Anda di halaman 1dari 8

LATIHAN SOAL-SOAL ANALISIS STATISTIKA

1.

Suatu survei melakukan pengambilan contoh untuk melihat sebaran jumlah anak
per rumah tangga disuatu kabupaten. Dari dua daerah yang terpilih diperoleh
hasil sebagai berikut:
No Jumlah Anak (per RT)
Frekwensi daerah 1
Frekwensi daerah 2
1
0
35
10
2
1
45
30
3
2
80
35
4
3
90
40
5
4
70
15
6
5
20
10
7
6
15
5
8
7
5
5
a. Tentukan rata-rata, ragam, K1, K2, dan K3 dari daerah 1
b. Tentukan rata-rata, ragam, K1, K2, dan K3 dari daerah 2
c. Buatlah diagram kotak garis, diagram dahan daun, ringkasan 5 angka dan
ringkasan 3 angka untuk daerah 1 dan daerah 2. Apakah data untuk kedua
daerah simetrik? Jelaskan!
d. Berdasarkan a s/d c, buatlah perbandingan tentang ukuran pemusatan dan
ukuran penyebaran kedua daerah, menurut anda daerah mana yang lebih

2.

berhasil melaksanakan KB, uraikan!


Suatu penelitian ingin melihat efektifitas pemberian pakan terhadap bobot ikan
jenis tertentu. Pakan yang dicobakan merupakan hasil percobaan yang
diharapkan dapat menggantikan pakan yang biasa digunakan (Informasi: pada
pakan yang biasa digunakan, pada pemberian 1 bulan pakan dapat meningkatkan
bobot ikan sebanyak 10% dari bobot awal). Percobaan dilakukan pada dua
daerah tambak ikan yang memiliki iklim berbeda (Lokasi A dan B). Pada setiap
daerah, diamati enam petakan yang masing-masing memiliki luas 10 m2. Pada
kedua lokasi penelitian semua faktor selain iklim dibuat sama (kondisi standar
untuk habitat ikan). Pada setiap petakan disebar 50 ekor ikan dengan bobot
relative sama. Rata-rata bobot ikan awal ketika disebar dan 1 bulan setelah diberi
pakan tersaji pada tabel berikut:
No

Lokasi A

Lokasi B

1
2
3
4
5
6
a.
b.
c.

Bobot awal
Bobot akhir
Bobot awal
Bobot akhir
(kg)
(kg)
(kg)
(kg)
0.1
0.21
0.25
0.33
0.44
0.51
0.41
0.56
0.26
0.36
0.34
0.55
0.17
0.32
0.49
0.54
0.5
0.58
0.33
0.57
0.43
0.57
0.22
0.37
Pada lokasi A: hitunglah ukuran pemusatan dan penyebaran bobot ikan
Pada lokasi B: hitunglah ukuran pemusatan dan penyebaran bobot ikan
Masing-masing untuk lokasi A dan lokasi B: Lakukan pengujian hipotesis
untuk melihat apakah terjadi peningkatan bobot ikan lebih dari 10% bobot
awal setelah 1 bulan diberi pakan (Petunjuk: Tetapkan Hipotesis yang diuji,

dengan menggunakan = 5% lakukan pengujian hipotesis tersebut)


d. Lakukan pengujian hipotesis untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh
3.

lokasi terhadap pertambahan bobot ikan akibat pemberian pakan baru!


