengan bensin, kemudian keringkan dengan baik. Jika
menggunakan angin, doronglah arang di dalam pusat distributor, untuk mencegah arang
keluar waktu disemprot.

Pemeriksa kondisi isolator pada koil, rotor, tutup distributor dan steker busi. Jika terdapat
tempat yang terbakar, bagian tsb. Harus diganti baru.
Lihat pada gambar :

Praktikum Motor Bensin

Hal
18

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Praktikum Motor Bensin

Hal
19

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tutup distributor harus diperiksa kondisi arangnya

Arang yang dapat bergerak.


(Rotor dengan tinggi tetap)

Bola arang tetap (Rotor dilengkapi


dengan pegas daun yang berfunsi
sebagai kontak)

Pemeriksaan kondisi isolator kabel pengapian. Kabel yang retak atau terbakar harus
diganti.

Pasangan rotor pada poros governor. Rotor yang mempunyai kelonggaran harus
diganti.
Pasang tutup distributor
Hubungan kabel-kabel tegangan tinggi ke busi
Hidupkan mesin sebagai kontrol

Praktikum Motor Bensin

Hal
20

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Hubungan kabel: dari tutup distributor ke silinder yang mana ?


Tutup distributor buatan Jepang biasanya ada nomer-nomernya.
Rumah distributor buatan Bosch ada tanda garis diatas sisinya, yang menunjukkan ke
silinder 1. Sedangkan kabel-kabel tegangan tinggi yang lain mengikuti urutan
pengapian, sesuai dengan arah putaran rotor

Contoh Motor 4 silinder, urutan pengapian 1 - 3 - 4 - 2

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


Pembersihan Karburator
Praktikum Motor Bensin

Hal
21

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Melepas tutup karburator
Membersihkan bagian-bagian dalam karburator
Memasang kembali karburator
ALAT
Kontak alat

BAHAN
Karburator

WAKTU
Instruksi : 4 jam

Pistol udara

Kain lap

Latihan : 1 jam

Lampu kerja

Solar

Penutup fender

KESELAMATAN KERJA
Siapkan pemadam kebakaran. Jauhkan dari api, waktu bekerja dengan bahan bakar (bensin)
Hindarkan tumpahnya bensin selama bekerja !

LANGKAH KERJA
Melepas tutup karburator
Lepas rumah saringan udara atau tutup saringan udara
Lepas saluran bensin
Lepas batang penghubung katup cuk (gambar)

Praktikum Motor Bensin

Hal
22

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Jika ada bagian yang terpasang pada


tutup karburator :
Lepas kabel/tuas cuk
Lepas pegas pengembali katup gas
Lepas katup termostatik
Lepas tuas pompa percepatan pada
porosnya (gambar)
Lepas sekrup-sekrup tutup karburator
Perhatikan ! kadang-kadang baut
tengah pengikat tutup saringan udara
juga harus dilepas jika berfungsi sebagai
sekrup pangikat tutup karburator. Kalau
sekrup-sekrup keras, pukul sedikit
dengan palu baja pada kepalanya

Lepas tutup karburator. Jika masih sulit


dilepas, kontrol sekali lagi mungkin
masih ada sekrup yang belum dilepas.

Lepas paking. Hati-hati agar paking


tidak rusak !

Lepas pelampung !
Perhatikan katup jarum/pegasnya,
letakkan pada tempat yang aman dan
bersih.

Praktikum Motor Bensin

Hal
23

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Melepas bagian-bagian pada rumah karburator


Bila karburator dikeluarkan dari
motor, katup buang pompa
percepatan dapat dikeluarkan
dengan membalik rumah karburator

Lepas jet-jet utama 1 dan 2


perhatikan ! pada karburator
bertingkat, ukuran jet-jet utama
tidak sama besar. Jet tingkat I
diameter lubang kecil, jet tingkat II
diameter lubang besar :
Lepas katup pengaya 3
Lepas jet idle 4
Lepas sekrup penyetel campuran
idle
Lepas pipa pemancar (nosel)
kadang-kadang nosel dapat tertukar
antara tingkat I dan II .
Perhatikan ! waktu membongkar
dan memasang !

Memeriksa kondisi pelampung


Praktikum Motor Bensin

Hal
24

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Ada 2 macam pelampung:


1. Pelampung yang bagian dalamnya berongga (misalnya : plat, plastik halus)
2. Pelampung yang tidak berongga
Untuk memriksa nomor 1 dengan jarak mengocak-ocak atau bersihkan dahulu pelampung,
kemudian masukkan ke dalam air panas. Jika pada pelampung terdapat gelembung-gelembung,
berarti pelampung bocor.

Pada karburator Toyota Landcruiser nosel tingkat I dilengkapi dengan dua venturi sekunder
(lihat gambar)

Membersihkan karburator
Bila karburator masih terpasang pada motor, kontrol katup isap/buang dan pemberat pompa
percepatan. Katup-katup bisa keluarkan dengan magnet. Jika katup sulit dikeluarkan, tahan
dengan lap selama karburator dibersihkan dengan pistol udara agar katup-katup tidak
melompat keluar atau jauh ke dalam saluran isap motor.

