Anda di halaman 1dari 16

Bab 2

Kontrak Forward dan Opsi


2.1 Kontrak Forward

Produk derivatif yang relatif sederhana adalah kontrak forward. Kontrak


forward merupakan suatu perjanjian untuk membeli atau menjual suatu aset pada
waktu dan harga tertentu di masa mendatang. Kontrak forward dapat dikontraskan
dengan kontrak spot. Kontrak spot merupakan suatu persetujuan untuk membeli
atau menjual aset hari ini. Kontrak forward diperdagangkan di luar lantai bursa
biasanya antara dua institusi keuangan atau antara suatu institusi keuangan dan
perorangan. Salah satu partisipan dari kontrak ini berlaku sebagai pemegang
posisi long atau long position dan setuju untuk membeli aset pokok pada waktu
dan tanggal tertentu. Partisipan yang lain berlaku sebagai pemegang posisi short
atau short position dan setuju untuk menjual aset pokok.
Kontrak forward untuk kurs mata uang luar negeri sangat populer. Banyak
bank-bank besar melaksanakan perdagangan spot dan forward. Spot trading
merupakan perdagangan mata uang untuk jangka waktu yang singkat. Sedangkan
kontrak forward adalah perdagangan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Berikut diberikan kontrak spot dan forward untuk kurs dollar terhadap
poundsterling.
Table 2.1 Nilai Spot dan forward untuk kurs USD/GBP, 3 Juni 2003 (GBP =
Pound Inggris; USD = Dollar US dollar).
Bid (harga beli)

Offer (harga jual)

Spot

1.6281

1.6285

1-month forward

1.6248

1.6253

3-month forward

1.6187

1.6192

6-month forward

1.6094

1.6100

10

Table 2.1 menampilkan kutipan exchange rate atau nilai tukar antara British
poundsterling (GBP) dan US dollar (USD) yang dibuat oleh bank besar berkelas
internasional pada tanggal 3 Juni 2003. Kutipan tersebut untuk nilai mata uang
USD per 1 GBP.
1. Baris pertama menunjukkan bahwa bank siap membeli GBP (Sterling) di
pasar spot (secepatnya dilaksanakan) pada angka $ 1.6281 per 1 GBP dan
menjual sterling pada spot market pada angka $1.6285 per 1 GBP.
2. Baris kedua, ketiga dan keempat menunjukkan bahwa bank siap membeli
poundsterling dalam 1, 3, dan 6 bulan ke depan pada harga masing-masing
$1.6248, $1.6187, dan $1.6094 per GBP, dan menjual sterling pada waktu
1, 3, dan 6 bulan ke depan pada harga masing-masing $1.6253, $1.6192,
and $1.6100 per GBP. Dapat anda lihat bahwa harga jual lebih mahal
dibandingkan dengan harga beli.

Kontrak Forward dapat digunakan untuk menghedge (melindungi) resiko


mata uang asing dari volatilitas harga. Misalkan pada tanggal 3 Juni 2003, suatu
perusahaan di USA harus membayar 1 million dalam waktu 6 bulan ke depan (3
December 2003). Perusahaan tersebut memutuskan untuk melakukan hedge
terhadap pergerakan nilai tukar dollar terhadap sterling. Menggunakan informasi
di tabel 2.1, perusahaan dapat membeli kontrak forward 1 juta 6 bulan ke depan
dengan harga $1.6100 juta. Perusahan tersebut setuju pada tanggal 3 December
2003, dia akan membeli (posisi long) 1 juta dari bank dengan harga $1.61 juta.
Bank memegang posisi short, dan setuju menjual 1 million seharga $1.61
million pada tanggal 3 Desember 2003.