Suatu penelitian yang ingin melihat perubahan kadar trigliserida pada peserta diet
Stillman. Diet Stillman adalah diet yang mengutamakan protein dan lemak
nabati, serta mengurangi konsumsi karbohidrat. Peserta diet adalah 16 orang
lelaki dan perempuan yang mengikuti program ini selama 17 hari. Data yang
diperoleh adalah sebagai berikut:
Lelaki
Perempuan
Berat Badan (kg) Kadar Trigliserida Berat Badan (kg) Kadar Trigliserida
(mg/100 ml)
(mg/100 ml)
Awal
Akhir
Awal
Akhir
Awal
Akhir
Awal
Akhir
1
54.6
49.6
159
194
71.4
69.1
92
183
2
56.4
52.8
93
122
72.7
70.5
89
82
3
58.6
55.9
130
158
49.6
47.1
204
100
4
55.9
54.6
174
154
78.2
75.0
182
104
5
60.0
56.7
148
93
55.9
53.2
110
72
6
57.3
55.5
148
90
71.8
68.6
88
108
7
62.7
59.6
85
101
71.8
66.8
134
110
8
63.6
59.6
180
99
70.5
66.8
84
81
a. Lakukan pengujian hipotesis bahwa diet Stillman akan menurunkan berat
Peserta

badan lebih dari 2 kg pada kedua jenis kelamin


b. Lakukan pengujian hipotesis bahwa diet Stillman akan menurunkan kadar
trigliserida pada kedua jenis kelamin

c. Lakukan pengujian hipotesis bahwa perubahan kadar trigliserida pada kedua


jenis kelamin berbeda
d. Buat selang kepercayaan 95% untuk selisih rataan perubahan kadar
4.

trigliserida pada lelaki dan perempuan. Interpretasikan.


Seorang dokter kulit memutuskan akan tetap membuka praktek jika di
lungkungan tempatnya praktek terdapat sedikitnyaa 65% penderita atau pernah
menderita penyakit kulit. Dokter tersebut kemudian mengambil 950 contoh acak,
dan ternyata 560 orang pernah menderita atau sedang menderita penyakit kulit.

5.

Keputusan apa yang akan diambil oleh dokter? ( = 0.05)


Seorang ahli genetika tertarik pada proporsi lelaki dan perembuan yang
menderita penyakit kelainan darah dalam suatu populasi. Dalam suatu contoh
100 lelaki ternyata ada 31 yang menderita, sedangkan di antara 100 perempuan
hanya 24 yang menderita kelainan tersebut. Dapatkah kita menyimpulkan pada
taraf nyata 0.01 bahwa proporsi laki-laki yang menderita kelainan dalam populasi

6.

itu lebih besar daripada proporsi perempuan yang menderita?


Suatu penelitian dilakukan untuk menelaah dua metode pengajaran yaitu metode
A ceramah di kelas dan dibantu dengan peragaan menggunakan OHP, Metode B
diskusi dan dibantu alat peraga. Suatu metode pengajaran dikatakan baik jika
metode tersebut memberikan nilai ujian yang tinggi bagi mahasiswa untuk
melakukan penelitian ini dipilih secara acak 24 mahasiswa, 12 mahasiswa pada
kelompok A dan 12 mahasiswa pada kelompok B. Data nilai mahasiswa yang
disajikan sebagai berikut:

Metode A
29
50
26
37
35
30

Metode B
25
15
19
11
16
22

38
26
44
20
35
21
42
16
34
22
38
20
Pada metode A dan metode B, hitunglah ukuran pemusatan dan penyebaran nilai
hasil ujian. Lakukan pengujian hipotesis apakah metode A lebih baik daripada
7.

metode B!
Suatu penelitian melakukan inokulasi spora UNIK pada tanaman HEBOH
dengan beberapa cara (A, B, C, D, E, F). Diukur kandungan lemak yang
dihasilkan buah tanaman HEBOH tersebut, dan dicatat sebagai berikut:
Perlakuan

Kelompok
1
2
3
4
A
4.4
5.9
6.0
4.1
B
3.3
1.9
4.9
7.1
C
4.4
4.0
4.5
3.1
D
6.8
6.6
7.0
6.4
E
6.3
4.9
5.9
7.1
F
6.4
7.3
7.7
6.7
a. Tampilkan deskriptif data untuk setiap kelompok dan perlakuan!
b. Sajikan grafik kandungan lemak untuk kelompok dan perlakuan!
c. Uraikan rancangan perlakuan, rancangan lingkungan, dan rancangan
pengukuran penelitian!
d. Susunlah model linier dan hipotesis yang ingin diuji, jika anda menggunakan
rancangan percobaan seperti pada no. c!
e. Ujilah hipotesis yang anda rumuskan pada no. d!
f. Uraikan hasil pengujian yang diperoleh pada no. e dan kaitkan dengan hasil
8.

yang diperoleh pada no. a dan no. b!


