Anda di halaman 1dari 90

ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD PADA

GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT (WOW) Oleh : Yasinta Devi NIM: 105043101314
GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT (WOW)
Oleh :
Yasinta Devi
NIM: 105043101314

PROGRAM STUDI PERBANDINGAN MAZHAB DAN HUKUM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1431 H / 2010 M

ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD PADA

GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT (WOW) Skripsi Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan Hukum Untuk
GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT (WOW)
Skripsi
Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan Hukum
Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh
Gelar Sarjana Syariah (S. Sy)
Oleh :
Yasinta Devi
NIM: 105043101314
Pembimbing
H. Ah. Azharuddin Lathif, M. Ag, M. H
NIP. 197407252001121001

PROGRAM STUDI PERBANDINGAN MAZHAB DAN HUKUM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1431 H / 2010 M

PENGESAHAN PANITIA UJIAN

Skripsi yang berjudul ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD PADA GAME ONLINE JENIS WORLD
Skripsi yang berjudul ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD
PADA GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT (WOW), telah diujikan
dalam sidang munaqasyah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta pada tanggal 20 Mei 2010. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat
untuk memperoleh gelar Sarjana Program Strata 1 (S1) pada Program Studi
Perbandingan Madzab Hukum (PMH).
Jakarta, 8 Juni 2010
Dekan,
Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM
NIP. 195505051982031012
PANITIA UJIAN MUNAQASYAH
Ketua Majlis
: Prof. Dr. H. Muh. Amin Suma, SH, MA, MM (…
)
NIP : 195505051982031012
Sekretaris
: Dr. H. Muhammad Taufiki, M. Ag
(…
)
NIP : 196511191998031002
Pembimbing
: H. Ah. Azharuddin Lathif, M. Ag, M
(…
)
NIP : 197407252001121001
Penguji
I
: Dr. H. Afifi Fauzi Abbas, MA
(…
)
NIP : 1956090061982031004
Penguji
II
: Dr. H. Umar Al-Haddad, MA
(…
)

NIP : 196809041994011001

LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa: 1. Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang
LEMBAR PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa:
1.
Syarif Hidayatullah Jakarta.
2.
Semua
sumber
yang
saya
gunakan
dalam penulisan
skripsi
ini
telah
(UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
3.
Jakarta.
Jakarta, 23 Mei 2010

Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah

satu persyaratan memperoleh gelar strata 1 di Universitas Islam Negeri (UIN)

saya

cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri

Jika dikemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan hasil karya asli saya atau

merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima

sanksi yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah

Yasinta Devi

KATA PENGANTAR

para sahabatnya dan juga seluruh umatnya di penjuru dunia hingga akhir zaman. kuasa. sampaikan kepada
para sahabatnya dan juga seluruh umatnya di penjuru dunia hingga akhir zaman.
kuasa.
sampaikan kepada :
1.

Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah

SWT, yang telah melimpahkan berkah rahmat, hidayat dan inayah-Nya sehingga

penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini tepat waktunya. Shalawat dan salam

semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarganya,

Penulis merasa bahwa karya tulis dalam bentuk skripsi ini bukan merupakan

karya penulis semata, tetapi juga merupakan hasil dari bimbingan dan bantuan para

pihak. Dan tidak lupa penulis mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan membimbing penulis hingga selesainya

skripsi ini, semoga amal baik tersebut mendapat balasan pahala dari yang maha

Sebagai rasa hormat, dan syukur penulis, ucapan terima kasih ini penulis

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr.

H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.

2. Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum, Dr. H. Ahmad Mukri

Aji, MA dan Sekretaris Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum, Dr. H.

Muhammad Taufiki, M. Ag.

3. H. Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag, MH atas bimbingannya hingga skripsi ini

terselesaikan tepat pada waktunya.

v

4. Kepala Perpustakaan Fakultas Syari’ah dan Hukum, dan Kepala Perpustakaan

Umum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah banyak memberikan bantuan dalam bentuk pinjaman buku hingga
Umum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah banyak memberikan bantuan
dalam bentuk pinjaman buku hingga dapat terselesaikannya skripsi ini.
5.
Game Online Sinsa WOW, terutama kepada Aldion Prabowo Alam
selaku
pendiri Sinsa WOW yang telah menyediakan tempat dan memberi informasi
untuk penelitian ini, serta kerjasamanya.
6.
Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Bandung, terutama kepada Ketua
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Bandung yaitu Prof. Dr. H.
Salim Umar, yang telah menyediakan tempat dan memberi informasi untuk
penelitian ini.
7.
Kedua
orang
tua
tercinta,
H.
A.
Mustofa
dan
Hj.
E.
Aisyah,
yang
telah
memberikan kasih sayang tiada tara, do’a, semangat, mengajarkan sifat jujur dan
mandiri serta menjadi perpustakaan
pertama bagi penulis. Kakak dan adik serta
keluarga besar H. Aminuddin, atas dukungan dan pengorbanan seluruh jiwa
raganya bagi penulis. Semoga selalu dirahmati-Nya.
8.
Drs. KH. Syaiful Azhar (buya), selaku pimpinan Ponpes Modern al-Basyariah

Bandung sekaligus orang tua kedua, atas ilmu, tausiah serta didikannya akan

kehidupan kepada penulis. Semoga Allah merahmatimu.

9. Ifa

Hanifia

Senjiati,

atas

waktu

dan

membalasnya dengan yang lebih baik.

vi

masukan-masukannya

semoga

Allah

10. Kawan-kawan

IKAPA

Jakarta

(alumni

al-Basyariyah,

Bandung)

serta

MB.

ini. penulis baik moral maupun material. dukungan dan bantuan bagi penulis. pribadi dan masyarakat luas
ini.
penulis baik moral maupun material.
dukungan dan bantuan bagi penulis.
pribadi dan masyarakat luas pada umumnya.
Jakarta, 20 Mei 2010
penulis

Bulldozer PU yang telah memberikan supportnya hingga terselesaikannya skripsi

11. Teman-teman dan kerabat seperjuangan PMF 2005 Regular, Kelompok KKS

Garut 2008 serta kawan-kawan yang tidak bisa disebutkan satu-persatu tapi tidak

mengurangi rasa hormat penulis kepada kawan-kawan, yang telah membantu

Akhirnya, dengan penuh harap dan do’a yang dapat penulis persembahkan,

semoga Allah SWT membalas budi baik semua pihak yang telah memberikan

Harapan penulis semoga skripsi ini akan memberikan manfaat bagi penulis

vii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR V DAFTAR ISI Viii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang Masalah 1
KATA PENGANTAR
V
DAFTAR ISI
Viii
BAB I
PENDAHULUAN
1
A. Latar Belakang Masalah
1
B. Identifikasi dan Perumusan Masalah
7
C. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
8
D. Objek Penelitian
9
E. Metode Penelitian dan Teknik Pengambilan Data
10
F. Sistematika Penulisan
13
BAB II
PEMBAHASAN UMUM TENTANG JUAL BELI
15
A. Definisi Jual Beli.
15
B. Dasar Hukum Jual Beli
16
C. Syarat dan Rukun Jual Beli
20
D. Jual Beli as-Salam
30
E. Pandangan Hukum Islam Tentang Jual Beli Online ( E-
34
 

commerce )

41

F.

Persamaan dan Perbedaan Transaksi as - Salam dan E- commerce

BAB III

GAMBARAN UMUM GAME ONLINE

45

A.

Prosedur Permainan Game Online Jenis World Of Warcraft

45

(WOW) dan Penjualan Gold

viii

B. Pertumbuhan dan Perkembangan Game Online Di Dunia dan Di

50

Indonesia BAB IV ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD 57 PADA GAME ONLINE JENIS
Indonesia
BAB IV
ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI GOLD
57
PADA GAME ONLINE JENIS WORLD OF WARCRAFT
A. Pandangan Hukum Islam Tentang Jual Beli Online ( E-
57
commerce )
B. Proses Jual Beli Gold Pada Game Online Jenis World Of
64
Warcraft (WOW)
C. Analisa Hukum Islam Tentang Jual Beli Gold Pada Game Online
67
Jenis World Of Warcraft (WOW)
BAB V
PENUTUP
75
A. Kesimpulan
75
B. Saran
76
DAFTAR PUSTAKA
78

ix

1

BAB I

PENDAHULUAN sendiri menekankannya. 1 Syari’ah itu sendiri mengacu pada kepentingan manusia untuk bagi
PENDAHULUAN
sendiri menekankannya. 1
Syari’ah
itu
sendiri
mengacu
pada
kepentingan
manusia
untuk
bagi
persaudaraan
dan
keadilan
sosio-ekonomi,
serta
menuntut
kepuasan

A. Latar Belakang Masalah Islam adalah sebuah sistem yang menyeluruh dan mencakup semua sendi

kehidupan manusia. Ia memberikan bimbingan dalam sendi kehidupan. Hal ini tidak

hanya disimpulkan dari hukum-hukum Islam saja, tetapi sumber-sumber Islam itu

Islam merumuskan suatu sistem yang sama sekali berbeda dengan sistem-

sistem lainnya. Hal ini diantaranya nampak pada sistem ekonomi Islam yang

memiliki akar dari syariah yang menjadi sumber dan panduan bagi setiap muslim

dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. Islam juga memiliki tujuan-tujuan syariah

(Maqasyidu Syari’ah) serta petunjuk operasional untuk mencapai tujuan tersebut.

mencapai

kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik, juga memiliki nilai yang sangat penting

yang

seimbang antara kepuasan materi dan kepuasan rohani. 2 Allah telah menjadikan harta

sebagai salah satu sebab tegaknya kemaslahatan manusia di dunia. Allah SWT juga

1 Syahid Muhammad Baqir Ash-Shadr, Keunggulan Ekonomi Islam, (Jakarta: Pustaka Zahra, 2002), h.163

2 Tim Pengembangan Perbankan Syari’ah Institut Bankir Indonesia, Konsep, Praktek dan Implementasi Operasional Bank Syari’ah, (Jakarta: Djembatan, 2001), h. 10

2

telah

menyebutkan

bahwa

perdagangan

merupakan

salah

satu

cara

untuk

mewujudkan kemaslahatan tersebut. 3 kedua belah pihak.
mewujudkan kemaslahatan tersebut. 3
kedua belah pihak.

Menurut hukum Islam, transaksi jual beli terjadi karena adanya kehendak

antara dua pihak atau lebih untuk memindahkan suatu harta atau benda dengan cara

tukar menukar, yaitu menyerahkan barang yang diperjualbelikan dan menerima harga

sebagai imbalan dari penyerahan barang tersebut dengan syarat dan rukun yang

ditentukan oleh hukum Islam. 4 Jumhur ulama menyatakan bahwa rukun jual beli itu

ada empat, yaitu: penjual dan pembeli, shighat (lafal ijab dan qabul), ada barang yang

dibeli, dan ada nilai tukar pengganti barang. Sedangkan yang masuk ke dalam syarat

jual beli adalah orang yang bertransaksi harus berakal, barang yang diperjualbelikan

dapat dimanfaatkan oleh manusia, diserahkan pada saat akad berlangsung atau pada

waktu yang telah disepakati bersama, dan harga yang disepakati kedua belah pihak

harus jelas jumlahnya. serta yang lebih utama adalah adanya unsur kerelaan antara

Dalam perdagangan secara Islam, dijelaskan bahwa transaksi ada yang

bersifat fisik, dengan menghadirkan benda yang menjadi objek ketika terjadi transaksi

atau tanpa menghadirkan benda tersebut dengan cara memesan dan harus dinyatakan

sifat benda tersebut secara konkret, baik diserahkan secara langsung atau dikemudian

3 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam,(Yogyakarta:

Magistra Insania Press,2004), hal. 4

4 Husein Shaharah Siddiq dan Muhamad adh-Dharir, Transaksi dan Etika Bisnis Islam, (Jakarta: Visi Insani Publishing, 2005), h. 14.