2.1.1 Keuntungan bagi perusahaan

Dengan adanya kontrak forward ini, perusahaan dapat melindungi


kewajiban pembayaran 6 bulan ke depan dari volatilitas nilai tukar mata uang
USD:GBP, di angka $1.61. Jadi perusahaan sudah dapat memastikan bahwa 6
bulan ke depan, akan melakukan pembayaran sebesar $1.61 juta kepada pihak

11

lain. Tentu saja pembayaran sebesar itu dapat direncanakan dengan baik melalui
kontrak forward. Bagaimana jika perusahaan tersebut tidak melakukan kontrak
forward? Jika perusahaan tidak melakukan kontrak forward maka perusahaan
tersebut sedang bermain resiko terhadap pembayaran 6 bulan ke depan. Resiko di
sini bisa saja berakibat menguntungkan atau merugikan perusahaan. Anda
bayangkan jika dalam waktu 6 bulan ke depan ternyata nilai tukar USD terhadap
poundsterling menguat, misalkan $1.5 per 1 GBP. Perusahaan sangat
diuntungkan dengan kondisi ini. Sebaliknya anda juga bisa membayangkan jika
dalam waktu 6 bulan ke depan, 1GBP dihargai sama dengan $2.

2.1.2 Keuntungan Kontrak Forward


Kontrak forward di atas mewajibkan perusahaan untuk membeli 1
million dengan harga $1,610,000. Jika pada waktu 6 bulan ke depan, spot
exchange rate sama dengan 1.7000, maka kontrak forward tersebut akan berharga
$90,000 (=$1,700,000-$1,610,000) bagi perusahaan.

Jika spot exchange rate

jatuh pada angka $1.5 pada akhir 6 bulan ke depan, kontrak forward bernilai
negatif bagi perusahaan sebesar $110,000 (=$1,500,000-$1,610,000).
Secara umum, fungsi pembayaran atau fungsi keuntungan bagi pemegang
posisi long dalam kontrak forward perunit asetnya sebesar ST K, dimana K
adalah harga kontrak dan ST adalah harga spot (spot price) asset pada waktu jatuh
tempo. Sedangkan fungsi keuntungan pemegang posisi short dalam kontrak
forward per unit asetnya adalah K - ST.

2.1.3 Harga Forward dan Spot


Untuk melihat secara singkat dan cepat kenapa antara harga spot dan
forward saling berhubungan, perhatikan suatu saham yang tidak membayar
dividend dan berharga $60. Anda dapat meminjam atau meminjamkan uang
dengan bunga 5% selama 1 tahun. Berapa harga forward dari saham tersebut
untuk jangka waktu 1 tahun? Uang $60 dapat berkembang pada tingkat bunga
efektif 5% selama 1 tahun, menjadi $63.

12

1. Jika harga forward lebih dari $63, katakanlah $67, maka anda
dapat meminjam $60, kemudian membeli satu lembar saham, dan
menjual forward dengan harga $67. Satu tahun ke depan, setelah
membayar pinjaman beserta bunganya sebesar 60*1.05 = $63, anda
akan mendapatkan keuntungan bersih $67-$63= $4 dalam 1 tahun.
2. Bagaimana jika harga forward kurang dari $63, katakanlah $58 ?
Seorang investor yang mempunyai saham akan menjual sahamnya
dengan harga $60 dan mengambil kontrak forward untuk membeli
saham tersebut seharga $58 dalam 1 tahun. Uang hasil penjualan
saham ditaruh di bank dengan bunga 5% dan satu tahun berikutnya
menjadi $63. Pada akhir tahun, dia akan membeli saham tersebut
dengan harga $58, sehingga dia akan mendapat keuntungan $5,
lebih baik dari pada dia memegang saham tersebut selama 1 tahun.

Contoh 2.1. Dipunyai aset yang sekarang bernilai $1000, dan suku bunga
majemuk kontinu adalah 4% untuk semua jangka waktu jatuh tempo. Hitunglah
harga kontrak forward 6 bulan ke depan dari aset tersebut.
Jawab. Dengan cukup sederhana dapat dihitung harga kontrak forward sebagai
berikut:
F0 = $1000*exp(0.04*0.5) = $1.020,20
Bagaimana menentukan harga kontrak forward yang disertai dengan aliran
dana dari aset pokok ? Kita gunakan rumus F0 = (S0 I) *exp(rT), dengan I adalah
besarnya aliran dana dari aset pokok tersebut.

