Anda di halaman 1dari 10

Sistem Pengisian dan Starter

Kelompok 2:
Debby Maharani
(120513404274)
Egik Lintar Permadi (120513428452)
Rita Fajar Wati
(120513428448)

A. Sistem Pengisian
Sistem pengisian merupakan sistem yang
berfungsi untuk menyediakan arus listrik yang
nantinya dimanfaatkan oleh komponen
kelistrikan pada kendaraan tersebut dan
sekaligus mengisi ulang arus pada baterai.

Komponen
1. Alternator
Berfungsi untuk merubah energi mekanis yang
didapatkan dari mesin menjadi energii listrik. Energi
mekanik dari mesin disalurkan sebuah puli yang
memutarkan rotor dan menghasilkan arus listrik
bolakbalik pada stator, arus listrik yang dihasilkan
kemudian dirubah menjadi arus searah oleh diode.

Komponen utama alternator:


a. Rotor
Pada rotor terdapat kumparan rotor (rotor coil) yang
berfungsi untuk membangkitkan kemagnetan.

b. Stator
Kumparan stator berfungsi membangkitan
tegangan bolak-balik 3 fase sehingga arus yang
dihasilkan akan lebih rapat dan tidak putus putus.

c. Diode
Diode berfungsi menyearahkan arus bolak balik
(AC) yang dihasilkan oleh stator coil menjadi arus
searah (DC). Diode juga berfungsi mencegah arus
balik dari baterai ke alternator.

2. Regulator
Regulator berfungsi untuk mengatur besar arus
listrik yang masuk kedalam rotor coil sehingga
tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap
konstan meskipun putarannya berubah-ubah.

Cara kerja ketika kunci kontak ON


mesin mati (IC Regulator)

Cara kerja ketika kunci kontak ON


mesin mati (Konvensional)

Cara Kerja ketika Mesin Hidup dan Tegangan


Output Di Bawah Standar (<14,7 Volt)

Cara Kerja ketika Mesin Hidup Tegangan Output


Di Atas Standar (14,7 Volt)

Terima Kasih