3

hari sampai batas tertentu. 5 Seiring perkembangan zaman yang semakin maju, saat ini

telah didukung oleh teknologi yang canggih. akhir ini telah mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan dan
telah didukung oleh teknologi yang canggih.
akhir
ini
telah
mempengaruhi
hampir
seluruh
aspek
kehidupan
dan
global
yang
serba
transparan
yang
menurut
Toffler
adalah
gejala
human relation (interaksi antar manusia),
dan ekonomi. 6

sangat memungkinkan manusia bertransaksi secara langsung dengan cepat karena

Perkembangan teknologi elektronik yang berlangsung sangat pesat akhir-

kegiatan

masyarakat. Canggihnya teknologi modern saat ini dan terbukanya jaringan informasi

masyarakat

gelombang ketiga, telah ditandai dengan munculnya internet, yakni sebuah teknologi

yang memungkinkan adanya transformasi secara cepat ke seluruh jaringan dunia

melalui dunia maya. Dengan teknologi internet, human action (perilaku manusia),

human relation (hubungan kemanusiaan)

mengalami perubahan yang cukup signifikan. Jaringan komunikasi global telah

menciptakan tantangan-tantangan terhadap cara pengaturan transaksi-transaksi sosial

Teknologi internet ini tidak hanya untuk lalu lintas informasi tapi lebih dari

itu dipakai untuk berbisnis. Revolusi bisnis informasi merupakan aktivitas yang

memang tengah berjalan. Seperti juga ketika dahulu mobil 'merevolusi' kereta kuda,

dan juga kamera digital yang mulai menggantikan kamera manual dan kini internet

telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam berbisnis. Selain itu pula, salah satu

5 Ibid, h. 14. 6 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam,(Yogyakarta:

4

manfaatnya adalah sebagai sarana hiburan, misalnya untuk bermain. Permainan video

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi internet, game online mengalami perkembangan yang pesat. seperti
Seiring
dengan
pesatnya
perkembangan
teknologi
internet,
game
online
mengalami perkembangan yang pesat.
seperti
strategi pun mengalami pembaruan-pembaruan. Game ini

game dengan menggunakan koneksi internet tersebut dikenal sebagai game online.

juga

Jika dilihat dari segi “genre” permainannya, ada beberapa jenis game online

aksi-shooting, fighting, aksi petualangan, role playing, strategi, dan lain

sebagainya. Game yang berjenis strategi lebih memerlukan keahlian berpikir dan

memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan terencana. Seperti halnya game-game

yang lain, game online jenis World Of Warcraft, yang merupakan bagian dari game

merupakan kategori

massive multiplayer game, artinya semua orang didunia ini dapat bermain dalam

waktu yang bersamaan. Jadi, antar gammer dapat berinteraksi dalam satu permainan

seperti chating atau membunuh naga secara bersama-sama dengan pemain yang

berdomisili entah di mana. Game yang berlevel sampai 80 ini membuat para gammer

semakin tertantang. Tidak hanya sekedar bermain, para gammer pun bisa menjual

gold hasil pendapatannya dalam game online dengan mata uang USD yang kemudian

ditukar dengan rupiah melalui jual beli online. 7

Untuk memulai game ini para gammer tentunya harus mempunyai jaringan

internet

dan

membeli

karakter

game,

yang

kemudian

log

in

ke

website

www.worldofwarcraft.com. Dalam game ini terdapat poin-poin berupa bronze, silver

7 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam Selaku Pendiri “Sinsa WOW”

Bandung.

5

dan gold, dengan ketentuan 100 bronze = 1 silver, 100 silver = 1 gold. Apabila para

gammer cukup membuat janji pertemuan dengan pembeli dalam game saat ini. 8
gammer
cukup
membuat
janji
pertemuan
dengan
pembeli
dalam
game
saat ini. 8

gammer telah memiliki banyak gold maka mereka bisa menjualnya dengan harga

USD 2,5 per 1000 gold. Gold juga merupakan mata uang atau alat tukar dalam game

online jenis tersebut. Berbagai macam bentuk jual beli dalam game ini menggunakan

gold. Mereka biasanya menjual gold yang mereka punya kepada bandar-bandar yang

ada di luar negeri dengan cara online seperti pada website www.thgoods.com dengan

cara jual beli online via Liberty Reserve atau yang lainnya. Dalam penjulan gold,

dan

melakukan transaksi jual beli dalam game itu sendiri. Setelah menyerahkan gold

kepada pembeli maka pembeli akan langsung mengirim uang kepada pihak penjual.

Maka gold yang bersifat maya pun akan berubah menjadi mata uang yang biasa

digunakan di dunia nyata. Dengan adanya ini, para gammer merasa sangat senang

karena menurut mereka inilah pekerjaan yang menyenangkan, selain bisa bermain

mereka juga bisa mendapatkan uang mengingat susahnya mencari pekerjaan di era

Game yang sedang trend di Indonesia bahkan dunia, menjadi salah satu titik

balik mengapa dunia game dan internet di Indonesia dapat berkembang. Kemampuan

memainkan game lebih dari dua orang secara bersamaan membawa tren baru. Sekitar

beberapa tahun lalu booming game center yang mengkhususkan diri kepada game

jaringan membuat fenomena tersendiri. Game khusus jaringan paling populer saat itu,

8 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam Selaku Pendiri “Sinsa WOW”

Bandung.

6

Counter Strike, membuat hype tersendiri. Begitu banyak

orang yang rela bergadang

sampai pagi di sebuah game center demi memperoleh banyak uang. pada game online jenis World
sampai pagi di sebuah game center demi memperoleh banyak uang.
pada
game
online
jenis
World
Of
Warcraft
(WOW)
menimbulkan
ada,
hanya
berbentuk
virtual
saja,
sedangkan
dalam
Islam
barang
diperjualbelikan harus jelas, baik itu bentuknya, jenisnya, kuantitas dan kualitasnya.
umat akan kepastian ajaran Islam berkenaan dengan persoalan yang mereka hadapi.

Dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam, kegiatan jual beli gold

beberapa

persoalan, diantaranya tidak ada kepastian hukum Islam tentang jual beli gold pada

game online tersebut sehingga menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat untuk

memulai bisnis seperti ini. Tidak ada kepastian akan halal atau tidaknya jual beli gold

ini membuat masyarakat Indonesia berlarut-larut dalam keraguan pada keabsahannya.

Dalam pelaksanaanya, game ini menjual barang yang tidak nyata atau wujudnya tidak

yang

Telah menjadi kesadaran bersama bahwa membiarkan persoalan tanpa ada

jawaban dan membiarkan umat dalam kebingungan tidak dapat dibenarkan , baik

secara i’tiqodi maupun secara syar’i. Oleh kerena itu, para alim ulama mempunyai

tugas untuk segera memberikan jawaban dan berupaya menghilangkan kehausan

Atas dasar penelaahan tersebut di atas, penulis bermaksud mengkaji lebih

dalam mengenai pandangan hukum Islam terhadap transaksi jual beli gold pada game

online jenis WOW yang di jalankan oleh sinsa WOW Bandung yang telah berperan

aktif dalam mempraktekan bisnis tersebut.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis merasa tertarik untuk menulis suatu

7

karya tulis yang berjudul “ANALISA HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI

GOLD PADA GAME ONLINE JENIS “WORLD OF WARCRAFT (WOW)”. B. Identifikasi Dan Rumusan Masalah Pembahasan
GOLD PADA GAME ONLINE JENIS “WORLD OF WARCRAFT (WOW)”.
B. Identifikasi Dan Rumusan Masalah
Pembahasan permasalahan ini memiliki cakupan yang sangat luas, sehingga
penulis mengidentifikasi masalah yang berkembang dalam pembahasan ini antara
lain:
1.
Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap jual beli online?
2.
Bagaimana dampak yang timbul dari bermain game online bagi pemain?
3.
Apakah bermain game online merupakan hal yang sia-sia dan tidak mengandung
manfaaat?
4.
Apakah bermain game online dapat menyita waktu untuk melakukan ibadah
kepada Allah SWT?
5.
Bagaimana
proses
jual
beli
gold
pada
game
online
jenis
World
Of
Warcraft(WOW)?
6.
Apakah ada pihak yang terdzolimi karena ketidakjelasan pihak penjual dan
pembeli dalam jual beli barang di game online ini?

7. Apakah gold merupakan komoditi yang halal untuk diperjualbelikan?

8. Apakah dalam jual beli gold pada permainan jenis World Of Warcraft (WOW)

terdapat unsur spekulasi atau untung-untungan?

9. Apakah jual beli gold pada permainan jenis World Of Warcraft (WOW) termasuk

ke dalam kategori judi?

8

10. Bagaiman pandangan hukum Islam tentang jual beli gold pada permainan jenis

World Of Warcraft (WOW)? Dari identifikasi masalah ini maka penulis merumuskan beberapa permasalahan yang akan
World Of Warcraft (WOW)?
Dari
identifikasi
masalah
ini
maka
penulis
merumuskan
beberapa
permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini yaitu:
1.
Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap jual beli online?
2.
Bagaimana proses jual beli gold pada game online jenis World Of Warcraft”
(WOW)?
3.
Apakah jual beli gold pada permainan game online jenis World Of Warcraft
(WOW) sesuai dengan hukum islam?
C. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.
Tujuan Penelitian
Yang menjadi tujuan penelitian ini adalah:
a.
Untuk mengetahui pandangan para ulama terhadap jual beli online.
b.
Untuk mengetahui proses jual beli gold pada game online jenis World Of
Warcraft (WOW).
c.
Untuk mengetahui kasesuaian jual beli gold pada permainan game online jenis

World Of Warcraft (WOW) dengan hukum Islam.

2. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu

pengetahuan hukum pada umumnya dan khususnya ilmu pengetahuan hukum

Islam serta sebagai bahan pertimbangan bagi instansi-instansi terkaiat terutama:

9

a. Bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai bahan pertimbangan dalam

perjudian. b. Warcraft (WOW). c. Game Online jenis World Of Warcraft (WOW). D. Objek Penelitian
perjudian.
b.
Warcraft (WOW).
c.
Game Online jenis World Of Warcraft (WOW).
D. Objek Penelitian
penelitian yang ada kaitannya dengan pembahasan skripsi ini.

menentukan standar jual beli dalam hukum Islam yang tidak mengandung unsur

Bagi program studi Perbandingan Madzhab Fiqih, hasil penelitian ini dapat

menambah khazanah pengetahuan, melengkapi dan memberikan informasi yang

berharga mengenai hukum jual beli gold pada Game Online jenis World Of

Bagi masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam yang akan ikut berpartisipasi

dalam transaksi jual beli gold pada Game Online jenis World Of Warcraft

(WOW), agar mengetahui kedudukan hukum transaksi jual beli gold pada

Setelah penulis memaparkan latar balakang, perumusan masalah juga tujuan

penulisan karya tulis ini, maka pada sub-sub ini penulis akan memaparkan objek

Untuk itu, yang menjadi objek penelitian dalam pembahasan ini adalah jual

beli gold dalam permainan game online jenis World Of Warcraft, dalam hal ini

penulis mencoba mengkaji bagaimana hukum Islam memandang transaksi jual beli

tersebut. Adakah kesesuain dalam hukum Islam terhadap pelaksanaan transaksi jual

beli yang sedang marak dilakukan para penggemar game online jenis World Of

Warcraft ini.

10

Penelitian ini mengambil lokasi di salah satu tempat tersedianya data tentang

dikarenakan keterbatasan kemampuan dari peneliti. E. Metode Penelitian Dan Teknik Pengambilan Data 1. Jenis Penelitian
dikarenakan keterbatasan kemampuan dari peneliti.
E. Metode Penelitian Dan Teknik Pengambilan Data
1. Jenis Penelitian
Jenis
penelitian
ini
menggunakan
metode
penelitian
deskriptif,
penelitian dilakukan. 9
2. Pendekatan Masalah

jual beli gold dalam permainan game online jenis World Of Warcraft yaitu Sinsa

WOW, Bandung. Sebuah tempat bisnis yang bergerak di bidang game online ini

didirikan oleh seorang mahasiswa salah satu Universitas Negeri di Bandung yang

bernama Aldion Prabowo Alam. Diambilnya lokasi tersebut karena selain dekat

dengan tempat tinggal penulis, juga dapat memperkecil biaya, waktu dan energi

yaitu

penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status

suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat

Pendekatan masalah penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu dengan

melakukan analisa isi, menguraikan dengan cara mendeskripsikan isi dari data-

data yang penulis dapatkan, kemudian menghubungkan dengan masalah yang

diajukan sehingga ditemukan kesimpulan objektif, logis, konsisten dan sistematis

sesuai dengan tujuan yang dikehendaki dalam penulisan skripsi ini.

3. Jenis Data

9 Suharsimi Arikunto, Management Penelitian (Jakarta: PT. Asdi Mahasatya, 2005), h. 234.

11

Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari:

a. Data primer, yang didapat dari wawancara langsung dengan pemilik Sinsa WOW, gammer, dan Komisi
a. Data primer, yang didapat dari wawancara langsung dengan pemilik Sinsa
WOW, gammer, dan Komisi Fatwa MUI.
b. Data sekunder, data yang diperoleh dari bahan pustaka atau yang biasa disebut
book research, yang sifatnya relevan dengan skripsi ini. Buku atau bacaan
dapat berupa literatur, majalah, buletin, ataupun artikel-artikel yang berkaitan
dengan jual beli gold pada game onlie jenis World Of Warcraft (WOW).
Diantaranya adalah Kitab “al-Halal wa al-Haram Fi Al-Islam” Dr. Syaikh
Yusuf al-Qardawi, Kitab al-Fatawa karangan Mahmud Syaltut, Kitab “al-Islam
wa Adilatuhu” karangan Dr. Wahbah Zuhaili.
4. Teknik Pengambilan Data
Untuk
memperoleh
data
dan
informasi
dalam
penelitian
ini,
penulis
menggunakan beberapa metode pengumpulan data sebagai berikut:
1. Observasi,
yaitu
teknik
pengumpulan
data
dengan
mengamati
langsung
terhadap
objek
penelitian.
Observasi
juga
merupakan
pengamatan
dari
pencatatan yang sistematis terhadap gejala-gejala yang diteliti. 10 Dalam hal ini

penulis mengadakan pengamatan langsung terhadap praktek jual beli gold pada

game online jenis World Of Warcraft pada Sinsa WOW, Bandung. Pengamatan

ini dilakukan dengan cara mengamati/mengikuti jalannya permainan dari awal

permainan sampai akhir pendapatan gold, serta mengamati proses penjualan

10 Husaini Usman dan Purnomo Setiadi Akbar, Metodologi Penelitian Sosial, (Jakarta:

12

gold yang dilakukan Aldion dengan pihak penjual dari luar negeri, kemudian

WOW sebagai tempat Obyek Penelitian. Sehingga dapat kelengkapan data akurat yang sesuai dengan tujuan penelitian.
WOW
sebagai
tempat
Obyek
Penelitian.
Sehingga
dapat
kelengkapan data akurat yang sesuai dengan tujuan penelitian.
wawancara dengan komisi fatwa MUI kota Bandung.
yang berhubungan dengan game online jenis World of Warcraft (WOW).

mencatat hal-hal yang dianggap penting dan diperlukan dalam penelitian.

