Anda di halaman 1dari 5

PENATALAKSANAAN

Sebagian besar kasus HNP membaik dengan sendirinya dalam waktu 6 minggu tanpa
membutuhkan terapi pembedahan. Suatu studi yang dilakukan Vrooman dkk. (2002) menyatakan
bahwa 73% pasien HNP menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam waktu 12 minggu tanpa
pembedahan.1 Penatalaksanaan HNP dibagi menjadi 2 yaitu penatalaksanaan konservatif dan
pembedahan.
Penatalaksanaan Konservatif
Tujuan penatalaksanaan secara konservatif adalah menghilangkan nyeri dan melakukan restorasi
fungsional. Alur penatalaksanaan HNP diawali dengan tirah baring dan obat-obat anti inflamasi
kemudian diikuti dengan fisioterapi. Dengan regimen seperti ini, lebih dari 95% kasus akan
mengalami perbaikan dan dapat kembali beraktivitas dengan normal. Sejumlah kecil kasus akan
membutuhkan terapi lanjut yang meliputi injeksi steroid atau bahkan pembedahan. 2 Secara
umum, beberapa modalitas terapi konservatif meliputi:
1. Tirah Baring
Tirah baring dilakukan pada alas tidur yang keras dan diberi matras tipis dimana kedua
tungkai sebaiknya diganjal dengan bantal di bawah lutut.3 Tirah baring sebaiknya dilakukan
tidak lebih dari 48 jam karena tirah baring lebih dari 48 jam terbukti tidak lebih
menguntungkan. Tirah baring yang terlalu lama akan menghambat penyembuhan akibat
kurangnya nutrisi diskus.4
2. Medikamentosa
Terapi medikamentosa terutama digunakan untuk mengurangi nyeri yaitu dengan
menggunakan analgetika. Cara pemberian analgetik mengacu pada petunjuk tiga jenjang
terapi analgetik WHO. Sering obat yang sesuai untuk penanganan dimulai dengan
asetaminofen, aspirin dan atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) seperti
ibuprofen, natrium diclofenac dan ketorolac. Untuk HNP akut secara fakta didapatkan bahwa
tidak terdapat NSAID spesifik yang lebih efektif terhadap yang lainnya.5
NSAID dan narkotik biasanya digunakan pada kasus dimana pasien mengalami herniasi
diskus yang tiba-tiba (misalnya karena kecelakaan mobil atau setelah mengangkat barang
berat) yang segera diikuti dengan nyeri yang sangat hebat pada punggung dan kaki. Bila
terjadi spasme pada punggung, dapat diberikan pelemas otot seperti diazepam, esperisone
dan tizanidine. Pada kasus yang berat dapat digunakan kortikosteroid baik secara oral

ataupun intravena, namun penggunaannya masih kontroversi. Medikasi lain yang dapat
diberikan sebagai tambahan yaitu antidepresan seperti amitriptilin.6
Sementara itu injeksi steroid epidural dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dengan
menyuntikkan anti inflamasi steroid di sekitar akar saraf (nerve root) untuk mengurangi
inflamasi dan edema. Hal ini akan membebaskan tekanan pada akar saraf seiring dengan
membaiknya inflamasi. Pelaksanaan injeksi spinal ini biasanya dibantu dengan rontgen
fluoroskopi untuk mengidentifikasi tempat menyuntikkan steroid.6
Alternatif lain terapi HNP yaitu dengan kemonukleolisis, yaitu dengan menyuntikkan
suatu enzim yang disebut chymopapain ke dalam diskus yang mengalami herniasi untuk
mengurangi ukuran diskus yang mengalami herniasi. Saat disuntikkan, enzim ini akan
menghidrolisis protein sehingga mengurangi kapasitas dalam mengikat air. Dengan
berkurangnya ukuran diskus maka akan mengurangi tekanan pada saraf.6 Namun prosedur ini
tidak terlepas dari beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkannya diantaranya reaksi alergi,
spasme otot yang akan memperberat kondisi HNP dan jaringan parut pada kulit.7
3. Rehabilitasi dan Fisioterapi
Dari segi rehabilitasi, modalitas penanganan penderita HNP tergantung dari stadium dampak
dari penyakit tersebut yang dibedakan atas: a. Stadium impairment dilakukan fisioterapi, b.
Stadium disability dilakukan latihan penguatan otot, c. Stadium handicapp dilakukan analisa
sifat pekerjaan dan diikuti penyesuaian cara bekerja/alih pekerjaan. Modalitas yang dapat
diberikan pada HNP seperti: traksi lumbal, terapi termal, hidroterapi, masase, TENS
(transcutaneus electrical nerve stimulaton), latihan-latihan, korset (back braces/corset).5
4. Modifikasi Gaya Hidup
Kelebihan berat badan terutama di sekitar area perut akan memperparah HNP. Diet dan
olahrahga untuk mengurangi berat badan akan membantu dalam penanganan HNP.
Penatalaksanaan Pembedahan
Tindakan pembedahan pada HNP harus berdasarkan alasan yang kuat yaitu berupa:3,5
1. Skiatika dengan terapi konservatif selama lebih 4 minggu: nyeri berat/intractable/ menetap/
progresif.
2. Pengobatan konservatif berhasil, namun sering kambuh lagi.
3. Defisit neurologik memburuk/progresif.
4. Sindroma kauda ekuina dan stenosis kanal

