Anda di halaman 1dari 65

EMBRYOLOGI & ANATOMI MATA

Dr. Simbar Sitepu, AAI


Dr. Lita Feriyawati, M.Kes

DEPARTEMEN ANATOMI
FK USU

EMBRYOLOGI MATA
Mata
Mata berkembang
berkembang dari
dari 33 lapis
lapis embrional
embrional
primitive
primitive ::
1.
1. Ektoderm
Ektoderm Permukaan,
Permukaan, membentuk
membentuk ::

Lensa
Lensa mata
mata (( merupakan
merupakan lapisan
lapisan ektoderm
ektoderm di
di
dalam
dalam lapisan
lapisan mesoderm)
mesoderm)
Glandula
Glandula lacrimalis
lacrimalis
Conjunctiva
Conjunctiva

2.
2. Ektoderm
Ektoderm Neuralmenghasilkan
Neuralmenghasilkan vesikel
vesikel optik
optik
dan
dan mangkok
mangkok optik
optik untuk
untuk membentuk
membentuk retina
retina
dan
dan serta
serta N.
N. Optikus.
Optikus.
3.
3. Mesodermmembentuk
Mesodermmembentuk otot
otot ekstra
ekstra okuler.
okuler.

Tahapan Perkembangan Embriologi Bola


Mata
1. Tahap Vesikel Optik
Pada janin 2,5
mm (2 minggu )
terbentuk plica
neuralis

membentuk
tuba neuralis
pada minggu ke
3

vesicel optik
menempel pada
ektoderm
permukaan

menginduksi
pembentukan
lensa

Pada janin 9
mm (4
minggu)tuba
neuralis
membentuk
Vesicel optik
pada tiap sisi
otak depan

Tahapan Perkembangan Embriologi Bola


Mata
2. Tahap Mangkok Optik
Pada janin 5 mm (akhir mgg 4)
vesikel optik berinvaginasi membentuk
mangkok optik

invaginasi

Membentuk lapisan pigmen & saraf retina

ARTERI
HYALOIDEA
(ARTERI
CENTRALIS
RETINAE)

SERABUT
SARAF MATA

FISSURA
CHOROIDEA
(alur pada
permukaan bawah
vesicel optik)

masuk ke
dalam
mata

mencapai
daerah
mata di otak

PERKEMBANGAN
RETINA

The
outer
layer
of the
optic
cup
The
inner
layer
of the
optic
cup

characterize
d by small
pigment
granules
the
pigmented
layer of the
retina

is more
complicate
d.

PERKEMBA
NGAN
RETINA
(inner/
neural
layer)
The anterior of

The posterior 4/5


the pars optica
retinae, contains
cells bordering the
intraretina space
differentiate into
light-receptive
elements, rods &
cones

On the surface
is a fibrous
layer that
contains axons
of nerve cells
of the deeper
layers.

the inner layer


the pars ceca
retinaeone
cell layer thick
later divides
into 2 parts.

The pars
ciliaris
retinae
participate
s in
formation
of the
ciliary
body

The pars
iridica
retinae
forms the
inner layer
of the iris

Nerve fibers in
this zone
converge toward
the optic stalk,
which develops
into the optic
nerve

The region between


the optic cup and the
overlying surface
epithelium is filled
with loose
mesenchyme

The sphincter and


dilator pupillae
muscles
differentiated from
the underlying
ectoderm of the
optic cup.

THE PARS
CILIARIS RETINAE
Easily recognized by
its marked folding
Externally it is covered by a
layer of mesenchyme
forms the ciliary muscle
Inside it is connected to the lens by a
network of elastic fibers suspensory
ligament or zonula
Contraction of the ciliary muscle
changes tension in the ligament
and controls curvature of the
lens.