Teori-teori rancangan percobaan:
a. Dalam Perancangan percobaan kita mengenal tiga azas perancangan
percobaan yaitu: ulangan, pengacakan, kontrol lokal. Apakah yang anda
ketahui tentang ketiga azas tersebut? Jelaskan dengan singkat dan benar,
berikan ilustrasi bila diperlukan!
b. Salah satu asumsi dalam anova adalah kehomogenan ragam. Apa maksud
(arti) dari asumsi ini? Apa yang terjadi jika asumsi ini dilanggar? Bagaimana
cara mengetahui atau menguji apakah asumsi tersebut dilanggar atau tidak?

9.

Suatu penelitian dilakukan untuk menelaah empat metode pengajaran, yaitu


metode A (ceramah di kelas), metode B (ceramah dibantu dengan peragaan
menggunakan OHP), metode C (mengajak diskusi langsung dengan siswa), dan
metode D (diskusi bantuan dengan alat peraga). Suatu metode pengajaran
dikatakan baik jika metode tersebut memberikan nilai ujian yang tinggi bagi
mahasiswa. Untuk melakukan penelitian ini, direkrut 24 mahasiswa, dan ke-24
mahasiswa tersebut dikelompokkan ke dalam empat kelompok secara acak. Satu
kelompok diberi materi kuliah dengan salah satu dari metode yang diteliti. Data
nilai hasil ujian dari penelitian ini disajikan pada tabel berikur:
Metode

Mahasiswa ke1
2
3
4
5
6
A
29
50
26
37
35
39
B
38
44
35
42
34
38
C
25
16
19
11
16
22
D
26
20
21
19
22
20
a. Tulislah model yang sesuai untuk percobaan diatas!
b. Lakukan analisis ragam untuk menguji apakah ada perbedaan diantara
keempat metode diatas (Gunakan taraf nyata 5%)!
c. Lakukan pengujian seperlunya untuk menelaah kebaikan empat metode
tersebut! Jelaskan hasil yang anda peroleh!
d. Buatlah kontras-kontras orthogonal yang memiliki makna, kemudian lakukan
pengujian sesuai dengan kontras yang anda buat dan berikan interprestasi
hasilnya!
e. Lakukan pengujian/analisis untuk mengetahui apakah asumsi kenormalan dan
kehomogenan memang tidak dilanggar!
10. Suatu percobaan pemupukan dilakukan untuk mengetahui pola respon produksi
terhadap dosis pupuk yang diberikan. Jika perlakuan yang diberikan terdiri dari
empat taraf yaitu 0, 30, 50, dan 90, dan analisis yang digunakan adalah kontras
polynomial orthogonal, tentukan koefisien kontras orthogonal yang dimaksud!
11. Dalam bidang peternakan, sering dijumpai penggunaan rancangan bujur sangkar
latin (RBSL) dengan tujuan supaya satuan percobaan yang diperlukan dapat lebih
kecil. Berikan ilustrasi penerapan rancangan tersebut dalam kasus yang dimaksud
dengan jelas dan lengkap (mulai dari persiapan, perlakuan yang diberikan, cara

pengacakan, cara pemberian perlakuan, cara pengukuran respon, sampai kepada


cara analisis data)!
12. Dari laporan hasil-hasil penelitian LP-IPB terdapat hasil penelitian seorang
dosen. Penelitian tersebut dirancang untuk mencari temperature penyimpanan
yang tepat untuk setiap jenis buah. Temperatur penyimpanan yang dicobakan
adalah 10, 15, 20, dan 25 derajat celcius, sedangkan jenis buah diklasifikasikan
berdasarkan kekerasan kulit buah (rendah, sedang, tinggi). Setelah seminggu
penyimpanan kemudian diamati perubahan kadar gulanya (%), diperoleh hasul
sebagai berikut:
Jenis
Buah

