Anda di halaman 1dari 6

Soal-soal berbagai kasus

1. Pada hari senin Ibu Nita memulai kegiatan di kelas B. Tema pada hari ini adalah anak dapat
mengenal pekerjaan. Kegiatan dimulai dengan kegiatan pembukaan yaitu berdoa diselingi
dengan bernyanyi dan diteruskan dengan mengabsen siswa. Di dalam pembukaan bu nita
mulai bercakap-cakap mengenai macam-macam pekerjaan sambil memperlihatkan gambargambar mengenai pekerjaan. Setelah menyebutkan macam-macam pekerjaan satu persatu
anak-anak menyebutkan pekerjaan orang tuanya ada yang jadi guru, pegawai negeri,
pedagang, dokter dsb. Guru menyatukan alat-alat yang dipakai oleh seorang pekerja dan
kegunaan alat-alat tersebut.
Pada saat Bu Nita bercakap-cakap tantang tema pekerjaan anak-anak mulai gaduh akhirnya
Bu Nita mulai memberikan tugas yaitu anak-anak harus menunjukan alat-alat yang dipakai
oleh seorang guru dengan menyediakan lembar kerja, menggunting gambar pakaian dokter
dengan mewarnai terlebih dahulu dan menghitung alat alat pekerjaan. Tidak lama kemudian
Bu Nita menyuruh anak-anak untuk mengumpulkan tugasnya karena ada anak yang rewel
atau sudah bosan ingin cepat-cepat istirahat karena waktunya sudah melewati waktu makan
istirahat. Setelah istirahat bu nita mengajak anak-anak untuk memperagakan cara-cara
memeriksa pasien. Setelah dilakukan evaluasi ternyata 10 dari 20 siswa tidak bisa
menyebutkan dan menjelaskan mengenai pekerjaan yang ada di sekitar mereka
Mengidentifikasi masalah:
-

Anak-anak gaduh tidak ada konsentrasi


Sebagian anak tidak bisa mengerjakan tugas dan tidak selesai mengerjakan tugas.
Kegiatan belajar mengajar melampaui waktu yang sudah direncanakan.

Analisis masalah
-

Guru kurang tepat dalam metode pembelajaran


Didalam pembukaan guru terlalu lama bercakap-cakap
Sub tema tidak terfokus dalam satu sub tema
Guru tidak menggunakan alat media yang menarik perhatian anak

Rumusan masalah
Bagaimana cara meningkatkan pembelajaran agar anak-anak fokus dalam pembelajaran
melalui media benda kongkrit / asli
Alternatif perbaikan
Menciptakan kegiatan agar membuat anak menguasai kemampuan dalam menerima
informasi tentang keterangan sesuatu tentang pekerjaan seorang dokter melalui:
-

metode bercerita tentang satu pekerjaan


alat-alat pekerjaan yang ada di cerita dengan benda aslinya
Anak-anak dibimbing saat mengerjakan tugas

SATUAN KEGIATAN HARIAN 1


Kelompok

:B

Tema

: Pekerjaan

Mngg/semester

: 4/II

Hari tgl

Indikator

Senin

Kegiatan

Alat dan
sumber

1.Pembukaan (30 menit)

Berdoa sebelum dan


sesudah kegiatan

Berdoa

Siswa,guru

Selalau memberi dan

membalas salam
(sosem)
Memberikan

informasi tentang
suatu hal (bhs)

Salam
Bernyanyi

Siswa,guru

Bercakap-cakap
tentang seorang
dokter

Siswa, guru

Menunjuk dan
mencari benda
menurut ciri-ciri
tertentu(kognitif)

2. Kegiatan Inti
PT Menunjukan alat- Lembar kerja
alat yang dipakai
seoranh dokter

PT Menghitung alat- Lembar kerja


alat dokter

Membilang /
mengenal konsep
bilangan (kognitif)
PL Menggunting
Pola, gunting,
Menggunting dengan
gambar suntikan
lem, lap basah
berbagai media
(mtrk hls)
3.Istirahat
Berdoa, cuci tangan, Air, ember, lap,
makan
bekal
makanan
Alat-alat
Main
permainan

Penilaia
n

Bertepuk tangan
dengan tiga pola
(seni)

4.Penutup
Tj Tentang kegiatan
hari ini
PL Tepuk dokter

Siswa, guru
pola tepuk

Berdoa, salam, pulang

2. Bu Dewi seorang guru TK seperti biasanya pada hari ini mengajar dimulai dengan berbaris,
berdoa dan mengajak anak-anak langsung bernyanyi setelah itu Bu Dewi memulai dengan
bercerita dengan memegang buku cerita sambil menceritakan isi buku cerita inti yang
berjudul SI BOMBI YANG NAKAL. Bu Dewi memulai dengan membuka buku cerita satu
lembar-satu lembar memperlihatkan pada anak-anak sambil di ceritakannya. Anak-anak
berebutan maju kedepan ingin melihat gambarnya karena tidak kelihatan. Ceritanya selesai
Bu Dewi membacakan syair tentang harimau karena Si Bombi dalam cerita itu ternyata
harimau, Bu Dewi mengajak membacakan cerita langsung bersama-sama tidak satu bait-satu
bait syair.
Bu dewi melanjutkan pada kegiatan inti dengan memberikan tugas kepada anak-anak yaitu
anak-anak bergiliran maju kedepan bergiliran untuk membacakan syair harimau. Pada saat
membacakan syair anak-anak maju kedepan ada beberapa anak yang tidak bisa sehingga
waktunya lama, anak banyak yang tersendat-sendat untu mengucap syair. Dilanjutkan
mewarnai gambar setelah diwarnai lalu menuliskan kata harimau di bawah gambar yang
sudah di warnai. Bu Dewi mulai menyuruh anak untuk mengerjakan tugasnya, Bu Dewi
memberitahaukan bahwa nanti yang sudah selesai mengerjakan tugasnya boleh istirahat
makan.
Setelah semuanya selasai dari mulai tugas sampai istirahat Bu Dewi mengajak anak-anak
untuk menirukan jalannya harimau dan mengakhiri kegiatan hari ini dengan menindak lanjuti
kegiatan yang sudah djlakukan lalu berdoa, salam, pulang.