Contoh 2.2. Hitunglah harga forward 6 bulan untuk obligasi berkupon 5% per 6
bulan. Kuponnya dibayarkan setiap 3 bulan. Diketahui suku bunga bebas resiko
4%. Nilai nominal obligasi $1000.
Jawab. Obligasi ini akan memberikan kupon 2,5% dalam 3 bulan pertama, atau
sebesar $25. Selanjutnya dihitung I sebesar = 25exp(-0.04*0.25) = 24.75125.
Selanjutnya dapat dihitung harga forward

13

F0 = (1000-24.75125)*exp(0.04*0.5) = $994.95
Bagaimana menentukan harga kontrak forward suatu aset yang disertai
dengan pembayaran deviden selama jangka waktu kontraknya ? Kita gunakan
rumus F0 = S0*exp(r-q)T, dengan q adalah besarnya deviden yang dibayarkan
oleh saham tersebut.
Contoh 2.3. Dipunyai aset seperti pada contoh di atas, dimana aset tersebut
memberikan deviden sebesar 1%. Hitunglah harga kontrak forward 6 bulan ke
depan dari aset tersebut.
Jawab. Dengan cukup sederhana dapat dihitung harga kontrak forward sebagai
berikut:
F0 = $1000*exp(0.04-0.01)*0.5 = $1,015.11

2.2 Kontrak Futures


Seperti kontrak forward, kontrak futures merupakan perjanjian antara dua
partisipan untuk membeli atau menjual suatu aset di masa yang akan datang pada
harga yang sudah ditentukan. Tidak seperti kontrak forward, kontrak futures
biasanya diperdagangkan di bursa, untuk membuat perdagangannya mudah
dilaksanakan. Dua partisipan pelaku perdagangan kontrak futures tidak perlu
saling mengenal. Untuk menjaga keamanan terlaksananya kontrak, bursa
menyediakan mekanisme yang menjamin kedua partisipan menjalankan
kesepakatannya, dan tidak ingkar janji atau wan prestasi.
Salah satu bursa terbesar di mana kontrak futures diperdagangkan adalah
Chicago Board of Trade (CBOT) and the Chicago Mercantile Exchange (CME).
Pada bursa ini dan juga bursa-bursa di seluruh dunia, banyak komoditas dan aset
finansial dipakai sebagai aset pokok dalam berbagai macam kontrak. Komoditaskomoditas real tersebut termasuk ternak babi, sapi, gula, wool, tembaga, emas,
aluminium, dan juga karet. Sedangkan aset finansial yang sering dikontrak
forward dan future kan meliputi indeks saham, mata uang, dan juga obligasi.

Harga futures secara berkala dilaporkan pada harian atau surat kabar
financial. Misalkan pada tanggal 1 September, futures komoditas emas untuk

14

bulan December adalah $300. Harga ini tentu saja diluar komisi yang besarnya
sekitar 0.3%.

Jika banyak pedagang ingin memegang posisi long (membeli)

daripada short, maka harga otomatis akan naik, karena banyaknya peminat. Jika
yang terjadi sebaliknya, banyak orang mau menjual, maka harga akan turun.
Karena banyak orang yang ingin menjual.

2.3 Kontrak Opsi


Opsi diperdagangkan di lantai bursa dan juga di luar bursa efek. Ada dua
tipe dasar opsi, yaitu opsi call dan put.

Opsi CALL. Seseorang yang membeli kontrak opsi CALL memiliki hak
untuk MEMBELI saham suatu perusahaan dengan harga tertentu (strike
price) selama jangka waktu tertentu dari orang atau bursa yang menjual
kontrak opsi tersebut. Karena alasan di atas, opsi ini dinamakan juga
dengan opsi beli.

Opsi PUT. Seseorang yang membeli kontrak Opsi PUT memiliki hak
untuk MENJUAL saham suatu perusahaan dengan harga tertentu (strike
price) selama jangka waktu tertentu kepada orang atau bursa yang menjual
opsi tersebut. Opsi ini dinamakan juga dengan opsi jual.
Dilihat dari fleksibilitas pelaksanaannya, ada dua opsi : Opsi tipe Amerika

dan tipe Eropa. Opsi tipe Amerika dapat dijalankan sembarang waktu sampai
tanggal jatuh tempo. Sedangkan opsi tipe Eropa dapat dijalankan hanya pada
tanggal jatuh tempo. Kebanyakan opsi yang diperdagangkan di bursa adalah opsi
tipe Amerika. Dalam perdagangan opsi saham di pasar opsi, satu kontrak opsi
biasanya berisi perjanjian untuk membeli atau menjual 100 lembar saham. Opsi
tipe Eropa biasanya lebih mudah untuk dianalisa dibandingkan dengan opsi tipe
Amerika.
Harus ditekankan di sini, opsi memberikan hak kepada pemegangnya
untuk membeli atau menjual, tapi bukan suatu keharusan. Inilah yang
membedakan antara opsi dengan forward dan futures, dimana pemegang kontrak
forward dan futures mempunyai kewajiban melaksanakan perjanjian dengan cara

