Anda di halaman 1dari 5

rangkuman IPS kelas 8 permasalahan lingkungan hidup

1. 1. TUGAS REMEDIAL UH2 Arini Dina Hanifa


2. 2. BAB III: Permasalahan Lingkungan Hidup dan Upaya
Penanggulangannya
3. 3. Konsumen gol. konsumen disebut juga heterotrof. o
Konsumen primer/herbivora, memakan tanaman/produsen o
Konsumen sekunder/karnivora, memakan konsumen primer o
Konsumen tersier/konsumen tingkat tinggi, hanya memakan
pemakan binatang o Pemakan sgala;/omnivora, memakan
tanaman dan binatang o Pemakan sisa/detrivora, memakan
bagian organisme yg telah mati dan mengubahnya menjadi
partikel organik Produsen Yg dikelompokkan menjadi gol.
produsen disebut autotrof. Contoh, tumbuhan hijau. Unsur
Biotik Biotik adalah segala sesuatu yg terdapat di sekitar kita yg
berwujud makhluk hidup (organisme). Unsur Abiotik Abiotik
berasal dari kata a (tidak) dan biotic (bersifat hidup). Jadi, abiotik
berarti tidak hidup. Yg termasuk unsur abiotik adalah air, udara,
dan tanah. A. UNSUR-UNSUR LINGKUNGAN
4. 4. Unsur Sosial dan Budaya Manusia merupakan bagian dari
unsur-unsur ekosistem yg tak mungkin dapat dipisahkan. Oleh
karena itu, sebagaimana halnya dgn organisme lainnya,
kelangsungan hidup manusia tergantung pula pada kelestarian
ekosistemnya. Pengaruh manusia terhadap lingkungan ada 3,
yaitu: 1. Perusakan lingkungan 2. Pelestarian lingkungan, dan 3.
Perbaikan lingkungan. A. UNSUR-UNSUR LINGKUNGAN
5. 5. Hewan Di Indonesia hidup 220.000 jenis hewan. Atas dasar
dangkalan Sunda dan Sahul jenis hewan pun ikut terbagi2
kelompok dan dipisahkan oleh garis Wallace. Wil. Indonesia
Barat (dangkalan Sunda) banyak memiliki jenis mamalia dan
burung. Sumber daya hewani laut mempunyai potensi 40 juta
ton per tahun tetapi yg dimanfaatkan baru 20%, yaitu meliputi
ikan, udang, kerang. Ikan laut kira-kira ada 2000 jenis dan yg
mempunyai nilai ekonomis hanya sekitar 40 jenis. Tumbuhan
Jenis tumbuh-tumbuhan di Indonesia sebanyak 25000 jenis atau
kira-kira 10% dari flora di dunia. Persebaran tumbuhan

dipengaruhi faktor geografi, yaitu kondisi tanah dan kondisi iklim.


Tumbuhan jenis rotan dan meranti berada di kawasan Indonesia
bagian barat. Pulau Jawa memiliki 50 jenis kayu dan utk
Indonesia scr keseluruhan terdapat 4000 jenis. Di dalam hutan
tdpt sumer daya hayati yg dapat digunakan utk kepentingan
hidup manusia. B. HEWAN DAN TUMBUHAN DI INDONESIA
6. 6. Asap pembakaran sampah Pembuangan limbah gas mesin
Kerusakan Lingkungan Udara Penyebab: Pembuangan
limbah ke sungai Kerusakan Lingkungan Air Penyebab:
Penebangan hutan yg dilakukan para pengusaha tanpa tebang
piih, berakibat hutan gundul, hewan banyak yg mati. Dapat
mengakibatkan banjir dan tanah longsor di musim hujan, dan
kesulitan air di musim kemarau. Penebangan hutan oleh
petani utk mendapat lahan baru Kerusakan Lingkungan Lahan
Penyebab: C. KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
7. 7. PengelolaanD. CONTOH PELESTARIAN LINGKUNGAN o
Rehabilitasi lahan Kritis & pengolahan tanah, sistem irigasi, pola
tanam, pemberantasan hama & gulma, pencemaran air dll. Di
lereng gunung dilakukan dgn cara terasering, tanaman penguat
& Rehabilitasi lahan hutan krn pola ladang berpindah dgn cara
memberi pengarahan ttg kerugian ladang berpindah, penertiban
kawasan hutan, sosialisasi aturan, laranganpola tanam dari
lahan terbuka ke lahan model kontur. & Larangan merokok di
tempat umum Pengawasan tingkat pencemaran pabrik dan
kendaraan bermotor Mengawasi sistem pembuangan limbah
ke laut, sistem penangkapan ikan dgn racun, dan perlindungan
karang laut. o Mencegah Pencemaran Udara Melindungi tata
air, mencegah pembuangan limbah ke sungai, membuat sumur
resapan sanksi o Mencegah Pencemaran Air
8. 8. Agar terjaga kelestariannya maka pemerintah dan
masyarakat perlu antara lain: 1. Menjaga kawasan tangkapan
hutan 2. Membuat sumur resapan air 3. Pelarangan
pembuangan air limbah 4. Reboisasi F. HAKIKAT
PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN Adalah
sebagai berikut: 1. Inventerisasi sumber daya alam 2.
Pemanfaatan teknologi yg memadai 3. Menilai dampak thdp

lingkungan hidup 4. Rehabilitasi sumber daya alam 5.


