Anda di halaman 1dari 16

Sistem

Pelumasan
Oleh
Ahmad Arbi Trihatmojo
Akhmad Afif Farid
Anang Abd Rozaq

Sistem Pelumasan
Tujuan dan Fungsi

Komponen

Jenis-Jenis

Aliran Oli

Sistem Pelumasan
Sistem pelumasan merupakan salah satu sistem
pada suatu kendaraan yang bertujuan untuk
mengatur dan menyalurkan minyak pelumas
kebagian-bagian mesin yang bergerak.

Tujuan dan Fungsi


Tujuan utama dari pelumasan adalah untuk
menghilangkan gesekan, keausan dan kehilangan
daya pada komponen mesin kendaraan.
Sistem pelumasan pada mesin mobil juga
mempunyai fungsi sebagai berikut :
a) Sebagai pendingin pada komponen-komponen
yang bergerak dan menghasilkan panas dari
gesekan dua benda tersebut.
b) Sebagai pembersih Kotoran yang dihasilkan dari
gesekan komponen-komponen logam.
c) Pencegah terjadinya korosi pada komponenkomponen mesin.

Jenis-jenis Sistem Pelumasan


Jenis percikan ( splash type)

Jenis tekanan ( pressure feed type )

Pelumasan kombinasi
(combination type)

Komponen-komponen Utama
Sistem Pelumasan
1. Oil Pressure Switch
2. Oil Pump
a. Pompa model roda gigi
1. Tipe internal gear
2. Tipe external gear
b. Pompa model trochoid
3. Relief Valve
4. Oil Strainer
5. Oil Filter

Oil Pressure Switch


Aksesoris kontrol sistem refrigerasi yang memonitor
beda tekanan ini, dan memberikan sinyal untuk
mematikan lampu pada indikator apabila tekanan
oli tinggi dan menyalakan lampu jika aliran oli tidak
mengalir ke mesin.

Oil Pump
Pompa oli adalah komponen mesin yang berfungsi
untuk menghisap oli dan menekan oli kebagianbagian mesin yang bergerak, pompa oli ad yang
digerakkan langsung oleh crankshaft dan ada jga
yang digerakkan oleh sumbu nok (camshaft).
Tipe internal gear
Roda gigi yang digerakkan (driven gear)
digerakkan oleh roda gigi penggerak yang
dihubungkan langsung ke camshaft, ruang volume
dibentuk oleh dua gigi yang berubah-ubah saat
berputar.

Tipe external gear


Sama halnya seperti model internal ada drive gear
& driven gear untuk memompa oli seperti terlihat
pada gambar disamping. Aliran oli juga terlihat
seperti gambar. Tipe ini sudah lama digunakan
karena konstruksinya lebih sederhana dan lebih
akurat.

Pompa model trochoid


Pompa model trochoid memiliki bentuk yang lebih
sederhana dari pada model roda gigi, dan volume
oli yang dipompa lebih besar juga sehingga bentuk
pompa oli dapat diperkecil dan lebih dapat
diandalkan.

Oil Pressure Relief Valve


Berfungsi mengatur tekanan oli yang disalurkan
ke sistem pelumasan. Pada rpm tinggi, katup akan
membuka dan kelebihan oli pada sistem
pelumasan akan disalurkan ke bak oIi melalui
lubang by pass. Sehingga tekanan oli yang masuk
ke sistem pelumasan dapat dibatasi besarnya.

Oil Strainer
Komponen yang berupa saringan oli dan
terpasang di saluran masuk oli untuk memisahkan
partikel yang besar dari oli.

Oil Filter
Fungsi saringan oli untuk menyaring kotoran yang
ditimbulkan dari gesekan mesin agar tida ikut
beredar pada sistem pelumas. Kotoran pada oli
dapat berupa bram atau serpian logam akibat
bagian yang aus maupun endapan karbon yang
dibawah oli selama bersirkulasi.

Aliran Oli Pada Sistem


Pelumasan

Aliran Oli Pada Sistem


Pelumasan

SEKIAN
TERIMA KASIH