15

membeli atau menjual aset pokok. Sebagai konsekuensi atas hak yang dimiliki
pemegang kontrak opsi, ada premi yang harus dibayar, yang disebut dengan harga
opsi.
Berikut ini diberikan kutipan harga opsi call dan put saham Intel dari bursa
Opsi Chicago pada tanggal 29 Mei 2003.
Table 2.2 Harga Opsi Saham Intel, 29 Mei 2003; Harga saham = $20.83.
Calls
Puts
Strike price ($)
June July Oct.
June July Oct.
20.00
1.25 1.60 2.40
0.45 0.85 1.50
22.50
0.20 0.45 1.15
1.85 2.20 2.85
Bursa terbesar di dunia untuk perdagangan opsi saham adalah Chicago
Board Options Exchange (CBOE; www.cboe.com). Tabel 2.2 menampilkan harga
penutupan opsi saham Intel tipe Amerika yang diperdagangkan pada tanggal 29
Mei 2003. Harga kontrak untuk kedua jenis opsi call dan put adalah $20 dan
$22.50. Ada tiga waktu ekspirasi, yaitu bulan Juni (tanggal 21), Juli (tanggal 19)
dan Oktober (tanggal 18). Hari tanggal ekspirasi ditentukan setiap hari jumat,
minggu ketiga, jadi jatuh di sekitar tanggal 20.
Harga saham pada akhir hari perdagangan tanggal 29 Mei 2003, adalah
$20.83. Misalkan investor memberikan perintah kepada pialang atau broker untuk
membeli satu kontrak (100 lembar) opsi call saham Intel yang mempunyai waktu
jatuh tempo di bulan oktober dengan harga kontrak $22.50. Dapat dilihat dari
tabel 2.2, harga opsi call tersebut adalah $1.15. Harga ini adalah harga opsi untuk
membeli satu lembar saham. Di United States, satu kontrak opsi adalah kontrak
untuk membeli atau menjual 100 lembar saham. Untuk pembelian kontrak opsi di
atas, investor harus menyediakan uang sebesar $115.
Sekarang kita lihat apa yang terjadi pada tanggal jatuh tempo. Jika harga
saham Intel tidak di atas 22.50 sebelum tanggal 18 oktober 2003, opsi tidak dapat
dijalankan dan investor mengalami kerugian sebesar $115. Akan tetapi jika harga
saham Intel mengalami kenaikan di atas harga kontrak, misal $30, investor
pemegang kontrak opsi call dapat membeli 100 lembar saham pada harga $22.50
per lembar dan menjualnya di pasaran dengan harga $30. Hal ini memberikan

16

keuntungan sebesar (30-22.5)$100 =$750, atau $750-$115 = $635 ketika harga


opsi diperhitungkan.
Alternatif lainnya adalah investor membeli kontrak opsi put Juli dengan
harga kontrak $20. Strategi ini membutuhkan biaya 100 0.85 = $85. Investor
akan mendapatkan hak untuk menjual 100 saham Intel pada harga $20 per lembar
sebelum 19 Juli 2003. Jika harga saham di pasar berada di atas $20 sampai waktu
jatuh tempo, opsi put tidak dijalankan dan investor merugi sebesar $85. Jika
harga saham Intel di bawah $20, misalkan $15, investor dapat menjalankan
opsinya (membeli saham di pasar $15 dan menjualnya seharga $20 kepada
counterparty) dan mendapatkan keuntungan $5 per lembar saham. Keuntungan
bersih setelah harga opsi diperhitungkan adalah $500-$85= $415.
Sampai di sini dapat disebutkan ada empat partisipan dalam perdagangan
opsi: Pembeli Opsi Call, Penjual opsi Call, Pembeli opsi Put, dan penjual opsi Put.
Pembeli direferensikan sebagai pemegang posisi long, sedangkan penjual
diposisikan sebagai pemegang posisi short. Menjual kontrak opsi dikenal juga
dengan istilah writing the option.
Muncul pertanyaan ilmiah yang cukup menarik, apakah harga opsi yang
dikeluarkan oleh bursa cukup fair? Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah
bagi salah satu pihak? Untuk alasan tersebut, banyak pakar berusaha membuat
model harga opsi yang dianggap mereka cukup fair. Pemodelan harga opsi akan
dibahas pada bab tersendiri tentang formula Black Scholes untuk harga opsi.

