Anda di halaman 1dari 26

Penyajian Data

Program Studi Manajemen

Data adalah keterangan mengenai


sesuatu, keterangan yang mungkin
berbentuk angka-angka (bilangan) dan
mungkin juga tidak
Untuk memperoleh data statistika, maka
data yang telah dikumpulkan dari elemenelemen yang diselidiki harus diolah.
Arti mengolah data adalah merubah data
mentah untuk memperoleh keteranganketerangan ringkasan yang berupa angkaangka ringkasan

Data mentah yang dikumpulkan apabila


diolah apalagi disajikan dan dianalisis akan
lebih bermanfaat sebagai dasar pembuatan
keputusan.
Pengolahan data dapat dilakukan dengan
manual, maupun dengan alat-alat elektronik
(kalkulator, komputer)
Data statistika tidak cukup dikumpulkan,
diolah, dan dianalisis, akan tetapi perlu
disajikan dalam bentuk yang mudah
dibaca/dipahami dan digunakan sebagai
dasar pembuatan keputusan.

Contoh Hasil Ringkasan Data


Keterangan
Keterangan
Keterangan
Keterangan
Keterangan

tentang jumlah
tentang rata-rata
tentang persentase
tentang rasio
tentang range

Sekolah Asal Calon Mahasiswa Baru


2011/2012
No

1
2
3
4
5
6
7

Jenis Pendidikan

SMAN
SMA SWASTA
SMKN
SMK SWASTA
MAN
MA SWASTA
PAKETC/Diploma/S1
TOTAL

2012/2013

2013/2014

2014/2015

2015/2016

Jum
lah

Jum
lah

Jum
lah

Jum lah

Jum
lah

872
658
330
240
132
118
10
2360

36,94
28,17
13,87
10,27
5,39
5,05
0,30
100

934
649
417
282
69
97
2448

38,2
26,3
17
11,5
2,82
3,97
100

820
568
403
337
85
126
156
2495

32,9
22,8
16,2
13,5
3,4
5,0
6,2
100

966
519
407
414
82
121
107
2616

36.93
19.84
15.56
15.83
3.13
4.63
4.09
100

866
444
279
448
55
65
132
2289

37.83
19.40
12.19
19.57
2.40
2.84
5.77
100

Jenis Sekolah Asal Maba


45
40

38.2

36.94
35
30

37.83

36.93
32.9

28.17
26.3

25

22.8
19.84

20
17
15
10
5

16.2

13.87

19.4 19.57

15.83
15.56

13.5

10.27
5.39
5.05

12.19

11.5

3.97
2.82

3.4

4.63
3.13

2.42.84

0
2011

2012

2013

2014

2015

SMAN
SMA Swasta
SMKN
SMK Swasta
MAN
MA Swasta
Paket C/Dipl/S1

Metode Penyajian Data


Berupa

angka-angka ringkasan.
Berupa tabel (daftar)
Berupa grafik/diagram

Berupa angka-angka ringkasan


Merupakan

data kuantitatif hasil


pengolahan data. Angka-angka ringkasan
walaupun berguna tetapi manfaatnya masih
kurang, karena sulit untuk digunakan
sebagai bahan analisis.
Contoh :
Jumlah mahasiswa Unikama perempuan tiap
angkatan 1500 orang.
Hasil penjualan bulan ini Rp 145 juta.
dll

Tabel/Daftar :
Merupakan kumpulan angka yang disusun
menurut kategori-kategori atau
karakteristik-karakteristik data sehingga
memudahkan dalam analisis data
Penyusunan tabel memerlukan identitas
seperti judul / nama tabel, judul
baris/kolom, catatan dan sumber
Nama-nama sebaiknya disusun menurut
abjad.
Waktu disusun secara berurut / kronologis

TABEL BARIS KOLOM


JUDUL TABEL

JUDUL KOLOM

JUDUL
BARIS

CATATAN

SEL

Macam-Macam Tabel
Tabel satu arah (One Way Table) :
adalah suatu tabel yang menunjukkan 1
hal saja.
Contoh :
Jumlah karyawan PT. XYZ menurut
pendidikan tahun 2005
Pendidikan

Jumlah (orang)

