Anda di halaman 1dari 2

2.

10 Adjuvan pada anesthesia regional


a) Opioid
Terdapat efek sinergis antara opioid spinal dan anestetik lokal. Kedua agen ini
dikombinasikan karena memiliki cara kerja analgesic yang berbeda dan kemampuan dalam
blockade nyeri pada 2 tempat yang berbeda. Opioid menyebabkan analgesia dengan berikatan
secara spesifik dan mengaktivasi reseptor opiat di substansia gelationosa korda spinalis..
Sementara anestetik lokal menyebabkan analgesia dengan cara blockade transmisi impuls pada
akar saraf dan ganglia basalis. Opioid yang bersifat lipofilik absorbsinya bersifat bifasik. Porsi
inisial akan terdistribusi secara cepat kedalam sirkulasi darah dan mencapai bagian supraspinal,
sementara sisanya akan terdistribusi ke jaringan lemak di ruang epidural dan diabsorpsi kembali
ke sirkulasi darah lebih lambat, dalam beberapa jam. Disebut sinergistik karena, anestetik lokal
memberi efek analgesia pada tingkat spinal, bersamaan dengan opioid yang secara sistemik
diabsorpsi dan memberikan efek analgesia tambahan pada tingkat supraspinal.

Gambar 5. Regimen opioid analgesia


b) Non-opioid adjuvant

Epinephrine, memiliki mekanisme mengurangi clearance obat dari ruang epidural dengan
efek vasokontriksi pada pembuluh darah. Penambahan vasokonstriktor menyebabkan

penurunan konsentrasi plasma dari anestetik lokal, efek tersebut membutuhkan dosis
anestetik lokal yang lebih tinggi. Short acting anesthetic (li adrenedocaine, procaine)
menunjukkan prolong yang baik terhadap penambahan 1:200.000 epinephrine
dibandingkan dengan long acting anesthetic (ropivacaine). Efek lain adalah
meningkatkan kecepatan onset blok regional dan kedalaman blok. Dosis epinephrine,

bolus 0.05-1 g/kgBB i.v


Clonidine, menghambat impuls nosiseptif dengan aktivasi reseptor 2 adrenergik di
dorsal spinal cord. Selain itu clonidine juga meningkatkan efek blokade sensorik dan
motoric dari anestetik lokal, dengan menghambat konduksi serat C dan A-delta via
peningkatan sodium. Efek vasokonstriktor juga didapati, dengan menurunkan vascular
uptake dari anestetik lokal. 15 g clonidine dengan bupivacaine saat anesthesia spinalepidural menghasilkan efek analgesia yang lebih lama dibandingan dengan pemberian
bupivacaine saja. Prolong ini terjadi selama 30 min dan efek analgesia setelah post
operatif selama 120 menit tanpa adverse events