2.4 Tipe-tipe Pedagang


Produk opsi, future dan forward termasuk dalam jenis derivatif atau
produk turunan, yaitu tutunan dari saham. Pasar derivatif sudah sebegitu
suksesnya. Alasan utamanya adalah mereka mampu menarik banyak tipe
pedagang atau investor (hedger, arbitraser, gambler) dan mempunyai tingkat
likuiditas yang bagus. Ketika seorang investor ingin mengambil satu sisi dari
suatu kontrak, dengan mudah ada orang lain yang bersiap mengambil sisi lainnya.
Ada tiga kategori pedagang yang dapat diidentifikasi: hedger, spekulator,
dan arbitraser. Hedger menggunakan produk derivative sebagai sarana untuk

17

mengurangi resiko yang mereka hadapi dari potensi pergerakan harga aset di masa
yang akan datang. Spekulator menggunakan produk derivative sebagai sarana
taruhan harga aset di masa yang akan datang. Sedangkan Arbitraser mengatur
suatu posisi di dua atau lebih instrument untuk mengunci keuntungan.

2.4.1. Hedger
Pada bagian ini, kita akan mengilustrasikan bagaimana hedger dapat
mengurangi resiko dengan kontrak forward dan opsi. Misalkan pada tanggal 3
Juni, 2003, ImportCo, sebuah perusahaan di United States, tahu bahwa mereka
harus membayar 10 million pada tanggal 3 September 2003, untuk barang yang
mereka beli dari suplier British. Nilai tukar USD-GBP ditunjukkan pada Table
2.1. ImportCo dapat melindungi resiko nilai tukar USD-GBP dengan cara
membeli GBP dari lembaga keuangan dalam bentuk forward 3-bulan pada harga
1.6192. Langkah ini akan berakibat memastikan harga yang harus dibayar kepada
ekportir di British exporter pada harga $16,192,000.
Berikutnya, misalkan ada perusahaan USA, yang kita namakan exportCo,
mengeksport barang-barang ke United Kingdom dan, dan pada 3 June 2003, tahu
akan menerima uang sebesar 30 million 3 bulan ke depan. ExportCo dapat
melindungi resiko nilai tukar dengan menjual 30 million 3 bulan ke depan di
harga 1.6187. Langkah ini akan berakibat mengunci pembayarannya dalam US
dollar senilai 30 1.6187 = $ 48,561,000.
Perhatikan bahwa perusahaan mungkin lebih baik memilih tidak
melakukan hedging, atau sebaliknya. Mari kita lihat contoh perusahaan ImportCo.
Jika nilai tukar GBP-USD 1.5 pada tanggal 3 September, dan perusahaan tidak
melakukan strategi hedge, maka pembayaran 10 juta cukup dengan $15,000,000,
yang jelas-jelas kurang dari $16,192,000. Sebaliknya, jika nilai tukar GBP-USD
1.7, maka pembayaran 10 juta akan membutuhkan dana $17,000,000. Jika
kondisi kedua yang terjadi, maka perusahaan berharap melakukan hedging.
Tentu saja posisi perusahaan jika tidak melakukan strategi hedging adalah
berkebalikan dengan ImportCo. Jika nilai tukar mata uang pada bulan September

18

lebih kecil dari 1.6187, perusahaan berharap melakukan hedging di awal, dan jika
nilai tukar di atas 1.6187, perusahaan berharap tidak melakukan hedging.
Contoh di atas menunjukkan aspek penting dari hedging. Tujuan utama
hedging adalah kita dapat memastikan pembayaran atau penerimaan di masa yang
akan datang. Akan tetapi dengan hedging, tidak ada garansi bahwa hasilnya akan
lebih baik dibandingkan tanpa melakukan hedging.