Pengamatan yang dilakukan penulis dimulai pada tanggal 05 Desember 2009 -

25 Januari 2010, dalam waktu tersebut penulis beberapa kali mendatangi Sinsa

memperoleh

2. Wawancara, yaitu teknik pengumpulan data dalam upaya menghimpun data

yang akurat untuk keperluan melaksanakan proses pemecahan masalah tertentu

dengan tanya jawab secara langsung yang bebas dan terbuka. 11 Wawancara

dilakukan penulis tehadap pihak-pihak yang berperan aktif dalam permainan

online yaitu Aldion Prabowo Alam selaku pemilik Sinsa WOW sekaligus

pemain yang memainkan World of Warcraft selain itu pula penulis melakukan

3. Studi Dokumentasi, data-data yang diperlukan dicari, dikumpulkan, dibaca dan

dipelajari dari sumber-sumber berupa arsip, buku, artikel, diktat dan lain-lain

5. Teknik Analisa

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual dan

akurat mengenai pandangan hukum Islam terhadap jual beli gold pada game online

jenis World Of Warcraft (WOW). Maka dari hasil kajian kepustakaan akan

11 Wardi Bachtiar, Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah (Jakarta: Logos, 1997), cet. Ke-1,

13

dianalisis secara deskriptif analitis yaitu pengumpulan data dan beberapa pendapat

ulama dan pakar untuk diteliti dan dianalisa sehingga menjadi sebuah kesimpulan. Secara detail langkah-langkah yang
ulama dan pakar untuk diteliti dan dianalisa sehingga menjadi sebuah kesimpulan.
Secara detail langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan analisis
tersebut
adalah;
Pertama,
semua
data
yang
diperoleh
disistematisir
dan
diklasifikasikan
menurut
masing-masing
objek
bahasannya.
Kedua,
setelah
disistematisir dan diklasifikasikan kemudian dilakukan eksplikasi, yaitu diuraikan
dan dijelaskan sesuai objek yang diteliti berdasarkan teori. Ketiga, bahan yang
telah dieksplikasi dilakukan evaluasi, yakni dinilai dengan menggunakan ukuran
ketentuan hukum Islam yang berlaku, terutama ketentuan hukum mengenai jual
beli.
6. Teknik Pembuatan Laporan
Dalam teknik penulisan skripsi ini penulis berpedoman pada buku pedoman
penulisan skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2007 yang merupakan pedoman penulisan karya ilmiah mahasiswa UIN Jakarta,
khususnya Fakultas Syari’ah dan Hukum.
F. Sistematika Penulisan
 

Adapun

sistematika

penulisan

dalam

karya

ilmiah

skripsi

ini

penulis

membagi menjadi lima bab yaitu:

 

BAB I

PENDAHULUAN

Pada

bab

ini

penulis

akan

menguraikan

tentang

latar

belakang

penulisan, identifikasi dan rumusan masalah, tujuan dan manfaat

14

penelitian, objek penelitian, metode penelitian dan pengambilan data,

dan sistematika penuisan. BAB II PEMBAHASAN UMUM TENTANG JUAL BELI Bab ini menjelaskan tentang definisi
dan sistematika penuisan.
BAB II
PEMBAHASAN UMUM TENTANG JUAL BELI
Bab ini menjelaskan tentang definisi jual beli, dasar hukum jual beli,
syarat dan rukun jual beli, pandangan hukum Islam tentang jual beli
online (e-commerce).
BAB III
GAMBARAN UMUM GAME ONLINE
Pada bab ini penulis menjelaskan tentang prosedur permainan
game
online jenis World Of Warcraft (WOW) dan penjualan gold serta
perkembangan game online di dunia dan di Indonesia.
BAB IV
JUAL BELI GOLD DALAM GAME ONLINE JENIS “WORLD OF
WARCRAFT (WOW)” MENURUT HUKUM ISLAM
pada bab ini penulis akan mencoba menjelaskan dan membahas
pandangan hukum Islam tentang jual beli online (e-commerce), proses
penjualan gold pada game online jenis World Of Warcraft (WOW),
analisa hukum Islam tentang jual beli gold dalam game online jenis

World Of Warcraft (WOW).

BAB V

PENUTUP

Dalam

bab

ini

penulis

akan

menyimpulkan

hal-hal

yang

telah

dikemukakan

dalam

bab-bab

sebelumnya,

serta

saran-saran

dari

penulis dalam membahas masalah yang terdapat dalam skripsi ini.

15

15

BAB II

PEMBAHASAN UMUM TENTANG JUAL BELI A. Definisi Jual Beli yang berarti menjual, mengganti atau menukar
PEMBAHASAN UMUM TENTANG JUAL BELI
A. Definisi Jual Beli
yang berarti menjual, mengganti atau menukar
sekaligus juga berarti beli. 2
sama. Ulama Hanafiyah mendefinisikannya dengan:
Artinya:

Jual beli secara bahasa ialah penerimaan sesuatu dengan sesuatu yang lain

(muqabalatu syai’in bi syai’in). 1 Jual beli dalam istilah fiqih disebut dengan al-bai’

sesuatu dengan sesuatu yang lain.

Lafadz al-ba’i dalam bahasa Arab terkadang digunakan untuk pengertian lawannya,

yakni kata asy-syira (beli). Dengan demikian, kata al- bai’ berarti jual tetapi

Sedangkan jual beli menurut terminology, terdapat beberapa definisi yang di

kemukakan oleh ulama fiqih, sekalipun substansi dan tujuan masing-masing definisi

صﻮﺼﺨﻣ ﻪﺟو ﻲﻠﻋ لﺎﻤﺑ لﺎﻣ ﺔﻟدﺎﺒﻣ

“Pertukaran harta (benda) dengan harta berdasarkan cara khusus diperlukan).”

(yang

Definisi lain dikemukakan oleh ulama Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabillah

menurut mereka jual beli adalah :

1 Wahbah Zuhaili, Fiqih Mu’amalah Perbankan Syai’ah, (Jakarta: PT. Bank, Mua’malah, Tbk, 1999), Cet. 1, hal.2 2 Nasrun Haroen, Fiqih Mu’amalah, (Jakarta: Gaya Media Pratama, 2007), Cet. II, hal. 18

15

ﺎﻜﻠﻤﺗ و ﺎﻜﻴﻠﻤﺗ لﺎﻤﺑ لﺎﻤﻟا ﺔﻟدﺎﺒﻣ

Artiya : arti jual beli sebagai berikut : Artinya:
Artiya :
arti jual beli sebagai berikut :
Artinya:

Pertukaran harta dengan harta, dalam bentuk pemindahan hak milik dan pemilikan”.

Sedangkan menurut Sayyid Sabiq dalam kitabnya Fiqih Sunnah menjelaskan

ضﻮﻌﻟ ﻚﻠﻣ ﻞﻘﻧ وا ﻲﺿاﺮﺘﻟا ﻞﻴﺒﺳ ﻲﻠﻋ لﺎﻤﺑ لﺎﻣ ﺔﻟدﺎﺒﻣ ﺎﻋﺮﺷ ﻊﻴﺒﻟﺎﺑ داﺮﻳو ﻪﻴﻓ نوذﺎﻤﻟا ﻪﺟﻮﻟا ﻲﻠﻋ

“Dan menurut pengertian syara’, jual beli adalah pertukaran harta atas dasar saling rela, atau memindahkan hak milik dengan ganti (imbalan) menurut cara yang dibenarkan”.

Dari definisi di atas, dapat dipahami bahwa inti jual beli adalah suatu

perjanjian tukar menukar barang atau benda yang mempunyai nilai secara sukarela di

antara kedua belah pihak, dimana pihak yang satu menerima benda sedang pihak

yang lainnya menerima alat gantinya sesuai dengan perjanjian atau ketentuan yang

telah dibenarkan oleh syara’ dan disepakati, baik dilakukan dengan cara pemindahan

milik dengan alat ganti yang dibenarkan.

B. Dasar Hukum Jual Beli

Orang yang terjun ke dunia usaha, berkewajiban mengetahui hal-hal yang

dapat mengakibatkan jual beli itu sah atau tidak (fasid). Ini dimaksudkan agar

mu’amalah berjalan sah dan segala sikap dan tindakannya jauh dari kerusakan yang

16

tidak dibenarkan. 3 Jual beli sebagai sarana tolong menolong antara sesama manusia

mempunyai landasan yang amat kuat dalam Islam. 4 membutuhkan satu sama lain. Jual beli sebagai
mempunyai landasan yang amat kuat dalam Islam. 4
membutuhkan satu sama lain.
Jual
beli
sebagai
sarana
tolong
menolong
antar
sesama
umat
diantaranya:
Dalam al-Qur’an Allah berfirman:
(275 :2/ةﺮﻘﺒﻟا)
Artinya:
“…
Padahal
Allah
telah
menghalalkan
jual
beli
dan
riba…”(al-Baqarah/2: 275)

Islam mendorong seseorang untuk melakukan jual beli sebagai jalan untuk

memenuhi kebutuhan hidup dan merumuskan tata cara untuk memperoleh harta.

Sehingga dengan adanya perintah untuk melakukan jual beli, maka antara sesama

manusia akan tercipta rasa kebersamaan, rasa tolong menolong dan rasa saling

manusia

mempunyai landasan yang kuat dalam al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW.

Terdapat sejumlah ayat al-Qur’an yang membicarakan tentang halalnya jual beli,

mengharamkan

Firman Allah SWT:

3 Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah, (Bandung: PT. al-Ma’arif), Cet. II hal. 46

4 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam,(Jakarta: PT. Grafindo Persada, 2004), Cet. 2, hal. 115

17

Artinya: Firman Allah SWT: (29 :4/ءﺎﺴﻨﻟا) Artinya: Firman Allah SWT: (282 :2/ةﺮﻘﺒﻟا)
Artinya:
Firman Allah SWT:
(29 :4/ءﺎﺴﻨﻟا)
Artinya:
Firman Allah SWT:
(282 :2/ةﺮﻘﺒﻟا)
Artinya:
“Dan persaksikanlah, apabila kamu berjual-beli…” (al-Baqarah/2: 282)
Pada
ayat-ayat
di
atas
dijelaskan
bahwa
Allah
SWT
dengan

(198 :2/ةﺮﻘﺒﻟا)

“Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…(al-Baqarah/2: 198)

“…Kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu…” (an-Nisa/4: 29)

jelas

menghalalkan praktek jual beli dengan segala aturan-aturannya dan secara tegas

mengharamkan riba. Karena riba akan mendidik manusia untuk mendapatkan harta

dengan cara mudah tanpa kerja keras, sedangkan jual beli mendidik manusia agar

selalu berkarya untuk menghasilkan sesuatu.

Dalam Sabda Rasulullah SAW disebutkan:

18

ﻦﺑ سﺎﺒﻌﻟا ﺎﻨﺛ ،بﻮﻘﻌﻳ ﻦﺑ ﺪﻤﺤﻣ سﺎﺒﻌﻟا ﻮﺑأ ﺎﻨﺛ ،ﻆﻓﺎﺤﻟا ﷲاﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﺪﻤﺤﻣ ﺎﻧﺮﺒﺧأ ﻦﺑ ﻊﻴﻤﺟ ﻦﻋ ،دواد ﻦﺑ ﻞﺋاو ﻦﻋ ،ﻚﻳﺮﺷ ﺎﻨﺛ ،ﺮﻣﺎﻋ ﻦﺑ دﻮﺳﻻا ﺎﻨﺛ ،ىروﺪﻟا ﺪﻤﺤﻣ ﺐﺴﻜﻟا ىأ ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﷲا لﻮﺳر ﻞﺌﺳ : لﺎﻗ ،ةدﺮﺑ ﻰﺑأ ﻪﻟﺎﺧ ﻦﻋ ،ﺮﻴﻤﻋ .((روﺮﺒﻣ ﻊﻴﺑ ﻞآ و ﻩﺪﻴﺑ ﻞﺟﺮﻟا ﻞﻤﻋ )) :لﺎﻗ ؟ﻞﻀﻓأ وأ ﺐﻴﻃأ ﻊﻴﻤﺟ ﻪﻟﻮﻗ ﻰﻓ ﺎﻤهﺪﺣأ ﻦﻴﻌﺿﻮﻣ ﻰﻓ ﻪﻴﻓ ﻆﻠﻏو ،ﻰﺿﺎﻘﻟا ﷲاﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﻚﻳﺮﺷ ﻩاور اﺬﻜه ﻞﺋاو ﻦﻋ ﻩﺮﻴﻏ ﻩاور ﺎﻤﻧإو ﻪﻠﺻو ﻰﻓ ﺮﺧﻵاو ،ﺮﻴﻤﻋ ﻦﺑ ﺪﻴﻌﺳ ﻮه ﺎﻤﻧإو ﺮﻴﻤﻋ ﻦﺑ

5 Artinya: depan komputer sambil bermain game untuk mendapatkan
5
Artinya:
depan
komputer
sambil
bermain
game
untuk
mendapatkan

.ﻼﺳﺮﻣ

Nabi Muhammad SAW. Pernah ditanya: apakah profesi yang paling baik? Rasulullah menjawab: “Usaha tangan manusia sendiri dan setiap jual-beli yang diberkati”.