Ulangan
1
2
3

J1
Sub Total

1
2
3

J2
Sub Total

1
2
3

J3
Sub Total
Total

T1
75
77
78
230
80
68
85
233
59
60
79
198
1.124

Temperatur
T2
T3
65
70
60
65
55
58
180
203
60
50
62
55
65
65
187
170
55
78
60
56
62
69
177
203
911
949

Total
T4
50
65
58
173
53
45
48
146
55
65
52
172
810

260
267
259
243
230
263
247
241
262
2.272

Keterangan: Yijk2 = 146.858

a. Jika anda diminta saran untuk merancang penelitian tersebut, apa rancangan
percobaan yang anda sarankan? Jelaskan dengan singkat dan lengkapi
jawaban anda dengan layout rancngannya!
b. Tuliskan model linier dari rancangan percobaan yang nada sarankan pada
point a, lengkap dengan keterangan!
c. Buatlah plot antara kadar gula dan temperature pada setiap jenis buah!
Berikan komentar anda tentang hasil plot tersebut!
d. Susunlah tabel sidik ragam dari rancangan yang anda sarankan! Rumuskan
hipotesis yang diuji dan lakukan pengujian pada taraf nyata 5%!
e. Tentukan asumsi yang harus dipenuhi untuk melakukan pengujian pada point
d. Menurut anda, apakah asumsi tersebut sudah dipenuhi? Jelaskan dan
uraikan argumentasi jawaban anda!

f. Jika pengaruh temperature nyata lanjutkanlah dengan uji kontras polynomial


orthogonal, sedangkan jika jenis buah yang nyata lanjutkan dengan uji
Duncan serta jika interaksi yang nyata lanjutkan dengan uji kontras
polynomial orthogonal dari pengaruh temperature pada setiap jenis buah!
g. Apa kesimpulan anda?
13. Sebuah perusahaan sabun ingin meluncurkan produk sabun baru. Berkaitan
dengan hal tersebut dilakukan survei untuk melihat selera dan minat konsumen
untuk produk sabun. Perusahaan tersebut merancang beberapa tipe sabun pada
berbagai warna dan aroma. Untuk melihat minat konsumen terhadap berbagai
tipe sabun tersebut, dilakukan promosi dan pemasaran di 5 (lima) buah took yang
lokasinya berbeda.
1. Bila anda diminta oleh perusahaan tersebut untuk meyusun rancangan
percobaan yang ingin dilakukan perusahaan tersebut. Menurut anda, apa
rancangan lingkungan dan rancangan perlakuan yang tepat untuk percobaan
tersebut? (Uraikan dan berikan argumentasinya).
2. Buatlah layout pengacakan perlakuan di lapangan untuk jawaban no. 1!
3. Susunlah model linier dan hipotesis yang ingin diuji, jika anda menggunakan
rancangan percobaan seperti no. 1!
4. Bila diperoleh hasil penjualan dalam 1 minggu untuk setiap produk sabun
pada setiap toko sebagai berikut:
Warna

Aroma

Putih
Hijau Melati
Pink
Putih
Hijau Mawar
Pink
Total
Rata-Rata

T1
38
34
20
22
14
36
164
27,33

T2
32
29
15
21
12
34
143
23,83

Toko
T3
31
30
16
24
13
32
146
24,33

T4
29
28
13
19
10
30
129
21,50

T5
30
29
18
20
11
29
137
22,83

RataRata
32
30
16,4
21,2
12
32,2

Total
160
150
82
106
60
161
719

Yijk2 = 19275
a. Secara grafik tunjukkan apakah ada pengaruh warna, aroma, atau
interaksi warna dan aroma yang mempengaruhi minat konsumen!
b. Susunlah ANOVA untuk melakukan pengujian pada no. 3. Bandingkan
hasil yang anda peroleh dengan jawaban pada no. 4 a!

c. Lakukan analisis untuk menentukan tipe sabun yang paling disukai


konsumen!