Praktikum Motor Bensin

Hal
25

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Bersihkan/seprot dengan pistol udara semua lubang-lubang udar/bensin sistem idle, sistem
utama, sistem pengaya, sistem percepatan, ruang pelampung, lubang baut katup jarum
pelampung.
Bersihkan/seprot semua jet-jet yang dilepas: Jet idle, jet koreksi udara, jet utama, jet
pengaya, nosel pompa percepatan

Merakit kembali
Pasang kembali bagian-bagian yang dilepas. Langkah-langkah perakitan kebalikan dari
pembongkaran.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
Diameter jet-jet utama dan nosel tingkat I dan II jangan sampai tertukar
Katup isap/buang pompa percepatan (bila katup-katup dilepas)
Perhatikan ! biasanya besar katup bola/peluru tidak sama besar
Waktu mengeraskan tutup karburator harus merata, kerena tutup bisa bengkok jika
pengerasan tidak sama.

Penyetelan/kontrol akhir
Stel sekrup penyetelan campuran idle. Penyetelan dasar 3 putaran ke arah luar, dihitung
dari posisi paling dalam, jangan mengerakan sekrup penyetelan idle
Kontrol fungsi mekanik katup cuk dan pompa percepatan
Penyetelan karburator
Penyetelan cuk lihat
Praktikum Motor Bensin

Hal
26

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PENYETELAN PUTARAN IDLE (STASIONER)
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Menyetel putaran idle dan campuran bahan bakar tanpa pengetes gas buang.
Alat

Bahan

Waktu

Kotak alat

Lampu kerja

Mobil/motor hidup

Latihan : 1 jam

Takhometer
Keselamatan kerja
Dilarang menghidupkan motor di dalam ruang tertutup, karena gas buang yang beracun dapat
merusak kesehatan kita

Persyaratan penyetelan idle


Sebelum menyetel idle, kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan
saringan udara. Sewaktu penyetelan, motor harus pada temperatur kerja, tetapi jangan
terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang.

Langkah kerja
Pasang takhometer, hidupkan motor
Bandingkan rpm idle dengan spesifikasi (biasanya 750-850rpm). Jika salah, stel rpm pada
sekrup penyetel katup gas yang terpasang pada mekanisme katup gas. Perhatikan: Sekrup
penyetel katup gas jangan tertukar dengan sekrup penyetel putaran start dingin yang
terletak pada mekanisme cuk.

rpm

Campuran

Praktikum Motor Bensin

Hal
27

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Setel campuran idle dengan sekrup penyetel yang terletak pada rumah katup gas. Cara
menyetel, lihat halaman berikut.
Cara menyetel campuran idle tanpa pengetes gas buang
Perbandingan campuran mempengaruhi putaran idle. Berdasarkan pengaruh tersebut. Kita bisa
menyetel campuran yang sesuai.

rpm

terlalu kaya

benar

kurus
Sekrup diputar ke
arah dalam

Sekrup diputar ke
arah luar

Langkah penyetelan:
Sekrup penyetelan diputar kearah luar, sampai putaran motor mulai turun. (Titik 1 pada
diagram)
Kemudian, sekrup penyetel diputar ke arah dalam, sampai putaran motor mulai turun.
(Titik 2 pada diagram). Untuk ini, putar sekrup penyetel tahap demi tahap dengan
putaran. Setiap putaran, tunggu sedikit dan perhatikan reaksi pada motor. Pada saat
terdengan/terasa* putaran mulai turun, kendorkan sekrup penyetel putaran untuk
mendapat penyetelan campuran yang benar.
Jika setelah penyetelan campuran, tinggi putaran tidak sesuai, penyetelan katup gas dan
penyetelan campuran perlu diulangi
* Jangan melihat pada takhometer. Dengan perasaan, hasil penyetelan lebih akurat
Petunjuk

Praktikum Motor Bensin

Hal
28

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Jangan menyetel idle pada saat motor sangat panas. Karburator sering dilengkapi dengan katup
termostatik, yang terbuka saat temperatur karburator di atas 500 C. Pada saat terbuka, katup
tersebut mengalirkan udara tambahan ke saluran masuk, sehingga campuran menjadi lebih
kurus. Oleh karena itu, penyetelan idle tidak boleh dilakukan, jika motor terlalu panas.
Katup termostatik (Kijang) Pada saat terbuka:
Pegas bimetal
Dari saringan udara

Ke saluran masuk (manifold)