Embriologi Struktur Spesifik


Mata
1. Palpebra & Apparatus Lacrimalis
Kuncup palpebra mulai terbentuk pada janin
16 mm (6 minggu), menyatu pada janin 37
mm (8 minggu), kemudian memisah pada
bulan ke 5.
2. Sclera & Otot Ekstra Okuler selesai
pada janin 5 bulan.
3. Lensa Mataselesai pada bulan ke 7.
4. Retina
Pada bulan ke 8 makula lebih tebal dari
bagian retina yang lain dan terjadi
percekungan macula lutea
Makula berkembang secara anatomis sampai
berumur 6 bulan sesudah lahir

LENS
Shortly after formation of the
lens vesicle, cells of the posterior
wall begin to elongate anteriorly
and form long fibers that
gradually fill the lumen of the
vesicle

By the end of the 7th week, these


primary lens fibers reach the
anterior wall of the lens vesicle

Normal eye development begins with the outpocketing of the


optic vesicle (OV) from the forebrain. The optic vesicle is in
contact with the overlying head ectoderm, which begins to
thicken and form a lens placode (LP). As the optic cup (OC)
develops, the placode forms a vesicle that pinches off from the

The anterior
chamber forms
through
vacuolization and
splits the
mesenchyme into
an inner layer in
front of the lens and
iris
the
iridopupillary
membrane

outer layer
continuous with
the sclera

The
iridopupillary
membrane in
front of the lens
disappears
completely
The anterior
chamber itself
is lined by
flattened
mesenchymal
cells
the substantia
propria of the
cornea

providing
communication
between the
anterior and
posterior eye
chambers.

CORNEA
Dibentuk oleh :
SELAPISEKTODERMPERMUKAAN

STROMA,bersambungdgnSCLERA

SELAPISEPITHELYANGMEMBATASI
BILIKMATADEPAN

CACAT LAHIR

PERSISTENCE OF THE
IRIDOPUPILLARY MEMBRANE.
The iridopupillary membrane may persist
instead of being resorbed during formation of the
anterior chamber

CACAT LAHIR

COLOBOMA
IRIDIS
Coloboma may occur if the choroid
fissure fails to close.
Normally this fissure closes during the 7h week of
development .When it does not, a
cleft persists. Although such a cleft is usually in the iris only
coloboma iridis, it may extend into the ciliary body, the retina,

CACAT LAHIR
KATARAK KONGENITAL
Lensa mjd keruh
selama kehidupan
dalam rahim
Riwayat ibu
menderita Rubella pd
kehamilan antara
minggu 4-7

CACAT LAHIR
MICROPHTHALMIA
Mata terlalu kecil
Volume bola mata berkurang
sampai 2/3 keadaan normal
Riwayat ibu dg infeksi
Cytomegali virus &
Toxoplasmosis

CACAT LAHIR
ANOPHTHALMIA
Bola mata (-)
Biasanya disertai cacat
berat pada tulang tengkorak

CACAT LAHIR
APHAKIA KONGENITAL
Lensa (-)
ANIRIDIA
Iris (-)
Gangguan induksi & pembentukan
Jaringan pembentuk struktur tsb

CACAT LAHIR
CYCLOPIA
Mata tunggal
SYNOPHTHALMI
A
Mata menyatu

Berhubungan dg
cacat kepala (mis.
Holoprosensefali)

Hilangnya jaringan di garis tengah


pada kehamilan minggu 19-20

CYCLOPIA
Mata tunggal

ANATOMI MATA

MATA
(PENGLIHATAN)

Bulbus oculi (organum visus)


terletak pd cavum orbitalis
yang dibentuk oleh :

Os frontalis

Os maxilla

Os zygomaticus

Os sphenoidalis

Os ethmoidalis

Os lacrimalis

Os palatinum

BATAS CAVUM ORBITA

Dinding Medial Orbita :

Proc. Orbitalis ossis frontalis


Os lacrimale
Lamina papyracea ossis
ethmoidalis
Os sphenoidale
Atap Orbita :
Proc. Orbitalis
Ala Parva Ossis Sphenoidalis
Dinding Lateral :