Hadits Nabi di atas menyatakan usaha terbaik manusia adalah yang dilakukan

oleh tangannya sendiri. Hal ini karena usaha yang dilakukan dengan tangan kita

menunjukan bahwa manusia hidup wajib melakukan sesuatu baik untuk urusan

dirinya ataupun keluarganya serta masyarakat pada umumnya. Jadi, jika dalam

mencari uang tidak dibarengi dengan kerja keras serta resiko seperti hanya duduk di

tingkatan-tingkatan

tertentu yang nanti hasilnya dapat di jual dan mendapatkan penghasilan adalah

kegiatan sia-sia yang membuang waktu dan kesempatan.

5 Abu Bakar Ahmad bin Husein bin Ali Al Baihaqi, Al Sunan Al Kubro, ditahkik oleh Muhammad Abdul Qodir Atho, (Beirut-Libanon: Dâr Al Kutub Al ‘Ilmiyah,Cet.3,2003), Juz 5,

hal.432

19

Jual beli yang mendapat berkah dari Allah adalah jual beli yang jujur, yang

tidak curang, tidak mengandung unsur penipuan dan pengkhianatan. 6 Sabda Rasulullah SAW: Artinya: “Jual beli
tidak curang, tidak mengandung unsur penipuan dan pengkhianatan. 6
Sabda Rasulullah SAW:
Artinya:
“Jual beli itu atas dasar suka sama suka.” (HR. Baihaqi)
Sabda Rasulullah SAW:
7
Artinya:
C. Syarat dan Rukun jual beli

(ﻰﻘﻬﻴﺒﻟا ﻩاور) ضاﺮﺗ ﻦﻋ ﻊﻴﺒﻟا ﺎﻤﻧا

مﺎﺸه ﻦﺑا ﺮﻴﺜآ ﺎﻨﺛ ﻲﻧﺎﻐﺼﻟا قﺎﺤﺳإ ﻦﺑ ﺪﻤﺤﻣ ﺎﻨﺛ بﻮﻘﻌﻳ ﻦﺑ ﺪﻤﺤﻣ سﺎﺒﻌﻟا ﻮﺑأ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﷲا لﻮﺳر لﺎﻗ :لﺎﻗ ﺮﻤﻋ ﻦﺑ ﻦﻋ ﻊﻓﺎﻧ ﻦﻋ بﻮﻳأ ﻦﻋ يﺮﻴﺸﻘﻟا ﻦﺷﻮﺟ ﻦﺑ مﻮﺜﻠآ ﺎﻨﺛ مﻮﻳ ءاﺪﻬﺸﻟا ﻊﻣ ﻢﻠﺴﻤﻟا ﻦﻴﻣﻷا قوﺪﺼﻟا ﺮﺟﺎﺘﻟا)) : ﻢﻠﺳو ﻪﻟﺁ ﻰﻠﻋ و ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ .ﻩﺎﺟﺮﺨﻳ ﻢﻟو ﺚﻳﺪﺤﻟا ﻞﻴﻠﻗ يﺮﺼﺑ اﺬه مﻮﺜﻠآ ،((ﺔﻣﺎﻴﻘﻟا

.ﻦﺴﺤﻟا ﻞﺣاﺮﻣ ﻰﻓ ﺪهﺎﺷ ﻪﻟو

Pedagang yang jujur dan terpercaya sejajar (tempatnya di surga) dengan para Nabi, Siddiqin, dan Syuhada”. (HR. Tirmizdi)

Jual beli mempunyai rukun dan syarat yang harus dipenuhi, sehingga jual beli

itu dapat dikatakan sah oleh syara’. Dalam menentukan rukun jual beli, terdapat

6 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, hal. 116 7 Imam Al Hâfidz Abi Abdillah Al Hâkim Al Nîsâbûri, Al Mustadrok ‘Ala Al Shohîhaini, (Kairo: Dâr Al Haromain,Cet.1,1997), Juz 2, hal.8

20

perbedaan pendapat ulama Hanafiyah dengan Jumhur ulama. Rukun jual beli menurut

sulit untuk diindera sehingga tidak kelihatan, maka diperlukan indikasi harga barang (ta’athi). 8 yaitu: 1.
sulit
untuk
diindera
sehingga
tidak
kelihatan,
maka
diperlukan
indikasi
harga barang (ta’athi). 8
yaitu:
1. Ada orang yang berakad atau almuta’aqidain (penjual dan pembeli).
2. Ada shighat (lafal ijab dan qabul)
3. Ada barang yang dibeli.
4. Ada nilai tukar pengganti barang. 9

ulama Hanafiyah hanya satu, yaitu ijab (ungkapan membeli dari pembeli) dan qabul

(ungkapan menjual dari penjual). Menurut mereka yang menjadi rukun dalam jual

beli itu hanyalah kerelaan (ridha/tara’dhin) kedua belah pihak untuk melakukan

transaksi jual beli. Akan tetapi karena unsur kerelaan itu merupakan unsur hati yang

yang

menunjukan kerelaan itu dari kedua belah pihak. Indikasi yang menunjukan kerelaan

kedua belah pihak yang melakukan transaksi jual beli menurut mereka boleh

tergambar dalam ijab dan qabul, atau melalui cara saling memberikan barang dan

Akan tetapi jumhur ulama menyatakan bahwa rukun jual beli itu ada empat,

Menurut ulama Hanafiyah, orang yang berakad, barang yang dibeli dan nilai

tukar barang termasuk ke dalam syarat-syarat jual beli, bukan rukun jual beli.

Adapun

syarat-syarat

jual

beli

sesuai

dengan

rukun

jual

beli

yang

dikemukakan Jumhur ulama di atas adalah sebagai berikut: 10

8 Nasrun Haroen, Fiqih Mu’amalah, hal. 115

9 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, hal. 118

21

1. Syarat orang yang berakad

memenuhi syarat: a. dirinya, seperti menerima hibah, wasiat dan sedekah, maka akadnya sah. b. bersamaan.
memenuhi syarat:
a.
dirinya, seperti menerima hibah, wasiat dan sedekah, maka akadnya sah.
b.
bersamaan.
2. Syarat yang terkait dengan ijab qabul
barang dan uang telah berpindah tangan.
berikut:
a.

Ulama fikih sepakat, bahwa orang yang melakukan akad jual beli harus

Berakal. Dengan demikian, jual beli yang dilakukan anak kecil yang belum

berakal hukumnya tidak sah. Adapun anak kecil yang sudah mumayiz, menurut

ulama Hanafiyah, apabila akad yang dilakukannya membawa keuntungan bagi

Orang yang melakukan akad itu, adalah orang yang berbeda. Maksudnya,

seseorang tidak dapat bertindak sebagai pembeli dan penjual dalam waktu yang

Apabila ijab dan Kabul telah diucapkan dalam akad jual beli, maka pemilikan

Ulama fikih menyatakan bahwa syarat ijab dan kabul itu adalah sebagai

Orang yang melakukannya telah akil baligh dan berakal (Jumhur ulama) atau

telah berakal (ulama madzhab Hanafiyah).

b. Kabul sesuai dengan ijab. Contohnya: “Saya jual sepeda ini dengan harga

sepuluh ribu”, lalu pembeli menjawab: ”Saya beli dengan harga sepuluh ribu”.

c. Ijab dan kabul dilakukan dalam satu majelis. Maksudnya kedua belah pihak

yang melakukan akad jual beli hadir dan membicarakan masalah yang sama. 11 3. Syarat barang
yang melakukan akad jual beli hadir dan membicarakan masalah yang sama. 11
3. Syarat barang yang diperjualbelikan, adalah sebagai berikut:
Menurut mazhab Hanafiyah syarat barang yang diperjualbelikan ada lima:
a.
Ada barangnya, maka tidak terjadi jual beli bila barangnya tidak ada.
b.
Berupa barang milik.
c.
Barang itu milik penjual sendiri atau milik orang yang mewakilkan kepadanya.
d.
Ada nilainya secara syara’.
e.
Brang itu dapat diterima secara langsung atau dalam waktu dekat.
Menurut mazhab Syafi’iyah syarat barang yang diakadkan itu antara lain:
a.
Barang itu suci, maka tidak sah menjual barang najis.
b.
Dapat dimanfaatkan secara syara’, maka tidak sah menjual serangga, karena
secara syara’ tidak dapat dimanfaatkan.
c.
Dapat diserah terimakan, maka tidak sah menjual barang yang terbang di udara,
ikan yang masih di air (belum ditangkap), atau harta rampasan (jarahan).
d.
Barang itu diakad oleh orang yang memiliki wewenang penuh. Maka tidak sah

menjual barang yang masih tersangkut dengan hak orang lain.

e. Barang

itu

sifatnya. 12

diketahui

oleh

kedua

belah

pihak,

baik

zat,

ukuran

maupun

11 Ibid, hal 120. 12 Abdurrahman Ibnu Iwadh al-Juzburi, Fiqh Ala Mazahibul Arba’ah,(Qahirah: Dar Ibnu Haitsam, 1360), Jilid 5, hal. 35.

23

Jual beli menurut mazhab Syafi’iyah artinya menukarkan barang dengan

barang atau barang dengan uang, dengan jalan melepaskan hak milik seseorang terhadap orang lainnya atas
barang
atau
barang
dengan
uang,
dengan
jalan
melepaskan
hak
milik
seseorang terhadap orang lainnya atas dasar kerelaan kedua belah pihak.
Sebagaiman firman Allah SWT:
Artinya:
“Mereka
itulah
orang
yang
membeli kesesatan
dengan
petunjuk,
dan lain-lain.

dari

( : /ةﺮﻘﺒﻟا)

maka

tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk”. (QS. al-Baqarah/2: 16)

Dalam melakukan jual beli, hal yang terpenting adalah mencari barang yang

halal dan dengan jalan yang halal pula. Artinya yaitu mencari barang yang halal

untuk diperjualbelikan atau diperdagangkan dengan cara yang sejujur-jujurnya.

Bersih dari sifat yang dapat merusak jual beli, seperti penipuan, perampasan, riba

Jika barang yang diperjualbelikan tidak sesuai dengan yang tersebut di atas,

artinya tidak mengindahkan peraturan-peraturan jual beli, perbuatan dan barang

hasil jual beli yang dilakukannya haram hukumnya. Haram dipakai dan haram

dimakan sebab tergolong perbuatan bathil (tidak sah).

Yang termasuk perbuatan bathil menurut mazhab Syafi’iyah adalah:

24

1. Penipuan (khid’ah)

2. Perampasan (ghasab) 3. Makan riba (aklur riba) 4. Pengkhianatan (khianat penggelapan) 5. Perjudian (maisir)
2. Perampasan (ghasab)
3. Makan riba (aklur riba)
4. Pengkhianatan (khianat penggelapan)
5. Perjudian (maisir)
6. Suapan (risywah)
7. Berdusta (kidzib)
8. Pencurian (syirqah) 13
haram
dimakan
dan
dipergunakan.
Sebagimana
hadits
Rasulullah
menyatakan :

Semua hasil yang diperoleh dengan jalan tersebut hukumnya haram dipakai,

Saw.

ﷲا نا : ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﷲا لﻮﺳر ﻰﻬﻧ :لﺎﻗ ﻪﻨﻋ ﷲا ﻲﺿر ةﺮﻳﺮه ﻰﺑا ﻦﻋ

ﻦﻴﻠﺳﺮﻤﻟا ﻪﺑ ﺮﻣا ﺎﻤﺑ نﻮﻨﻣﺆﻤﻟا ﺮﻣا ﷲا ناﻮﺒﻴﻃ ﻻا ﻞﺒﻘﻳ ﻻ ﺐﻴﻃ ﻻا ﻞﺒﻘﻳ ﻻ ﺐﻴﻃ

: ﻰﻟﺎﻌﺗ لﺎﻗو .ﺎﺤﻟﺎﺻ اﻮﻠﻣاو تﺎﺒﻴﻄﻟا ﻦﻣاﻮﻠآ لﻮﺳﺮﻟاﺎﻬﻳاﺎﻳ : ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲا لﺎﻘﻓ

.ﻢآﺎﻨﻗزر ﺎﻣ تﺎﺒﻴﻄﻟا ﻦﻣ اﻮﻠآاﻮﻨﻣا ﻦﻳﺬﻟﺎﻬﻳاﺎﻳ

Artinya:

“Sesungguhnya Allah itu baik tidak menerima amal kecuali amal kebaikan dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada para rasul. Allah berfirman:

wahai para rasul makanlah dari makanan yang baik dan kerjakan amal saleh. Dan Allah berfirman : wahai orang-orang yang beriman makanlah dari yang baik yang telah Kami anugerahkan kepada kalian.”