Penyetelan campuran idle yang terlalu kaya mengakibatkan pemakaian bahan bakar menjadi
boros
Penyetelan campuran idle yang terlalu kurus mengakibatkan motor hidup tersendat-sendat
pada idle dan pada beban rendah. (beban rendah: katup gas hanya terbuka sedikit).
Bila campuran idle distel dengan baik, pada saat Motor dingin perlu menggunakan cuk
selama 1 menit. Jika penggunaan cuk tidak perlu, bearti bahwa campuran idle terlalu
kaya.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PENYETELAN IDLE DENGAN PENGETES GAS BUANG
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Mengontrol/mengkalibrasi pengetes gas buang
Menyetel campuran idle dengan menggunakan pengetes gas buang.
Praktikum Motor Bensin

Hal
29

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Alat

Bahan

Waktu

Kotak alat

Lampu kerja

Takhometer

Pengetes CO

Mobil/motor

Latihan : 1 jam

Keselamatan kerja
Dilarang menghidupkan motor di dalam ruang tertutup,karena gas buang yang beracun dapat
merusak kesehatan kita

Persyaratan penyetelan idle


Sebelum menyetel idle, kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan
saringan udara. Sewaktu penyetelan, motor harus pada temperatur kerja, tetapi jangan
terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang.

Untuk mendapat hasil pengukuran CO yang benar, saluran buang dan knalpot tidak
boleh bocor.
Langkah kerja
Hidupkan pengetes CO terlebih dahulu, selama 5 menit.
Kalibrasikan pengetes CO supaya penunjukannya 0. Perhatikan: nosel pengukuran harus
mengisap udara murni.

1.

Skala pengukur

2.

Lampu diode

3.

Pengontrol aliran gas

4.

Rumah saringan gas

5.

Sambungan baterai

6.

Tombol kalibrasi

7.

Sambung gas buang

Stel rpm idle dan campuran idle


Masukkan nosel pengukur pada ujung saluran gas buang (minimal 30cm ke dalam)
Praktikum Motor Bensin

Hal
30

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Kontrol/perbaiki penyetelan campuran. Penyetelan yang benar menghasilkan jumlah CO 23,5. Data tepat, lihat di buku manual.
Petunjuk
Penunjukan pada pengetes CO akan salah jika:
Saluran isapnya bocor (udara palsu)
Rumah saringan gasnya tak tertutup dengan rapat (udara palsu)
Saringan gasnya tersumbat
Pemisah air penuh
Temperatur kerja belum tercapai
Kalibrasi salah
Kesimpulan
Pengetes CO harus dirawat/dikontrol secara periodis.
Jangan menyetel idle hanya berdasarkan penunjukkan CO, melainkan gunakan pengetes CO
sebagai alat kontrol saja. Pengetes CO bukan pengganti untuk ketrampilan:
Lakukan penyetelan gas buang setiap melaksanakan Praktikum secara teratur. Hal ini dapat
memperpanjang umur motor dan mengulangi komponen-komponen gas beracun pada
kendaraan bermotor.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PEMERIKSAAN SISTEM PENDINGINAN
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Memeriksa kebocoran sistem pendinginan dengan pengetes
Memeriksa fungsi tutup radiator dengan pengetes
Memeriksa fungsi termostat, saat dipasang pada motor
Menambah air pendingin

Praktikum Motor Bensin

Hal
31

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Alat

Bahan

Waktu

Kontak alat

Instruksi : 1 jam

Termometer

Latihan

Pengetes kebocoran

Mobil/motor hidup

: 1 jam

Keselamatan kerja

Pada saat motor panas, di dalam sistem pendinginan bertekanan. Janganlah membuka tutup
radiator dengan cepat karena air pendingin yang bertekanan dapat menyembur ke luar.

Pemeriksaan Kebocoran

Sebelum memasang pengetes pada radiator, lihat kedalaman leher pengisi.

Periksa kebocoran pada radiator, slang-slang dan paking-paking pada pompa, kepala
silinder dan rumah termostat.
Periksa kebocoran sil pompa air pada saat mesin hidup. Jika pompa bocor, air pendingin
keluar melalui lubang pelepas.

Slang yang retak harus diganti. Pemasangan klem dan slang juga harus diperiksa

Praktikum Motor Bensin

Hal
32

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Jika kedalaman kecil, gunakan karet pada pengetes seperti pada gambar berikut. Jika
kedalaman leher besar, karet pada pengetes harus dipasang terbalik.

Pasang pengetes dan beri tekanan sesuai dengan yang tertulis pada tutup radiator

Dilarang memberi tekanan yang melebihi dari yang tertulis pada tutup radiator

0,9 bar

90 k pa

Praktikum Motor Bensin

Hal
33

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pemeriksaan funsi tutup radiator


Pemeriksaan kondisi bagian-bagian tutup radiator
Katup-katup

Pengunci

Cuci tutup radiator yang kotor dengan air

Pasang pengetes pada tutup radiator. Pilih leher pipa adaptor yang kedalamnnya sesuai
dengan tutup radiator.

Praktikum Motor Bensin

Hal
34

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Beri tekanan pada katup sampai katup pelepas mulai membuka. Bandingkan tekanan
dengan yang tertulis pada tutup. Tunggu beberapa detik, tekanan tidak boleh turun cepat.