Ala Magna Ossis Sphenoidalis


Proc.Frontalis Ossis Zygomatici
Ala Parva Ossis Sphenoidalis
Dasar Orbita :
Proc. Orbitalis Ossis Zygomatici

PALPEBRAE
Penutup bola

mata
Palpebrae
superior &
Palpebrae inferior
membatasi
Fissura palpebrae
Diperkuat
lempeng jaringan
ikat : Tarsus
superior & Tarsus
inferior,
dilekatkan ke tepi
oleh Lig.Palpebrae

PALPEBRAE
PALPEBRAE
GLANDULA TARSALES (MEIBOMIAN)
Meluas sampai ke seluruh tinggi
palpebrae
Sekretnya mencegah airmata
tumpah ke pinggir palpebrae
Bermuara ke Limbus posterior

OTOT-OTOT
Besar-kecil
fissura DI
diatur oleh m.
Tarsalis superior &
inferior (otot
polos)
m. Orbicularis
oculi : palpebrae
dapat bergerak
menutup
m. Levator
palpebrae
superior :
mengangkat
palpebrae

PALPEBRAE

PALPEBRAE

ORBITA
CAVUM ORBITA,
dilapisi periosteum,
diisi jaringan lemak
(corpus adiposum
orbitae)
Orbita juga memp.
hub. erat dgn. Sinus
Paranasalis bila
ada infeksi sinus
mudah pindah ke
mata.

FORAMEN
FORAMEN OPTICUM
OPTICUM
pd. Apex Orbita
panjang : 4-10 mm
merupakan saluran bulat dan
dilalui a.Ophthalmica dan n.Opticus

Bola Mata
Panjang 1 inch (24,5 mm)
Volume 8 cm3
Mengisi separuh bag depan cavum
orbitalis
Di bag belakang tdpt lap.lemak dan otot
5/6 bag belakang (posterior segment)
SEGMENT SCLERA jar.fibrosa warna
putih
1/6 bag depan transparanSEGMEN
CORNEA

SCLERA
SCLERA
Tdk transparan
Letaknya pd 5/6 bgn luar bola mata
di bgn belakang
Warna putih dan tdd jar.ikat
Tempat perlekatan otot otot bola
mata
Tebal :
pada limbus : 0,6mm
Dibelakang insertio mm Recti 0,3
mm

SCLERA
SCLERA
Bgn depan dilapisi longgar oleh
conjunctiva bulbi (putih)
Kedepan berlanjut ke cornea
perubahan (transisi) ini pada alur
sclera berjalan pembluh darah
circular Sinus Venosus Sclera
(Canalis Schlemmi Lauthi)di bgn
dalam dilapisi Ligamentum
Pectinatum Iridis

SCLERA
SCLERA
Di belakang ditembus n. opticus
Lapisan jaringan ikat disini
memisah lapisan serabut saraf
satu sama lainmembentuk
bidang perforasiLamina
Cribrosa Sclerae, yg dilewati
aa,vv, dan nn ciliares

APPARATUS
APPARATUS LACRIMALIS
LACRIMALIS
GLANDULA LACRIMALIS
Menjaga permukaan anterior mata
mjd basah
Terletak di angulus palpebrae
lateralis
PARS ORBITALIS
PARS PALPEBRALIS
Muara: Punctata lacrimalis Canalis
lacrimalis Saccus lacrimalis Ductus
naso lacrimalis