SMU

20

Diploma

35

Sarjana

25

Pasca Sarjana

Total Jumlah Karyawan

85

Tabel dua arah (Two Way Table)


adalah suatu tabel yang menunjukkan 2
hal.
Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut
pendidikan dan unit
kerja, tahun 2005
Pendidika
Unit Kerja
Jumlah
n

Karyawan

SMU

10

10

20

Diploma

10

15

10

35

Sarjana

20

25

Pasca
Sarjana

20

45

20

85

Jumlah
Karyawan

Tabel tiga arah (Three Way Table)


adalah suatu tabel yang menunjukkan 3 hal.
Contoh :
Jumlah
karyawan
PT.
XYZ
menurut
pendidikan, unit kerja, dan jenis kelamin,
tahun
Pendd.2005
Unit Kerja
Jumlah
Jns Klm

Jns Klm

Jns Klm

SMU

20

Diploma

10

35

Sarjana

10

10

25

Psc. Sarjana

Jumlah

15

25

20

15

85

Grafik

Grafik garis (line chart), adalah grafik


berupa garis.
Grafik batang (bar chart), adalah grafik
berupa batang.
Grafik lingkaran (pie chart), adalah grafik
berupa lingkaran.
Grafik titik (dot chart), adalah grafik berupa
titik.

Contoh Grafik Garis


2000
1800
1600
1400
Islam

1200

Katolik
Kristen

1000

Hindu

800

Budha
Lainnya

600
400
200
0
2011

2012

2013

2014

2015

Contoh Grafik Lingkaran


Pendidikan Orang Tua Mahasiswa Baru

5.05
23.33

21.69

16.74
32.92

SD
SMP
SMU
PT
LAINNYA

Contoh Grafik Batang


Jenis Sekolah Asal Maba
45
40

38.2

36.94

35
30

32.9
28.17

26.3

25

22.8
19.84

20
15
10
5

37.83

36.93

17
13.87
10.27
5.39
5.05

11.5

3.97
2.82

16.2
13.5

3.4

19.4 19.57

15.83
15.56
12.19

4.63
3.13

2.42.84

0
2011

2012

2013

2014

2015

SMAN
SMA Swasta
SMKN
SMK Swasta
MAN
MA Swasta
Paket C/Dipl/S1

Contoh Grafik Titik


I
II
III
IV
0%

20%
40%
Market Share (%)

60%

Distribusi Frekuensi

Adalah metode statistik untuk menyusun


data dengan cara membagi nilai-nilai
observasi data ke dalam kelas-kelas-kelas
dengan interval tertentu.
Pengelompokan data ke dalam beberapa
kategori yang menunjukan banyaknya data
dalam setiap kategori dan setiap data tidak
dapat dimasukan ke dalam dua atau lebih
kategori
Tujuan

Data menjadi informatif dan mudah dipahami

Tahapan Distribusi
Frekuensi
Mengurutkan

data
Membuat ketegori atau kelas data
Melakukan penturusan atau tabulasi,
memasukan nilai ke dalam interval
kelas

Mengurutkan Data
Data diurut
dari terkecil
ke terbesar
Nilai terkecil
215
Nilai terbesar
9750

Menentukan Jumlah Kelas

Gunakan pedoman aturan Sturges


Jumlah kategori (k) = 1 + 3,322 Log n

Contoh n = 20
(k) = 1 + 3,322 Log 20
(k) = 1 + 3,322 (1,301)
(k) = 1 + 4,322
(k) = 5,322

Tentukan interval kelas


Interval kelas adalah batas bawah dan
batas atas dari suatu kategori
Rumus :
Nilai terbesar - terkecil
Interval kelas =
Jumlah kelas

Menentukan Interval Kelas

Berdasarkan data

Nilai tertinggi = 9750


Nilai terendah = 215

Interval kelas

= [9750 215] / 5
= 1907

Jadi interval kelas 1907 yaitu jarak nilai


terendah dan nilai tertinggi dalam suatu
kelas atau kategori

Kelas
1
2
3
4
5

Interval
215
2122
2123
4030
4031
5938
5939
7846
7847
9754

Nilai tertinggi :
= 215 + 1907
= 2122

Nilai terendah
Kelas ke 2
= 2122 + 1
= 2123

Tabulasi Data
Kelas

Interval

Frekuensi

Jumlah Frekuensi (F)

215

2122

IIIII IIIII IIII

14

2123

4030

III

4031

5938

5939

7846

7847

9754