Pemeriksaan fungsi termostat


Pemeriksaan ini harus dimulai pada saat motor masih dingin.
Pasang termometer pada leher pengisi radiator
Hidupkan motor. Pada saat awal, air pendingin tidak boleh menjadi panas. Air yang cepat
menjadi panas saat mesin mulai hidup menunjukkan bahwa termostat terus terbuka atau
tidak dipasang. Sampai termostat mulai membuka, biasanya kita harus menunggu beberapa
menit. Pada saat itu, temperatur di dalam air pendingin harus cepat naik sampai 70-850C

Penambahan air pendingin


Jika tidak ada reservoir khusus, tambahan air pendingin sesuai dengan gambar

Praktikum Motor Bensin

Hal
35

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Jika ada reservoir, perhatikan tanda pengisiannya

Petunjuk
Jika air pendingin kurang, motor menjadi panas, sehingga paking kepala silinder dapat bocor
dan kepala silinder dapat menjadi retak
Termostat
Cara kerja
Bila suhu air pendingin rendah, aliran air ke radiator terputus. Jika suhu air pendingin mencapai
800C, termostat terbuka aliran air melalui radiator.
Saat termostat tertutup

Saat termostat terbuka

Praktikum Motor Bensin

Hal
36

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Arah motor

Gangguan-gangguan dan akibatnya


Jika termostat tidak terpasang, motor tidak dapat mencapai temperatur kerja. Hal ini dapat
merugikan umur motor, juga pemakaian bahan bakar menjadi boros. Termostat yang rusak
harus diganti baru karena tidak dapat diperbaiki.
Jika termostat rusak, temperatur motor tidak pernah mencapai temperatur kerja sehingga
bagian yang sulit menguap tidak terbakar dan menempel ke dinding silinder dan daerah ring
torak karena bensin mengandung belerang yang mempunyai sifat korosis terhadap logam,
maka bagian-bagian ring torak akan cepat aus dan umur motor menjadi lebih pendek

Tutup radiator

Praktikum Motor Bensin

Hal
37

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tutup radiator mengatur tekanan di dalam sistem pendinginan pada temperatur kerja, sistem
pendinginan bertekanan 80-120kpa (0,8-1.2bar). Dengan begitu, titik didih air pendinginan
mencapai 1200C, maka sistem pendinginan menjadi lebih aman

Motor menjadi panas, maka tekanan sistem pendingin naik katup pelepas membuka (80120kPa)

Motor menjadi dingin, maka tekanan sistem pendingint turun katup vakum membuka.

Gangguan-gangguan

Praktikum Motor Bensin

Hal
38

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Bila katup pelepas tidak rapat, tekanan sistem pendinginan kurang


rendah

temperatur didih

air dapat mendidih.

Bila katup pelepas tak terbuka, tekanan sistem pendinginan terlalu tinggi slang air
mengembang/meledak.
Bila katup vakum tak terbuka timbul vakum pada saat motor menjadi dingin

slang-slang

air mengempis.

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PEMERIKSAAN FUNGSI ADVANS VAKUM
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Memeriksa fungsi advans vakum, saat distributor terpasang:
dengan menghisap (pemeriksaan sederhana)
dengan lampu timing dan takhometer
Alat
Kotak alat

Lampu kerja

Lampu timing

Takhometer

Bahan
Mobil/motor hidup

Waktu
Latihan : 1 Jam

Langkah kerja
Pemeriksaan sederhana
Lepas tutup distributor.
Lepas slang vakum yang menuju ke distributor pada karburator. Isap slang dengan mulut
dan perhatikan plat dudukan kontak pemutus harus bergerak.

Praktikum Motor Bensin

Hal
39

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Slang vakum tidak boleh retak atau longgar pada sambungannya

Pemeriksaan dengan alat pengetes


-

Pasang lampu timing dan takhometer.

Hidupkan motor, kontrol/stel saat pengapian.

Tambah putaran motor sampai tempat 3500 rpm, kemudian lihat saat pengapian.

Lepas slang vakum pada distributor, kemudian lihat kembali saat pengapian dengan tepat
3500rpm. Perbedaan saat pengapian dengan/tanpa advans harus 10 -200.

Isilah hasil tes pada lembar soal (hal.4).

3500rpm dengan slang vakum (pada


Praktikum Motor Bensin

Hal
40

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

contoh: 280).

3500rpm tanpa slang vakum (pada


contoh: 160).

Jangan lupa memasang kembali slang vakum setelah selesai !

Petunjuk
Apabila advans vakum tidak bekerja dengan benar,
pemakaian bensin akan boros, sedang tenaga motor tetap.

Mengapa distributor dilengkapi dengan advans vakum?


