Anda di halaman 1dari 4

Implementasi EAM Pembangkitan

Sumatera 2015

MINUTE OF MEETING (MOM)


PENYELENGGARAAN PERTEMUAN :
NomorKontr : 0325.PJ/DAN.02.07/DIVSIM/2015
ak
JudulKontra : IMPLEMENTASI EAM PEMBANGKITAN SUMATERA DI PT PLN (PERSERO)
k
Agenda
: Business Requirement Specification : Work Management
Tanggal
: Kamis, 6 Agustus 2015
Waktu
: 08.00 18.00
Tempat
: PLN CIBOGO Ruang AHMAD DAHLAN 3 - 1
Tujuan
:
Pemimpin
: Duane Aritonang
Notulis
: Setya Aji Pamungkas
II. PESERTA YANG HADIR DALAM PERTEMUAN
-> Terlampir
RINGKASAN RAPAT

Topik Pembahasan 1
Work Management
Diskusi
PJB Menyampaikan mengenai :
1. Cost Object / Cost Center
2. Tujuan Work Management
3. Master PM
4. Preventive Maintenance
5. Labors
6. Work Order Tracking
7. Tools
8. Workflows
9. Quick Reporting
10.Labor Reporting
11.Assignment Manager
12.Report Downtime
13.Craft
14.Review Engineering Change Proposal ( ECP )
Memutuskan/Kesimpulan
1. Segmen GL Component di MAXIMO memiliki Struktur yaitu: Company Code
(mandatory), Business Area (mandatory), GL Account (mandatory), Cost
Center ( optional )
2. WBS I atau IO ( dibuat custom field di WO berdasarkan tipe pekerjaan)
3. Digunakannya mekanisme notifikasi email terkait Workflows
4. Jika ada perputaran atau perpindahan personil yang menyebabkan
perubahan ID di MAXIMO, di level sektor cukup diubah di admin MAXIMO
level sektor, untuk antar sektor diubah di admin MAXIMO di level kantor
induk, untuk level antar induk di diubah di admin MAXIMO kantor pusat
5. Penomoran PM ( Preventive Maintenance) menjadi :
KODE UNIT - PM NAMA UNIT BAGIAN + NO URUT
Contoh: BLWTUPMU1-MT004
1

Implementasi EAM Pembangkitan


Sumatera 2015

MINUTE OF MEETING (MOM)


PENYELENGGARAAN PERTEMUAN :
NomorKontr : 0325.PJ/DAN.02.07/DIVSIM/2015
ak
JudulKontra : IMPLEMENTASI EAM PEMBANGKITAN SUMATERA DI PT PLN (PERSERO)
k
Agenda
: Business Requirement Specification : Work Management
Tanggal
: Kamis, 6 Agustus 2015
Waktu
: 08.00 18.00
Tempat
: PLN CIBOGO Ruang AHMAD DAHLAN 3 - 1
Tujuan
:
Pemimpin
: Duane Aritonang
Notulis
: Setya Aji Pamungkas
II. PESERTA YANG HADIR DALAM PERTEMUAN
-> Terlampir
6. LABOR CODE adalah NIP ( panjang maximal 11 Digit )
7. Worktype pada Work Order Tracking menjadi mandatory, berisikan:
1) CM = CORRECTIVE MAINTENANCE
2) PM = PREVENTIVE MAINTENANCE
3) EM = EMERGENCY
4) OH = OVERHAUL
5) PDM = PREDICTIVE MAINTENANCE
6) EJ = ENGINEERING PROJECT / MODIFICATION / PRO ACTIVE
MAINTENANCE
7) ADM = ADMINISTRATIVE / NON MAINTENANCE
8. Penomoran Work Order dan Quick Reporting menggunakan prefix WO +
sequence number dan mengisi field Worktype sebagai jenis pekerjaan.
9. Service Request Tipe emergency dilepas, untuk pekerjaan emergency
menggunakan Quick Reporting dan disediakan Run Report pada Quick
Reporting untuk supervisor operasi.
10.Failure Class pada work order tracking bersifat optional.
11.Selain WO PM dan QR, fitur Change Status di aktifkan di Work Order setelah
status APPR, dan diberikan otorisasi change status INPRG, COMPLETE,
CLOSE kepada Rendalhar.
12.Tools Transaction dikelola oleh MAXIMO.
13.Purchase Request tipe Service dikeluarkan di maximo, SAP mengeluarkan
PO dan dikirim ke maximo, Service Receipt dan Invoice dilakukan di SAP
dan dikirim ke maximo.
14.Status Workorder meliputi :
1) Waiting Approved -> WAPPR
2) Approved -> APPR
3) In progress -> INPGR
4) Canceled -> CAN
5) Closed -> CLOSED
6) Completed -> COMP
7) Waiting of plant condition -> WPLNCOND
8) Waiting for Enginering Analysis -> WENG
9) Waiting on Materials -> WMATL
2