Identifikasi masalah
-

Anak berebut maju kedepan sehingga tidak konsentrasi


Guru terlalu cepat dalam bercerita
Anak-anak tidak bisa dalam mengucapkan syair

Analisis Masalah
-

Guru tidak menggunakan media gambar yang tepat


Guru terlalu cepat untuk berbicara
Mengucapkan syair tidak menggunakan metode yang tepat
Guru pada saat mewarnai gambar tidak membimbing anak

Rumusan Masalah
Bagaimana cara meningkatkan bahasa anak melalui
-

Bercerita
Mengucap syair
Menulis huruf

Tujuan Perbaikan
Meningkatkan Pembelajaran berbahasa anak dengan metode bercerita dan mengucapkan
syair melalui media gambar yang menarik.

Alternatif Perbaikan
-

Pada saat bercerita guru menyiapkan media gambar yang menarik


Guru bercerita dengan bahasa yang dimengerti anak
Pada saat mengucap syair harus bergantian guru dulu baru anak mengikut
Guru memberi contoh tulisan, anak menyalin

3. Pada hari rabu bu eti datang ke sekolah pagi-pagi sekali untuk mempersiapkan
pembelajaran dimulai dengan membariskan anak-anak di depan kelas sambil
mengucap salam, berdoa dan bernyanyi lalu masuk kelas. Bu eti memulai kegiatan
membahas tema tentang makanan dan minuman. Tanya jawab hari ini anak-anak
sebelum sekolah apa yang dilakukan di rumah, anak-anak menjawab ada yang
mandi,sarapan, pamitan sama orang tuanya. Bu eti menerangkan makanan dan
minuman dengan media gambar diakhiri dengan bernyanyi.
Bu eti mengajak anak memperhatikan ke papan tulis karena kegiatan inti mau di
mulai dengan mengerjakan tugas yaitu bu eti memberi tahu tugas ke satu meronce
dengan barang bekas,tugas ke dua mencocok buah jeruk, dan terakhir bermain
dengan plastisin membuat bentuk sayuran. Anak-anak mengerjakan tugas. Tidak lama
kemudian bu eti memperbolehkan anak-anak untuk istirahat lalu main bebas. Anakanak yang mengerjakan tugas mencocok kebanyakan tidak selesai mengerjakannya,
meronce pun sama sehingga pembelajaran hari itu pun tidak maksimal atau tidak
tercapai. Sampailah pada kegiatan penutup tidak seperti biasanya bu eti menyuruh
anak-anak yang masih belum selesai melanjutkan tugasnya kembali, anak-anak sudah
mulai pasif kelihatannya murung

Ada yang tidak mau mengerjakannya. Anak-anak yang sudah selesai dilanjutkan
dengan menyalin tulisan di papan tulis. Akhirnya waktu pulang pun tiba setelah
membaca doa, salam, pulang. Pada saat pulang anak-anak yang selesai tugasnya boleh
membawa pulang hasil karyanya. Bagi yang tidak selesai tidak membawa hasil
karyanya, ada anak yang menangis ingin seperti temannya yang membawa hasil
karyanya padahal tugasnya belim selesai karena waktu belajar habis sudah melampaui
batas pembelajaran.

Identifikasi masalah
-

Kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan aspek pencapaian


Kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan waktu yang telah direncanakan
Penilaian pada hasil pembelajaran tidak maksimal

Analisis Masalah
-

Kegiatan pada saat inti semua tugas mengarah pada kegiatan praktek langsung
Penjelasan kegiatan kurang bermakna bagi anak, anak tidak jelas terlalu cepat
karena tugas terlalu rumit
Tugas anak-anak tidak dinilai langsung di bawa pulang
Media pembelajaran terlalu banyak pada saat mengerjakan tugas
Tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya

Rumusan Masalah
Bagaimana cara meningkatakan pemahaman anak dalam pembelajaran tentang makanan dan
minuman melalui:
-

Metode praktek langsung


Media barang bekas

Tujuan Perbaikan
Meningkatakan pemahaman anak dalam membut berbagai bentuk pada pengembangan
motorik halus anak melalui metode praktek lansung
Alternatif Perbaikan
-

Guru merancang pembelajaran terlebih dahulu


Guru pada saat tugas inti tidak semua metode praktek langsung harus berfariasi
seperti meronce dilanjutkan dengan kegiatanber hitung himpunan gambar macammacam makanan dan menarik garis dari gambar makanan pada asal mula makanan
Menyiapkan alat penilain untuk hasil karya dll

Tugas Soal-Soal Kasus

Nama

: Iih Sudarsih

Nim

: 820369711

Kls

:c

Pokjar

: Depok

UPBJJ

: Jakarta