Pada saat katup gas terbuka sedikit (beban renda), pembentukan campuran di dalam
silinder jelek, karena olakan sedikit, temperatur hasil langkah kompresi rendah, dst. Karena
pembentukan campuran jelek, kecepatan bakarnya rendah

saat pengapian harus lebih

awal, supaya pada mulai langkah usaha campuran sudah terbakar.

Pada keadaan motor mana advans vakum bekerja?


Hanya pada beban rendah (katup gas terbuka sedikit) Pada idle dan pada beban penuh
advans vakum tidak bekerja. Lihat gambar dibawah ini

Praktikum Motor Bensin

Hal
41

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Idle: Vakum tak mencapai

Beban rendah: Advans vakum

Beban penuh: Vakum di

sambngan advans vakum.

bekerja.

daerah sambungan slang


rendah sekali Advans vakum
tidak bekerja.

Halaman soal: Pemeriksaan fungsi advans vakum


Tulislah pada tempat tersedia hasil yang anda dapatkan dari motor yang dites
Apa merek dan tipe motor
yang diperiksa?
Berapa derajat advans vakum
memajukan saat pengapian?
(Maximumnya)
Yang mana sambungan advans
vakum pada karburator dibawah?

Praktikum Motor Bensin

Hal
42

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

A
B
C
D

Praktikum Motor Bensin

Hal
43

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

PRAKTIKUM MOTOR BENSIN


PEMERIKSAAN FUNGSI ADVANS SENTRIFUGAL (GOVERNOR)
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Memeriksa fungsi advans sentrifugal, saat distributor terpasang:
dengan tangan (pemeriksaan sederhana)
dengan lampu timing dan takhometer
Alat

Bahan

Waktu

Kotak alat

Lampu kerja

Lampu timing

Takhometer

Mobil/motor hidup

Latihan : 1 jam

Pemeriksaan sederhana
Lepas tutup distributor
Putar rotor dengan tangan. Sesuai dengan arah putarannya, rotor harus dapat berputar 10150 terhadap pegas governor dan dapat kembali sendiri ke posisi semula. Jika tidak,
governor harus diperbaiki atau diganti baru

Praktikum Motor Bensin

Hal
44

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pemeriksaan dengan lampu timing


Lepas slang vakum dari advans vakum
Pasang lampu timing dan takhometer
Lihat tanda pengapian saat putaran idle, kemudian tambah putaran motor perlahan-lahan.
Dibawah 900rpm governor belum boleh bekerja, saat pengapian tidak boleh berubah.
Antara 900-1500rpm, governor harus mulai bekerja.
Untuk itu dapat dilihat pada tanda pengapian yang mulai bergeser ke saat pengapian yang
lebih awal.
Tambah putaran motor sampai 4500rpm. Sekarang saat pengapian harus maju 15-300.

Dilarang menambah putaran lebih dari 4500rpm karena komponen-komponen penggerak lupa
memasang kembali slang vakum setelah pemeriksaan. Katup dapat terpelanting sehingga
bengkok (terutama motor OHV)

Praktikum Motor Bensin

Hal
45

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Cara memeriksa fungsi advans sentrifugal, dengan menggunakan lampu timing yang dilengkapi
penunjuk
Contoh I : Tanda sederhana
Idle (mis: 750rpm)
Tanda saat pengapian
jika salah, stel

Antara 900-1500rpm (mis. 1200rpm)

Praktikum Motor Bensin

Hal
46

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tanda pengapian mulai bergeser, karena governor mulai bekerja. Saat pengapian akan dimajukan.

Pada 4500rpm

Praktikum Motor Bensin

Hal
47

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Sekarang, berapa

p.e. saat pengapian berubah?

Putaran skala lampu timing, sehingga lampu menyala lebih lambat (tanda bergeser kembali),
sampai pada posisi semula. Lihat penunjukkan sudut pada lampu timing !

Perubahan saat pengapian yang dapat dilihat pada skala, tepat sama dengan sudut pengaturan advans
sentrifugal.

Contoh II : Skala derajat


Idle (mis: 750rpm)

Praktikum Motor Bensin

Hal
48

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tanda saat pengapian.


Saat pengapian: 50
sebelum TMA (mis)

Antara 900-1500rpm (mis. 1200rpm)

Praktikum Motor Bensin

Hal
49

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Tanda pengapian mulai bergeser, karena governor mulai bekerja. Saat pengapian akan dimajukan.

Pada 4500rpm

Sekarang, berapa Op.e.

saat pengapian berubah?

Putar skala lampu timing, sehingga lampu menyala lebih lambat (tanda bergeser kembali),
sampai tanda pada posisi semula. Lihat penunjukkan sudut pada lampu timing ;

Kembali pada posisi


semula/saat pengapian
dalam idle

Perubahan saat pengapian yang dapat dilihat pada skala, tempat sama dengan sudut pengatur
advans sentrifugal.
Pelumasan governor sentrifugal
Praktikum Motor Bensin

Hal
50

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Kadang-kadang governor dapat dilunasi, misalnya pada distributor Toyota, ujung luar pada
poros governor ditutup dengan karet. Karet tersebut dapat dilepas, lubang poros diisi dengan
vet, karet dipasang kembali, kemudian ditekan beberapa detik, sehingga vet akan tertekan
kedalam celah antara poros governor dan poros distributor.