OTOT-OTOT
OTOT-OTOT MATA
MATA
N.III

M. RECTUS SUPERIOR

N.III

M. RECTUS INFERIOR

N.III

M. RECTUS MEDIALIS

N.VI

M. RECTUS LATERALIS

N.IV
N.III

M. OBLIQUUS SUPERIOR
M. OBLIQUUS INFERIOR

MATA BAGIAN DEPAN (SEGMEN


ANTERIOR

UVEA ANTERIOR
Iris
Corpus cilliare
Choroid

LENSA

MATA BAGIAN DEPAN


CAMERA OCULI ANTERIOR
CORNEA
Bentuk cembung,Tdpt AQUOS HUMOUR
IRIS
bening
Melekat pada
Sbg penampang
CORPUS
lensa
CILLIARE
LENSA
Kadar
Tdd serabut-serabut
pigmen : mata
lensa yang terus
coklat
dibentuk semasa hidup
Kadar
CORPUS CILLIARE
pigmen : mata
Alat penggantung lensa biru / hijau
Membentuk aquos

CORNEA
Transparan dan membtk bgn depan
selaput luar bola mata
Lebih tebal dari sclera: 0,9 mm
pd.pusat dan 1,2mm pd. pinggir
Permukaan depan ditutupi oleh lap.
Stratum Epithelium dan akan
berlanjut ke conjunctiva
Permukaan belakang membtk.
dinding depan camera oculi anterior
Derajat lengkungan bervariasilebih
lengkung pd org muda dan ke jurusan
vertikal

CORNEA
Struktur Cornea dari muka ke
belakang :
1.Epithelium cornea
2.Lamina elastica anterior (Bowmani)
3.Substansia Propria
4.Lamina Elastica Posterior
5.Mesothelium (di depan Camerae
anterioris)

CORNEA
Pembuluh darah :
Pada foetus :capiller cornea meluas
ke pusat
Pada dewasa :cornea bebas
pembuluh darah kecuali pada
pinggir

CHOROID
Bgn ini sgt tipis, warna coklat tua
Terdpt antara sclera dan retina
hampir kira kira 2/3 bgn dari uvea
(bola mata)
Warna tsb bisa lebih terang atau
lbh gelap tergantung jlh pigmen di
dalamnya

CHOROID
Di bgn belakang ada lobang bulat
untuk lewatnya n.II mudah
dikenal o/k hub dgn sclera longgar
dgn perantaraan lamina supra
choroid
kecuali pada tempat masuk
n.opticus dimana pemb.drh
menembus sclerahub disini lebih
erat

MATA BAGIAN BELAKANG (SEGMEN


POSTERIOR

CORPUS VITREUS

CHOROID
RETINA

suatu bahan gelatin


jernih dan avaskuler
membentuk 2/3 dari volume
dan berat bola mata.
tdd air 99%
sisanya kolagen
& asam hialuronat
memberi bentuk bola mata.

PAPIL SARAF OPTIK

cekungan di
permukaan retina
bagian paling lemah.

RETINA
Lapisan retina mulai dari bagian
dalam
adalah sbb:
1. Membran limitan interna
2. lapisan serat syaraf
3. lapisan sel ganglion
4. Lapisan pleksiforom dalam
5. Lapisan nukleus dalam sel
bipolar
6. lapisan pleksiforom luar
7. Lapisan nukleus luar sel
fotoreseptor
8. Membran limitan eksterna

RETINA
Ditengah retina bagian posterior
terdapar makula lutea di
tengahnya ada cekungan yang
disebut fovea
Pada fovea ini fotoreseptornya
hanya sel kerucut saja.
Fovea sepenuhnya diperdarahi
oleh coriokapiler coroid
Semakin ke perifer sel batang
dan kerucut akan bertambah.

VASKULARISASI
Berasal dari ARTERI
OPHTHALMICA
Fungsi :
Suplai darah
Mempertahankan Tekanan Intra
Okuler & tegangan bola mata

Mempunyai 2 sistem yang


berbeda :
ARTERI CILLIARES
ARTERI CENTRALIS RETINA

VASKULARISASI
ARTERICILLIARESPOSTERIORLONGUS

ARTERICILLIARESPOSTERIORBREVIS

ARTERICILLIARESANTERIOR

ARTERICENTRALISRETINA

FUNDUS
(MATA BAGIAN BELAKANG)

TERIMA KASIH