Contoh Hedging Menggunakan Kontrak Opsi. Opsi dapat juga digunakan


untuk hedging. Misalkan seorang investor pada bulan Mei 2003 mempunyai 1,000
lembar saham Microsoft. Harga perlembar saham $28. Investor tersebut kuatir
terhadap penurunan harga saham dalam 2 bulan ke depan dan ingin
memproteksinya. Ia dapat membeli opsi put dengan waktu jatuh tempo bulan Juli
untuk saham Microsoft di Chicago Board Options Exchange dengan harga
kontrak $27.50. Kontrak opsi ini memberi hak kepada investor untuk menjual
1,000 lembar saham dengan harga $27.50. Jika harga opsi put tersebut

$1

perlembar, maka harga opsi satu lot nya 100 x $1 = $100 dan total biaya untuk
melaksanakan strategi hedging akan sama dengan 10 x $100 = $1,000.
Biaya strategi di atas adalah $1,000, akan tetapi dapat menjamin bahwa
saham dapat dijual seharga $27.50 per lembar selama waktu hidup opsi. Jika
harga pasar dari saham Microsoft jatuh di bawah $27.50, option dapat diexercised
atau dijalankan. Jadi investor dapat menjual saham Microsoft seharga $27,500.
Padahal harga di pasaran lebih rendah dari $27,5. Jika harga saham di pasaran
tetap di atas $27.50, opsi tidak dijalankan dan tidak berlaku lagi. Uang $1000
yang dipakai untuk membeli opsi put hilang sebagai bentuk dari usaha melindungi
harga sahamnya. Sama seperti ketika kita ikut produk asuransi. Jika dalam waktu
asuransi tidak terjadi klaim, maka premi yang kita bayarkan seakan-akan tidak
memberikan manfaat apapun.

19

Perbandingan Produk Derivatif


Ada perbedaan mendasar antara menggunakan kontrak forward dan opsi
untuk keperluan hedging. Kontrak forward didesain untuk menetralisir resiko
dengan memastikan harga yang akan dibayar atau diterima oleh sang hedger
terhadap suatu aset pokok. Sedangkan opsi, menyediakan jaminan atau insurance.
Keduanya menawarkan suatu cara bagi investor untuk memproteksi nilai
investasinya dari pergerakan harga yang ekstrim di waktu mendatang.

2.4.2 Spekulator
Kita sekarang mempertimbangkan bagaimana futures dan options dapat
digunakan oleh spekulator. Seorang hedger ingin menghindari kerugian dari
pergerakan harga aset yang tidak diinginkan. Sedangkan seorang spekulator
berharap dapat mengambil posisi dalam suatu situasi tertentu di pasar dengan cara
mempertaruhkan harga aset akan naik atau turun.

Contoh Spekulasi Menggunakan Futures. Perhatikan seorang spekulator di US


yang pada bulan February memperkirakan poundsterling akan menguat relatif
terhadap dollar US dollar selama dua bulan ke depan. Spekulator tersebut dapat
membeli 250,000 di pasar spot dengan harapan bahwa sterling-nya dapat dijual
lagi nanti 2 bulan ke depan pada harga yang lebih tinggi. Alternatif lainnya yang
dapat dilakukan adalah mengambil posisi long untuk empat kontrak future bulan
april di bursa CME yang masing-masing berharga 62,500. Table 2.3
memperlihatkan ringkasan dua alternative dengan asumsi nilai tukar sekarang
adalah 1.6470 dollar per pound dan kontrak future April 1.6410 dollars per pound.

Table 2.3 Spekulasi menggunakan kontrak spot dan futures. Satu kontrak futures
62,500.
Perdagangan February
Beli 250,000
Beli 4 kontrak futures
Harga Spot 1.6470 Harga Futures 1.6410
Investasi
$411,750
$20,000
Profit jika April spot = 1.7000
$13,250
$14,750
Profit jika April spot = 1.6000
-$11,750
-$10,250