13 Ibid,

25

Sedangkan menurut Nasrun Haroen dalam bukunya Fikih Muamalah, jenis-

jenis jual beli yang bathil adalah: 1. Jual beli sesuatu yang tidak ada, para ulama
jenis jual beli yang bathil adalah:
1.
Jual beli sesuatu yang tidak ada, para ulama sepakat menyatakan bahwa jual
beli seperti ini tidak sah/bathil.
2.
Menjual barang yang tidak boleh diserahkan pada pembeli, seperti menjual
barang yang hilang atau burung piaraan yang lepas dan terbang di udara.
Hukum ini disepakati oleh seluruh ulama fikih dan termasuk ke dalam kategori
bai’ algarar (jual beli tipuan). Alasannya adalah hadits yang diriwayatkan
Ahmad
bin
Hanbal,
Muslim,
Abu
daud,
dan
at-Tirmizi
sebagai
berikut:
Janganlah kamu membeli ikan di dalam air, karena jual beli seperti ini adalah
jual beli tipuan.
3.
Jual beli yang mengandung unsur penipuan, yang pada lahirnya baik, tetapi
ternyata dibalik itu terdapat unsur penipuan, sebagaiman terdapat dalam sabda
Rasulullah saw tentang memperjualbelikan ikan di dalam air di atas. Contoh
lainnya adalah memperjualbelikan kurma yang ditumpuk.
4.
Jual beli benda-benda najis, seperti babi, khamar, bangkai dan darah, karena

semuanya itu dalam pandangan Islam adalah najis dan tidak mengandung

makna harta. Hal ini dijumpai dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

ﻦﻋ حﺎﺑر ﻰﺑأ ﻦﺑ ءﺎﻄﻋ ﻦﻋ ،ﺐﻴﺒﺣ ﻰﺑأ ﻦﺑا ﺪﻳﺰﻳ ﻦﻋ،ﺚﻴﻠﻟا ﺎﻨﺛﺪﺣ ،ﺔﺒﻴﺘﻗ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﷲا لﻮﺳر ﻊﻤﺳ ﻪﻧأ ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲا ﻰﺿر ﷲاﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﺮﺑﺎﺟ ،ﺔﺘﻴﻤﻟاو ،ﺮﻤﺨﻟا ﻊﻴﺑ مﺮﺣ ﻪﻟﻮﺳر و ﷲا نإ )): ﺔﻜﻤﺑ ﻮه و ﺢﺘﻔﻟا مﺎﻋ لﻮﻘﻳ

26

Artinya: Menurut jumhur Ulama termasuk dalam jual beli najis ini maupun untuk berburu, karena Rasulullah
Artinya:
Menurut
jumhur
Ulama
termasuk
dalam
jual
beli
najis
ini
maupun untuk berburu, karena Rasulullah SAW juga bersabda :
15

Sesungguhnya Allah dan Rasulnya telah mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan berhala. Lalu dikatakan orang: Ya Rasulullah, bagaimana pendapat engkau tentang lemak bangkai, kerena boleh dijadikan sebagai pendompol perahu, boleh dijadikan penyamak kulit, dan boleh dijadikan alat penerangan bagi manusia. Rasul menjawab: Tidak, itu adalah haram. Lalu rasulullah saw. melanjutkan dengan sabdanya: Allah telah memerangi umat Yahudi, karena tatkala Allah mengharamkan bagi mereka lemaknya, mereka rekayasa (lemak itu) lalu mereka jual dan mereka makan hasil penjualannya. (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Jabir ibn ‘Abdillah).

adalah

memperjualbelikan anjing, baik anjing yang dipersiapkan untuk menjaga rumah

ﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﺮﻜﺑ ﺪﺒﻋ ﻦﻋ ،بﺎﻬﺷ ﻦﺑا ﻦﻋ ،ﻚﻟﺎﻣ ﺎﻧﺮﺒﺧأ ،ﻒﺳﻮﻳ ﻦﺑ ﷲاﺪﺒﻋ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﷲا ﻰﻠﺻ ﷲا لﻮﺳر نأ : ﻪﻨﻋ ﷲا ﻲﺿر ىرﺎﺼﻧﻻا دﻮﻌﺴﻣ ﻰﺑأ ﻦﻋ ،ﻦﻤﺣﺮﻟا ﻦهﺎﻜﻟا ناﻮﻠﺣو ﻲﻐﺒﻟا ﺮﻬﻣو ﺐﻠﻜﻟا ﻦﻤﺛ ﻦﻋ ﻰﻬﻧ ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ

Artinya:

“Rasulullah saw melarang memanfaatkan hasil jualan anjing, hasil praktek prostitusi, dan upah tenung.” (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Abi Mas’ud al-Anshari).

14 Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrohim bin Al Mughiroh bin Bardazbah Al Bukhori Al Ju’fi, Shohîh Al Bukhôri, (Kairo: Dâr Al Hadîts, 2004), Jilid 2, hal.114 15 Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrohim bin Al Mughiroh bin Bardazbah Al Bukhori Al Ju’fi, Shohîh Al Bukhôri, (Kairo: Dâr Al Hadîts, 2004), Jilid 2, hal.114-115

27

Mazhab Syafi’iyah berpendapat tidak membolehkan kita menjual atau

berpendapat demikian. 16 Dengan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan: 17 Artinya: Sayyid Sabiq mengemukakan bahwa
berpendapat demikian. 16 Dengan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan:
17
Artinya:
Sayyid
Sabiq
mengemukakan
bahwa
mazhab
Hanafiyah
dan

membeli anjing. Dalam masalah ini ulama Hanabilah pun sepaham dengan

mazhab Syafi’iyah. Bahkan mereka tidak membenarkan kita memelihara anjing

selain dari anjing buruan dan anjing hitam walaupu untuk berburu. Akan tetapi

ulama Malikiyah membolehkan memperjual belikan anjing untuk menjaga

rumah dan berburu bukanlah najis, begitu pula dengan mazhab Hanafiyah

ﻦﻋ ،ﺔﻤﻠﺳ ﻦﺑ دﺎﻤﺣ ﻦﻋ ﺪﻤﺤﻣ ﻦﺑ جﺎﺠﺣ ﺎﻧﺄﺒﻧأ : لﺎﻗ ﻦﺴﺤﻟا ﻦﺑ ﻢﻴهاﺮﺑإ ﺎﻧﺮﺒﺧأ ﻦﻋ ﻰﻬﻧ ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﷲا لﻮﺳر نأ )) ﷲا ﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﺮﺑﺎﺟ ﻦﻋ ،ﺮﻴﺑﺰﻟا ﻲﺑأ .ﺮﻜﻨﻣ اﺬه : ﻦﻤﺣﺮﻟا ﺪﺒﻋ ﻮﺑأ لﺎﻗ .((ﻴﺻ ﺐﻠآ ﻻإ ،رﻮﻨﺴﻟا و ﺐﻠﻜﻟا ﻦﻤﺛ

Rasulullah saw melarang memakan hasil penjualan anjing, kecuali anjing untuk berburu. (HR. an-Nasai dari Jabir ibn ‘Abdillah).

mazhab

Zahiriyah mengecualikan barang-barang bermanfaat, dapat dijadikan sebagai

objek jual beli. Untuk itu mereka mengatakan “Diperbolehkan seseorang

menjual kotoran. Kotoran/tinja dan sampah yang mengandung najis. Karena

sangat dibutuhkan untuk keperluan perkebunan, barang-barang tersebut dapat

16 Teungku Muhammad Hasbi Ash-shiddiqy, Hukum-Hukum Fikih Islam, (Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra, 2001), Cet. 2 Hal. 356. 17 Al Hâfidz Jalâluddin Al Suyûti, Syarh Sunan Al Nasa’i (Beirut-Libanon: Dâr Al Ma’refat),Jilid 4,juz 7 ,hal.355

28

dimanfaatkan sebagai bahan bakar perapian dan pupuk tanaman.” 18 Namun

najis, arak, dan bangkai) boleh diperjualbelikan sebatas bukan dikonsumsi atau dijadikan sebagai bahan makanan.
najis,
arak,
dan
bangkai)
boleh
diperjualbelikan
sebatas
bukan
dikonsumsi atau dijadikan sebagai bahan makanan.
mengambil kulitnya?” para sahabat berkata,
diharamkan adalah hanya memakannya.” 19
telah diberikan pada penjual, menjadi hibah bagi penjual).

demikian, perlu diingatkan bahwa barang itu (barang-barang yang mengandung

untuk

Landasan hukum tentang hal ini dapat dipedomani ketentuan hukum yang

terdapat dalam hadits Nabi Muhammad saw. pada suatu hari Nabi Muhammad

lewat dan menemukan bangkai kambing milik Maimunah dalam keadaan

terbuang begitu saja. Kemudian Rasululllah bersabda, “mengapa kalian tidak

“Wahai Rasulullah, kambing itu

telah mati menjadi bangkai.” Rasulullah menjawab: “Sesungguhnya yang

5. Jual beli al-arbun (jual beli yang bentuknya dilakukan melalui perjanjian,

pembeli membeli sebuah barang dan uangnya seharga barang diserahkan

kepada penjual dengan syarat apabila pembeli tertarik dan setuju, maka jual beli

sah. Tetapi jika pembeli tidak setuju dan barang dikembalikan, maka uang yang

6. Memperjualbelikan air sungai, air danau, air laut dan air yang tidak boleh

dimiliki seseorang; karena air yang tidak dimiliki seseorang merupakan hak

18 Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah, hal. 54 19 Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah, hal. 54-55

29

bersama umat manusia, dan tidak boleh diperjual belikan. Hukum ini disepakati

jumhur ulama dari kalangan Malikiyah, Hanafiyah, Syafi’iyah dan Hanabilah. 20 4. Syarat-syarat nilai tukar (harga
jumhur ulama dari kalangan Malikiyah, Hanafiyah, Syafi’iyah dan Hanabilah. 20
4. Syarat-syarat nilai tukar (harga barang).
Harga dapat dipermainkan para pedagang adalah as-tsaman, bukan harga as-
si’r.
Ulama fikih mengemukakan syarat ats-tsam sebagai berikut:
a.
Harga yang disepakati kedua belah pihak harus jelas jumlahnya.
b.
Dapat diserahkan pada waktu akad (transaksi), sekalipun secara hukum seperti
pembayaran dengan cek atau kartu kredit.
c.
Apabila jual beli itu dilakukan secara barter, maka barang yang dijadikan nilai
tukar bukan barang yang diharamkan syara’.
D. Jual Beli as-Salam
as-Salam disebut juga as-salaf merupakan istilah dalam bahasa Arab yang
mengandung makna penyerahan. Secara sederhana transaksi as-salam merupakan
pembelian
barang
yang
diserahkan
di
kemudian
hari,
sedangkan
pembayaran
dilakukan di muka. Para ahli fiqih berbeda pendapat dalam mendefinisikan transaksi

as-salam. Perbedaan ini didasari oleh perbedaan persyaratan yang dikemukakan oleh

masing-masing mereka. 21

20 Nasrun Haroen, Fiqih Mu’amalah, hal. 124 21 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam,(Yogyakarta:

Magistra Insania Press,2004), hal. 92

30

as-Salam adalah menjual sesuatu yang tidak dilihat zatnya, hanya ditentukan

karena uangnya telah dibayarkan sewaktu akad. 22 adalah penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih
karena uangnya telah dibayarkan sewaktu akad. 22
adalah
penjualan
sesuatu
dengan
kriteria
tertentu
(yang
masih
berada)
tanggungan dengan pembayaran segara/disegerakan 23
Pertama,
disebutkan
bahwa
as-salam
merupakan
suatu
transaksi
dan
transaksi /al-muslam fih harus berada dalam tanggungan. 24

dengan sifat; barang itu ada di dalam pengakuan (tanggungan) si penjual. Misalnya si

penjual berkata, “ saya jual kepadamu satu meja tulis dari jati, ukurannya 140x100

cm, tingginya 76 cm, sepuluh laci, dengan harga Rp. 100.000,00.” Pembeli pun

berkata “saya beli meja dengan sifat tersebut dengan harga Rp. 100.000,00.” Dia

membayar uangnya sewaktu akad itu juga, tetapi mejanya belum ada. Jadi, as-salam

ini merupakan jual beli utang dari pihak penjual, dan kontan dari pihak pembeli

Sayyid Sabiq mengatakan dalam kitabnya Fiqh Sunnah, bahwa as-salam

dalam

Dari berbagai perbedaan definisi nampak ada beberapa poin yang disepakati.

sebagian

menyebutnya transaksi jual beli. Kedua, adanya keharusan menyebutkan kriteria-

kriteria untuk sesuatu yang dijadikan obyek transaksi/al-muslam fih. Ketiga, obyek

Jual beli seperti ini disyari’atkan dalam Islam berdasarkan firman Allah surat

al-Baqarah, 2: 282 yang berbunyi: 25

22 Nawawi Rambe, fiqh Islam,(Jakarta: Duta Pahala, 1994), hal. 294

23 Sayyid Sabiq, fikih Sunnah , hal. 110

24 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam, hal. 93

25 Nasrun Haroen, fiqh Muamalah, hal. 147

31

.

