Anda di halaman 1dari 55

About me

Endang Yuniarti, S.Si,M.Kes, Apt


S1 Farmasi UGM, th 1993 Apoteker UGM, th 1994
S2 Magister Manajemen Kebijakan Obat, IKM
UGM,
th 2001
Academic
practice:
yoen_aji@yahoo.co.id
Hp: 081328708430
- E-mail:
1994-1999 : Guru SMF Yarsi Pontianak
- 2003-skrg : Dosen tamu di Universitas Islam Indonesia
- 2004-2011 : Dosen tamu di Stikes Aisiyah Yogyakarta
- 2008-skrg : Dosen tamu profesi Apoteker UGM
- 2009-skrg : Dosen prodi Farmasi FKIK UMY
- 2012-skrg : Dosen tamu profesi Apoteker Univ. Ahmad Dahlan
- 2013-skrg : Dosen tamu profesi Apoteker Univ Sanata Dharma
- 2013-skrg : Dosen tamu profesi Apoteker UMP Purwokerto
Community Pharmacy Practice:
- 1997 1999 : APA ANTARA, Kab Pontianak, Kal-Bar
Hospital Practice
- 1995-2002 : Apoteker RSUD dr. Rubini, Mempawah, Kalimantan
Barat
- 2003-2007 : Kepala Urusan Logistik Instalasi Farmasi RS PKU
Muhamamdiyah
- 2008-2014 : Kepala Instalasi Farmasi RS PKU Muhammadiyah
Yogya
- 2011-2014 : Manajer Bidang Farmasi dan Penunjang Medik RS
PKU Muhammadiyah Yogya
- Educator Diabetes RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
International Cource:
TIMTC Pharmaceutical Training Program, DoH RoC, Taiwan 2009
Health Care Management Training Program, DoH RoC, Taiwan,

Endang Yuniarti,
S.Si.,M.Kes,Apt
RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta

KOMPETENSI DAN
STANDAR PROFESI
APOTEKER

SELAMAT DATANG
CALON (PROFESI) APOTEKER

Mengapa memilih
farmasi?.
I want a dynamic, people-oriented
career in health care
I want diverse employment
opportunities
I want a flexible work environment
I want a comfortable income
I want to be part of respected
profession

PROFESI..
Profesi adalah kata serapan dari
bahasa Inggris Profess, yang
bermakna JANJI untuk memenuhi
kewajiban melakukan suatu tugas
khusus secara tetap/permanen.
Profesi sendiri memiliki arti sebuah
pekerjaan yang membutuhkan
pelatihan dan penguasaan thd suatu
pengetahuan dan keahlian khusus.

PROFESI..
Profesi adalah pekerjaan, namun
tidak semua pekerjaan adalah
pofesi.
Suatu profesi biasanya memiliki
asosiasi profesi, kode etik serta
proses sertifikasi dan lisensi yang
khusus untuk bidang profesi
tersebut.

KARAKTERISITIK
PROFESI..
1. Memiliki ketrampilan yang
berdasarkan pada pengetahuan
teoritis.
2. Memiliki asosiasi profesi.
3. Pendidikan yang ekstensif.
4. Ujian kompetensi.
5. Pelatihan institusional

KARAKTERISITIK
PROFESI..
6. Lisensi.
7. Otonomi kerja
8. Kode Etik
9. Mengatur diri
10.Layanan publik dan altruisme
11.Status dan imbalan yang tinggi

KOMPETENSI
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia:
kewenangan (kekuasaan) untuk
menentukan (memutuskan) sesuatu.
Penguasaan terhadap 3 jenis
kemampuan yaitu PENGETAHUAN
(knowledge, science), KETRAMPILAN
TEKNIS (skill, teknologi) dan SIKAP
PERILAKU (attitude).

KOMPETENSI
Keahlian (skills), perilaku dan atribut
lain (termasuk nilai dan keyakinan)
yang diperoleh seseorang dari
pendidikan (minimal tingkat sarjana
muda/diploma) dan pengalaman
(melalui praktek setelah pendidikan),
yang dianggap cukup untuk
melakukan suatu praktek profesi

5 Dimensi
KOMPETENSI
1. Task skills mampu melakukan
tugas per tugas
2. Task management skills mampu
mengelola bbrp tugas yang berbeda
dalam pekerjaan.
3. Contingency management skills tanggap thd adanya kelainan dan
kerusakan pada rutinitas kerja.

5 Dimensi
KOMPETENSI
4. Environment skills job role mampu
menghadapi tanggung jawab dan
harapan dari lingkungan kerja
5. Transferred skills mampu
mentransfer kompetensi yang
dimiliki dalam setiap situasi yang
berbeda.

WHAT IS PHARMACIST?

SIAPAKAH APOTEKER?

WHAT IS PHARMACIST?

SIAPAKAH APOTEKER?

APOTEKER ADALAH
Menurut Wikipedia:
Seseorang yang memiliki kewenangan
dan keahlian di bidang kefarmasian
baik di apotek, rumah sakit, industri,
pendidikan dan bidang lain yang
masih berkaitan dengan bidang
kefarmasian.