20

Jika nilai tukar berubah menjadi 1.7000 dollar per pound pada bulan April, maka
kontrak future memberikan keuntungan kepada spekulator sebesar (1.7000 1.6410) x 250,000 = $14,750. Sedangkan alternatif spot market memberikan
keuntungan sebesar (1.7000 1.6470) x 250,000 = $13,250.
Bagaimana jika nilai tukar turun menjadi 1.6000 dollar per pound ? Tentu
saja investasi di keduanya akan mengalami kerugian. Investasi di kontrak future
akan mengalami kerugian (1.6410 - 1.6000) x 250,000 = $10,250, sedangkan
investasi di pasar spot mengalami kerugian sebesar (1.6470 - 1.6000) x 250,000 =
$11,750.
Apakah perbedaan dari dua alternative investasi di atas? Investasi pertama
dengan membeli sterling memerlukan uang tunai sebesar $411,750. Sebaliknya,
investasi kedua hanya memerlukan uang tunai yang relative sedikit, $20,000. Pada
ilustrasi keuntungan di atas, anda dapat lihat bahwa investasi jenis pertama
relative lebih dibanding dengan investasi yang kedua.

Contoh Spekulasi Menggunakan Opsi

Kontrak opsi dapat juga digunakan untuk spekulasi. Misalkan saat ini
adalah bulan Oktober harga saham Amazon.com $20 dan diperkirakan akan
mengalami kenaikan dua bulan ke depan.

Table 2.4 Perbandingan profit (rugi) dari dua alternative strategi dengan dana
sebesar $2,000 untuk spekulasi pada saham Amazon.com di bulan Oktober.
Harga Saham Desember
$20
24
0
$400
-$2000
$3000

Strategi Investor
$15
Membeli 100 lembar saham -$500
Membeli 2,000 opsi call
-$2,000

$27
$700
$7,000

Kontrak Opsi call 2 bulan dengan harga kontrak $22.50 dijual seharga $1. Tabel
2.4 di atas mengilustrasikan beberapa kemungkinan dua investasi : membeli 100
lembar saham atau membeli 2000 lembar opsi call ( 20 kontrak opsi call ).

21

Misalkan perkiraan spekulator benar dan harga dari saham Amazon.com


perlembarnya naik menjadi $27 pada bulan December. Investasi membeli 100
lembar saham akan memberikan keuntungan sebesar 100 x ($27 - $20) = $700.
Sedangkan investasi kedua, yaitu membeli opsi call 2000 lembar akan
memberikan keuntungan sebesar 2,000 x $4.50 = $9,000, dikurangi dengan
ongkos beli kontrak opsi, keuntungan bersihnya sebesar $9,000 - $2,000 = $7,000
Pada kasus ini, strategi membeli opsi akan memberikan keuntungan 10 kali lipat
lebih banyak dibandingkan dengan strategi membeli saham.
Opsi juga dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Misalkan saja
harga saham turun menjadi $15 pada bulan December. Alternatif pertama dengan
membeli saham akan mengakibatkan kerugian 100x($20-$15) = $500. Alternatif
kedua, dengan membeli kontrak opsi, dan kontrak tersebut tidak dijalankan karena
harga saham yang rendah, mengakibatkan kerugian sebesar $2,000, lebih besar
dibandingkan dengan investasi membeli saham.
Futures dan opsi merupakan instrumen yang sama bagi para spekulator
dalam hal potensi keuntungan, karena kedua produk ini dapat memberikan
keuntungan yang sangat besar. Akan tetapi, ada perbedaan yang signifikan
diantara keduanya. Ketika kita menggunakan produk futures, potensi kerugian dan
keuntungannya sama-sama besar. Sedangkan ketika kita menggunakan produk
opsi, pada keadaan terburuk pun, kerugian spekulator terbatas pada harga opsi.

2.4.3 Arbitraser
Arbitraser adalah partisipan di pasar futures, forward, dan option. Para
arbitraser selalu mengunci keuntungan tanpa resiko dari suatu keadaan pasar yang
tidak seimbang atau stabil. Arbitrase muncul ketika harga futures suatu aset tidak
sejalan dengan harga spot-nya. Kita dapat melihat bagaimana arbitrase dapat juga
digunakan dalam pasar opsi. Bagian ini memberikan ilustrasi konsep arbitrase
dengan contoh yang sangat sederhana.
Dipunyai saham yang diperdagangkan di bursa New York Stock Exchange
(www.nyse.com) dan juga di London Stock Exchange (www.stockex.co.uk).
Harga saham tersebut adalah 172 di bursa New York dan 100 di bursa London