Distributor Bosch yang digunakan pada mobil-mobil Jerman dilengkapi dengan bahan laken
pada ujung poros governor. Pada laken tersebut diberi satu tetes oli mesin untuk menghindari
kemacetan antara poros governor dengan poros distributor.
Pelumasan governor dilaksanakan setiap 20.000km.
Akibat kerja advans sentrifugal yang tidak teratur
a) Keausan pada governor : Pemajuan saat pengapian terlalu besar

timbul knoking

(detonasi)
b) Governor macet : Saat pengapian tak akan dimajukan pada rpm tinggi

daya motor

berkurang, pemakaian bahan bakar boros.


Halaman soal : Pemeriksaan fungsi advans sentrifugal
Tulislah pada tempat yang tersedia, hasil-hasil yang anda dapatkan dari mesin yang diperiksa.
Apakah merek dan bentuk dari
mesin yang diperiksa?
Pada putaran berapa governor
mulai bekerja? (+/- 50rpm)
Barapa derajat saat pengapian digeser oleh
governor pada 4500rpm? (+/-3 derajat)
Praktikum Motor Bensin

Hal
51

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pada diagram dibawah ini, kurve advans sentrifugal tidak teratur. Perbaiki kurve sesuai
pengetahuan anda:

Advans
25

20

15

10

Salah

Rpm
1000

2000

3000

4000

5000

PRAKTIKM MOTOR BENSIN


OVERHAUL DISTRIBUTOR
(Mesin Kijang)
Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:

Melepas distributor
Memeriksa komponen-komponen distributor
Memeriksa advan vakum dan advan sentrifugal
Memasang kembali distributor

Alat
Kotak alat
Pompa vakum (manual)

Bahan
Motor/mesin hidup
Vet
Lap

Praktikum Motor Bensin

Waktu
Instruksi : 30 menit
Latihan : 1 jam
Hal
52

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Langkah kerja :
A. Melepas Distributor
-

Posisikan silinder pada Top 1 (silinder 1


pada kondisi akhir langkah kompresi)
dengan memutar puly pada tanda Top/0
(nol).

Pastikan arah rotor menghadap pada


kabel busi nomor 1 pada tutup
distributor

Lepaskan kabel busi maupun kabel koil

Lepaskan kabel negatif koil yang


menempel pada bodi distributor
(Perhatikan pada sambungan tersebut
terdapat isolator)

Kendorkan baut distributor lalu angkat


distributor dari dudukannya

B. Membongkar distributor

Praktikum Motor Bensin

Hal
53

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Lepas terminal pada bodi distributor


(rumah kabel kontak pemutus)

Lepas kondensator dan kontak


pemutus dari dudukannya

Lepas advan vakum dari dudukannya

Lepas baut pengikat dudukan platina


lalu lepas dudukan platina

Lepas kam distributor dari poros


distributor (lepaskan terlebih dulu
pegas sentrifugal) Perhatikan pegas
sentrifugal TIDAK boleh tertukar

C. Memeriksa Distributor

Praktikum Motor Bensin

Hal
54

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

1. Pemeriksaan poros kam dan poros distributor


-

Periksa poros kam distributor dari


kemungkinan macet/aus

Periksa kam distributor dari kemungkinan aus

Periksa poros distributor dari kemungkinan


aus/kocak

2.
-

. Pemeriksaan Vakum Advancer


Periksa membran vakum dari kemungkinan
bocor (gunakan pompa vakum/dihisap)

Periksa gerakan dari dudukan platina dari


kemungkinan macet

3.

. Pemeriksaan Sentrifugal Advancer

Periksa bandul/bobot sentrifugal dari


kemungkinan macet/kotor/berkarat

Periksa pegas sentrifugal dari kemungkinan


patah/lepas dari dudukannya

D. Merakit dan Memasang Distributor


-

Bersihkan semua komponen sebelum dipasang (kotoran yang masih menempel pada
komponen dapat menimbulkan kerusakan/keausan pada saat mesin bekerja)

Pasang terlebih dulu poros kam distributor pada poros distributor dan pasang baut
pengikatnya.

Pasang pegas sentrifugal (Hati-hati jangan sampai tertukar)

Pasang dudukan platina (pastikan dudukan dapat bergerak dengan mudah)

Pasang vakum advan pada dudukannya (Perhatikan poros vakum harus tepat pada
dudukannya)

Pasang platina dengan besar celah yang sesuai

Pasang kabel platina pada rumah distributor

Pasang kondensator pada dudukannya

Pasang rotor dengan posisi yang benar

Lakukan pemasangan distributor pada mesin dengan langkah sebagai berikut:


- Pastikan silinder I pada akhir langkah kompresi. Lihat gerak gunting katup pada
silinder IV, bila belum sesuai tepatkan dengan memutar puli.