( Artinya: sabda Rasulullah SAW yang berbunyi: 26
(
Artinya:
sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
26

282 : 2/ة البقر )

“Wahai orang-orang yang beriman apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya…”(QS. Al- Baqarah/2: 282) Ibnu Abbas, sahabat Rasulullah saw, menyatakan bahwa ayat ini mengandung

hukum jual beli pesanan yang ketentuan waktunya harus jelas. Alasan lainnya adalah

ﻦﻋ ،ﺮﻴﺜآ ﻦﺑا ﷲاﺪﺒﻋ ﻦﻋ ،ﺢﻴﺠﻧ ﻲﺑأ ﻦﺑا ﺎﻧﺮﺒﺧأ ،ﺔﻨﻴﻴﻋ ﻦﺑا ﺎﻧﺮﺒﺧأ ،ﺔﻗاﺪﺻ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﻲﺒﻨﻟا مﺪﻗ :لﺎﻗ ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲا ﻲﺿر -سﺎﺒﻋ ﻦﺑا ﻦﻋ ،لﺎﻬﻨﻤﻟا ﻲﺑأ ﻞﻴآ ﻲﻔﻓ ،ءﻲﺷ ﻲﻓ ﻒﻠﺳأ ﻦﻣ )) :لﺎﻘﻓ ،ثﻼﺜﻟاو ﻦﻴﺘﻨﺴﻟا ﺮﻤﺘﻟﺎﺑ نﻮﻔﻠﺴﻳ ﻢه و ﺔﻨﻳﺪﻤﻟا .((مﻮﻠﻌﻣ ﻞﺟأ ﻰﻟإ مﻮﻠﻌﻣ نزو و مﻮﻠﻌﻣ مﻮﻠﻌﻣ ﻞﻴآ ﻰﻓ ﻒﻠﺴﻴﻠﻓ)) :لﺎﻗو ،ﺢﻴﺠﻧ ﻰﺑأ ﻦﺑا ﻲﻨﺛﺪﺣ :لﺎﻗ نﺎﻴﻔﺳ ﺎﻨﺛﺪﺣ ،ﻲﻠﻋ ﺎﻨﺛﺪﺣو .((مﻮﻠﻌﻣ ﻞﺟأ ﻰﻟإ

Artinya:

Jika kamu melakukan jual beli salam, maka lakukanlah dalam ukuran tertentu, timbangan tertentu, dan waktu tertentu.(HR. al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-tirmizi, dan Ibn Majah dari Ibnu ‘Abbas).

26 Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrohim bin Al Mughiroh bin Bardazbah Al Bukhori Al Ju’fi, Shohîh Al Bukhôri, (Kairo: Dâr Al Hadîts, 2004), Jilid 2, hal.116

32

Transaksi

as-salam

boleh

sesuai

dengan

Al-Qur’an

dan

as-Sunah

dan

berlandaskan atas dasar, bahwa: a. Di dalam transaksi as-salam terdapat unsur yang sejalan dengan
berlandaskan atas dasar, bahwa:
a.
Di
dalam
transaksi
as-salam
terdapat
unsur
yang
sejalan
dengan
merealisasikan kemaslahatan perekonomian (maslahah al-iqtishadiyyah).
bagi manusia.
c. Transaksi as-salam memberikan kemudahan kepada manusia.
akan dijual. 27
terdiri atas:
1. Orang yang berakad, baligh dan berakal.
2. Barang yang dipesan harus jelas ciri-cirinya, waktunya, harganya.

upaya

b. as-Salam merupakan rukhsyah (suatu dispensasi atau sesuatu yang meringankan)

Transaksi as-salam merupakan bagian dari transaksi jual beli biasa. Hanya

saja dalam transaksi as-salam terdapat persyaratan tambahan yang menentukan

validitas transaksi tidak ada atau tidak dapat dihadirkan pada saat transaksi terjadi.

Penjual, dalam hal ini, hanya menyebutkan kriteria-kriteria tertentu pada produk yang

Rukun jual beli as-salam (as-salaf) menurut Jumhur ulama, selain Hanafiyah,

3. Ijab dan Kabul. 28

Adapun syarat-syarat as-salam adalah:

27 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam, hal. 95

28 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, hal. 145

33

1. Transaksi Yang terkait dengan harga/modal, disyaratkan harus jelas dan terukur,

akad telah disetujui. 2. disepakati bersama. 29 pihak-pihak yang bertransaksi. 30
akad telah disetujui.
2.
disepakati bersama. 29
pihak-pihak yang bertransaksi. 30

serta dilakukan timbang terima dengan jelas, dan diserahkan seluruhnya ketika

Yang terkait dengan obyek yang dipesan, harus jelas jenis, ciri-ciri dan ukurannya,

serta dijelaskan kapan penyerahan barang itu kepada pemesan. Jika barang yang

dipesan diserahkan pada waktu akad, tidaklah dinamakan dengan jual beli as-

salam karena unsur penyerahan dalam waktu tertentu tidak ada lagi. Akan tetapi,

ulama Syafi’iyah menyatakan bahwa dalam jual beli pesanan boleh saja barang

diserahkan waktu akad, sebagaimana dibolehkan penyerahannya pada waktu yang

Berhubungan dengan ketentuan di atas maka al-muslam fih dapat berupa apa

saja yang boleh diperjualbelikan dan diketahui kriteria-kriterianya. Adapun sesuatu

yang tidak dapat diidentifikasi kriteria-kriterianya tidak boleh dijadikan al-muslam fih

karena hal tersebut, menurut al-Bahuti, dapat membawa kepada perselisihan di antara

Pada era modern seperti sekarang untuk menambah kejelasan spesifikasi

pengetahuan tentang macam komoditi yang akan dijadikan al-muslam fih dapat

ditambahkan dengan menghadirkan bentuk visual dari al-muslam fih. Hal ini akan

dapat

lebih

memberikan

kejelasan

tantang

al-muslam

fih.

Yang

terpenting,

bagaimanapun cara yang digunakan untuk memenuhi ketentuan ini, jangan sampai

29 Nasrun Haroen, Fiqh Muamalah, hal. 149

30 Ibid,

34

mengabaikan prinsip keadilan dalam bermuamalah. 31

Apabila rukun dan syarat

masing pihak terikat dengan ketentuan yang mereka sepakati. 32 E. Pandangan Hukum Islam Tentang Jual
masing pihak terikat dengan ketentuan yang mereka sepakati. 32
E. Pandangan Hukum Islam Tentang Jual Beli Online ( e-commerce )
mencari keuntungan. 33

semuanya telah terpenuhi, maka jual beli as-salam itu dinyatakan sah dan masing-

Pada umumnya transaksi secara online merupakan transakasi pesanan dalam

model bisnis era global yang non face, dengan hanya melakukan transfer data lewat

maya (data intercange) via internet, yang mana kedua belah pihak, antara originator

dan adresse (penjual dan pembeli), atau menembus batas sistem pemasaran dan bisnis

online dengan menggunakan sentral shop, sentral shop merupakan sebuah rancangan

web e-commerce smart dan sekaligus sebagai Business Intelligent yang sangat stabil

untuk digunakan dalam memulai, menjalankan, mengembangkan, dan mengontrol

bisnis. Perkembangan teknologi inilah yang bisa memudahkan transaksi jarak jauh,

dimana manusia bisa dapat berinteraksi secara singkat walaupun tanpa face to face,

akan tetapi di dalam bisnis adalah yang terpenting memberikan informasi dan

Ada dua hal utama yang biasa dilakukan oleh customers di dunia maya.

Pertama

adalah

melihat

produk-produk

atau

jasa-jasa

yang

diiklankan

oleh

perusahaan terkait melalui website-nya (online ads). Kedua adalah mencari data atau

informasi tertentu yang dibutuhkan sehubungan dengan proses transaksi jual beli

31 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam, hal. 109

32 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, hal. 146

salam-secara-e-commerce/, diakses pada tanggal 16 Februari 2010 pukul 12:13 WIB.

35

yang akan dilakukan. Jika tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan,

konsumen dapat melakukan transaksi perdagangan dengan cara komputer dan jaringan internet. Berdasarkan pesanan
konsumen
dapat
melakukan
transaksi
perdagangan
dengan
cara
komputer
dan
jaringan
internet.
Berdasarkan
pesanan
tersebut,
merchant
newspapers, digital library, virtual school dan sebagainya. 34
selama ini dijadikan landasan hukum adalah transaksi jual beli secara global. 35

melakukan

pemesanan secara elektronik (online orders), yaitu dengan menggunakan perangkat

akan

mendistribusikan barangnya kepada customer melalui dua jalur. Bagi perusahaan

yang melibatkan barang secara fisik, perusahaan akan mengirimkannya melalui kurir

ke tempat pemesan berada. Jalur kedua adalah jalur yang menarik karena disediakan

bagi produk atau jasa yang dapat digitalisasi (diubah menjadi sinyal digital). Produk-

produk yang semacam teks, gambar, video dan audio secara fisik tidak perlu lagi

dikirimkan, namun dapat disampaikan melalui jalur internet, contohnya electronic

Dalam Islam dituntut untuk lebih jelas dalam memberikan suatu landasan

hukum, maka dari itu Islam melampirkan sebuah dasar hukum yang terlampir dalam

al-Qur’an, Hadis ataupun Ijma’. Perlu diketahui sebelumnya mengenai jual beli

online ini secara khusus dalam al-Qur’an tidak ada ayat yang menjelaskan, yang

Pelaksanaan

transaksi

bisnis

e-commerce,

secara

sekilas

hampir

serupa

dengan transaksi as-salam dalam hal pembayaran dan penyerahan komoditi yang

dijadikan sebagai obyek transaksi. Oleh karena itu, untuk menganalisis dengan jelas

34

diakses pada tanggal 02 November 2009, pukul 13:55 WIB.

35

salam-secara-e-commerce/, diakses pada tanggal 16 Februari 2010, pukul 12:13 WIB.

36

apakah transaksi dalam e-commerce melalui internet tersebut dapat disejajarkan

pernyataan kesepakatan transaksi dan melalui obyek transaksi. 36
pernyataan kesepakatan transaksi dan melalui obyek transaksi. 36

dengan prinsip-prinsip transaksi yang ada dalam transaksi as-salam maka masing-

masing dapat dicermati melalui pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi, proses

Dalam transaksi e-commerce melalui internet perintah pembayaran (payment

instruction) melibatkan beberapa pihak selain dari pembeli (cardholder) dan penjual

(merchant). Para pihak itu adalah payment gateway, acquirer dan issuer. Dalam hal

ini payment gateway dapat dianggap seperti saksi dalam transaksi yang melakukan

otorisasi terhadap instruksi pembayaran dan memonitor proses transaksi online.

Payment gateway ini diperlukan oleh acquirer untuk mendukung berlangsungnya

proses otorisasi dan memonitor proses transaksi yang berlangsung. Payment gateway

biasanya dioperasikan oleh acquirer atau bisa juga oleh pihak ketiga lain yang

berfungsi untuk memproses instruksi pembayaran. Selain payment gateway, adanya

acquirer dan issuer juga merupakan suatu keharusan. Acquirer adalah sebuah

institusi finansial dalam hal ini bank yang dipercaya oleh merchant untuk memproses

dan menerima pembayaran secara online dari pihak consumer. Dan issuer merupakan

suatu institusi finansial atau bank yang mengeluarkan kartu bank (kartu kredit

maupun kartu debit) yang dipercaya oleh consumer untuk melakukan pembayaran

36

diakses pada tanggal 02 November 2009, pukul 13:55 WIB.

37

dalam transaksi online. Masing-masing dari acquirer dan issuer merupakan wakil

dari merchant dan consumer dalam melakukan pembayaran secara online. 37 barang ditangguhkan. Sedang transaksi al-istishna
dari merchant dan consumer dalam melakukan pembayaran secara online. 37
barang ditangguhkan. Sedang transaksi al-istishna
kesepakatan dan penyerahan barang yang ditangguhkan. 38
Dalam melakukan

Dari karakteristik di atas, bisa dilihat bahwa yang membedakan bisnis online

dengan bisnis offline yaitu proses transaksi (akad) dan media utama dalam proses

tersebut. Akad merupakan unsur penting dalam suatu bisnis. Secara umum, bisnis

dalam Islam menjelaskan adanya transaksi yang bersifat fisik, dengan menghadirkan

benda tersebut ketika transaksi, atau tanpa menghadirkan benda yang dipesan, tetapi

dengan ketentuan harus dinyatakan sifat benda secara konkret, baik diserahkan

langsung atau diserahkan kemudian sampai batas waktu tertentu, seperti dalam

transaksi as-salam dan transaksi al-istishna. Transaksi as-salam merupakan bentuk

transaksi dengan sistem pembayaran secara tunai/disegerakan tetapi penyerahan

merupakan bentuk transaksi

dengan sistem pembayaran secara disegerakan atau secara ditangguhkan sesuai

transaksi, consumer diminta untuk mengisi informasi

pembayaran (yang biasanya disertai dengan memasukkan kode rahasia) pada form

slip pembelian yang telah disediakan website merchant yang kemudian dilakukan

otorisasi melalui payment gateway. Dari otorisasi tersebut dapat diketahui bahwa ia

benar-benar pemilik yang sah dan berwenang menggunakannya. Pada pihak penjual,

37 Ibid,

38 http://www.tomdonyet.co.cc/2009/04/bisnis-online-dalam-hukum-islam.html, diakses pada tanggal 22 Mei 2009 pukul 20:17 WIB.