Apoteker ada di

APOTEKER ADALAH
Menurut Peraturan Pemerintah RI No. 51 th
2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian:

Apoteker adalah sarjana farmasi yang


telah lulus sebagai Apoteker dan telah
mengucapkan sumpah jabatan
Apoteker
Apoteker yang menjalankan pekerjaan
kefarmasian harus memiliki sertifikat
kompetensi profesi

PEKERJAAN KEFARMASIAN
ADALAH
1. Pengadaan sediaan farmasi*)
2. Produksi sediaan farmasi
3. Distribusi atau penyaluran sediaan
farmasi
4. Pelayanan sediaan farmasi di Apotek,
Instalasi Farmasi RS, Puskesmas,
Klinik, Toko Obat atau Praktek
bersama

PEKERJAAN KEFARMASIAN
ADALAH
Pekerjaan kefarmasian dilakukan
berdasarkan pada nilai ilmiah,
keadilan, kemanusiaan,
keseimbangan dan perlindungan serta
keselamatan pasien atau masyarakat
yang berkaitan dengan sediaan
farmasi yang memenuhi standar dan
persyaratan KEAMANAN, MUTU DAN
KEMANFAATAN

PELAYANAN KEFARMASIAN
ADALAH
Pelayanan langsung dan bertanggung
jawab kepada pasien yang berkaitan
dengan sediaan farmasi dengan
maksud mencapai hasil yang pasti
untuk meningkatkan mutu kehidupan
pasien

Apoteker harus bisa


menjadi.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Care giver : pemberi pelayanan.


Decision maker : pengambil keputusan.
Communicator : mampu berkomunikasi
Leader : pemimpin
Manager : pengelola
Teacher : pendidik dan pelatih.
Long life learner : pembelajar seumur
hidup
8. Researcher : peneliti
*)

eight stars for pharmacist

APOTEKER DI RUMAH
SAKIT

APOTEKER DI RUMAH
SAKIT

Saya senang dengan farmasi rumah sakit, karena


sangat bervariasi dan menarik. Anda akan
senantiasa memecahkan masalah dan selalu
mempelajari hal yang baru. Suatu penghargaan yang
istimewa ketika perawat atau konsultan lain meminta
saran anda sbg ahli di bidang obat. Saya menikmati
kenyataan bahwa saya bisa menolong masyarakat
mendapatkan yang terbaik dari obat-obat mereka.

APOTEKER DI RUMAH
SAKIT

PROFESI APOTEKER di
RS

Apoteker adalah bagian dari team pelayanan


kesehatan

PROFESI APOTEKER di
RS

PROFESI APOTEKER di
RS

PROFESI APOTEKER di
RS

PROFESI APOTEKER di
APOTEK

APOTEKER di APOTEK

APOTEKER di APOTEK

PUBLIC HEALTH

PROFESI APOTEKER di INDUSTRI


FARMASI

PROFESI APOTEKER di INDUSTRI


FARMASI

PROFESI APOTEKER di INDUSTRI


FARMASI

PROFESI APOTEKER di INDUSTRI


FARMASI
Area di industri farmasi yang
memerlukan kompetensi Apoteker:
1. Manajemen Mutu (Quality
Management)
2. Manajemen Produksi (Production
Management)
3. Pengembangan produk (Product
Development)
4. Manajemen persedian (Material
Management)

PROFESI APOTEKER di BIDANG


AKADEMIS

Drug Information Services

Drug Information Services

HEALTH EDUCATION

Apoteker.
1. Ahli dibidang obat dan terapi obat untuk
mengoptimalkan kesehatan pasien.
2. Praktek farmasi meliputi memelihara,
menyiapkan, menyerahkan dan
mengadakan obat beserta informasi
untuk menjamin kualitas penggunaan
obat.
3. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan
dasar termasuk pendidikan serta advis
untuk hidup sehat dan menurunkan
angka kesakitan.

Apoteker.
4. Sumber ilmu mengenai obat, mampu
memecahkan masalah dengan efektif,
memiliki ketrampilan berorganisasi,
berkomunikasi dan berhubungan antar
personal, serta memiliki sikap profesional
dan etik .

Standar Kompetensi Apoteker


Indonesia
1. Mampu melakukan praktik
kefarmasian secara profesional dan
etik
2. Mampu menyelesaikan masalah
terkait dengan penggunaan sediaan
farmasi
3. Mampu melakukan dispensing
sediaan farmasi dan alat kesehatan
4. Mampu memformulasi dan
memproduksi sediaan farmasi dan
www.themegallery.com

Company Logo

Standar Kompetensi Apoteker


Indonesia
5. Mempunyai ketrampilan dalam
pemberian informasi sediaan
farmasi dan alat kesehatan
6. Mampu berkontribusi dalam upaya
preventif dan promotif kesehatan
masyarakat
7. Mampu mengelola sediaan farmasi
dan alat kesehatan sesuai dengan
standar yang berlaku
www.themegallery.com

Company Logo

STANDAR KOMPETENSI APOTEKER INDONESIA

8. Mempunyai ketrampilan organisasi


dan mampu membangun hubungan
interpersonal dalam melakukan
praktik kefarmasian
9. Mampu mengikuti perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi
yang berhubungan dengan
kefarmasian

STANDAR PROFESI
Sistem, prosedur dan informasi yang
digunakan oleh masing-masing orang
(dalam satu profesi) untuk mencapai suatu
tingkat kenyamanan dan keseragaman
dalam melaksanakan praktek profesi.
Pedoman untuk menjalankan praktek
profesi secara baik

STANDAR PROFESI
1. Standar Kompetensi Apoteker
Indonesai
2. Standar pelayanan farmasi di RS
3. Standar pelayanan farmasi di
Apotek
4. Standar jasa profesi
5. Standar pendidikan profesi
6. dll

Food thought

Valuable medicine is
important, but a
pharmacist with a
compassionate, tender
and humble heart is
more important

Alhamdulillah.

Man shabara zhafira


Wassalam..