Anda di halaman 1dari 3

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA

KETENAGAKERJAAAN
BAHAYA LOGAM BARIUM

Disusun oleh:
Nama

: Fransiska Jawa Welan

NIM

: 1209065031

FAKILTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2014
BARIUM

A. Pengertian Barium
Barium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ba dan
nomor atom 56. Unsur ini mempunyai isotop alam 130,132, 134, 135, 136, 137 dan 138.
barium mempunyai titik lebur 710C dan titik didih 1.500C serta berwarna putih
keperakan. Contoh kristal yang dihasilkan Barium antara lain Barium Sulfat (BaSO4) dan
contoh basa yang mengandung Barium antara lain Barium Hidroksida (Ba(OH)2).
Barium adalah logam putih perak yang ditemukan di alam, dapat ditempa dan liat, yang
stabil dalam udara kering. Barium bereaksi dengan air dalam udara yang lembab,
membentuk oksida atau hidroksida. Barium melebur pada suhu 710C. Logam ini
bereaksi dengan air pada suhu ruang, membentuk barium hidroksida dan hidrogen :
Ba + H2O
Ba2+ + H2 + 2 OH
Barium masuk ke dalam udara selama proses pertambangan, pemurnian, produksi
senyawa barium, dan dari pembakaran batubara serta minyak. Beberapa senyawa barium
mudah larut dalam air dan ditemukan di danau atau sungai. Di alam bebas, unsur barium
berupa sulfat (barite) dan sedikit sebagai karbonat (witherite). Siulfat diubah menjadi
klorida dan dalam elektrolisis barium klorida leleh menghasilkan logam barium. Unsur
ini mudah bereaksi dengan halogen (halide), oksigen (oksida), dan belerang (sulfide).
Pada temperature tinggi unsur ini dapat bereaksi dengan nitrogen (nitride). Dalam
senyawa stabil, barium bervalensi dua dan cenderung tidak membentuk kompleks., unsur
ini ditemukan pada tahun 1808 oleh H. Davy.
B. Aplikasi Barium dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Logam barium digunakan sebagai pelapis konduktor listrik.
2. Barium sulfat digunakan dalam industry karet, cat dan linoleum
3. Barium nitrat digunakan untuk membuat petasan dan kembang api.
4. Digunakan untuk pengujian system gastroinstinal sinar X.

C. Bahaya Barium
1. Terhadap Kesehatan
Semua air atau asam larut senyawa barium beracun. Pada dosis rendah, barium
bertindak

sebagai

mempengaruhi sistem

stimulan
syaraf,

otot,

sedangkan

menyebabkan

dosis

yang

penyimpangan

lebih

tinggi

jantung,

tumor,

kelemahan, kegelisahan dyspnea, dan kelumpuhan. Hal ini mungkin karena

kemampuannya untuk memblokir kanal ion kalium yang sangat penting untuk fungsi
yang tepat dari sistem saraf. Dalam jangka panjang, dapat menyebabkan naiknya
tekanan darah dan terganggunya sistem saraf.
Semua senyawa barium dianggap sangat beracun meskipun bukti awal muncul untuk
menunjukkan bahaya terbatas. Garam barium dapat merusak hati. Menghirup debu
yang mengandung senyawa barium dapat terakumulasi dalam paru-paru sehingga
menyebabkan kondisi yang disebut baritosis.
2. Terhadap Lingkungan
Debu logam menyajikan bahaya kebakaran dan ledakan, dan barium bubuk dapat
menyala secara spontan di udara. Dampak barium terhadap Kesehatan Logam berat
bersifat tahan urai, sifat tahan urai inilah yang menyebabkan logam berat semakin
terakumulasi di dalam perairan. Logam berat yang berada di dalam air dapat masuk
ke dalam tubuh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Logam berat
di dalam air dapat masuk secara langsung ke dalam tubuh manusia apabila air yang
mengandung logam berat diminum, sedangkan secara tidak langsung apabila
memakan bahan makanan yang berasal dari air tersebut. Di dalam tubuh manusia,
logam berat juga dapat terakumulasi dan menimbulkan berbagai bahaya terhadap
kesehatan.
Sumber:
1. https://passionasty.wordpress.com/2012/10/23/barium/
2. http://rosyidputra98.blogspot.com/2012/03/logam-yang-berbahaya-bagikesehatan.html