Anda di halaman 1dari 2

RUMAH SAKIT UMUM PERMATA MADINA

Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal-SUMUT


Telp. (0636)-20279 Fax (0636)-20712

KEPUTUSAN DIREKTUR
RSU PERMATA MADINA PANYABUNGAN
NOMOR
/2015
TENTANG
PERLINDUNGAN PASIEN DARI KEKERASAN FISIK
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM PERMATA MADINA PANYABUNGAN

Menimbang :
a. bahwa pasien mempunyai hak untuk dilindungi dari kekerasan fisik dari
pengunjung, pasien dan staf
b. bahwa untuk melindungi pasien dari kekerasan fisik rumah sakit yang
melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap kekerasan fisik
c. bahwa untuk maksud diatas tersebut pada butir b perlu ditetapkan dengan
Surat Keputusan Direktur RSU. Permata Madina Panyabungan
Mengingat :
1. Undang-undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit
3. Peraturan
Menteri
Kesehatan
Republik
Indonesia
No.
920/Menkes/Per/XII/1986, tentang Upaya Pelayanan Kesehatan Swasta
dibidang Medik, Jo.Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
084/Menkes/Per/II/1990, tentang perubahan atas peraturan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia No. 920/Menkes/Per/XII/1986
4. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 659/Menkes/per/VIII/2009 tentang
Rumah Sakit Indonesia Kelas Dunia (World Class Hospital)
5. Peraturan Menteri Kesehatan No. 340/Menkes/Per/III/2010 Tentang Klasifikasi
Rumah Sakit
6. Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan
Republik Indonesia No. HK.00.06.3.5.5797 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Upaya Pelayanan Kesehatan Swasta Dibidang Medim Spesialistik

7. Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal Nomor


/../../. Tentang Ijin Operasional RSU. Permata Madina Panyabungan

Menetapkan :
Kesatu

Keputusan Direktur RSU. Permata Madina Panyabungan tentang


Perlindungan Pasien dari Kekerasan Fisik

Kedua

Kelompok beresiko yang terutama menjadi tanggung jawab adalah


pasien bayi, anak-anak, manula dan lainnya yang kurang atau yang
tidak mampu melindungi dirinya sendiri

Ketiga

Langkah-langkah untuk melindungi pasien dari kekerasan fisik, terdiri


dari :
1. Rumah Sakit mengidentifikasi kelompok beresiko
2. Rumah Sakit memeriksa individu yang tidak memiliki identitas
3. Rumah Sakit memonitor lokasi terpencil atau terisolasi

Keempat

Pelaksanaan perlindungan pasien dari kekerasan fisik diatur dengan


standar prosedur operasional yang telah ditetapkan

Kelima

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan akan


diadakan perbaikan seperlunya apabila dikemudian hari terdapat
kekeliruan atau kekurangan didalam keputusan ini

Ditetapkan di : Panyabungan
Pada tanggal :
RSU.Permata Madina Panyabungan
Direktur

Dr.H.Safii Siregar, Sp.OG