38

merchant memiliki sertifikat digital dari CA yang menjamin identitas pihak tersebut

mail atau langsung melalui website merchant. 39 Ada dua jenis komoditi yang dijadikan objek transaksi
mail atau langsung melalui website merchant. 39
Ada
dua
jenis
komoditi
yang
dijadikan
objek
transaksi
online,

bahwa ia benar-benar ada dan memiliki wewenang untuk melakukan transaksi online.

Consumer dan merchant bertemu dalam dunia maya yaitu internet melalui server

yang disewa dari ISP. Biasanya akan didahului oleh penawaran dari pihak merchant.

Kemudian, melalui sebuah website yang dimiliki merchant, consumer dapat melihat

daftar atau katalog barang yang dijual yang disertai dengan deskripsi produk yang

dijual. Pernyataan kesepakatan dapat dilakukan melalui chatting, video conference, e-

yaitu

barang/jasa non digital dan digital. Transaksi online untuk komoditi non digital, pada

dasarnya tidak memiliki perbedaan dengan transaksi as-salam dan barangnya harus

sesuai dengan apa yang telah disifati ketika bertransaksi. Sedangkan komoditi digital

seperti ebook, software, script, data, dll yang masih dalam bentuk file (bukan CD)

diserahkan secara langsung kepada konsumen pada saat transaksi berlangsung, baik

melalui email ataupun download. Hal ini tidak sama dengan transaksi as-salam tapi

seperti transaksi jual beli biasa hanya saja semua kegiatan transaksi dilakukan melalui

media internet. 40

Bisnis online sama seperti bisnis offline. Ada yang halal ada yang haram, ada

yang legal ada yang ilegal. Hukum dasar bisnis online sama seperti akad jual beli dan

39 http://www.msiuii.net/baca.asp?katagori=rubrik&menu=ekonomi&baca=artikel&id=383, diakses pada tanggal 02 November 2009, pukul 13:55 WIB. 40 http://www.tomdonyet.co.cc/2009/04/bisnis-online-dalam-hukum-islam.html, diakses pada tanggal 22 Mei 2009 pukul 20:17 WIB

39

akad as-salam, ini diperbolehkan dalam Islam. Adapun keharaman bisnis online

karena beberapa sebab : 1. udara (online) 2. membawa pengunjung ke dalam perzinaan. 3. yang
karena beberapa sebab :
1.
udara (online)
2.
membawa pengunjung ke dalam perzinaan.
3.
yang tidak membawa kemanfaatan tapi justru mengakibatkan kemudharatan. 41
Sebagaimana
keterangan
dan
penjelasan
mengenai
dasar
hukum
mungkin
mengarah
pada
ketidak
dibolehkannya
transaksi
secara
online
landasan :

Sistemnya haram, seperti money gambling. Judi itu haram baik di darat maupun di

Barang/jasa yang menjadi objek transaksi adalah barang yang diharamkan, seperti

narkoba, video porno, online sex, pelanggaran hak cipta, situs-situs yang bisa

Karena melanggar perjanjian (TOS) atau mengandung unsur penipuan.Dan lainnya

hingga

persyaratan transaksi as-salam dalam hukum Islam, jika dilihat secara sepintas

(E-

commerce), disebabkan ketidakjelasan tempat dan tidak hadirnya kedua pihak yang

terlibat dalam tempat. Tapi kalo kita coba lebih telaah lagi dengan mencoba

mengkolaborasikan antara ungkapan al-Qur’an, hadits dan ijmma’, dengan sebuah

42 ﻬﻤﻳﺮﺤﺗ ﻰﻠﻋ ﻞﻴﻟد لﺪﻳ نا ﻻا ﺔﺣﺎﺑﻻا ﺔﻠﻣﺎﻌﻤﻟا ﻰﻓ ﻞﺻﻻا

Artinya:

41 http://www.tomdonyet.co.cc/2009/04/bisnis-online-dalam-hukum-islam.html, diakses pada tanggal 22 Mei 2009 pukul 20:17 WIB.

42 A. Dzazuli, kaidah-kaidah fikih, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007), Cet. 2

hal. 130.

40

“Hukum asal muamalah adalah boleh, hingga ada dalil yang menunjukan

akan keharamannya”. sekarang dengan menarik sebuah pengkiyasan. 43 jasa yang ditawarkan (adanya pemesanan seperti
akan keharamannya”.
sekarang dengan menarik sebuah pengkiyasan. 43
jasa
yang
ditawarkan
(adanya
pemesanan
seperti
as-salam)
dengan

Dengan melihat keterangan di atas dijadikan sebagai pemula dan pembuka

chanel keterlibatan hukum Islam terhadap permasalahan kontemporer. Karena dalam

al-Qur’an permasalahn trasnsaksi online masih bersifat global, selamjutnya hanya

mengarahkan pada peluncuran teks hadits yang dikolaborasikan dalam peramasalahan

Dalam permasalahan e-commerce, fiqh memandang bahwa transaksi bisnis di

dunia maya diperbolehkan karena mashlahah. Mashlahah adalah mengambil manfaat

dan menolak kemadaratan dalam rangka memelihara tujuan syara’. Bila e-commerce

dipandang seperti layaknya perdagangan dalam Islam, maka dapat dianalogikan

bahwa pertama penjualnya adalah merchant (Internet Service Provider atau ISP),

sedangkan pembelinya akrab dipanggil customer. Kedua, obyek adalah barang dan

berbagai

informasi, profile, mencantumkan harga, terlihat gambar barang, serta resminya

perusahaan. Dan ketiga, Sighat (ijab-qabul) dilakukan dengan payment gateway yaitu

system/software pendukung (otoritas dan monitor) bagi acquirer, serta berguna untuk

service online. 44

F. Persamaan dan Perbedaan Transaksi as-Salam dan E-commerce

salam-secara-e-commerce/, diakses pada tanggal 16 Februari 2010 pukul 12:13 WIB.

44 http://ananganggarjito.blogspot.com/2008/07/e-commerce-dalam-perspektif-islam.html, di akses pada tanggal 24 Mei 2010 pukul 10:09 WIB.

41

Dalam transaksi e-commerce malalui internet dengan transaksi

as-salam

terdapat persamaan dan perbedaan, yaitu: 45 yang di dalam transaksi e-commerce melalui internet sering
terdapat persamaan dan perbedaan, yaitu: 45
yang
di
dalam
transaksi
e-commerce
melalui
internet
sering
merchant/seller
dan
buyer/consumer/customer,
dan
dalam
transaksi
ilaih (ﻪﻴﻟا ﻢﻠﺴﻤﻟا)
b. Dalam
transaksi
e-commerce
melalui
internet
dan
transaksi
pernyataan
yang
dapat
dipahami
maksudnya
oleh
kedua
belah
pihak
bentuk tulisan.
salam dibayarkan segera/didahulukan.
dalam transaksi
sebagai
pendukung
selain
penjual
dan
pembeli
yang

a. Subjek transaksi antara kedua transaksi adalah sama yaitu penjual dan pembeli

disebut

as-salam

diistilahkan dengan rab as-salam ( ﻢﻠﺴﻟا بر ) atau al-muslim (ﻢﻠﺴﻤﻟا) dan al-muslam

as-salam

mengharuskan adanya pernyataan kesepakatan. Kesepakatan dilakukan dengan

yang

melakukan transaksi, seperti dalam bentuk perkataan, isyarat maupun dalam

c. Pembayaran/harga dalam transaksi e-commerce melalui internet dan transaksi as-

d. Dalam transaksi e-commerce melalui internet adanya pihak lain yang terlibat

dapat

dianggap sebagai saksi dan wakil dalam melakukan pembayaran merupakan suatu

keharusan dan penting karena dalam melakukan transaksi mereka tidak saling

bertemu face to face. Para pihak itu adalah payment gateway, acquirer dan issuer.

Sedang

dalam

transaksi

as-salam

keberadaan

saksi

dan

wakil

bukan

suatu

45 Haris Faulidi Asnawi, Transaksi Bisnis E-commerce Perspektif Islam, hal. 157-159

42

keharusan

tapi

apabila

diperlukan

hal

tersebut

tidak

akan

merusak

atau

membatalkan transaksi, bahkan untuk keberadaan saksi sangat dianjurkan dalam transaksi as-salam. e. Pernyataan
membatalkan transaksi, bahkan untuk keberadaan saksi sangat dianjurkan dalam
transaksi as-salam.
e.
Pernyataan
kesepakatan
dalam
transaksi
online
dinyatakan
melalui
media
elektronik dan internet. Dalam transaksi as-salam pernyataan kesepakatan dapat
dilakukan dengan berbagai cara yang dapat dipahami maksudnya oleh kedua pihak
yang melakukan transaksi.
f.
Komoditi yang dijadikan sebagai salah satu objek transaksi dalam transaksi e-
commerce melakui internet dapat berupa apa saja (baik itu komoditi yang legal
maupun illegal untuk diperdagangkan menurut Islam), sedang dalam transaksi as-
salam komoditi yang dijadikan sebagai salah satu objek transaksi harus komoditi
yang legal untuk diperdagangkan menurut Islam.
g.
Dalam transaksi as-salam, penyerahan komoditi yang dijadikan sebagai salah satu
objek transaksi harus ditangguhkan sampai batas waktu kemudian. Sedangkan
dalam transaksi e-commerce melalui internet, untuk komoditi digital diserahkan
langsung, setelah transaksi, melalui internet oleh penjual kepada pembeli dan

untuk komoditi non-digital tidak dapat diserahkan langsung, setelah transaksi,

melalui

media

internet

namun

dikirimkan

melalui

jasa

kurir

sesuai

dengan

kesepakatan spesifikasi komoditi, waktu dan tempat penyerahan.

Transaksi e-commerce melalui internet –kecuali pada komoditi digital dan

komoditi yang tidak dibenarkan untuk diperdagangkan menurut Islam pada dasarnya

sama dengan ketentuan yang ada dalam transaksi as-salam, yaitu pembayaran

43

dilakukan dimuka dan komoditi diserahkan kemudian sampai batas waktu tertentu.

Islam dan transaksi as-salam itu sendiri. Untuk komoditi digital tidak langsung melalui internet kepada
Islam
dan
transaksi
as-salam
itu
sendiri.
Untuk
komoditi
digital
tidak
langsung
melalui
internet
kepada
pembeli
pada
waktu
transaksi.
Namun
prinsipnya
hal
tersebut
tidak
bertentangan
dengan
prinsip
yang
ada
hanya saja semua kegiatan transaksi dilakukan melalui media internet. 46

Walaupun terdapat perbedaan dalam mekanisme transaksi karena dalam transaksi e-

commerce melalui internet menuntut adanya pihak-pihak lain yang terlibat dalam

transaksi, tapi hal tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip yang ada dalam

bisa

dikategorikan ke dalam transaksi as-salam, karena komoditi digital diserahkan

pada

dalam

perdagangan secara Islam. Transaksi ini dapat dikategorikan seperti jual beli biasa

46 Ibid,

44

BAB III

GAMBARAN UMUM GAME ONLINE A. Prosedur Permainan Game Online jenis World Of Warcraft (WOW) Penjualan
GAMBARAN UMUM GAME ONLINE
A. Prosedur Permainan Game Online jenis World Of Warcraft (WOW)
Penjualan Gold
Game
merupakan
hal
yang
banyak
menarik
perhatian
orang.
dapat menghasilkan keuntungan. 31
(WOW) yang merupakan bagian dari jenis Strategi. 32

dan

Dengan

bermain game orang dapat menghabiskan waktu berjam-jam dan dapat melupakan

aktivitas hariannya. Bahkan ada pula orang bermain game ini dianggap sebagai

profesi, seperti halnya yang dilakukan oleh pendiri Sinsa WOW ini. Anggota Sinsa

WOW menjadikan kegiatan bermain game secara online ini sebagai profesi yang

Dilihat dari segi “genre” permainannya, ada beberapa jenis game online

seperti aksi-shooting, fighting, aksi-petualangan, role playing, strategi, dan lain

sebagainya. Game yang dimainkan di Sinsa WOW sendiri adalah World Of Warcraft

Adapun perlengkapan yang dibutuhkan dalam memainkan game online ini

adalah koneksi internet yang dapat menghubungkan para pemain dari manapun dia

berasal, account pada game tersebut dan game card. 33

31 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW” Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010

32 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW”, Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010.

33 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam selaku Pendiri “Sinsa WOW” Bandung. Pada tanggal 23 januari 2010.

45

Cara membuat account pada game tersebut adalah dengan mendaftar di web

jahat. 34 Setelah menentukan golongan, gammer dihadapkan pula pada
jahat. 34
Setelah
menentukan
golongan,
gammer
dihadapkan
pula
pada

www.worldofwarcraft.com. dan membeli sebuah cd key dengan harga Rp.750.000,-.