Pendayagunaan wilayah dgn tidak merusak lingkungn hidup
Tujuan: agar rakyat yg memanfaatkan sumber daya alam tidak
merusak lingkungan. E. TUJUAN PEMBANGUNAN
BERWAWASAN LINGKUNGAN
9. 9. G. CIRI-CIRI PEMBANGUNAN BERWAWASAN
LINGKUNGAN Meliputi: 1) Memberikan kemungkinan bagi
setiap warga utk menentukan pilihan berbagai ragam hidup 2)
Tidak hanya sekadar menyangkut pengendalian perubahan
sumber daya alam scr fisik saja 3) Berkaian erat dgn pengaturan
ekonom & sosial 4) Melakukan langkah-langkah yg dpt
menimbulkan perilaku berperan serta masyarakat scr luas 5)
Mencegah adanya efek samping yg akan merugikan masyarakat
6) Diharapkan memperoleh hasil yg optimum &
berkesinambungan
10.
10. BAB IV Permasalahan Kependudukan dan Dampaknya
terhadap Pembangunan
11.
11. Masalah: 1. Pemerintah harus dapat menjamin
terpenuhinya kebutuhan hidupnya 2. Penyediaan lapangan kerja,
saran Manfaat jumlah penduduk yg besar: 1. Penyediaan
tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam 2.
Mempertahankan keutuhan negara dari ancaman bangsa lain
Jumlah Penduduk Besar Yang Bersifat Kuantitatif A.
PENGERTIAN MASALAH KEPENDUDUKAN Penduduk dapat
menjadi obyek/sasaran, subyek/pelaku, juga beban sekaligus
potensi bagi suatu negara. Masalah kependudukan adalah
masalah yg brkaitan dgn dinamika keadaan penduduk. &
prasarana kesehatan dan pendidikan dan fasilias sosial lainnya
B. MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
12.
12. Pertumbuhan Penduduk Cepat Secara nasional
pertumbuhan penduduk Indonesia masih relatif cepat walaupun
ada kecenderungan menurun. Keluarga Berencana merupakan
suatu usaha utk membatasi jumlah anak dalam keluarga. Dua
tujuan pokok KB yaitu: a. Menurunkan angka kelahiran agar
pertambahan penduduk tdk melebihi kemampuan peningkatan
produksi b. Meningkatkan kesehatan ibu dan anak utuk

mencapai keluatga sejahtera. Yang Bersifat Kuantitatif B.


MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
13.
13. Pusat kegiatan ekonomi Sebagian besar tanahnya
subur Pusat pemerintahan Faktor yg menyebabkan
tingginya migrasi ke pulau Jawa: Persebaran Penduduk Tidak
Merata Yang Bersifat Kuantitatif & Tersedia berbagai
jenjangindustri & Sarana komunikasi yg baikjenis
pendidikan & Timbulnya berbagai masalah sosial spt
perampokan dll. B. MASALAH KEPENDUDUKAN DI
INDONESIA Terjadi pencemaran udara dari asap kendaraan
dan industri Sungai tercemar krn jadi pembuangan sampah
Munculnya pemukiman liar Dampak buruk: lancar
14.
14. Meningkatkan persatuan Menyediakan lapangan
kerja bagi transmigran Pemerataan pembangunan
Pengolahan sumber daya alam Peningkatn taraf hidup
transmigran Meratakan penduduk Tujuan pelaksanaan
Transmigrasi Transmigrasi Pemberian penyuluhan thdp
masyarakat ttg pengelolaan lingkungan alamnya. Penciptaan
lapangan kerja di daerah-daerah jarang penduduk
Pemerataan pembangunan Upaya Pencegahan Persebaran
Penduduk Tidak Merata Yang Bersifat Kuantitatif B. MASALAH
KEPENDUDUKAN DI INDONESIA & Meningkatkan
pertahanankesatuan bangsa & keamanan wil. Indonesia
15.
15. Sebanyak 37,5 juta penduduk Indonesia hidup di
bawah garis kemiskinan menuru standar yg ditetapkan PBB.
Kemakmuran berbanding lurus dgn kualitas SDM. Semakin
tinggi kualitas SDM penduduk, seharusnya semakin tinggi pula
tingkat kemakmurannya. Tingkat Kemakmuran yg rendah
Tingkat pendidikan diharapkan berbanding lurus dgn tingkat
kesejahteraan. Orang yg tingkat pendidikannya tinggi
diharapkan punya produktivitas yg tinggi. Tingkat Pendidikan
yg rendah Indikator kualitas kesehatan penduduk adalah dgn
melihat Angka Kematian dan Angka Harapan Hidup. Tingkat
Kesehatan penduduk yg rendah Yang Bersifat Kualitatif B.
MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA

16.
16. Faktor kependuduan yg menghambat pembangunan
adalah: 1. Rendahnya kualitas SDM penduduk Indonesia 2.
Pertumbuhan penduduk yg tinggi 1) Jumlah Penduduk Kualitas
sumber daya manusia penduduk Indonesia yg rendah
menghambat pembangunan. C. DAMPAK MASALAH
KEPENDUDUKAN TERHADAP PEMBANGUNAN &
pertumbuhannya diatasi dgn program KB 2) Persebaran &
kepadatan penduduk diatasi dgn transmigrasi & pembangunan
kawasan Indonesia Timur 3) Tingkat kesehatan yg rendah
diatasi dgn pembngunan fasilitas kesehatan 4) Tingkat
pendidikan yg rendah diatasi dgn penyediaan fasilitas pendidikan
yg lengkap 5) Tingkat pendapatan rendah diatasi dgn penciptaan
perangkat hukum yg menjamin tumbuh & berkembangnya
usaha/investasi D. UPAYA MENGATASI MASALAH
KEPENDUDUKAN