Anda di halaman 1dari 2

SMK NEGERI 1

SINTANG
SOP

No Dok.

SOP-TKR-001

Tanggal

18 JULI 2011

Revisi
Halaman

PENGGUNAAN ALAT DAN BAHAN DI BENGKEL


OTOMOTIF
1. Tujuan
Standard Operasional dan Prosedur ini memberikan pedoman
dalam pelaksanaan penggunaan alat dan bahan di bengkel
otomotif oleh guru dan peserta didik secara khusus dan
semua pengguna bengkel otomotif secara umum.
2. Ruang Lingkup
Standard Operasional dan Prosedur kerja ini berlaku untuk
guru dan peserta didik secara khusus dan semua pengguna
bengkel secara umum
3. Peralatan
3.1. Job sheet
3.2. Buku bon alat dan bahan
4. Tahapan
4.1. Peserta didik sebelumnya membaca terlebih dahulu
membaca job sheet yang telah diberikan oleh guru /
instruktur.
4.2. Peserta didik meminta formulir bon alat dan bahan
kepada guru / instruktur.
4.3. Peserta didik menuliskan alat dan bahan apa saja
yang diperlukan untuk pelaksanaan praktik sesuai
dengan job sheet yang telah diterima.
4.4. Peserta didik menyerahkan formulir bon alat dan
bahan kepada guru / instruktur.
4.5. Instruktur / guru menuliskan alat dan bahan yang di
pinjam ke dalam Buku peminjaman alat dan bahan.
4.6. Instruktur / guru mengambil alat dan bahan sesuai
dengan yang telah ditulis oleh peserta didik dalam
formulir bon alat dan bahan.
4.7. Peserta didik memeriksa kondisi alat dan bahan yang
akan digunakan.
4.8. Jika ada kerusakan atau ketidak sesuaian antara yang
diformulir bon alat dan bahan peserta didik langsung
menyampaikan kepada instruktur / guru.
4.9. Peserta didik menggunakan alat dan bahan sesuai
dengan fungsi dan kapasitas alat tersebut.
4.10.
Jika terjadi kerusakan pada alat dan bahan yang
digunakan selama melaksanakan praktek peserta
didik harus segera menyampaikanya kepada
instruktur / guru yang mengawasi praktek pada hari
tersebut.

ISO 9001:2008
Cer N0: 16 100 1070

4.11.
Setelah alat selesai digunakan, jika alat tersebut
kotor maka wajib untuk dibersihkan terlebih dahulu
sebelum di simpan.
4.12.
Instruktur / guru mengecek kembali alat dan
bahan yang telah dikembalikan oleh peserta didik dan
menyesuaikannya dengan formulir bon alat dan bahan
sebelumnya.
4.13.
Jika terjadi kekurangan atau kerusakan terhadap
alat yang dipakai, sebagai akibat dari keteledoran,
maka kepada peserta didik yang bersangkutan
dikenakan biaya untuk penggantian atau mengganti
peralatan yang rusak tersebut sebanyak 2 buah/alat.
4.14.
Jika alat dan bahan yang dikembalikan oleh
peserta didik sudah sesuai dengan formulir bon alat
dan bahan maka peserta didik dipersilahkan untuk
meninggalkan ruang alat.
4.15.
Instruktur / guru mengunci ruang penyimpanan
alat dan bahan untuk menjamin keamanan alat dan
bahan yang berada pada ruangan tersebut.
5. Target
5.1 Terselenggarannya tata laksana pemanfaatan bengkel
otomotif yang tertib, rapi, lancar, dan terkendali.
5.2
Penggunaan peralatan yang tertib, dan terkendali
6. Lampiran
6.1. Formulir bon alat dan bahan
6.2. Buku Peminjaman alat dan bahan

Disahkan oleh :
Waka Manajemen Mutu

Dibuat oleh :
Kepala Kompetensi keahlian
Teknik Kendaraan Ringan

Agus Pramono, ST
NIP. 19751208 200701 1 009

Heni Setiawan, ST
NIP. 19820719201101 1 003

ISO 9001:2008
Cer N0: 16 100 1070