22

pada suatu waktu dimana nilai tukar antara dolar dan sterling adalah 1.75 dolar
per pound. Seorang arbitraser dapat membeli 100 lembar saham di New York dan
menjualnya di bursa London untuk mendapatkan keuntungan bebas resiko 100 x
[($1.75 x 100)-172] = $300, di luar biaya transaksi. Biaya transaksi mungkin
akan sangat mengurangi keuntungan secara signifikan bagi investor kecil.
Sedangkan bagi investor besar, biaya transaksi relatif kecil dibandingkan dengan
nilai transaksinya.
Kesempatan arbitrase seperti yang dijelaskan di atas tidak berlangsung
lama. Ketika arbitraser membeli saham di New York, kekuatan dari supply dan
demand akan mengakibatkan nilai tukar dollar akan naik. Secara sama, ketika
mereka menjual sahamnya di London, nilai tukar sterling akan terdorong turun.
Jika pengaruh yang lain diabaikan, dengan sangat cepat kedua harga tersebut akan
mendekati sama pada nilai tukar matauang.
Dari contoh di atas dapat dikatakan bahwa dalam praktek, ada kesempatan
meakukan arbitrase walaupun sangat kecil dan sangat sebentar peluangnya. Pada
kebanyakan kajian ilmiah, baik di buku-buku maupun di paper-paper, pembahasan
mengenai harga forward, kontrak, opsi dan produk-produk derivatif lainnya
berdasarkan asumsi tidak ada peluang terjadinya arbitrase.

23

Latihan Soal
1. Seorang investor mempunyai aset bernilai $500, dan pada saat sekarang
suku bunga majemuk kontinu bebas resiko pada semua waktu jatuh tempo
adalah 3%.
a. Berapakah harga kontrak forward 3-bulan yang mendekati prinsip noarbitrase ?
a. $497.25
b. $501.25
c. $502.25
d. $503.76
b. Jika aset tersebut di atas membayar dividen sebesar 2%, berapakah
harga kontrak forward dari aset tersebut di atas yang paling mendekati
prinsip no-arbitrase ?
a. $497.25
b. $501.25
c. $502.25
d. $505.76
2. Suatu obligasi membayar kupon setengah tahunan sebesar $40 dan
nilainya sekarang $1.109. Pembayaran bond tersebut 4 bulan ke depan dan
interest ratenya 6.5%. Dengan menggunakan model waktu kontinu, harga
kontrak forward obligasi ini adalah
a. $995,625
b. $1.011,14
c. $1.035,65
d. $1.105,20
3. Pemilik 300.000 bushel jagung ingin melakukan posisi hedge dari suatu
penjualan dalam 150 hari. Harga sekarang jagung adalah $1.50/bushel dan
ukuran kontrak 5.000 bushel. Suku bunganya 7%, dihitung majemuk
harian. Biaya penyimpanan jagung adalah $18/hari.

Asumsikan biaya

penyimpanan sebagai persentase kontrak pertahun adalah 1.46%. Harga


kontrak future yang sesuai untuk menghedge posisi ini adalah

24

Jawaban
1. Berikut jawaban no 1
a. Menggunakan persamaan 1 diperoleh harga kontrak forward
adalah 500*exp0.03*0.25 = $503.76
b.

Menggunakan persamaan 3 diperoleh harga kontrak dengan


dividen 500*exp(.03-.02)*0.25 = $501.25

2. Dengan menggunakan formula F0 = (S0-I)erT, dimana I adalah present


value dari $40, yang akan diterima 4 bulan, dengan diskon rate 6.5%
I = 40 exp-0.065*1/3 =$39.14
F0 = ($1.109-$39.14) exp0.065*1/2 = $1.105,20
3. Suku bunga dan biaya penyimpanan dihitung harian, jadi model waktu
kontinu cocok untuk menyelesaikan masalah ini.
Biaya penyimpanan dalam persentase kontrak pertahun adalah
U = 365
=0.0146
Dengan menggunakan formula, harga future perbushel adalah
F = $1.5 exp(.07+0.0146)*(150/365) = $7.765,34 bushel perkontrak.

25