5. Terbukti adanya kompresi radiks berdasarkan pemeriksaan neurofisiologik dan radiologik.


Terdapat beberapa pilihan terapi pembedahan dalam menangani HNP diantaranya
diskectomi, mikrodisektomi atau perkutaneus disektomi. Perbedaan dasar dari ketiga prosedur ini
yaitu dari ukuran insisinya, bagaimana diskus dicapai dan berapa banyak diskus yang diambil.
Disektomi adalah suatu metode pembedahan dengan mengambil suatu bagian dari diskus yang
memberikan tekanan pada saraf. Pada disektomi klasik, ahli bedah pertama-tama membuka kulit
dan mengambil bagian tulang vertebra yang disebut lamina sehingga dapat juga disebut
laminektomi. Pada operasi ini akan diambil material diskus yang menekan saraf. Lebih sering
hanya satu sisi lamina yang diambil sehingga disebut hemilaminektomi. Namun pada beberapa
kasus seluruh lamina atau diskus diangkat dan disebut laminektomi. Prosedur disektomi klasik
ini membutuhkan anastesi umum.4
Pada mikrodisektomi, pembedahan dilakukan dengan sayatan yang kecil dan
dipergunakan mikroskop untuk mengambil jaringan diskus yang menekan saraf. Mikrodisektomi
memiliki beberapa keuntungan diantaranya insisi yang lebih kecil, lebih sedikit trauma otot dan
saraf yang diakibatkan, lebih mudah mengidentifikasi struktur karena menggunakan mikroskop,
serta hanya memerlukan anastesi lokal. Sementara itu perkutaneus disektomi dilakukan untuk
mengurangi volume diskus yang terlibat secara tidak langsung dengan pengambilan sebagian
nukleus pulposus dan menyisakan struktur diskus lain yang tidak terlibat. Metode ini
menghindarkan insisi yang besar dan hanya menggunakan anastesia lokal. Selain itu, artroskopik
mikrodisektomi hampir sama dengan perkutaneus disektomi, namun menggunakan alat suction
dan scope yang telah dimodifikasi. Jika energi yang digunakan adalah dengan laser maka
pembedahannya disebut dengan laser disk decompresion.4
Beberapa modalitas bedah lain yang jarang dilakukan adalah fusi lumbar (hanya
diindikasikan pada HNP yang rekuren), anterior cervical discectomy and fusion (untuk HNP
servikal), disc arthroplasty (masih dicoba pada HNP servikal), dan artificial disk replacement
(untuk kasus yang disebabkan oleh degenerasi diskus).8
Perlu diingat bahwa hanya sebagian kecil kasus HNP yang menjalani pembedahan.
Selanjutnya, setelah pembedahan harus dilanjutkan dengan rehabilitasi untuk menurunkan
kemungkinan kekambuhan.
PENCEGAHAN

Beberapa upaya dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya HNP, mencegah kambuhnya HNP
atau mencegah perburukan HNP. Pada pasien yang menderita HNP perlu dijelaskan tentang
penyakit yang diderita. Pencegahan timbulnya HNP dapat dilakukan dengan sikap-sikap tubuh
sehari-hari yang benar, diantaranya:3
a. Waktu berdiri

Jangan memakai sepatu dengan tumit terlalu tinggi.

