Anda di halaman 1dari 3

HASIL

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, di dalam preparat urin ditemukan


beberapa unsur dalam sedimen, yaitu sebagai berikut:
1.

Sel Epitel Skuamous

Gambar 1. Penampakan Sel Epitel Skuamous dalam Urin Probandus

2.

Sel Ragi

Gambar 2. Penampakan Sel Ragi dalam Urin Probandus

3.

Sel Leukosit

Gambar 3. Penampakan Sel Leukosit dalam Urin Probandus

4.

Kristal Kalsium Oksalat

Gambar 4. Penampakan Kristal Kalsium Oksalat dalam Urin Probandus


PEMBAHASAN

Pada pemeriksaan mikroskopis, hasil sedimen yang ditemukan adalah


epitel skuamous, leukosit, sel ragi, dan kristal kalsium oksalat. Sel skuamous dari
uretra, vagina, atau area kulit tampak sebagai sel yang lebar, pipih dengan inti
yang kecil. Sel ini merupakan unsur organis yang berasal dari jaringan dan
kurang memberi makna patologis. Adanya leukosit dalam urin dapat
mengindikasikan inflammasi pada saluran kemih. Leukosit dapat ditemukan
dalam urin, misalnya pada penyakit intraparenkim seperti glomerulonefritis atau
nefritis intersisial. Leukosit juga ada dalam urin pada penderita inflamasi
periuretral atau apendisitis akut (Chakraborty, 2013).
Kristal oksalat biasanya berbentuk seperti amplop atau bipiramidal.
Ditemukannya kristal oksalat pada urin kurang memberikan gambaran patologis
karena kristal ini termasuk dalam unsur anorganik non patologis. Kemudian,
ditemukannya sel ragi individual maupun yang sedang mengalami pertunasan
(budding) dapat mengindikasikan infeksi Candida (Chakraborty, 2013).

Chakraborthy, Sekhar. 2013. Urinalysis in Clinical Practice, Medicine Update,


Vol. 23, No. 13: 576-585.