Praktikum Motor Bensin

Hal
55

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

- Cocokkan alur poros pompa oli dengan tanda pada lubang dudukan distributor

Masukkan distributor pada dudukannya dengan mengarahkan rotor 10 ke kiri


terhadap garis vertikal (berlawanan arah urutan FO)

Kedudukan rotor setelah distributor masuk, 20 ke kanan terhadap garis vertikal

- Periksa arah rotor dengan memasang tutup distributo. Bila pemasangan distributor
anda benar rotor akan berada pada posisi busi nomor 1.

PRAKYIKUM MOTOR BENSIN


SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN
Overhaul Karburator (contoh kijang)
Praktikum Motor Bensin

Hal
56

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Sub KOMPETENSI
Setelah selesai mengikuti praktikum mahasiswa dapat melakukan kegiatan:
Memeriksa permukaan-permukaan karburator yang berpaking
Memeriksa sistem pengaya
Memeriksa mekanisme katup gas
Memeriksa kondisi katup termostatik
ALAT
Kotak alat
Pistol udara
Lampu kerja
Mistar
Ragum
Termometer
Panci
Slang
Mata bor 11 mm
Kompor
Fuler

BAHAN
Karburator
(AISAN/NIKI)
Solar
Kain lap

WAKTU
Intruksi: 2 jam
Latihan : 6 jam

Praktikum Motor Bensin

Hal
57

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Langkah kerja

Pemeriksaan awal
Periksa saat mulai penyemprotan, keausan katup gas dan bekerjanya tingkat ke dua.
Overhaul karburator
Lepas satu persatu : tutup karburator, bodi karburator dan rumah katup gas.
Jagalah ! jangan sampai paking-paking robek
Keluarkan katup buang pompa percepatan

Pekerjaan pada tutup karburator


Lepas pelampung, jarum pelampung dan torak pengatur sistem pengaya
Bersihkan semua bagian dengan solar dan pistol udara
Kontrol ketidak rataan permukaan yang berpaking (misalnya : dengan mistar geser).
Ketidak rataan maksimum 0,2 mm
Periksa mekanisme katup cuk (lihat 61 15 45 40)
Pasang kembali torak pengaya, periksa apakah dapat bergeser kembali atau tidak
Periksa dan stel kelengkapan pelampung (lihat 61 15 45 30)

Praktikum Motor Bensin

Hal
58

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

DAFTAR PENGECEKAN KELENGKAPAN TUTUP KARBURATOR


No

Bagian

Kriteria Pemeriksaan

1.

Tutup Karburator

Kerataan permukaan (0,2 mm)

2.

Poros katup cuk

Kelonggaran/gerakan berat

3.

Katup cuk

Pembukaan/penutupan penuh

4.

Pegas katup cuk

Tegangan pada katup cuk


Kondisi, pemasangan

5.

Torak pengaya
dalam silindernya

Kelonggaran/gerakan berat

6.

Jarum pelampung

Keausan

Pelampung

Kerusakan/retak
Posisi tertinggi (11mm)
Posisi terendah (51mm)

Paking tutup

Kondisi (robek)

7.

8.

Praktikum Motor Bensin

Keadaan
Baik

Jelek

Hal
59

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Pekerjaan pada bodi karburator


Lepas torak dan katup isap pompa percepatan
Lepas jet utama tingkat I, II dan jet idle
Lepas katup pengaya

Lepas nosel pada tingkat I dan II


Jika terpasang pada bodi, lepas juga katup termostatik
Bersihkan semua bagian-bagian yang dilepas, semua saluran-saluran dengan solar dan pistol
udara. Perhatikan jet-jet udara sistem idle dan jet-jet koreksi udara pada nosel-nosel.
Periksa ketidak rataan permukaan-permukaan yang berpaking ketidak rataan maksimum : 0,2
mm
Periksa, apakah venturi-venturi longgar. Untuk merapatkan, pukul pada tempat-tempat yang
disediakan
Periksa pelengkapan pompa percepatan
Periksa fungsi dan ketidak rapatan katup pengaya dengan meniup/mengisap. Gunakan slang
yang sesuai dengan besar diameter luar jet pengaya
Periksa bekerjanya katup termostatik dengan jalan memanaskan pegas bimetal dalam air
panas. Katup termostatik harus membuka pada temperatur 50o

Pasang kembali bagian-bagian pada bodi. Perhatikan letak jet-jet utama pada tingkat I dan
II
Praktikum Motor Bensin

Hal
60

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

DAFTAR PENGECEKAN KELENGKAPAN BODI KARBURATOR

No

Bagian

Kriteria Pemeriksaan

Keadaan
Baik Jelek

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Bodi karburator
Venturi-venturi
Torak pompa percepatan
Silinder pompa percepatan
Katup isap pompa percepatan
Katup buang pompa percepatan
Saluran isap pompa percepatan
Saluran tekan pompa

Kerataan permukaan (0,2 mm)


Kelonggaran
Kondisi sil
Ketidak rapatan, karatan
Ketidak rapatan, karatan
Ketidak rapatan karatan
Tersumbat/kotor
Tersumbat/kotor

9.
10.

percepatan
Katup pengaya
Katup termostatik

Ketidak rapatan/macet
Ketidak rapatan, temperatur

Jet idle (perpindahan)


Jet udara sistem idle
Saluran idle
Nosel tingkat I

buka ( 50oC)
Tersumbat/kotor
Tersumbat/kotor
Tersumbat/kotor
Tersumbat/kotoran pada jet

11.
12.
13.
14.

koreksi udara
15.