Bila harus berdiri untuk waktu lama, selingilah dengan berjongkok beberapa menit, atau
letakkan satu kaki lebih tinggi dengan meletakkannya pada sesuatu.
Meja kerja, meja dapur jangan terlalu rendah sehingga harus bekerja sambil
membungkuk
Bila akan mengambil sesuatu di lantai jangan membungkuk, tetapi dengan menekuk
lutut.
Bila harus mengangkat barang berat, renggangkanlah ke dua tungkai, lalu paha dan lutut
ditekuk, namun pinggang tetap lurus. Kemudian bawalah barang tersebut sedekat
mungkin dengan tubuh.
b. Waktu berjalan
Berjalanlah dengan posisi tegak, rileks dan jangan tergesa-gesa
c. Waktu duduk
Kalau terpaksa duduk lama, satu lutut harus diletakkan lebih tinggi dari yang lain dengan
cara meletakkan salah satu kaki pada tempat pijakan kaki; duduk adalah aktivitas yang
paling buruk untuk keluhan nyeri pinggang bawah.
Periode duduk yang lama harus sering diselingi.dengan berdiri beberapa menit.
Kursi yang dipakai untuk duduk tidak boleh terlalu tinggi sehingga lutut lebih rendah dari
paha pada saat duduk.
Bila mengendarai mobil, tempat duduk jangan terlalu jauh jaraknya dari kemudi sehingga
posisi tungkai menjadi hampir lurus.
d. Waktu tidur
Sebaiknya tidur dengan posisi berbaring di tempat tidur yang tidak terlalu lembek.
Posisi tidur yang terbaik adalah terlentang dengan bantal di bawah lutut sehingga sendi
paha dan lutut dalam keadaan fleksi dan pinggang mendatar.

KOMPLIKASI
Beberapa komplikasi yang dapat timbul dari HNP yaitu: nyeri pinggang kronis, defisist
neurologis berupa kehilangan gerak dan sensibilitas pada kaki, kehilangan fungsi miksi dan
bowel serta injuri spinal cord yang permanen (sangat jarang).6
PROGNOSIS
Dengan operasi 90% perbaikan fungsi secara baik dalam 1 tahun. Perbaikan motoris biasanya
lebih cepat dari pada sensorik. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan dan prognosis
adalah: diagnosis etiologi spesifik, usia lanjut, pernah nyeri pinggang sebelumnya dan gangguan
psikososial. Sebagian besar pasien sembuh secara cepat dan tanpa gangguan fungsional. Ratarata 60-70% sembuh dalam 6 minggu, 80-90% dalam 12 minggu. Penyembuhan setelah 12
minggu berjalan sangat lambat dan tak pasti. Diagnosis sangat berkaitan dengan penyembuhan,
penderita nyeri pinggang bawah dengan iskialgia membutuhkan waktu lebih lama dibanding
dengan tanpa iskialgia. Dari penelitian Weber, tahun pertama terdapat perbaikan secara
signifikan pada kelompok yang dioperasi dibanding tanpa operasi, namun kedua kelompok baik
dioperasi maupun tidak, pada observasi tahun ke 4-10 terlihat perbaikan yang ada tidak berbeda
secara signifikan.5
Alasan penanganan non operatif didukung oleh penelitian secara klinis dan otopsi yang
memperlihatkan protrusi dan ekstrusi dari material diskus dapat diabsorbsi dikemudian hari.
Dimana 90% dari pasien yang sudah diagnosis definitif herniasi diskus lumbal dan radikulopati,
adanya kriteria jelas untuk operasi, berhasil ditangani dengan cara rehabilitasi secara agresif dan
medikamentosa.5

Anda mungkin juga menyukai