Setelah mempunyai id dan password yang kita inginkan pada saat kita membuat

account di web barulah kita bisa log in ke game tersebut. Selanjutnya membuat

karakter yang akan dimainkan dalam game online jenis wow ini. Dalam pembuatan

karakter gammer dihadapkan pada dua pilihan ras/golongan human yaitu Alliansi dan

Horde. Alliansi adalah golongan yang berkarakter baik sedangkan Horde berkarakter

pilihan

classes, gammer mempunyai kebebasan dalam memilih sesuai yang dia inginkan

seperti hunter, druid, mage, warrior, warlock, shaman dan lain-lain. Selanjutnya

barulah menentukan profesi yang akan dilakoni dalam permainan ini. Ada beberapa

profesi yang harus dipilih salah satunya, yaitu alchemy, skinning, tailoring, mining,

leather working, jewel crafting, inscription, herbalism, engineering, enchanting dan

blacksmithing. Semua permainan dalam game ini dimainkan sesuai dengan profesi

masing-masing, misalnya apabila gammer memilih profesi tukang batu, maka yang

harus dia mainkan atau lakukan selain membunuh monster adalah mengambil

bebatuan dan membuat kreasi dari bebatuan tersebut seperti pahatan yang nantinya

bisa dijual kepada gammer yang lain, atau misalnya seorang herbalism, maka ia harus

34 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW”, Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010.

46

membuat

obat-obatan

dari

herbal

yang

kemudian

dijual

ke

gammer

yang

mulai bermain dan memulai proses leveling. Proses leveling dilakukan butuhkan. 35 hanya saja dunia WOW
mulai
bermain
dan
memulai
proses
leveling.
Proses
leveling
dilakukan
butuhkan. 35
hanya saja dunia WOW berbentuk visual. Di dunia nyata kita dapat

membutuhkan. Selain profesi utama (yang disebutkan di atas), gammer berhak

mendapatkan profesi tambahan dan hanya ada tiga pilihan profesi tambahan yaitu

cooking, first aid dan fishing. Dengan adanya profesi tambahan ini gammer dapat

menghasilkan uang (gold) lebih banyak. Gold merupakan mata uang yang digunakan

untuk transaksi jual beli dalam game ini. Setelah semua itu kita pilih barulah kita

untuk

menaikan level karakter yang kita miliki dengan cara mengerjakan quest-quest yang

diberikan dan juga membunuh monster-monster dengan itu kita akan mendapatkan

experience dan setelah experience kita cukup karakter kita akan bertambah levelnya.

Semakin tinggi level karakter kita maka semakin banyak lah experience yang di

Kehidupan di dunia WOW tidak jauh berbeda dengan kehidupan nyata,

berinteraksi

dengan orang lain, tetangga misalnya atau dengan orang yang baru dikenal, begitu

pun di game ini kita dapat berinteraksi dengan jutaan orang yang sedang bermain

game memalui chat dalam game. Di dunia nyata kita biasa melakukan transaksi jual

beli atau menjual barang-barang yang kita produksi, begitu pun dalam game ini,

hanya saja segala transaksi jual beli dalam game ini dilakukan di satu tempat yaitu

35 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW”, Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010.

47

auction house yang bertempat di kota besar. Setiap gammer yang mempunyai barang

sampai ada yang membelinya. Begitu pun sebaliknya, setiap gammer ini gold kepada gammer tergantung berapa
sampai
ada
yang
membelinya.
Begitu
pun
sebaliknya,
setiap
gammer
ini gold kepada gammer tergantung berapa harga barang gammer
auction house. 36

yang hendak dijual, cukup datang ke auction house dan memajang barang tersebut

yang

membutuhkan sesuatu untuk kelangsungan hidupnya dalam game, maka ia akan

mencari barang tersebut di auction house. Apabila barang yang dipajang di auction

house telah terjual, maka secara otomatis auction house mengirimkan uang dalam hal

yang terjual di

Setelah permainan mencapai level 60, maka gammer harus membeli BCK

(Burning Crusade Key) dengan harga Rp. 175. 000,- untuk meneruskan ke level 60-

70 dan membeli LK (Lich King) dengan harga Rp. 200.000,- untuk menempuh level

70-80. Permainan berakhir pada level 80, dan gold yang dihasilkan sesuai dengan

kerja keras gammer dalam permainan. Untuk saat ini gold mengalami penurunan

harga yang asalnya berharga 6,8 USD/1000 gold menjadi 2,5 USD/1000 gold. Gold

adalah mata uang yang berbentuk maya dan hanya berlaku di dunia maya saja, dalam

hal ini pada game online jenis World Of Warcraft (WOW). Segala bentuk jual beli

dalam game ini menggunakan gold, misalnya seorang gammer membeli pedang dari

gammer yang lain, maka alat tukarnya adalah gold. 37

36 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW”, Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010.

37 Hasil Pengamatan Penulis Terhadap “Sinsa WOW”, Bandung, Pada Tanggal 23 Januari

2010.

48

Transaksi

jual

beli

gold

terjadi

karena

banyaknya

gammer

yang

memerlukan gold tanpa harus kerja keras sendiri mengumpulkan gold biasanya para bandar gold dari luar
memerlukan
gold
tanpa
harus
kerja
keras
sendiri
mengumpulkan
gold
biasanya para bandar gold dari luar Negeri. 38

dalam

permainan. Untuk itu, para gemmer yang hendak membeli barang di dunia maya

sedangkan ia tidak mempunyai gold, cukup membeli gold kepada gammer yang lain

yang mempunyai banyak gold dengan menggunakan mata uang yang berlaku di dunia

nyata. Maka mata uang yang bersifat maya (gold) dapat dijual dengan mata uang

nyata. Transaksi jual beli gold dilakukan dengan cara jual beli online. Gammer yang

hendak menjual goldnya harus membuat janji pertemuan terlebih dahulu dengan

pembeli di kota besar dalam game melalui chat atau e-mail. Pembeli gold ini

Setelah terjadi pertemuan dan semuanya sesuai dengan kesepakatan, maka

gammer sebagai penjual menyerahkan gold yang akan dijual dengan cara meng-klik

pada human (pembeli) tersebut dalam game kemudian klik pada tulisan “trade” dan

serahkan gold yang akan dijual, secara otomatis gold pun berpindah tangan dari

penjual kepada pembeli dan pembeli pun langsung mentransfer uang pembayaran ke

account gammer di Liberty Reserve ( sebuah Bank Online yang digunakan Sinsa

WOW untuk bertransaksi jual beli gold). Karena uang didapat masih berupa dollar,

maka proses selanjutnya adalah penukaran uang ke dalam rupiah oleh gammer. 39

38 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam Selaku Pendiri “Sinsa WOW” Bandung. Pada tanggal 23 januari 2010.

39 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam Selaku Pendiri “Sinsa WOW” Bandung. Pada tanggal 23 januari 2010.

49

Dalam

penukaran

uang,

biasanya

gammer

menggunakan

jasa

Money

Changer Online seperti di www.fastchanger.com, www.tukarduit.com secara langsung jumlah uang rupiah di dalam
Changer
Online
seperti
di
www.fastchanger.com,
www.tukarduit.com
secara langsung jumlah uang rupiah di dalam rekening gammer bertambah. 40
B. Pertumbuhan dan Perkembangan Game Online di dunia dan di Indonesia
Cambridge
untuk
mendemonstrasikan
tesisnya
tentang
interaksi
komputer

atau

www.sentragold.com. Gammer cukup mengisi form dengan mencantumkan account

Liberty Reserve, jumlah dollar yang akan ditukar dan nomor rekening gammer, maka

Game saat ini menjadi sebuah fenomena baru dalam masyarakat dunia.

Untuk sebagian besar orang game bahkan sudah menjadi kebutuhan yang tak

terpisahkan. Banyak sekali dari mereka, para pecandu game tentunya, sangat maniak

dan menggilai game. Perkembangan game dimulai ketika tahun 1952, A.S. Douglas

membuat OXO, game grafis noughts and crosses (nol dan silang), di University of

dan

manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CRT

display. Bahkan, perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic

Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company. Sampai sekarang game ‘jadul’ ini masih

populer di internet. Kalau kita menoleh ke belakang, tahun 1947 dipercaya sebagai

tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode

ray tube). Game sederhana dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray

Mann. Aplikasi ini mendapatkan paten tanggal 14 Desember 1948. Tahun 1972 dirilis

perangkat

video

game

pertama

untuk

pasar

rumahan,

Magnavox

Odyssey,

40 Hasil Wawancara Pribadi Dengan Aldion Prabowo Alam Selaku Pendiri “Sinsa WOW” Bandung. Pada Tanggal 23 Januari 2010.

50

dihubungkan dengan televisi. Meski tidak sukses besar, perusahaan lain dengan

meluncurkan Pong sebuah video game ping-pong pada 29 November PC baru saja mulai dikenal dan
meluncurkan
Pong
sebuah
video
game
ping-pong
pada
29
November
PC baru saja mulai dikenal dan dipakai secara luas. 41
Nintendo.
Kesuksesan
LCD
genggam
ini
menciptakan
banyak
pengikut

produk yang sama harus membayar lisensi. Tapi, kesuksesan menjemput sejak Atari

1972.

Berangkat dari sini, video dan komputer game menjadi populer dan hobi baru di saat

Meski baru di pertengahan sampai akhir 1980-an game yang muncul di

pasaran hadir dengan fungsi scrolling atau virtual paging, hadirnya produk monitor

warna di awal tahun 1980-an membuat para penggila game makin antusias, sehingga

perpindahan suasana game dari halaman ke halaman lain menjadi lebih hidup. Suara

dan musik pengiring ikut juga menyemarakkan game di era ini melengkapi fungsi

multimedia dan interaktif. Tentu banyak yang tahu dengan game watch. Perangkat

berukuran mini dan terasa pas di genggaman tangan ini mulai tahun 1980 oleh

untuk

membuat yang sama dengan mengadopsi game-game populer. Awal tahun 1980-an

juga ditandai dengan hadirnya media penyimpan CD-ROM yang dalam waktu singkat

menjadi populer. Era game 3 dimensi (3D) dengan perspektif orang pertama dan

multiplayer game mulai muncul di era ini. Suara dan musik semakin berkembang di

pertengahan 1980-an seiring dengan hadirnya produk sound card. Jadi, memang

terasa

bahwa

pasar

game

komputer

semakin

berkembang

sejalan

dengan

41 http://www.kotakgame.com/gamebox/detail.php?g=565&dt=565, Diakses pada tanggal 10 Maret 2010, Pukul 14:12 WIB.

51

perkembangan teknologi pendukungnya. 42

kemampuan mesin konsolnya. 43 membawa tren baru. Sekitar lima tahun lalu booming game center
kemampuan mesin konsolnya. 43
membawa
tren
baru.
Sekitar
lima
tahun
lalu
booming
game
center

Game ketika pertama kali dibuat diperuntukkan untuk keegoisan para

penikmatnya semata. Bahkan saat ini masih dipertahankan sistem seperti itu (game

yang egoistis), lihat saja pada nitendo dengan game boy ataupun produk keluaran

sony yaitu Play Station Portable (PSP) yang seolah-olah mempertahankan asumsi

bahwa game lebih nikmat dimainkan individual. Lalu muncullah produk Nokia N-

Gage yang menjadi pelopor hand-held. Perkembangan hand held gaming sempat

redup dengan kehadiran game konsol. Kualitas game konsol yang lebih oke membuat

banyak gamer mulai beralih kepada game konsol. Dengan hasil gambar yang makin

riel, plus banyaknya pilihan game, membuat game konsol maju menjadi raja baru,

penguasa peranti keras game. Belum lagi menggunakan game konsol jumlah pemain

yang tadinya hanya satu orang bisa bertambah dua sampai delapan orang, tergantung

Kemampuan memainkan game lebih dari dua orang secara bersamaan

yang

mengkhususkan diri kepada game jaringan bikin fenomena sendiri. Game khusus

jaringan paling populer saat itu, Counter Strike, membuat hype tersendiri. Begitu

banyak orang yang rela begadang sampai pagi di sebuah game center. Selain itu

masih ada War Craft, Empire Earth, dan beberapa judul game yang populer

10

Maret 2010, Pukul 14:12 WIB. 43 http://www.kotakgame.com/gamebox/detail.php?g=565&dt=565, Diakses pada tanggal

10

Maret 2010, Pukul 14:12 WIB.

52

dimainkan di game center.

mengikuti putaran final World Cyber Game. 44 diperlukan sambungan internet, untuk melakukan koneksi pada game
mengikuti putaran final World Cyber Game. 44
diperlukan
sambungan
internet,
untuk
melakukan
koneksi
pada
game

Begitu populernya beberapa judul game jaringan, sampai-sampai diadakan

olimpiade khusus game jaringan. Misalnya yang terjadi di Mall Taman Anggrek

tanggal 4-9 Oktober 2007. Di sana diadakan babak penyisihan untuk World Cyber

Game. Pemenang dari kegiatan ini rencananya akan dikirim ke Singapura untuk

Kemampuan game jaringan yang memungkinkan puluhan orang bermain

sekaligus mulai mendapatkan pesaing ketika game online merebak. Hal ini tidak

berbeda jauh dengan game jaringan, game online memungkinkan kita bermain

bersama puluhan orang sekaligus dari berbagai lokasi. Tentu saja pada game online

yang

dimainkan. Ada beberapa macam game baru bermunculan. Sebut saja Ragnarok yang

bergenre massive multiplayer online role playing game (MMORPG), Pangya yang

bergenre fantasy sport, atau malah Gunbound yang masuk kategori turn based. Jenis

genre macam itu yang kemudian mengotak-ngotakkan beberapa game sehingga