Implementasi EAM Pembangkitan


Sumatera 2015

MINUTE OF MEETING (MOM)


PENYELENGGARAAN PERTEMUAN :
NomorKontr : 0325.PJ/DAN.02.07/DIVSIM/2015
ak
JudulKontra : IMPLEMENTASI EAM PEMBANGKITAN SUMATERA DI PT PLN (PERSERO)
k
Agenda
: Business Requirement Specification : Work Management
Tanggal
: Kamis, 6 Agustus 2015
Waktu
: 08.00 18.00
Tempat
: PLN CIBOGO Ruang AHMAD DAHLAN 3 - 1
Tujuan
:
Pemimpin
: Duane Aritonang
Notulis
: Setya Aji Pamungkas
II. PESERTA YANG HADIR DALAM PERTEMUAN
-> Terlampir
10)
Waiting for Job Card Feedback -> WJOBCARD
11)
In Planned -> INPLN
12)
Waiting Material & Shutdown -> WMATSHUT
13)
Waiting for tools -> WTOOL
14)
Waiting for Equipment shutdown -> WEQSHUT
15)
Waiting for outage -> WOUTG
16)
Waiting for procurement -> WPROC
17)
Waiting for unit shutdown -> WUNSHUT
15.Pemakaian material consumable untuk kegiatan PM pemakaiannya
dibebankan ke WO standing dengan rincian per unit.
16.Field Asset pada Quick Reporting menjadi mandatory, Worktype di quick
reporting di set default value EM dan Read Only, field Task di tab labor
quick reporting hanya optional.
17.Failure class dapat di masukkan pada saat status completed Work Order
dan Quick Reporting, dan dikelola oleh Engineering untuk kebutuhan
analysis.
18.Schedule start dan schedule finish menjadi mandatory untuk workorder tipe
non PM dan Emergency
19. Pengisian report downtime di work order oleh RENDAL bersifat optional.
20. Skill level di craft diselaraskan berdasarkan level kompetensi organisasi
PLN.
21. Alur workflow untuk ECP mengacu alur ECP yang sudah berjalan di KIT
SBU. Untuk prosedurnya dibuat sesuai kesepakatan rapat tanggal 06
Agustus 2015.
Action Plan
No. Tindakan

Deadline

PIC

Keteranga
n

1.

PT PLN (PERSERO)
PEMBANGKITAN

PT PLN (PERSERO)
PEMBANGKITAN

PT PLN (PERSERO)
KANTOR PUSAT

PT PEMBANGKITAN
JAWA BALI

Implementasi EAM Pembangkitan


Sumatera 2015

MINUTE OF MEETING (MOM)


PENYELENGGARAAN PERTEMUAN :
NomorKontr : 0325.PJ/DAN.02.07/DIVSIM/2015
ak
JudulKontra : IMPLEMENTASI EAM PEMBANGKITAN SUMATERA DI PT PLN (PERSERO)
k
Agenda
: Business Requirement Specification : Work Management
Tanggal
: Kamis, 6 Agustus 2015
Waktu
: 08.00 18.00
Tempat
: PLN CIBOGO Ruang AHMAD DAHLAN 3 - 1
Tujuan
:
Pemimpin
: Duane Aritonang
Notulis
: Setya Aji Pamungkas
II. PESERTA YANG HADIR DALAM PERTEMUAN
-> Terlampir
SUMATERA BAGIAN
UTARA

SUMATERA BAGIAN
SELATAN