Kondisi paking
Tersumbat/kotoran pada jet

Nosel tingkat II

koreksi udara
16 Paking bodi (bawah)
Pekerjaan pada rumah katup gas

Kondisi paking
Kondisi robek

Lepas sekrup penyetel campuran idle


Periksa keausan pada ujung sekrup
Bersihkan semua bagian-bagian dengan solar dan pistol udara
Periksa ketidak rataan permukaan-permukaan yang berpaking ketidak rataan maksimum :
0,2 mm
Periksa kelonggaran poros-poros katup gas. Jika kelonggaran besar, rumah katup, gas
harus di ganti atau dioverhaul
Praktikum Motor Bensin

Hal
61

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Periksa pembukaan katup gas tingkat I dan II


Jika mekanisme gas diinjak penuh, kedua katup gas harus terbuka
sebesar 90o

Jika katup-katup gas tidak terbuka 90o, bengkokkan tuas pembatas pada tingkat I dan II,
jika perlu bengkokkan batang penghubung pada tingkat II
Kontrol pegas-pegas katup gas, keausan dan kedudukan pengunci-pengunci pada batang
penggerak tingkat II

DAFTAR PENGECEKAN KELENGKAPAN RUMAH KATUP GAS


Praktikum Motor Bensin

Hal
62

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

No

Bagian

Kriteria Pemeriksaan

1.

Sekrup penyetel idle

Keausan

2.

Permukaan flens

Kerataan permukaan

Keadaan
Baik

Jelek

(maksimum 0,2 mm)


3.

Poros katup gas

Kelonggaran

tingkat I dan II
4.

Katup gas tingkat I

Pembukaan katup gas

dan II
5.

Pegas-pegas katup

Kondisi, pemasangan

gas
6.

Batang penggerak

Kedudukan penguncipengunci

Petunjuk pemasangan (karburator Kijang/Corolla)


Pada waktu pemasangan, perhatikan kedudukan sekrup berlubang pada flens. Lubang ini
adalah lubang saluran vakum pada sistem pengaya. Jika tertukar, sistem pengaya akan terus
hidup sehingga pemakaian bahan bakar menjadi boros
Periksa keadaan paking-paking. Paking yang robek harus diganti. Jika paking pada tutup
karburator rusak, pada karburator terjadi ventlasi ekstern pada ruang pelampung. P antara
ruang pelampung dan ruang pencampur naik, maka pemakaian bensin menjadi boros (10 -15%
lebih)

Pemeriksaan dan penyetelan akhir


Kontrol pemasangan pengunci-pengunci tuas penggerak
Kontrol apakah mekanisme katup-katup gas, katup cuk dan pompa percepatan berfungsi
dengan baik

Praktikum Motor Bensin

Hal
63

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

Periksa langkah torak pompa percepatan (3-3,5 mm). Jika salah, stel dengan
membengkokkan batang pendorong tuas pompa
Periksa saat mulai penyemprotan
Kontrol penyetelan dasar sekrup penyetelan campuran idle (2,5 - 3 putaran ke arah luar)

Catatan
Pemasangan kerburator,
Penyetelan karburator,

Lembaran soal : Susunan karburator kijang


Berilah nomor-nomor sesuai dengan tabel, pada garis yang menunjukkan bagian-bagian
tersebut !

Praktikum Motor Bensin

Hal
64

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

1. Katup buang pompa percepatan

5. Katup pengaya

2. Katup isap pompa percepatan

6. Jet pengaya

3. Jet idle & perpindahan

7. Jet utama tingkat I

4. Torak pengatur katup pengaya

8. Jet utama tingkat II

Lembaran soal : Susunan karburator Kijang/Corolla


Beri nomer-nomer sesuai dengan tabel, pada garis yang menunjukkan bagian-bagian tersebut !

Praktikum Motor Bensin

Hal
65

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif

1. Pegas penekan pompa percepatan

5. Katup gas tingkat II

2. batang penhubung katup cuk

6. Batang penghubung tingkat II

3. Lengan penggerak katup cuk

7. Tuas gas

4. Poros katup pengatur tingkat II

8. Sekrup berlubang untuk saluran vakum


sistem pengaya

Praktikum Motor Bensin

Hal
66

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif