Anda di halaman 1dari 2

DATA DATA DAN INFORMASI MAHASISWA AFIRMASI

UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO

Program Afirmasi merupakan program keberpihakan pada orang asli Papua untuk
mempermudah pola pelayanan pendidikan yang baik, maka Pemerintah telah
melakukan kontrak kerja sama dengan berbagai Universitas Negeri diseluruh
Indonesia dengan system pembiayaan yang terpadu. Namun program tersebut
mengalami berbagai kendala disebabkan oleh efisiensi manajemen yang tidak
efektif, sehingga program tersebut tidak berjalan sinerjis sesuai dengan apa yang
diharapkan.
Terutama di Universitas Sam Ratulangi Manado, Jumlah Mahasiswa Afirmasi dari
tahun 2012 2014 mempunyai jumlah yang sangat signifikan menurut klasifikasi
tahun antara lain :
1. Tahun 2012 berjumlah 48 Mahasiswa yang terdiri dari :
a. Provinsi Papua berjumlah 24 Mahasiswa sedangkan
b. Provinsi Papua Barat berjumlah 24 Mahasiswa
2. Tahun 2013 berjumlah 33 Mahasiswa yang terdiri dari :
a. Provinsi Papua berjumlah 17 Mahasiswa sedangkan
b. Provinsi Papua Barat berjumlah 16 Mahasiswa
3. Tahun 2014 berjumlah 75 Mahasiswa yang terdiri dari :
a. Provinsi Papua berjumlah 47 Mahasiswa sedangkan
b. Provinsi Papua Barat berjumlah 28 Mahasiswa
Namun Mahasiswa setelah dikirim ke Manado mereka mengalami kendala antata
lain :
1. Masalah kurang adanya ketersediaan tempat tinggal yang belum ada
sehingga mereka pada saat tiba diterlantarkan dan ditempatkan pada Asrama
dari Kabupaten masing masing
2. Masalah bantuan yang tidak sesuai, dimana anak anak Mahasiswa Provinsi
Papua mengalami kendala dalam hal keterlambatan pengiriman dana dari
DIKTI dan tidak menerima dana dari Sumber lain. ( Pemerintah Provinsi )
3. Sedangkan Mahasiswa Papua Barat menerima bantuan dana dari DIKTI
setiap Semester dibayar sebesar Rp. 6.000.000, dan menerima bantuan dari
Pemerintah Provinsi Papua barat Sebesar Rp. 3.000.000 setiap semester.

Bantuan tersebut merupakan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Papua


Barat.
4. Biaya Studi Akhir yang belum jelas