Anda di halaman 1dari 1

Fasal yang pertama

Asyik dan maksyuknya

Di dalam Kaherah bandar negeri Mesir yang elok dengan


makmurnya itu ada suatu jalan yang bernama Abbasiah. Maka di situlah
tinggal Kasim Bek di dalam sebuah rumah yang besar lagi sangat elok
bagunannya dikelilingi dengan kebun yang tertanam serba jenis pohon
buah-buahan dan berbagai-bagai macam pohon bunga-bungaan.
Pada suatu malam di dalam bulan Mei tahun 1894 memancar keluar
cahaya api yang terpasang di dalam rumah itu daripada suatu jendela
yang berumbai-rumbai dengan bunga-bungaan daripada sutera yang
bermacam-macam warna.
Masa itu ialah masa yang telah hampir pertengahan malam angin
pun sedang bertiup sepoi-sepoi bahasa menggoncang segala perhiasan
jendela yang mengadap ke tengah jalan itu maka pada tepi jendela itulah
ada seorang anak perempuan yang sangat muda bersandar di atas suatu
kerusi daripada baldu merah yang bertangan dengan tilam